
Ling Chi dan Ling Yun segera melapisi tubuhnya dengan energi Aura. Energi Aura yang terpancar dari kedua pelayan pribadi Ling Ling itu sama- sama berwarna hijau.
WHUUUS TAP-------
Sebuah tendangan yang sangat cepat datang dari depan mengarah pada Ling Yun. Gadis cantik itu menghindar dengan mundur dua langkah ke belakang.
WHUUUUS
Tendangan yang mampu di hindari Ling Yun kembali datang menerjang. Tapi kali ini bukan lagi menyerang Ling Yun, sasaran serangan kali ini adalah Ling Chi. Karena posisi gadis itu tidak berubah dari awal.
BRUUUUK
Namun, saat tendangan itu hampir mengenai Ling Chi. Gadis itu langsung balik menghadang serangan. Dengan menggunakan kedua tangannya menangkis tendangan itu. Ling Chi terdorong mundur 5 langkah kebelakang, saat tenaga mereka beradu.
Ternyata kekuatan lawan jauh lebih tinggi. Hal itu membuat Ling Chi dan Ling Yun harus waspada.
" Hati- hati saudari Ling Yun. Lawan kita tangguh. Tingkat kultivasi berada di atas kita. Apa boleh buat kita harus melawan dengan menggunakan gabungan Jurus Pedang Menari." Ucap Ling Chi kepada sahabatnya.
"Ohh... Ternyata kalian memiliki kemampuan, Hehe... tapi belum pantas untuk menghadapi diriku. Sebelum aku membuat tubuh dan wajah cantik kalian berdua cacat, sebaiknya menyerah dan patuh." Sarkas pengawal Ling Yu Bing itu.
Ling Yun menarik sudut bibirnya ke atas mendengar apa yang di katakan lawannya. " Ck, bilang tidak pantas! Sebentar lagi kau akan mengetahuinya! Belum mencobanya, dan kami harus menyerah? Haha..,. tidak ada dalam prinsip hidup kami menyerah!"
Ling Chi dan Ling Yun secara spontan langsung menepuk kantong penyimpanannya. Mereka berdua mengambil pedang laras panjang pemberian Ling Ling.
Energi Aura langsung saja di alirkan pada bila pedang laras panjang. Seketika itu juga, pedang laras panjang itu bersinar hijau.
CLIIIING CLIIING
Sebuah tongkat terbuat dari besi yang ukuran panjangnya 1 meter. Ling Ho segera menyalurkan Energi Auranya pada tongkat yang di pegangnya. Dia juga serius menghadapi kedua lawannya.
Ling Chi berinisiatif menyerang duluan, di arahkannya sabetan pedangnya pada tubuh Ling Ho. "Teknik Pedang Menari!"
WHUUUS WHUUUS
Sabetan pedang laras panjang Ling Chi membentuk garis lengkung. Dan melaju dengan sangat cepat dan juga ganas. Di sertai dengan angin kencang yang mengandung hawa panas.
Di susul kemudian dengan serangan Ling Yun yang tak kalah cepat dan ganas. Dengan selang waktu tidak sampai 2 menit dari serangan Ling Chi.
BLAAAR
Serangan Ling Chi langsung di hadapi Ling Ho. Dia mengayunkan tongkat besinya memukul lintasan garis melengkung, sehingga terjadi ledakan.
Sadar akan bahaya, kembali tongkat besinya di ayunkan kedepan. Sebuah serangan dengan garis melengkung yang sama langsung memapaki serangan tongkat besi. Sehingga...
BLAAAAR
Kembali terjadi ledakan di sekitar Ling Ho. Lelaki kekar itu tubuhnya terpental ke belakang. Ternyata dalam serangan keduanya, kekuatannya tidak sempat di gunakan secara maksimal.
Darah ada di sudut bibir lelaki kekar itu, hanfu yang di kenakan telah terkoyak. Ling Ho mengepalkan tangannya. Ia pun segera melompat bangun.
Ling Ho matanya memerah karena amarah telah menguasainya. "Brengseeek! Aku bunuh kalian!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...