Ling Ling

Ling Ling
Bab 89



Karena mencemaskan keadaan saudara laki- lakinya langsung saja Tang Ta Thing kembali ke kedai makan. Begitu paniknya, sampai Tang Ta Thing tidak berpamitan sama Ling Ling.


Membutuhkan waktu sekitar setengah jam akhirnya Tang Ta Thing sampai di kedai makan. Dengan terburu-buru dia bergegas masuk ke dalam kedai. Begitu sampai di dalam, matanya memandang sekelilingnya tapi tidak menemukan apa yang sedang dicarinya.


Tanpa mau membuang waktunya, langsung saja Tang Ta Thing bertanya pada pelayan cantik kedai makan itu. " Di sini tadi, bukankah ada orang yang pingsan akibat kalah bertarung. Sekarang orang itu di mana? Apakah kau bisa memberitahu diriku keberadaannya?" Ucap Tang Ta Thing masih terlihat kecemasan di wajah cantiknya.


"Ohh... Tuan Muda Tang! Dia tadi di bawa pengawalnya ketika siuman dari pingsannya! Tadi kondisinya sudah di periksa oleh tabib yang kebetulan sedang makan disini. Dan Tuan Muda Tang tidak kenapa-napa hanya kehabisan energi!" jawab pelayan cantik itu kedai makan.


"Syukurlah kalau seperti itu kondisinya! Aku tidak perlu kuatir. Terima kasih atas informasinya!" Sambil bicara Tang Ta Thing mengeluarkan uang dari saku penyimpanan. Dan uang tersebut diletakkan di tangan Pelayan cantik itu


Pelayan cantik itu terkejut melihat uang ada di tangannya. dia tidak menyangka kalau Nona muda cantik yang ada di hadapannya akan membayar informasi yang diberikan kepadanya.


" Maaf Nona ini tidak perlu!" ucap pelayan cantik itu mengembalikan kembali uang yang telah diberikan oleh Nona muda Tang Ta Thing.


" Terimalah! Itu rezekimu! Jangan di tolak! Anggap saja bonus dari hasil kerja kerasmu pada hari baik ini!" Tang Ta Thing tidak mau menerima uangnya kembali.


Setelah mengetahui pasti keadaan kakaknya, Nona Muda Tang Ta Thing kembali ke taman pusat kota. Dia bermaksud kembali berkumpul bersama Ling Ling untuk merayakan Festival Bunga.


Ketika sampai di taman pusat kota Tang Ta Thing jadi bingung. Karena jumlah pengunjung di taman pusat kota begitu banyak mengakibatkan dirinya kesusahan menemukan keberadaan Ling Ling.


"Uhh.. Bagaimana cara aku bisa menemukannya? Dengan jumlah pengunjung seperti ini! Ihh... Aku tadi juga langsung nyelonong pergi begitu saja! Mana sopan santunmu sebagai seorang Nona muda keluarga Tang!" ucap Tang Ta Ting sambil memukul jidatnya.


Sementara itu Ling Ling dan kedua pelayannya Ling Chi dan Ling Yun beserta Yuan Long mulai merasa tidak nyaman merayakan Festival Bunga di taman pusat kota. Karena jumlah pengunjung yang terus berdatangan membuat taman pusat kota menjadi penuh sesak.


" Aku rasa sudah cukup kita merayakan Festival Bunga! Lebih baik kita kembali saja ke kediaman Ling! Daripada kita tetap disini!" ucap Yuan Long yang sudah mulai merasa bosan.


" Aih...Aku setuju sekali! Aku juga sudah males di sini, terlalu banyak orang, sehingga tidak bisa leluasa merayakan Festival bunganya." Ling Ling pun memberikan komentarnya.


" Aku sih terserah sama Nona Ling Ling saja! Mau lanjut silakan, mau pulang juga oke! Tidak ada masalah, kita sudah cukup merayakannya!" ucap Ling Chi ikut menyuarakan pendapatnya.


