Ling Ling

Ling Ling
Bab 8



"Nona, kamu tidak apa - apakan? Maaf bila saya menangkap tubuh Anda dengan kasar!" Pengawal Ling Chu Lin berkata dengan hati - hati.


"Ling In Chuan kau tidak kenapa - napakan nak? Jangan membuat Ayah kamu ini kwatir? Ada ayah semua akan baik- baik saja!" tanya Ling In Wurong sambil mendekat ke tubuh anaknya yang di pegang salah satu pengawalnya.


Di periksanya tubuh Ling In Chuan dengan teliti dan hati-hati. Sebagai Ayah, dia tidak tega dan rela melihat kondisi anak gadisnya. Dan ini semua karena wanita rendahan, sampahnya keluarga Ling.


"Kenapa kalian masih diam! Bunuh wanita tak berharga itu! Dia harus membayar perbuatannya pada Nona kalian ini!" Perintah Ling In Wurong pada para pengawalnya.


"Kau akan menerima balasan dari perbuatanmu kepada Nona kami!" ucap sungguh - sungguh pengawal Ling Yan.


"Mampus kau," ucap pengawal Ling Chu Lin sambil memasang kuda - kuda.


"Hajar sampai mati, memang pantas untuk sampah seperti dirimu!" kata pengawal Ling Talung mengedarkan aura membunuhnya.


Mereka bertiga mengedarkan aura menyelimuti tubuh dan kemudian menerjang bersamaan dari tiga sisi. Bukannya takut, Ling Ling justru tersenyum semrik.


Dari arah sebelah kiri sebuah tendangan mengarah ke perut, bersamaan dari arah kanan sebuah pedang berkelebat menyerang leher. Ling Ling melompat kedepan menerjang lawan yang di rasa auranya lebih rendah dari dua musuhnya yang lain.


Sebuah tendangan Ling Ling arahkan untuk mengecoh sedang pedang di tangan langsung membabat leher lawan.


BRAAAK .....CRAAASH


Kedua rekannya kaget temannya sudah tak bernyawa, kepalanya putus dari lehernya hanya dalam satu serangan. Dari tubuh Ling Ling aura baru mereka merasakannya dan meihatnya setelah Ling Ling membantai.


"Apa? Bukannya dia sampah?" ucap pengawal Ling Chu Lin memperhatikan aura yang nampak lama kelamaan makin jelas keluar dari tubuh Ling Ling.


Tanpa mau membuang waktu Ling Ling langsung menyerang keduanya dengan kemampuannya sebagai seorang kultivator.


WHOOS ... TRAAK


TRAAK .... WHUUS ..WHUUS


AAHHH .....AAHHH...AAHHH


Serangan mengandalkan dan mengendalikan angin tak ubahnya seperti pisau yang mampu mengiris dan merobek sekujur tubuh kedua pengawal itu hingga tak bernyawa.


"Ternyata selama ini Ling Ling menyembunyikan kemampuannya! Dia tidak mengekspos kekuatannya! Ling Lingku memang luar biasa!" Pikiran Yuan Long yang melihat dan mengawasi pertarungan Ling Ling dengan pengawal Ling In Wurong.


Setelah selesai membantai Ling Ling berjalan mendekati tempat di mana ada Ling In Wurong dan Ling In Chuan.


"Sekarang giliran Kalian! Apakah kau mau bertarung melawanku," ucap Ling Ling sambil memainkan pedang yang ada di tangannya.


"Tidak, tidak ,tidak bagaimana mungkin aku bisa bertarung dengan Nona dari keluarga pertama? Aku tidak berani berbuat tidak sopan seperti itu!" ucap Ling In Wurong berusaha menghindar dan menjilat.


"Nona harus tahu, sebelumnya adalah kesalahfahaman! Itu semua perintah dari Nyonya Kepala Keluarga Utama. Kami terpaksa melaksanakannya, kami mana berani menolaknya!" ucap Ling In Wurong berusaha tidak disalahkan.


"Tidak mau bertarung melawanku! Wah, wah kamu payah! Tapi aku juga sudah lelah lebih baik istirahat saja."


Ling Ling melihat bangunan tempat biasa dirinya berteduh dari panas dan hujan telah di lahap api.


"Tapi kediamanku sudah tak ada. Ada tangan jahil yang telah membakar serta memusnahkannya. Jadi aku perlu kediaman yang baru. Aku rasa tempatmu Pavilium Homeling bisa aku pakai! Aku dengar tidak buruk...." ucap Ling Ling kepada Ling In Wurong.


"Baiklah..... Aku akan meminta para pelayan untuk membersihkannya. Pavilium Homeling untuk kamu saja," ucap Ling In Wurong terpaksa menuruti kemauan dari Ling Ling.


"Bagus...! Aku mau istirahat sekarang. Aku pergi dulu! tapi... Ingatlah kalau kau macam - macam selanjutnya yang aku habisi adalah dirimu."


"Beraninya sampah seperti dirinya mengacamku! Tunggu saja pembalasanku. Sekarang belum saatnya berurusan dengan orang rendahan seperti dirimu. Kelak masih ada banyàk kesempatan membunuh dirimu!" ucap Ling In Wurong dalam hati penuh dendam.


"Apa yang akan di lakukan oleh seorang kepala bagian cabang bila mau pergi dari hadapanku! Seorang Nona dari keluarga utama," ucap Ling Ling kepada kedua orang yang mau pergi meninggalkannya.


Ling In Chuan dan Ling In Wurong kaget dan terkejut mendengar kata Ling Ling.


"Kepala bagian Ling In Wurong memberi salam ke kepada Nona Ling, Mohon pamit! Apakah di ijinkan untuk pergi?" kata Ling In Wurong sambil membungkukkan tubuhnya .


"Orang tak berguna! Sampah keluarga Ling ini berani sekali menginjak- injak kepalaku! Ling Ling aku pastikan matimu sangat mengenaskan dan mengerikan, kau akan menyesal kepada perna di lahirkan ke dunia ini." ucap Ling In Wurong dalam hati makin membenci Ling Ling.


Ling Ling melirik Ling In Chuan yang memegang tangan ayahnya berusaha berlindung padanya.


"Ling In Chuan perhitungan dengan dirimu belumlah usai karena kau harus menebus semua perbuatanmu pada Ling Ling yang sebenarnya pemilik tubuh ini! Dan aku yang memastikan pembayaaran lunasnya." dalam pikiran Ling Ling.


Ling Ling berpura pura menghibas - hibaskan rambutnya yang panjang dengan tangan kanan yang sebelumnya telah memegang jarum ke arah berdirinya Ling In Chuan.


JLEEP


jarum tepat mengenai leher dari Ling In Chuan. Dan ketika tangan Ling In Chuan secara refleks menyentuh leher, jarum itu sudah sepenuhnya terbenam kedalam.


*********