Dance Of The Phoenix

Dance Of The Phoenix
165. Phoenix Iblis



Situasi Wyvernia semakin genting. Yun Qiao dan Su Churan telah menahan beberapa penyihir selagi menyelamatkan banyak orang dari pembantaian. Berbagai warna sihir melesat di udara dalam bermacam bentuk dan kekuatan.


Su Churan tidak bisa menangani semua sekaligus . Dia memanggil sekelompok kupu-kupu untuk mengacaukan situasi perang, sebelum mengutus kupu-kupu besar yang terbang di udara dan membawa kabut beracun.


Kupu-kupu darah sangat beracun. Ketika racunnya masuk ke tubuh manusia dan melekat dengan sel-sel darah, sel-sel darah itu akan menjadi parasit yang dapat menghancurkan seluruh pembuluh darah. Akibatnya, mereka akan mengalami pendarahan di kelima indera dan mati kehabisan darah.


Itu telah terjadi pada beberapa sihir. Meski serangan kupu-kupu darah tidak kuat, mereka memiliki racun dengan efek mematikan. Pada saat ini, kupu-kupu darah bertebaran mencari mangsa dan menghabisi banyak penyihir.


Kekuatan Su Churan cukup terkuras. Bagaimanapun, dia belum berada di tingkat 9. Dia pergi ke sisi Yun Qiao yang menangani penyihir tingkat 9 dan membantunya. Dia tidak tahu kemana perginya Vale, tapi seharusnya gadis itu aman bersama Gu Yuena.


Setidaknya sampai Su Churan melihat sekelebat sinar merah yang melesat ke langit dan membuat guncangan besar. Warna merah yang berkobar seperti api yang marah, meluncur dengan kecepatan tinggi ke arah sosok hijau gelap di langit.


Sayap Gu Yuena melindungi tubuhnya dari serangan Li Hua beberapa kali dan terbang lebih tinggi dari kejaran luncuran sihir. Kekuatan Li Hua sanggar korosif. Bahkan sampai sekarang, Gu Yuena masih belum sepenuhnya pulih dari serangan Li Hua hari itu.


Ketika Li Hua mengeluarkan sihirnya untuk menarik pengaruh yang dia buat pada Gu Yuena, Gu Yuena kembali merasakan sakit pada bekas lukanya. Untungnya kesadarannya masih sangat jernih sehingga dia bisa memblokir pengaruh itu untuk sementara dan melakukan serangan habis-habisan.


Bai Youzhe bekerja sama dengannya. Bayangan naga gelap muncul mendekati Li Hua dengan kecepatan kilat di udara. Li Hua terpaksa menghentikan serangan penguncinya, lalu berbalik dan menahan serangan naga yang menghantamnya.


Naga itu sangat kuat. Tubuhnya hitam semua seperti bayangan dengan mata biru yang dingin. Kekuatan jiwa dalam naga telah membentuk energi padat yang menyerang Li Hua. Li Hua tidak bisa meremehkannya.


Ketika Li Hua menahan naga yang terus memancarkan aura dinginnya, Bai Youzhe muncul dari sisi lain dan melakukan tebasan kilat di kedua pedangnya.


Li Hua mendengus, lalu menundukkan tubuhnya ke belakang menghindari tebasan lalu menghilang dalam kabut tipis. Naga hitam kehilangan taget, melewati Bai Youzhe yang tiba di tempat Li Hua sebelumnya dan menghilang dalam kegelapan.


Kekuatan jiwa Bai Youzhe memang kuat, tapi kendalinya tidak sebaik saat Gu Yuena menggunakan kekuatan jiwa. Dia harus menarik naganya kembali agar tidak kehilangan kendali. Sedangkan Li Hua telah lolos.


Bai Youzhe sangat merepotkan. Li Hua tidak ingin berurusan dengannya terlebih dahulu dan memilih mengejar Gu Yuena. Gu Yuena masih terbang sangat tinggi sampai pada ketinggian yang tidak bisa dicapai lagi. Langit gelap tempatnya berada semakin dingin.