"He'em... Aku ikut saja! Bagaimana baiknya? Aku juga sudah merasa puas! Hehe..." ucap Ling Yun sambil berdiri menepuk - nepuk hanfu biru yang di kenakannya itu.


Ling Chi kembali berbicara setelah dia mengingat tentang Nona Tang, " Tapi nona Ling! Bagaimana dengan Nona Tang? Dia tadi buru-buru pergi karena khawatir dengan kondisi kakaknya setelah melihat Tuan Yuan!"


" Oh iya Nona! Bagaimana kalau nanti Nona Tang kembali lagi ke sini dan mencari kita?" ucap Ling Yun.


"Eh...Hehe, bener juga apa yang dikatakan Tuan Yuan! Teramat sangat sulit!" ucap keduanya bersamaan. Sehinggah usai berbicara keduanya saling memandang tidak menyangka kalau mereka bisa sangat kompak satu pikiran.


"Baiklah... Semuanya setuju kita pulang sekarang! Tidak ada gunanya juga berlama-lama di sini!"


Mereka berempat bergegas keluar meninggalkan Taman pusat kota, langsung saja menuju tempat di mana kereta kuda keluarga Ling sudah menunggu mereka. Karena sais kereta tidak pernah meninggalkan kereta kudanya yang menjadi tanggung jawabnya.


Mereka bertiga segera masuk ke dalam kereta, duduk cantik dan Ling Yun segera membuka tirai jendela agar ketika pulang masih bisa melihat suasana pemandangan yang berada di luar.


Tanpa membuang waktu, sais kereta segera menjalankan keretanya menuju gerbang untuk meninggalkan Taman pusat kota.


Sedangkan Yuan Long yang tidak ikut naik kereta kuda langsung menghilang begitu saja saat kereta kuda itu dijalankan.


untuk menghilangkan kejenuhan dalam perjalanan pulang mereka bertiga berbincang - bincang.


" Ternyata benar tebakan Nona Ling kalau ternyata yang bakal memenangkan pertarungan itu adalah Tuan Yuan Long! Saya benar-benar tidak menyangka ternyata kultivasi Tuan Muda Tang Ta Liang masih jauh di bawah Tuan Yuan Long!" ucap Ling Yun memecah keheningan dalam kereta kuda.


" Sayangnya kita tidak melihat pertarungan itu! Seberapa dahsyatnya pertarungan mereka itu!" ucap Ling Chi sambil menghembuskan nafas dengan kasar.


Ling Ling langsung saja berbicara, " Kalau kamu sebenarnya sangat ingin sekali melihat pertarungan mereka. Kenapa kamu tidak tinggal saja tadi. Kenapa kamu malah mengikuti aku pergi dari kedai makan!"


"Hehe.... tentu saja saya mengikuti nona Ling! Nona tinggal ya saya ikut tinggal, Nona pergi Ya saya juga akan ikut pergi!" ucap Ling Chi sambil tersenyum lebar memperlihatkan gigi putihnya.


Tak terasa 2 jam sudah mereka di dalam kereta kuda. Sekarang kereta kuda berhenti di pintu gerbang kediaman Keluarga Ling. Mereka menunggu penjaga untuk membukakan pintu gerbang.


Di saat yang bersamaa, ada kereta kuda lain yang bergerak mendekati pintu gerbang kediaman Keluarga Ling. Dan kereta kuda yang baru itu ternyata membawa penumpang yang tak lain adalah Ling Ba Tin.


Kedua kereta itu sekarang berdiri berdampingan sehingga orang yang ada di dalam kereta kuda bisa saling melihat.


Ling Ba Tin menangkupkan tinjunya di depan dada, "Nona muda Ling Ling, Saya tidak menyangka bertemu dengan anda di pintu gerbang seperti ini. Ohh... Apakah Nona Ling baru saja selesai merayakan festival bunga."


"Hem... Beberapa hari ini aku tidak melihatmu? Rupanya kau ada urusan! Bagaimana dengan bisnisnya, Ling Ba Tin? Apakah lancar? Berjalan sesuai dengan yang kamu harapkan?" tanya Ling Ling kepada kepala pelayan keluarga Ling itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...