Dance Of The Phoenix

Dance Of The Phoenix
Extra Chapter - Bai Yixue dan 'Orang Jahat'



Musim dingin ini, Bai Yixue sudah berusia 5 tahun. Namun, sosoknya masih sama seperti beberapa bulan yang lalu. Mungil dan imut.


Dia berjalan-jalan di sekitar Istana Penguasa di Dunia Bawah. Ayah dan ibunya sedang sibuk mengurus masalah istana bersama, sedangkan Bai Yixue baru saja selesai belajar di kamarnya.


Dia melarikan diri dari para pelayan yang mengurus kebutuhan sehari-harinya. Dia tidak suka pelayan-pelayan yang banyak bicara itu. Dia lebih suka ayah dan ibunya, sehingga memilih untuk menyelinap pergi dan berjalan-jalan di sekitar istana.


Istana sangat besar. Dia bahkan belum pernah berkelana sampai ke seluruh tempat di istana. Dia akhirnya memiliki waktu untuk berkeliaran sendiri dan memasuki berbagai tempat yang biasanya selalu dilarang.


Berkat pengajaran dari Bai Youzhe, dia memiliki beberapa keterampilan assassin. Meski usianya masih 5 tahun, bakatnya dalam kultivasi tidak main-main.


Bai Yixue berjalan dengan riang sambil bersenandung. Namun, dia memundurkan langkahnya untuk melihat sesuatu yang menarik perhatiannya.


Itu adalah pintu besar yang dilapisi segel.


Tidak ada penjaga di sekitarnya, sehingga Bai Yixue bisa pergi ke sana dengan nyaman. Dia memperhatikan segel di pintu dengan rasa penasaran.


Rune segel itu sangat rumit dan Bai Yixue sama sekali tidak mengerti. Dia hanya menyentuh segel pintu itu, lalu sedikit mendoringnya untuk mencoba membuka.


Ajaibnya, pintu itu terbuka. Segel sama sekali tidak dipicu ketika disentuh olehnya, membuat Bai Yixue sangat terkejut dan tanpa sadar menarik tangannya.


Dia mengerutkan kening, lalu mendorong pintu lebih besar dan mengintip. Kakinya tanpa sadar masuk ke dalam karena rasa penasaran yang tinggi.


Ruangan itu gelap, tapi tidak cukup menakuti Bai Yixue yang tidak kenal rasa takut. Dia adalah anak istimewa, bahkan tubuhnya memiliki hal istimewa yang sangat dijaga orangtuanya. Itu sebabnya, dia bisa dengan mudah menerobos segel tanpa diketahui.


Mulutnya terbuka lebar, menganga, ketika melihat sebuah telur besar yang dipenuhi rantai emas di udara. Telur itu sebesar kepala manusia, yang membuatnya terperangah.


Ini kali pertamanya melihat telur sebesar itu.


Bai Yixue mendekat. Dia memadati qi di kakinya untuk melayang di udara. Sebagai keturunan naga dan phoenix, dia memiliki kekuatan luar biasa dan dapat terbang di udara tanpa keterampilan khusus.


Bagaimanapun, dia bukanlah manusia.


Berada di depan telur sebesar kepala manusia, Bai Yixue memiliki semacam perasaan fanatik tertentu pada telur tersebut. Aura pekat yang dimiliki telur itu menarik perhatian Bai Yixue.


Tangan Bai Yixue terangkat, menyentuh telur tersebut untuk menemukan energi asal yang sangat kuat itu.


Namun, ketika ia menyentuh telur itu. Tekstur telur yang kasar dan rantai yang memiliki energi kuat itu menyebabkan jari Bai Yixue teriris. Bai Yixue spontan menarik tangannya, lalu melihat jarinya berdarah.


Rasanya tidak begitu sakit. Namun, entah kenapa hatinya bergetar tiba-tiba.


Bai Yixue kembali ke lantai, lalu mundur beberapa langkah hendak pergi. Tapi langkahnya terhenti ketika merasakan guncangan di tanah dan energi yang mulai kacau.


Bai Yixue terkejut. Pintu yang semula masih terbuka kini tertutup dengan sendirinya. Bai Yixue terkurung di dalam, bersama telur yang bergetar di saat rantai segel emas itu berjatuhan dan menghilang.


Ketika Bai Yixue berbalik untuk melihat telur itu, matanya menunjukkan kejutan luar biasa ketika melihat telur yang retak dan memunculkan kabut hitam yang pekat.


Getaran itu dirasakan di seluruh istana. Energi iblis yang luar biasa kuat mengguncang seluruh alam semesta, menyebabkan kepanikan akan bencana yang datang.


Gu Yuena dan Bai Youzhe segera menyadari sesuatu. Mereka saling pandang dengan wajah tegang, sebelum akhirnya terpikirkan sesuatu yang mengerikan.


"Xiao Xue." Gu Yuena lebih panik. Dia segera menghilang dari tempatnya bersama Bai Youzhe, pergi ke asal getaran dan energi gelap berada.