Karena lukanya, Gu Yuena lemah terhadap udara dingin. Tapi dia tidak memiliki jalan lain untuk menjauh dari serangan Li Hua. Sedikit saja dia terkena sihir korosif Li Hua, tubuhnya akan hancur lebur. Li Hua benar-benar ingin membunuhnya.


Dalam sudut pandangnya, segalanya hanya ada awan hitam berkabut. Dia tidak bisa melihat dengan benar, tapi sama-sama melihat kilau hijau melesat ke arahnya dengan kecepatan tinggi. Raut Gu Yuena kembali serius.


Dia menutup mata, melepaskan aura phoenix iblisnya dan menyebabkan kekuatan spiritualnya berubah menjadi hitam. Dia membakar kekuatan spiritual dalam tubuh untuk melepaskan kekuatan jiwa secara penuh, lalu menyatukannya dengan kekuatan phoenix iblis.


Sebagian kekuatan jiwanya telah tersegel untuk menghambat perkembangan iblis hati. Tapi saat ini, dia tidak memiliki pilihan. Iblis hati keluar dari alam spiritualnya dan terbang seperti hantu mengitarinya.


"Kau akhirnya memanggilku~"


Iblis hati sangat senang. Dia mendekati Gu Yuena yang kini telah membuka mata, melihatnya dengan dingin. Gu Yuena menarik alisnya. "Jangan berpikir kau telah bebas."


Iblis hati tidak peduli apa pun lagi dan melebur menjadi satu ke tubuh Gu Yuena. Sihir hijau tidak berhenti melesat dan menghapus jaraknya dengan Gu Yuena. Namun, sebelum sihir hijau itu membentur tubuhnya, kekuatan jiwa dalam tubuh Gu Yuena telah menyatu dengan phoenix iblis dan menciptakan gelonbang energi yang besar. Gelombang energi menyapu wilayah sekitarnya membentuk ledakan, lalu menghancurkan sihir hijau yang melintas.


Ledakan itu memicu banyak perhatian. Langit menjadi merah darah dalam sekejap disertai energi kegelapan yang pekat. Tak jauh dari wilayah perang, wanita beriris merah phoenix melihat ke arah langit.


Wanita itu menghadap banyak phoenix di belakangnya, lalu berteriak, "Yang Mulia telah membangkitkan phoenix iblisnya. Bergerak!"


Wanita itu langsung mengepakkan sayap ke udara dan meluncur bersama ratusan phoenix yang terbang di udara. Langit dipenuhi dengan sinar merah yang berapi-api. Mereka meluncur ke arah wilayah perang dan mengeluarkan semburan api dalam jumlah besar.


Itu adalah kartu truf Gu Yuena dalam menangani Istana Linghun. Saat Gu Yuena menggunakan phoenix iblis, itu mengartikan bahwa situasinya tidak baik dan mendesak. Pasukan phoenix yang ia bawa dari Dunia Bawah harus datang sebagai bala bantuan dan menghabisi pasukan kematian dan penyihir.


Bukan hanya Gu Yuena yang memiliki masalah dengan Li Hua, tapi Bai Youzhe juga. Selain phoenix, ada banyak naga yang mulai menguasai tempat dan membawa bantuan besar pada pihak kekaisaran. Meskipun kota kekaisaran saat ini dipenuhi dengan lautan api, warga dan para bangsawan yang tidak bisa bertarung telah dievakuasi.


Sayangnya, makhluk kematian adalah makhluk yang sudah mati dan tidak kenal sakit. Mereka adalah mayat hidup dan merupakan senjata berbahaya dalam perang. Mereka tidak memiliki akal, tapi bergerak seperti boneka yang dikendalikan dan dibangkitkan sekali lagi. Seberapa kuat pasukan musuh, makhluk kematian yang mati akan hidup kembali.


Setidaknya selama Li Hua ada di sini.


Yang Xinyuan masih belum membuat pergerakan selain menonton. Tapi ketika melihat Bai Youzhe akan mengacaukan Li Hua dalam serangannya terhadap Gu Yuena, mau tidak mau dia harus ikut dalam pertarungan.


