
Hampir secara bersamaan, Gu Yuena dan Bai Youzhe melakukan persiapan keberangkatan secara terpisah. Tidak ada banyak yang perlu dibawa karena semua barang yang sudah tersedia dalam ruang spiritual, tapi masih ada beberapa hal yang harus diurus di dalam istana.
Gu Yuena yang sudah tidak memiliki urusan lain bergegas pergi. Melakukan perjalanan udara, sayap merahnya mengepak di udara. Ia tidak tahu apa rencana Bai Youzhe mengirimnya sendirian, tapi setidaknya itu menguntungkan untuknya.
Melihat sosok merah yang melintas di udara, menjauhi istana bagai bintang yang melintas, Bai Youzhe di depan istana hanya memandangnya tanpa ekspresi. Gu Yuena sudah pergi ke arah utara untuk melintasi desa siluman dan menyelinap ke dalamnya. Seperti yang sudah direncanakan.
Tanpa menunggu apa pun lagi, Bai Youzhe segera pergi ke arah timur untuk mengambil jalan memutar menghindari desa siluman. Sosoknya melesat di udara, tanpa disadari oleh Gu Yuena yang sudah cukup jauh dari istana.
Dia pikir Bai Youzhe akan tetap di istana menunggu informasi darinya. Namun, Gu Yuena tidak berniat memberi informasi. Setidaknya untuk saat ini, ia bekerja sebagai Putri Istana Linghun sepenuhnya.
Perjalanan Gu Yuena memakan waktu seharian sampai matahari bergerak di sebelah barat. Ia mendarat di antara pepohonan rindang di dalam hutan, lalu menghapus semua ciri khas phoenix dan mengganti rambutnya menjadi merah semula.
Karena penyamarannya adalah sebagai burung api, ia tidak boleh menunjukkan aura phoenix yang kuat. Menekannya menggunakan sihir adalah hal tepat, dan membiarkan aura iblisnya menyeruak.
Tak jauh dari tempatnya berada, seharusnya adalah sebuah desa siluman di mana menjadi tempat berkumpulnya berbagai macam siluman. Biasanya siluman tinggal di kelompok jenis masing-masing. Namun, desa ini sedikit unik dengan menampung berbagai macam siluman. Itu sebabnya Gu Yuena memilih desa tersebut sebagai tempat persinggahan serta tempat pencarian informasi.
Tidak seperti kebanyakan desa yang hanya membiarkan jenis siluman tertentu masuk sebagai bagian dari ras, desa bernama Desa Malam ini tidak memiliki akses khusus untuk satu siluman. Oleh karena itu, Gu Yuena masuk tanpa halangan atau pemeriksaan. Begitu mudah sampai Gu Yuena benar-benar tidak bisa mempercayainya.
Ada banyak sosok manusia bertaring serta bertanduk, beberapa orang memiliki telinga runcing, serta berada di atas kepala. Ada pula yang memiliki telinga panjang seperti kelinci. Ekor yang terulur, kulit bersirip, serta kuku-kuku hitam seperti penyihir dalam cerita anak-anak. Semua itu adalah ciri khas masing-masing jenis siluman.
Gu Yuena yang menyamar sebagai burung api tidak menunjukkan ciri khas apa pun selain mata dan rambutnya yang merah. Itu saja sudah termasuk langka. Ditambah keindahan sosoknya yang hadir menyaingi siluman rubah yang terkenal menggoda, ia menjadi perhatian banyak siluman.
Seekor burung api betina yang tampak sangat cantik ada di tempat penuh kebebasan ini, siapa yang akan menyangka? Namun, rumor mengatakan burung api memiliki temperamen buruk. Tidak ada yang berani terang-terangan menggodanya di tengah jalan jika tidak ingin menjadi siluman panggang.
Secara otomatis, Gu Yuena aman dari kecurigaan atau perhatian tidak perlu. Itu membuatnya senang.
