
Ling Chi bergegas turun ke lantai bawah dan menuju pelataran Pavilium Bunga. Di sana dia melihat Ling Yun sedang mondar mandir melihat dan memperhatikan sekelilingnya guna mencari keberadaan Nona majikannya.
Di sentuhnya pundak kanan Ling Yun dari belakang. Ling Yun reflek menolek ke arah kanan dan mendapati senyum lebar dari teman baiknya sih Ling Chi.
"Ayo ikut, Nona Ling ada di lantai dua Pavilium Bunga! Ini adalah hari keberuntungan kita, tanpa Nona Ling sampai kapan pun kita tidak akan perna bisa menginjakkan kaki dalam Pavilium Bunga ini!" ujar Ling Chi kepada Ling Yun dengan senyum yang makin lebar serta mata yang berbinar- binar.
Mereka bergegas masuk Pavilium Bunga dan segera menaiki tangga menuju lantai dua. Sesampainya di lantai dua mereka berdua langsung ke bilik nomer 5 melewati bilik nomer 3.
Saat mereka lewat bersamaan dengan seorang gadis keluar dari bilik nomer 3 dengan terburu- buru. Karena kurang hati- hati akaibatnya gadis itu bertabrakan dengan Ling Chi.
"Maaf, maaf, maaf Nona saya tidak sengaja!" ucap Ling Chi kepada gadis cantik itu. Sedangkan gadis cantik itu mulai melihat siapa yang telah bertabrakan dengan dirinya.
Gadis cantik itu matanya langsung melotot setelah tahu siapa orangnya. Pandanganya begitu jijik kepada Ling Chi dan Ling Yun.
"Pelayan... Pelayan..." Gadis cantik itu memanggil -manggil pelayan Pavilium Bunga. Tak berapa lama kemudian seorang pelayan datang dengan terburu- buru.
"Iya Nona ada apa? Apa yang bisa saya bantu?" Kata pelayan itu kepada tiga gadis cantik yang berdiri di hadapannya.
"Bagaimana bisa kau membuat Pavilium Bunga menjadi murahan dan tak berkelas seperti ini? Usir dua wanita rendahan ini dari sini! Mengotori pandangan mataku saja!" Ucap gadis cantik itu sambil berkacak pinggang di hadapan pelayan Pavilium Bunga. Gadis itu pun menelunjuk Ling Chi dan Ling Yun.
Pelayan itu diam saja , dia bingung haruskah menuruti Nona Muda yang arogan itu atau tidak. Kalau menuruti Nona Muda yang Agoran, dia Kwatir kalau Majikan dari kedua gadis itu tidak terima. Dan kalau tidak di turuti dia kwatir gadis arogan yang ada di hadapannya akan bikin ulah.
" Lancaaaang! Orang rendahan seperti kamu berani bicara kurang ajar padaku! Pada Nona Muda keluarga Hang! Nyalimu besar sekali! Kau memang harus di beri pelajaran! Ini pantas untukmu! Kau layak menerimanya" ucap Nona Muda Arogan.
PLAAAK PLAAK
Ling Chi terkejut karena Nona Muda yang arogan itu telah melayangkan dua tamparan pada ke dua pipinya. Ling Chi memegang kedua pipinya yang sakit akibat ulah Nona Hang.
Mendengar keriburan yang di sebabkan oleh Nona Hang di depan bilik 3 membuat orang -orang yang ada di dalam bilik 3 akhirnya keluar.
"Ada apa ini? Kenapa buat kerusuhan dan keonaran di depan bilik ini, Mengganggu saja! Kami jadi tidak dapat bersenang - senang!" ucap seorang pemuda tampan, yang di belakangnya di ikuti oleh 6 orang.
Ternyata bilik 3 di tempati oleh 7 orang. 4 orang pemuda tampan dan 3 orang gadis cantik. Dan bisa di lihat dari apa yang mereka kenakan serta pakai sepertinya mereka adalah para Tuan Muda dan Nona Muda keluarga kaya dan terpandang.
"Fuyan Gege! Dua wanita rendahan ini telah berani kurang ajar padaku! Beri mereka berdua pelajaran yang setimpal! Tempat yang bagus ini jadi kotor gara - gara kehadirannya!" ucap Nona Hang kepada pemuda tampan itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"