Sosoknya menghilang dalam sekejap, lalu muncul dalam wujud naga untuk menghalau serangan Bai Youzhe. Arah Bai Youzhe terhalang oleh tubuh naga Yang Xinyuan sehingga dia harus mundur beberapa meter ketika sisik Yang Xinyuan mencuat seperti senjata berjarum. Sisik-sisik itu hancur dalam kegelapan di tangan Bai Youzhe.


Sedangkan Li Hua lepas dari penargetan Bai Youzhe dan kembali meluncur ke arah Gu Yuena yang berevolusi.


"Tidak perlu terburu-buru. Apa kau ingin sedikit bernostalgia denganku?" Yang Xinyuan berkata dengan nada mengejek sambil kembali dalam wujud manusianya.


"...." Bai Youzhe tidak mengatakan apa pun. Dia tidak memiliki waktu untuk berurusan dengan Yang Xinyuan dan akan mengabaikannya. Tapi Yang Xinyuan menghentikannya, menyerangnya dengan kekuatan penuh hingga Bai Youzhe tidak memiliki pilihan untuk menanganinya terlebih dahulu.


Gu Yuena telah selesai berevolusi. Sayap merahnya memiliki jejak hitam yang pekat dengan energi gelap di sekitar tubuhnya. Ketika melihat Li Hua yang meluncur ke arahnya, Gu Yuena menghilang dari tempatnya dan muncul di sisi lain sambil menarik udara panas yang dibawa para phoenix di kota.


Seluruh api melonjak ke atas dan menarget Li Hua. Energi gelap dan dingin dari langit meresap ke tangan Gu Yuena. Itu sangan dingin sampai tangannya mengering, namun memiliki sifat korosif yang dapat melemahkan serangan Li Hua.


Tongkat sihir Li Hua melayang di udara, memancarkan cahaya hijau dalam bentuk domai yang besar untuk menghalangi energi gelap dan dingin dari tangan Gu Yuena. Gu Yuena merasa kecepatannya berkurang drastis, sedangkan energi gelapnya terhambat dan berubah menjadi abu.


Raut Gu Yuena terdistorsi. Ia menggerakkan tangan lainnya yang mengendalikan api, lalu meluncurkannya ke arah Li Hua yang tanpa perlindungan. Meski berada dalam domain, dia tidak akan sepenuhnya dibatasi dan berhasil menembus pertahanan Li Hua.


Li Hua termundur akibat kumpulan api yang menyerangnya. Jubahnya terbakar dan menampakkan gaun hitamnya yang tersisa. Secara tak terduga, sesuatu keluar dari gaun hitam Li Hua.


Gu Yuena terkejut ketika melihat beberapa benda bulat keluar dari pakaiannya dan bergerak seperti serangga berkaki banyak. Jumlahnya sangat banyak. Gu Yuena menggunakan api untuk membakar mereka di udara sampai menciptakan ledakan dahsyat, tapi benda-benda itu terus bergerak seolah tidak terjadi apa pun.


Ini mengerikan!


"Gu Yuena, kau pikir kau bisa menanganiku sendiri?" Li Hua tertawa. Ia menyebarkan benda-benda itu menggunakan kekuatan jiwa hingga mereka semua menyebar dan mengelilingi Gu Yuena.


Gu Yuena mengeluarkan cambuknya dan menyingkirkan serangga-serangga itu. Gerakannya sangat cepat dan tepat, menyebabkan serangga-serangga itu terpental. Meski mereka mudah ditangani, mereka tidak mudah mati dan berjumlah banyak. Ini lebih merepotkan dibanding sihir penguncian Li Hua.


Api tidak mempan terhadap mereka. Sedangkan senjata hanya membuat mereka mundur sementara. Gu Yuena telah menggunakan kekuatan jiwa, tapi kekuatan jiwanya diserap seperti memberi makan serangga-serangga itu.


Sebenarnya makhkuk macam apa yang diciptakan Li Hua!


"Ini hanya sebagian kecil dari mereka dan mereka masib bayi. Kau ingin lihat yang lebih menarik?" Li Hua tertawa sebelum menunjukkan apa yang terjadi di bawah sana.