Padahal ketika di tempat manusia, ia menjadi pusat perhatian sampai harus menutup wajah menggunakan cadar. Itu tidak baik untuk penyamarannya.
Yah, mungkin akan ada beberapa siluman yang terang-terangan terhadapnya. Seperti mendekatinya secara langsung dan menaruh perhatian yang tidak perlu, bahkan sampai ngegombal dan mencari perhatian seperti kekurangan kasih sayang.
Di saat Xiao Hei dan Xiao Bai di dalam sana mengoceh tidak suka, Gu Yuena tetap tenang menekan emosi dalam hatinya agar tidak meledak.
Ia tidak boleh mengeluarkan aura yang sebenarnya dan mengacaukan rencana sendiri. Bersabarlah ....
Menginap beberapa hari di Desa Siluman dan mengamati situasi, Gu Yuena melakukan kegiatan normal setiap saat tanpa bisa dicurigai. Ia memiliki banyak batu roh dari monster iblis yang digunakan sebagai mata uang Desa Siluman sehingga hidup cukup baik. Jika kurang, tinggal berburu.
Tanpa sadar, waktu berlalu begitu cepat. Ia telah tinggal beberapa bulan, tapi tidak mendengar apa pun tentang roh phoenix. Sedangkan kekuatan spiritualnya terus gelisah.
Dari penginapan, Gu Yuena memutuskan untuk keluar.
Ada keramaian di alun-alun desa ketika Gu Yuena sedang berkeliling mencari makanan. Berpikir mungkin ada sesuatu yang menarik, ia pergi ke arah kerumunan di mana ada banyak siluman berkumpul di depan papan pengumuman.
Itu adalah pengumuman perekrutan siluman dalam pencarian roh phoenix. Iblis langsung yang memintanya.
"Roh phoenix?" Gu Yuena terlihat tidak tahu apa pun di mata para siluman. "Bukankah Ratu Phoenix telah mati dan rohnya tidak akan bangkit?"
"Kamu tidak tahu, darah phoenix telah ditemukan di Dataran Mitian. Jika dia berhasil berevolusi dan mengambil roh phoenix, itu adalah bencana!"
"Ketika roh phoenix bangkit, itu adalah malapetaka bagi mereka yang tinggal di sekitarnya. Seluruh tempat akan menjadi lautan api, dan Penguasa Dunia Bawah memiliki tugas menangani bencana."
"Naga itu?" Gu Yuena tampak terkejut. Ia ingin mengorek informasi sebanyak mungkin karena sebelumnya tidak ada yang membahas masalah ini.
"Kala itu ras naga memiliki pemimpin, yakni pemilik darah naga. Siapa sangka akan ada dua darah naga. Salah satunya menjadi Penguasa Dunia Bawah, yang lainnya menjadi Penguasa Neraka. Pada akhirnya, siluman dan iblis-lah yang harus berjuang menangani keduanya."
Penguasa Neraka ... apa itu Yang Xinyuan?
Gu Yuena sudah melihat sang Penguasa Dunia Bawah sehingga tidak terkejut. Namun, ia tidak tahu Yang Xinyuan akan memiliki identitas seperti itu. Pantas saja bisa bebas berkeliaran di Dunia Bawah tanpa diketahui.
Neraka adalah wilayah lain di Dunia Bawah. Jika Dunia Bawah adalah keseluruhan sebuah dunia, maka Neraka adalah tempat di mana para makhluk mengalami penyucian jiwa. Itu memang berada di Dunia Bawah, tapi memiliki aturan khusus dan pemimpin yang berbeda.
"Apa Penguasa Neraka akan datang juga?" tanya Gu Yuena.
"Karena berhubungan dengan darah phoenix, seharusnya dia juga datang. Pada umumnya, ketiga sosok ini akan ada di tempat yang sama selama bencana terjadi."
"Aku sarankan, siluman kecil dengan aura siluman yang rendah tidak mengikuti pencarian ini. Selain harus menjaga roh phoenix agar iblis dapat menggagalkan evolusi phoenix, juga harus berhadapan dengan dua penguasa. Belum lagi, tidak tahu seberapa kuat darah phoenix itu."
