Ling Ling

Ling Ling
Bab 129



Ling Ling yang mendengarkan apa yang telah di bicarakan oleh Tang Talun dengan kepala pimpinan Bandit Tengkotak Hitam jadi mengepalkan kedua tangannya, dia merasa marah karena mereka berani sekali menargetkan dirinya.


("Brengsek, Beraninya kau Ling Ba Tin! Rupanya peringatanku kepadamu tidak ada artinya! Kau malah mau membalas dendam kepadaku! Rupanya aku kurang keras memberimu pelajaran!") ucap Ling Ling di dalam hati.


Ling Ling segera menarik Teknik Rasconhen yang saat ini sedang di gunakannya, karena merasa tidak perlu lagi mencari tahu. Ia merasa sudah lebih dari cukup apa yang telah di ketahuinya, setidaknya garis besarnya dia faham.


"Ehh.... Saat aku tiba, bukannya melihat wajah cantik nan mempesona penuh daya pikat! Uhh.. Kenapa malah ketemu dengan muka kusut dan kucel sebegitu?" ucap Yuan Long yang tiba -tiba muncul dari ruang hampa langsung duduk di depan Ling Ling. "Ada apa denganmu? Apa telah terjadi sesuatu?"


Ling Ling diam saja, tidak menjawab ucapan dari Yuan Long. Dia menghempaskan napasnya dengan kasar tanpa sengaja tangan kanannya menggebrak meja dengan kasar.


BRAAAAK


Kejadian spontan itu, membuat lelaki tampan yang ada di hadapannya itu tersentak, dia terkejut dengan reaksi Ling Ling.


"Ling Ling! Kau Marah?"


"Siapa yang marah? Aku hanya jengkel dan ingin meluapkan emosi saja!" ucap Ling Ling sambil cemberut. " Tapi ini tidak ada hubungannya denganmu, Yuan Long!"


"Haha...Justru kalau ada hubungannya denganku, itu yang aku harapkan! Ya siapa tahu saja kalau jengkelmu itu karena merindukan diriku ini!" Yuan Long menggoda.


"Ck, jangan mimpi! Aku begini Ini semua di karenakan oleh sich tua bangka Ling Ba Tin!"


"Apa lagi yang di perbuat bandot tua itu? Aku tidak suka, bila wanitaku memikirkan dan teringat lelaki lain! Ceritakan semuanya padaku!"


"Ohh... Konspirasi! Berani juga nyalinya mau membuat masalah? Perlukah aku turun tangan!"


"Tidak, tidak! Aku akan tangani sendiri!" Ling Ling tidak mau bantuan dari Yuan Long, dia tidak ingin Yuan Long ikut campur dalam masalah ini. "Siapapun yang mencari masalah denganku! Aku tidak akan melepaskannya! Aku pastikan dia akan membayarnya beserta dengan bunganya!"


" Baiklah terserah kau saja, apa yang menurutmu baik? Aku akan mengikuti dan selalu mensupport dirimu!" ucap Yuan Long.


Saat mereka berdua masih asik berbincang, salah satu pelayan Ling Ling datang mendekat, dia membawa nampan yang berisi seguci arak dan makanan kecil langsung di taruhnya dia atas meja yang ada dihadapan Ling Ling.


*


*


Tak terasa hari telah berganti, waktu cepat sekali berlalu. Hari yang di tunggu telah tiba, kini sudah saatnya bagi Ling In Chuan untuk mulai belajar berjalan karena anggota badannya sudah bisa di gerakkan. Dan semua itu sesuai dengan apa yang telah di ucapkan oleh Ling Ling. Sesudah minum Pil Sartot maka 5 atau 7 hari bisa bergerak.


AAHH...


"Aku bisa bergerak! Aku bisa menggerakkan tangan dan kakiku!" Ling In Chuan berucap dengan air mata yang berderai. Karena sekarang ini, dirinya sangat terharu dan bahagia. "Walau tiap gerakkan itu terasa nyilu dan sakit sekali!"


Harapan dan impian Ling In Chuan kini terwujud, dia tidak selamanya menjadi bunga ranjang. Jadi sesakit dan seperi apapun, tidak akan menjadi masalah selama dirinya tidak cacat dan kembali normal lagi.