Raut Gu Yuena dipenuhi kejutan. Dia tidak menyangka Li Hua memiliki sesuatu yang lebih mengerikan dibanding makhkuk kematian. Serangga-serangga yang menyerangnya hanya sebesar kecoak. Tapi serangga-serangga yang menyerang pasukan di bawah sana sudah sebesar seekor sapi dewasa!


Mereka terlihat seperti laba-laba. Tapi tubuh mereka bukan laba-laba, melainkan kumbang. Selain itu, seluruh tubuh mereka hitam. Meski tidak cepat dan lincah seperti versi kecilnya, mereka jauh lebih kuat dan keras. Tubuh mereka seperti cangkang tang sulit ditembus!


Gu Yuena merenung untuk beberapa saat. Pasukannya tidak bisa menangani serangga-serangga itu. Mereka memiliki api untuk dikendalikan, tapi tidak bisa menggunakan api untuk menghancurkan mereka. Yang kecil lebih merepotkan.


"Tidakkah kau menyerah?" Li Hua melihat Gu Yuena dengan mengejek.


Gu Yuena memandangnya sekali lagi, lalu sedikit tersenyum pahit. "Kau menang." Dia memiringkan kepalanya, "Tapi bukan berarti kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan dariku."


Gu Yuena menutup sayapnya dan jatuh ke bawah secara bebas. Serangga-serangga itu tidak dapat mengejarnya, melainkan kembali ke balik pakaian Li Hua. Li Hua segera mengejar Gu Yuena yang terjun ke bawah seperti orang bunuh diri itu.


Dia tidak yakin Gu Yuena akan menyerah begitu saja, apalagi bunuh diri. Gu Yuena pasti memiliki beberapa trik.


Tapi mereka sudah jauh lebih dari 100 meter, tapi Gu Yuena masih tidak membuka sayapnya. Dia masih jatuh bebas. Hingga 10 meter mendekat, lalu 5 meter dan jaraknya hampir habis.


Li Hua memelototkan matanya ketika melihat betapa gila Gu Yuena menjatuhkan diri sendiri dan menimpa salah satu serangga besar yang akan membunuh beberapa phoenix. Cambuknya diayunkan pada saat itu juga dan melilit serangga itu, lalu melemparnya ke atas dan menciptakan ledakan besar dari dalam tubuh serangga.


Ledakan itu menggema sangat keras. Tubuh serangga hancur berkeping-keping dan menjadi serpihan. Itu tidak memiliki darah, hanya hancur menjadi abu.


Sedangkan Gu Yuena jatuh dan mengalami benturan keras di tubuhnya sampai mengakibatkan retak dan lubang pada tanah. Tulangnya terasa akan patah dan dia memuntahkan darah. Tapi rasa senang terlihat di wajahnya.


Dia benar-benar gila!


Li Hua terguncang sesaat. Detik berikutnya, tatapannya semakin tajam. Dia dapat melihat tatapan mengejek dari mata Gu Yuena.


Gu Yuena telah menyatu dengan iblis hati. Secara otomatis pikirannya akan semakin gila dan ekstrim untuk meraih tujuannya dengan segala cara meski harus mengabaikan nyawanya sendiri. Tidak hanya Li Hua yang terguncang, Bai Youzhe dan Yang Xinyuan di langit sampai menghentikan pertarungan untuk sesaat dan nyaris mengejar Gu Yuena.


Kalau bukan keduanya tengah berkonflik dan saling menghalangi, mereka pasti sudah menangkap Gu Yuena atau menghantam Li Hua. Pada saat ini, Bai Youzhe semakin geram.


Gu Yuena baik-baik saja berkat sayap yang melindungi tubuhnya, tapi dia tidak bisa lepas dari luka berat. Tubuhnya dipenuhi luka dan berdarah. Dia berdiri dengan gemetar di kakinya, tapi tatapannya masih penuh dengan niat untuk bertarung.


Su Churan tidak dapat berkata-kata saat ini. Dia buru-buru pergi ke sisi Gu Yuena sambil menangani banyak penyihir dan serangga.