Ada banyak siluman di sini, mereka yang tidak tahu betapa mengerikan dua orang itu bila bertemu pasti akan datang karena tergiur dengan hadiah. Gu Yuena hanya bisa memasang lilin di hatinya untuk para siluman kecil yang kikuk.
Ah, ia jadi ingat ketika mereka bertiga masih berada di Wyvernia. Saat itu, mereka bertiga belum sekuat sekarang.
Gu Yuena tertarik mengikuti pencarian sebagai anggota siluman. Ia pun pergi ke tempat pendaftaran anggota yang telah tertulis di dalam papan pengumuman. Siapa yang tahu, ia akan mendapat kemudahan ini dalam mencari roh phoenix.
Pergi ke pusat desa dan melihat ada sangat banyak siluman mendaftar. Gu Yuena juga mendaftar sebagai Li Nana. Perjalanan akan dilakukan minggu depan sehingga mereka bisa melakukan persiapan dengan matang. Sedangkan Gu Yuena hanya perlu menunggu hari yang ditentukan.
Kali ini, iblis benar-benar mengorbankan siluman-siluman bodoh ini ke dalam lautan api. Jika roh phoenix ada di Pegunungan Iblis, maka Pegunungan Iblis saat itu akan mengalami guncangan besar dan menjadi lautan api yang sebenarnya.
Menunggu dan menunggu, hingga akhirnya 7 hari telah dilalui. Para siluman yang telah mendaftar dikumpulkan di perbatasan desa—termasuk Gu Yuena.
Ada banyak siluman kuat yang berpartisipasi. Hanya Gu Yuena yang kekuatannya tidak dapat dirasakan sehingga wanita itu seolah tidak memiliki rasa kehadiran. Namun, itu justru merupakan hal baik bagi Gu Yuena.
Seorang iblis di depan barisan siluman mengumumkan sesuatu.
"Perjalanan kita adalah puncak Pegunungan Iblis. Ras naga telah mengetahui lokasi roh phoenix dan dalam perjalanan ke atas, oleh karena itu kita tidak boleh tertinggal satu langkah. Selama perjalan, tidak tahu bahaya apa saja yang akan dialami, baik bertemu naga atau phoenix sekalipun, tidak boleh ada yang menyerah!"
Mereka yang baru tahu bahwa Pegunungan Iblis akan menjadi lokasi pertempuran langsung terkejut. Desa ini telah berdiri di kaki gunung, pasti akan terkena dampak pertempuran tersebut.
Iblis itu mendengus, "Bagi kalian yang merasa gelisah karena desa ini ada di bawah Pegunungan Iblis, tidak perlu khawatir. Tuanku pasti tidak akan mengabaikan kalian dan akan melindungi desa selama roh phoenix didapatkan."
Bulshit! Begitulah pikiran Gu Yuena. Iblis ingin menggunakan siluman kecil ini sebagai alat mendapatkan roh phoenix. Siluman hanyalah umpan saat pertempuran tiba, sedangkan orang di belakang ras iblis tidak akan melakukan perlindungan terhadap desa ini. Itu hanyalah janji yang dibuat-buat.
Namun, siluman yang telah mengabdi pada iblis selama ribuan tahun tidak bisa menolak dan harus mempercayai tuan mereka. Walaupun pada akhirnya mereka menjadi korban, mereka tetap mengabdi dengan setia dan berpikir bahwa itu semua adalah resiko yang tidak bisa dihindari. Gu Yuena jadi penasaran siapa tuan yang dimaksud ini.
Menarik.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Istana Dunia Bawah saat ini sangat sepi. Lebih sepi daripada hari-hari sebelumnya. Sampai akhirnya seekor kupu-kupu datang dari langit, mengeluarkan cahaya dan membentuk sosok wanita cantik berjubah merah muda dengan riasan kupu-kupu di rambut hitamnya.
