Ling Ling

Ling Ling
Bab 83



Mendengar usulan dari Nona majikannya, Ling Chi memutuskan membeli kedua jepit rambut tersebut. Lagian harga ke dua penjempit itu juga tidak mahal dan masih terjangkau jadi tidak masalah membeli duanya.


Yuan Long langsung menarik Ling Ling keluar dari kios tersebut dan mengajaknya ke kedai makan yang letaknya tidak jauh dari kios pernak-pernik. Tang Ta Thing mengekor di belakangnya. Di ikuti juga oleh Ling Yun dan Ling Chi.


Melihat Ling Ling di tarik oleh seorang pemuda tampan, Tang Ta Thing heran, kenapa Nona Ling tidak keberatan sama sekali. Daripada penasaran akhirnya dia bertanya kepada kedua pelayan Ling Ling.


"Siapa pemuda itu? Kenapa nona Ling tidak keberatan tangannya di pegang? Mengapa Nona Ling menurut saja?"


"Oh... Itu, Tuan Yuan Long! Kami berdua mengenalnya! Dia adalah pengawal pribadi Nona Ling!" jawab Ling Chi.


Kini mereka berada di depan kedai makan. Ternyata kedai makan itu lumayan ramai. Dan hampir seluruh pengunjungnya adalah kaum remaja.


" Ayo...Temani aku makan! Aku sangat lapar? Aku tidak mau makan sendirian di hari baik ini!" ucap Yuan Long tidak melepaskan tangan Ling Ling.


Mereka masuk ke dalam kedai makan dan mencari tempat duduk yang strategis. Tak lama kemudian Yuan Long memanggil seorang pelayan kedai.


Seorang pelayan cantik mendekati mereka. " Apa yang bisa saya bantu Tuan?" tanya Pelayan cantik itu.


"Siapkan makanan terenak dan terlezat yang menjadi andalan kedai makan ini! Tidak masalah bila harganya mahal!" jawab Yuan Long.


Pelayan itu bergegas menyiapkan pesanan yang telah diminta dan diinginkan oleh Yuan Long. Tak perlu menunggu lama di Pelayan cantik itu kembali datang dengan temannya membawakan semua hidangan terlezat di kedai makan.


Semua makanan itu telah tertata di atas meja, sebelum pergi pelayan itu berbicara, " Bila ada yang diperlukan lagi! Silakan panggil saya!"


Setelah pelayan itu pergi. Yuan Long berucap, "Ayo... kita makan! Tidak perlu sungkan! mumpung ini hari baik! Aku mentraktir kalian semua! Kalian juga boleh nambah lagi!"


" Baiklah, Tuan Yuan! Mumpung gratis! Jangan salahkan, bila kami rakus!"


"Aih... Makanannya maknyus, bener-bener enak, sesuai dengan lidah kita, untung dapatnya masih porsi besar, coba tadi kecil pasti nambah! Hee..."


"Hem ... ayam bakar asam manis ini sangat empuk dan gurih!"


"Sudah makan saja, tidak usah banyak bicara!"


Mereka pun makan tanpa banyak bicara, tak terasa dalam waktu singkat makanan itu hampir ludes sebagian.


"Tang Ta Thing, kau ada di sini! Pantas saja tidak mengajakku. Ternyata kau sudah janjian dengan Nona Ling Ling," ucap seorang pemuda tampan yang kebetulan tanpa sengaja berjalan melewati tempat mereka.


" Kalau tidak keberatan, bolehkah aku ikut bergabung bersama dengan kalian semua!" ucap pemuda tampan itu.


" Iya bolehlah, Gege!"


" Tentu saja boleh! Aku malah senang! Makin ramai makin seru! Silahkan duduk Tuan Tang Ta Liang!" ucap Ling Ling ramah kepada kakak Tang Ta Thing.


" Tidak boleh! Tidak perlu menambah anggota lagi! Di sana masih ada tempat yang kosong, tidak harus bersama kami di sini!" ucap Yuan Long menatap intens kakak Nona Tang.


Apa yang diucapkan oleh Yuan long membuat kaget ke 4 gadis cantik itu. Mereka tidak mengerti kenapa tidak diizinkan untuk bergabung bersama. Terlebih Tang Ta Thing, tak habis pikir seorang pengawal pribadi menentang ucapan majikannya terang - terangan.


" Kenapa kamu melarang, Liang Gege bergabung! Seharusnya yang punya hak melarang atau mengizinkan adalah Nona Ling! Kau tidak punya hak di sini!" protes Tang Ta Thing pada Yuan Long.


Sebelum Yuan long memberikan alasannya, Kakak laki -laki Nona Tang sudah duduk di depan Ling Ling. Dia tidak perduli sama sekali, Yuan Long mengizinkannya apa tidak.


Melihat Tang Ta Liang duduk apalagi berhadapan dengan Ling Ling membuat Yuan Long mengepalkan kedua tangannya dan matanya melototi Tang Ta Liang.


Sayangnya pemuda itu tetap tidak perduli. Karena baginya yang penting Ling Ling mengizinkannya untuk bergabung.


" Lama kita tidak bertemu Nona Ling! Saya senang sekali bertemu dengan Anda di sini! Kapan-kapan sudi kiranya untuk pertamu ke kediaman kami!" ucap Tang Ta Liang memandang lekat gadis yang ada di depannya.


"Dia tidak ada waktu untuk bersantai! Jadi bagaimana mungkin bisa mengunjungi kalian? Banyak hal penting yang harus dikerjakannya!"


Baru saja Ling Ling mau menjawab tapi Yuan Long sudah mendahuluinya. Terlihat jelas Yuan Long tidak ingin Ling Ling berbicara sekecap'pun dengan pemuda yang ada di hadapannya itu.


" Kenapa kau yang menjawab? Yang aku tanya itu adalah Nona Ling Ling! Tolong jangan ikut campur!"


"Haha... Sayangnya, aku akan selalu ikut campur apa bila itu ada urusannya dengan Ling Ling! Dan kau tidak bisa melarangku apa lagi menghalangi diriku!" ucap Yuan Long penuh dengan keyakinan.


Tang Ta Liang mencengkram tangannya untuk meredamkan emosi yang mulai tersulut akibat ulah Yuan Long.


Ke dua Pemuda itu saling mengintimidasi lawan. Suasana yang semula penuh dengan canda tawa kini jadi menegang. Ling Ling menarik nafas panjang melihat tingkah keduanya, Yang Tak ubahnya seperti kucing bertemu dengan tikus.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...