"Xiao Yuena, apa yang kau lakukan!" Su Churan histeris ketika melihat Gu Yuena terjun bebas dari ketinggian lebih dari 100 meter. Itu hanya bisa dikatakan sebagai bunuh diei!


Su Churan akan marah-marah jika ini di situasi lain. Tapi sekarang mereka sedang berperang. Dia hanya bisa menekan amarahnya terhadap kegilaan Gu Yuena dalam melepaskan diri dari Li Hua dan menariknya pergi.


"Seharusnya kau tahu caraku membunuh serangga itu." Gu Yuena berkata ketika Su Churan menariknya paksa.


Su Churan berdecak. "Apa kau mengatakan bahwa aku juga harus jatuh dari ketinggia lebih dari 100 meter?"


"Kekuatan jiwa dan elemen tidak bisa membunuhnya. Kau harus menggunakan senjatamu untuk melakukan serangan fisik terkuat dan kejutan spiritual untuk menghancurkannya. Eksperimenku berhasil." Gu Yuena menjelaskan serara singkat.


Su Churan diam untuk beberapa saat, lalu melihat ke arah Gu Yuena seolah mengatakan "kau sudah gila" beberapa kali. Sepertinya Gu Yuena tidak benar-benar menyayangi hidupnya.


"Ini perang. Tidak ada yang menyayangi kehidupan di tengah perang." Gu Yuena melepas pegangan tangan Su Churan. Tatapannya terlihat dingin.


"Seharusnya kau bersyukur masih bisa bertahan hidup." Su Churan mendengus. "Bai Youzhe mungkin akan memberimu hukuman."


Gu Yuena tersenyum kecut. "Itu kalau dia mampu."


Gu Yuena menghilang dengan keras kepala. Su Churan meringis kesal dan menggeram sampai ingin menghancurkan segalanya. Dia kesal pada wanita keras kepala itu!


Gu Yuena yang menyatu dengan iblis hati sangat menyebalkan!


Di medan perang, Gu Yuena mengangkat cambuknya sekali lagi untuk membunuh beberapa penyihir. Tanpa harus menggunakan seluruh kekuatannya, dia bisa menangani penyihirr tingkat rendah. Namun, ketika dia dihadapkan dengan penyihir tingkat 9, Gu Yuena terpaksa menghindari serangan dan sebisa mungkin menggunakan sedikit kekuatan spiritual untuk mempertahankan tubuhnyq agar tidak runtuh.


Jatuh dari langit adalah hal tergila yang pernah dia alami. Jika ini tubuhnya yang dulu, dia akan mengalami patah tulang dan tidak bisa bergerak seperti ketika berada di pegunungan iblis. Meski tubuhnya bergetar dan kesakitan, dia tetap bisa bertarung dengan darah yang mengalir di tubuhnya.


Gaunnya berwarna merah darah, menyamarkan darahnya secara penuh sehingga dia terlihat baik-baik saja. Wajahnya pucat, tapi juga dingin dengan sepasang mata merah dipenuhi semangat bertarung. Siapa pun akan menggeleng-geleng melihatnya. Tapi ikut campur Gu Yuena dalam pertempuran di medan perang membawa perubahan besar. Dia telah membunuh beberapa serangga besar dengan tubuh yang akan runtuh kapan saja.


Semakin semangat ia, kekuatan spiritualnya semakin melonjak habis-habisan. Regenerasinya berjalan, tapi tidak terlalu cepat. Menurutnya itu sudah cukup untuk menangani orang-orang kecil.


Tapi siapa pun tidak akan tahan melihat kegilaan itu. Su Churan menyerah, Yun Qiao dan Bai Youzhe sibuk dalam pertempuran dan tidak bisa dialihkan. Li Hua jadi memiliki banyak kesempatan.


Sayangnya, ketika Li Hua melangkah dan akan menangkap Gu Yuena, sosok Gu Yuena menghilang seolah tertelan bumi. Yang dia lihat, hanya ada sosok putih melintas seperti angin tipis dan menghilang dalam sekejap.


Li Hua menggeram marah!


Siapa yang membawa Gu Yuena pergi di bawah hidungnya!