Matanya menyipit menyadari istana telah kosong. Meski ada beberapa naga yang berjaga, ia tidak menemukan orang yang dicari.
"Di mana dia?" Su Churan mengerutkan kening. Ia tidak bisa menemukan Bai Youzhe melalui kupu-kupu yang diutusnya.
Kupu-kupu darah kembali setelah menelusuri istana, merayap di jari-jarinya memberi laporan terbaru.
Su Churan tampak terkejut. "Roh phoenix? Pegunungan Iblis?"
Kupu-kupu memberitahunya, informasi yang berasal dari percakapan naga penjaga yang masih terjaga malam ini. Ada seorang phoenix yang diutus Bai Youzhe ke Pegunungan Iblis bersamaan dengan kepergiannya sendirian. Baru-baru ini Assassin Guild dan beberapa naga pergi ke Pegunungan Iblis.
Mendengar penjelasan itu, Su Churan menghela napas panjang. "Padahal aku ingin memberitahu berita tentang Xiao Yuena."
Meski wanita itu tidak bisa dirasakan kehadirannya, tapi baru-baru ini ia mengirim kupu-kupu memasuki Istana Linghun. Saat itu, kupu-kupu bertemu dengan Gu Yuan dan Luo Yi yang memudahkan Su Churan berkomunikasi dengan mereka.
Ia telah mengetahui bahwa Gu Yuena telah pergi ke Dunia Bawah. Gu Yuan juga memiliki rencana sendiri untuk menahan Ratu Istana Linghun yang beberapa waktu ini menjadi sangat tenang. Tidak seperti sebelumnya yang begitu aktif. Pasti ada hubungannya dengan Gu Yuena.
Sayangnya, ia belum sempat mengetahui rencana tersebut ketika waktu kemunculannya habis dan auranya nyaris bocor. Jangan sampai diketahui orang-orang Istana Linghun, atau tamatlah riwayatnya.
Intinya, Gu bersaudara sedang merencanakan sesuatu. Su Churan juga penasaran dengan rencana Bai Youzhe, apa yang akan dilakukan pria itu mengetahui bahwa saat ini Gu Yuena berada di pihak musuh.
Su Churan tidak tahu jalan ke Pegunungan Iblis. Selain itu, Pegunungan Iblis juga memiliki pertahanan sendiri, tidak bisa dimasuki manusia sembarangan. Su Churan hanya bisa menunggu di Istana sambil mengirim pesan kupu-kupu pada Bai Youzhe.
Ia membisikkan sesuatu pada kupu-kupu di jarinya, lalu membiarkannya terbang. "Pergi sampaikan padanya."
Kupu-kupu darah sangat cepat. Meski kecil, ia memiliki kemampuan sendiri untuk menghilang dan tiba di tujuan tanpa perlu menunggu lama. Semenjak kekuatan Su Churan meningkat, kupu-kupu darah menjadi semakin kuat dan penuh keterampilan.
Bai Youzhe di Pegunungan Iblis melihat kupu-kupu merah muda menghampirinya dari jauh. Ia mengenali seseorang di belakang makhluk itu, lalu mendengarkan apa yang ingin disampaikan melalui transmisi spiritual.
"Aku ada di Istana-mu untuk menyampaikan beberapa hal, tapi kau tidak ada di Istana. Di sana, mungkin kau akan bertemu Xiao Yuena. Jangan terkejut ketika melihatnya, aku sudah peringatkan. Selain itu, sepertinya Istana Linghun memiliki rencana lain untuk membuat Xiao Yuena tetap memihak mereka, Gu Yuan sedang mencegah hal itu terjadi dari jauh."
Pesan singkat dari Su Churan sebenarnya sudah diduga oleh Bai Youzhe. Mengenai Gu Yuena di Dunia Bawah, ia lebih tahu dari siapa pun. Ia membiarkan kupu-kupu itu pergi setelah menyampaikan pesan.