
Apa yang diucapkan oleh Tuan Ling Ba Tin membuat kedua pelayan cantik itu ketakutan, tapi mereka juga tidak berani meninggalkan Ling In Chuan sendirian, karena mereka juga takut akan kemarahan dari Ling Ling.
"Kalian jangan pergi! Jangan pergi! Tetaplah disini menemaniku!" Suara Ling In Chuan terdengar.
Setelah mendengar suara gadis yang menjadi majikannya, yang menjadi tanggung jawabnya, kedua pelayan cantik itu saling berpandangan. Mereka tidak tega meninggalkan Ling In Chuan berduaan saja dengan Ling Ba Tin. Karena keduanya tahu apa yang bakal terjadi apabila gadis cantik itu ditinggal sendirian berduaan dengan lelaki tua yang telah menjadi kepala pelayan keluarga Ling itu.
Karena melihat kedua pelayan cantik itu tetap juga tidak beranjak meninggalkan kamar dan tidak memperdulikan perintahnya.
WHUUUS
HAP------
Dengan ketidak sabarannya, seketika itu juga Ling Ba Tin langsung melompat melesat ke arah kedua pelayan cantik dan hinggap di tengah- tengah keduanya, dan seketika itu terdengar bunyi.....
PLAAAK PLAAAK
Ling Ba Tin menampar dengan sangat keras kedua pipi kedua pelayan cantik itu hingga kedua pipi langsung bengkak serta mengalirkan darah segar. Dan itu belum cukup, langsung saja Ling Ba Tin dengan kejamnya menendang kedua pelayan cantik itu.
BRAAAK BRAAAAK
AAHHH.....
AAHHH....
Jeritan kedua gadis pelayan itu saat tendangan Ling Ba Tin dengan telak mengenai tubuhnya. Ke dua pelayan cantik itu terlempar jauh dan menabrak tiang dinding kamar, bahkan salah satu dari kedua pelayan cantik sampai ada yang patah tulang.
Dengan ketus Ling Ba Tin kembali bersuara, "Masih juga nekat tetap berada di sini! Masih belum cukup khah pelajaran yang Kalian dapatkan ini! Perlukah aku tambah hukuman yang harus kalian terima?"
" Ampun, Ampun, Ampuuun Tuan Ling Ba Tin! Jangan hukum kami."
Pelayan cantik hanfu hijau itu badannya gemetaran sambil menangkupkan kedua tangannya di dada meminta pengampunan pada lelaki tua kepala pelayan keluarga Ling itu.
"Ka- Kami akan pergi Tuan Ling Ba Tin! Maaf Nona Ling In Chuan kami tidak bisa menemanimu sekarang! Sekali lagi kami minta maaf..."
Seorang pelayan cantik hanfu kuning berbicara kepada Ling Ba Tin kemudian dia memalingkan wajahnya ke arah ranjang, dimana di situ gadis yang menjadi majikannya telah terbaring.
"Aku mohon kalian jangan pergi! Jangan tinggalkan aku! Aku tidak mau ditinggal dengan lelaki bejat ini!"
Ling In Chuan kembali berbicara kepada pelayan pribadinya itu. Dia benar-benar takut, apabila kepala pelayan itu bakal mengulang perbuatan bejatnya kepada dirinya, apabila dirinya tinggal berduaan saja dengan lelaki itu.
" CEPAT PERGIIII! Aku hitung sampai tiga kali. Apabila kalian masih tetap di sini, jangan salahkan aku, apabila aku menghabisi kalian!" ucap Ling Ba Tin sudah tidak sabar lagi.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Ling Ba Tin, kedua Pelayan cantik itu segera saja meninggalkan kamar Ling In Chuan dengan tertatih- tatih.
Begitu mereka berdua sudah berada di luar kamar Ling In Chuan, dengan segera Ling Ba Tin menghempaskan tangannya.
WHUUUUUS
Langsung saja daun pintu kamar itu tertutup dari dalam. Ling Ba Tin kemudian tersenyum dan melangkahkan kakinya mendekati ranjang Ling In Chuan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...