Ling Ling

Ling Ling
Bab 149



Chan Bing tidak kuat menahan rasa sakitnya, lelaki tinggi tegap itu meraung bahkan menangis. Tubuh Chan Bing seketika itu juga jatuh terjerembab, Badannya tidak mampu lagi berdiri dengan tegap.


"Bunuh! Bunuh saja aku! Cukup... Aku tidak kuat lagi!" Chan Bing memohon agar dirinya segera di habisi, dia berharap pemuda tampan itu bersediah membunuhnya. Karena Chan Bing sudah tidak kuat lagi merasakan sakitnya. Dia tidak akan sanggup apa bila sakitnya itu akan berkelanjutan.


"Ohh... Mau mati! Itu sangatlah mudah! Itu semua tergantung dari gadis cantik yang sudah kau lukai! Dialah yang akan menentukan bagaimana nasibmu?" ucap Yuan Jing sambil menelunjuk Ling Chi.


Mendengar apa yang telah diucapkan oleh Yuan Jing membuat Ling Chi kaget. Pelayan cantik itu sama sekali tidak menduganya, kalau kehidupan orang yang telah melukai dan mencelakai dirinya, sekarang ini berada di tangannya.


"Aku serahkan orang ini padamu! Terserah mau kau apakan? Hidup matinya!" Ucap pemuda tampan itu kemudian melesat ke pertarungan Ling Yun.


Chan Bing menatap gadis yang mulanya mau dia perkosa di dalam kamar, sekarang ini malah menjadi kunci kehidupannya. Dirinya sudah tidak berdaya, dan untuk diizinkan tetap hidup, dia harus berusaha.


" Nona cantik aku minta maaaaaf! Tolong ampuni aku! Izinkan aku tetap hidup!" Chan Bing merayu Ling Chi agar memberinya kesempatan hidup. "Aku tahu kalau kau adalah gadis yang lembut dan baik hati! Tidak pantas bila tanganmu itu sampai berlumpuran dengan darah orang yang kotor seperti diriku ini!"


Ling Chi tersenyum semrik atas rayuan Chan Bing. " Ck, sudah kalah tidak berdaya baru meminta maaf! Memohon ampun! Coba, andai pertarungan tadi kamu yang menang, bagaimana dengan nasibku? Aku yakin, bahkan sangat yakin. Kalau aku pasti sudah ternoda olehmu." Ling Chi menarik sudut bibirnya ke atas. "Maaf.... Aku tetap menginginkan nyawamu!"


" Brengseeek, Dasar wanita tak tahu di untung! Kau masih mau membunuhku, Ja- lang! Aku mati kau pun pasti akan mati! Kau tidak akan perna bisa keluar dari kediaman Ling ini. Tempat ini sudah kami kepung."


Ling Chi sama sekali tidak memperdulikan ucapan Chan Bing, dia langsung mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat. Begitu cepat dan tajamnya pedang yang digunakan, sehingga cukup sekali saja tebasan..


WHUUUUUS CRAAASS


Kepala Chan Bing sudah tergeletak di lantai Paviliun Homeling. Darah Chan Bing muncrat membasahi hanfu yang di kenakan oleh Ling Chi. Gadis pelayan cantik itu, seketika itu juga merasakan mual di perutnya, karena ini adalah pertama kalinya dia membunuh.


HOEEK HOEEEK BRUUUSS


Ling Chi sedikit sempoyongan tapi berusaha untuk tegar atas pengalaman pertamanya mengambil nyawa manusia.


" Aku harus kuat! Kalau aku tidak membunuh aku yang akan dibunuh! Wduch... celaka! Kalau apa yang di ucapkan oleh Chan Bing itu benar? Bisa - bisa rekan-rekanku para pelayan yang ada dalam kediaman keluarga Ling ini dalam bahaya semua. Aku harus menolong mereka dan melaporkan semua ini kepada Nona Ling Ling!" dalam benak Ling Chi ketika teringat kata -kata terakhir dari Chan Bing, sambil menghapus sisa muntahan yang ada di bibirnya.