Ling Ling

Ling Ling
Bab 43



Setelah mendapatkan penjelasan dari Ling Ling. Baik Ling Chi maupun Ling Yen tidak kwatir lagi dengan keadaan dan kondisi dari Ling Ling.


Saat asik- asiknya mereka mengobrol, tiba - tiba kedatangan salah seorang pelayan yang biasanya melayani Pavilium Roseling.


"Nona Ling Maaf mengganggu! Saya datang karena di perintahkan oleh Tuan Ling In Wurong untuk menyampaikan pesan!" ucap pelayan itu.


Menarik napas panjang pelayan itu kembali bersuara, " Tuan Ling In Wurong akan mengadakan jamuan makan malam keluarga. Dan Nona Ling Ling di undang untuk bisa datang menghadirinya nanti malam."


"Ohh... Undangan penyambutan untuk Ling Yuyu! Maka jamuannya pasti di Pavilium Dreamling!" ucap Ling Ling mencibir.


" Benar sekali tebakan Nona Ling! Tuan Ling In Wurong juga mengirim hanfu terbaik dan juga perhiasan mewah untuk Nona Ling Pakai!" ucap pelayan itu.


Usai menyampaikan pesan dan menyerahkan hadiah dari Ling In Wurong. Pelayan itu segera pamit meninggalkan Pavilium Homeling. Setelah pelayan itu pergi dan tak nampak batang hidungnya baru Ling Ling berbicara.


"Hem... Rupanya ini adalah jebakan yang sengaja di pasang untuk menangkap diriku. Hehe aku tidak takut apa lagi sampai mundur!"


"Kalau ini adalah jebakan! Lebih baik Nona tidak usah datang!" ucap Ling Yen kembali kwatirkan keselamatan Ling Ling.


"Nona Ling harus hati- hati karena Tuan Ling In Wurong sangat ingin membunuh Anda! Dia sangat dendam sekali kepada Anda!" ucap Ling Chi bersungguh- sungguh.


Ling Chi dan Ling Yen tak henti - hentinya memperingatkan Ling Ling untuk selalu waspada kepada mereka. Ling Ling memperhatikan hanfu merah yang di berikan oleh Ling In wurong.


"Heh... Kalian ini! Seperti aku ini mau menghadiri jamuan kematian saja? Yang berpesta sebelum di penggal." ucap sarkas Ling Ling.


" Nona... Hanfunya sangat indah, pandai juga Tuan Ling In Wurong memilih modelnya." ucap Ling Chi.


"Aih... Kalau gitu dipakai aja buat jamuan entar malam! Kan sayang kalau hanfu bagus ini bakal di sia- siakan."


Waktu cepat sekali berganti dari siang yang panas karena teriknya matahari sekarang telah berganti malam yang di terangi oleh bulan dengan hawa dingin yang mulai menyebar.


...****************...


Pavilium Dreamling


Ling Yuyu dan Ling In Wurong sekarang ini sedang menungguh kedatangan Ling Ling. Sebegitu tidak sabarnya mereka sampaai keluar dari ruang makan dan berdiri di teras Pavilium.


"Ling Ling itu adalah duri yang menancap di tubuh kita. Harus segera di cabut! Kalau tidak, kita lah yang akan merugi!" ucap Ling In Wurong kepada anak gadisnya.


"Jangan kwatir hari ini kita bisa membalas Ling Ling dengan sepuasnya! Ling Ling tidak akan bisa menghindar apa lagi bersembunyi! Lebih baik kita mwnungguhnya sambil minum teh!" ucap Ling Yuyu.


Ling In Wurong ingin bertanya apa yang telah di perbuat oleh Ling Yuyu. Karena putrinya ini begitu yakin rencana akan berhasil. Tepat saat Ling In Wurong dan Ling Yuyu mau masuk ke dalam Pavilium Dreamling itu mendengar langkah kaki yang mendekat.


SREEK SREEK SREEK


Dalam remangnya malam di sinari rembulan seorang gadis cantik yang mengenakan hanfu merah datang menghampiri Ling Yuyu dan juga Ling In Wurong.


" Ling Ling Kamu berani sekali datang terlambat . Benar- benar kamu tidak menghargaiku sebagai kepala keluarga Ling cabang Kota Shan Shan. Kami ini sibuk tidak sepertimu yang tidak punya kesibukan!" ucap Ling In wurong.


"Ck , Dasar sampah mana mungkin dia paham akan waktu yang berharga! Bahwa waktu adalah uang. Ling Ling Cepat berlutut meminta maaf!" ucap Ling Yuyu marah.


"Hanya seekor Anjing keluarga Ling. Kenapa aku harus sujud dan meminta maaf? Yang benar saja! Derajatku masih tetap lebih tinggi darimu! Itu tidak pantas dan layak aku lakukan!" ucap Ling Ling sarkas.


"Apaaaaa? Berani sekali kau Ling Ling! Hah, siapa yang kamu panggil dengan sebutan ANJING!" ucap Ling In Wurong mulai murka.


"Siapa lagi yang aku panggil Anjing ya tentu saja itu adalah KAMU Ling In Wurong.....Anjing.... Anjing... Peliharaan keluarga Ling pusat!" jawab Ling Ling seenaknya.


"LING LING BERANINYA KAU MENGHINA AYAHKU, Aku akan merobek mulut lancangmu! Aku tidak akan perna memaafkanmu! Aku akan menyiksa dan membunuh dirimu!" ucap Ling Yuyu tidak terima ayahnya direndahkan.


Segera saja tubuhnya di aliri oleh aura yang sangat kuat dan besar karena Ling Yuyu sudah tingkat hijau. Jauh lebih tinggi dari Ling In Chuan.


WHUUUS


Ling Yuyu maju menerjang Ling Ling. Dengan gesit Ling Ling Menghindar ke samping sehingga pukulan Ling Yuyu mengenai tempat kosong.


"Apaaaa? Tidak mungkin ini bisa terjadi? Seharusnya tidak seperti ini?" ucap Ling Yuyu keheranan.


"Bagaimana dia bisa menghindari seranganku! Bagimana bisa Ling Ling memakai auranya? Aku sudah menyuruh Ling Takin memberi racun pelemah saraf dan pembeku aura di aliran air yang biasa di minumnya! Kenapa bisa tidak bekerja? Itu racun tingkat tinggi! Apa Ling Takin yang tidak menjalankan perintah dengan benar!" ucap dalam hati Ling Yuyu.


"Oh... Tidak boleh menghindar! Harus menerima dengan senang hati pukulanmu! Rela kau sakiti begitu! Dasar gila..." ucap Ling Ling.