Meski dalam keadaan kacau dan berbahaya, Bai Yixue sama sekali tidak terlihat takut. Dia hanya panik, berpikir bahwa ia telah merusak harta berharga ayah dan ibunya. Dia segera mencari cara untuk menyembunyikannya.


Namun, getaran ini sangat jelas. Dia tidak memiliki kesempatan menyembunyikan telur retak itu ketika kabut hitam keluar dari sana dan memberi penindasan kuat.


Bai Yixue menutup mata, merasakan hembusan kencang yang menerpa wajahnya. Rambut merahnya berkibar ke belakang, sedangkan pintu sama sekali tidak terbuka meski guncangan terjadi.


"Ayah?"


Gu Yuena menarik Bai Yixue ke punggungnya, sedangkan Bai Youzhe menahan serangan kegelapan yang sangat kuat itu. Saking kuatnya, Bai Youzhe harus mengerahkan seluruh kekuatannya dan menciptakan ledakan besar yang menggetarkan ruangan.


Bai Youzhe kembali ke sisi Gu Yuena yang melindungi Bai Yixue di belakangnya. Pandangan mereka terarah pada kabut hitam pekat yang perlahan membentuk sosok pria dewasa yang tampan tapi menakutkan.


Gu Yuena melebarkan matanya. Itu adalah sosok yang ia lihat saat menyegel telur Ratu Phoenix. Dia adalah sang bencana, Dewa Iblis!


Sepasang mata merah yang mengerikan, rambut perak yang terkibar bebas di bahunya, serta tampilan gagah sekaligus mengerikan di antara kabut itu mengejutkan Bai Youzhe dan Gu Yuena.


Ketika sepasang mata merah itu melihat ke arah Bai Yixue yang disembunyikan, matanya menunjukkan kilatan jahat. Dia tersenyum, lalu melihat ke arah Gu Yuena yang pernah dilihatnya.


"Kita bertemu lagi, phoenix kecil." Dia tersenyum jahat, lalu menyipitkan matanya, "Sayangnya, ada makhluk kecil lain yang lebih menarik."


Gu Yuena mengeratkan genggamannya pada Bai Yixue. Hatinya dipenuhi kecemasan dan ketakutan.


Tidak lagi ....


Bai Yixue ....


"Sampai jumpa." Sosok itu pergi begitu saja bersama kabut hitam yang menyeruak di seluruh ruangan.


Setelah kepergiannya, suasana menjadi cerah kembali, seolah segalanya tidak pernah terjadi.


Bai Yixue keluar dari persembunyian, lalu menatap ayah dan ibunya dengan penasaran. "Ayah, Ibu, apa dia orang jahat?"


Ayah dan ibunya terlihat sangat tegang saat ini. Orang itu pasti bukan orang baik. Meski ia tidak mengerti apa yang orang itu katakan, ia tahu bahwa ayah dan ibunya sangat tidak menyukai orang itu, yang membuatnya berpikir bahwa orabg itu adalah orang jahat.


Bai Youzhe melihat ke arah Bai Yixue, pandangannya melembut. "Xiao Xue, bukankah kamu ingin pergi ke Dataran Mitian?"


Mata Bai Yixue menjadi cerah. Dia sangat suka berpetualang. "Ya? Aku sangat ingin pergi untuk melihat-lihat sekali lagi."


Bai Youzhe sedikit tersenyum, lalu melihat ke arah Gu Yuena yang masih sangat tegang. Ia pun menggenggam lengan Gu Yuena, lalu mengangguk padanya untuk mempercayakan semua padanya.


Gu Yuena membalas mengangguk. Ia segera membawa Bai Yixue ke gendongannya, lalu berkata, "Kita ... akan pergi ke Dataran Mitian."


Bai Yixue tidak tahu apa yang direncanakan orangtuanya saat ini, adalah sesuatu yang akan merubah seluruh hidup tenangnya.


Mereka akan menetap di Dataran Mitian, selamanya.


Dunia Bawah tidak lagi aman. Itu akan menjadi tempat paling berbahaya bagi Bai Yixue.


...----------------...


Akhirnya benar-benar tamat. Aku sudah tidak bisa memikirkan apa lagi yang harus diceritakan untuk extra chapter. Sesuai janji, aku menyelesaikannya di akhir bulan September 2023.


Bab ini khusus pembukaan kisah Bai Yixue yang akan dibuat sendiri novelnya. Aku tidak tahu pastinya kapan, tapi sebelum novel ini dibuat, aku memiliki dua novel yang sedang disiapkan untuk publish.


Pertama novel yang pernah kujanjikan (bagi pembaca TEGWIN) kalau aku akan membuat novel khusus anak dua tokoh utama yang akan memiliki hubungan dengan kisah Bai Yixue. Kemudian, ada novel yang murni baru dengan mengangkat tema inkarnasi, bukan transmigrasi lagi.


Kisah Bai Yixue nanti akan lebih istimewa dan berbeda, di mana akan menjadi tempat menyatunya Novel TEGWIN dan Novel DOTP. Jadi, kalian tunggu updatenya dan jangan lupa follow agar tidak ketinggalan informasi terbaru~


Sampai jumpa di update terbaru 💃