
"tapi Rumi malu ma, pada keluarga mama dan papa pasti mereka akan mencibir kalian karena punya besan seorang narapidana "ucap Arumi semakin sendu
"kamu jangan fikirkan itu nak biarkan orang lain ingin berkata apa karena mereka tidak tau kebenarannya ,dan yang terpenting saat ini kalian bahagia dan kami pun ikut bahagia berangsur-angsur mereka akan melupakan semuanya dan insya Allah keluarga mama dan papa tidak akan pernah malakukan hal yang kamu fikirkan walaupun ada diantara mereka melakukan itu mama yakin mereka akan menyesal "ujar Bu Raidah menenangkan calon menantunya
"iya ma, terima kasih banyak karena mau menerima Arumi dan keluarga kami apa adanya "ucap Arumi lalu memeluk calon mertuanya dari samping
"iya sayang sama-sama "jawab Bu Raidah membalas pelukan Arumi
"apa semua sudah siap ?"tanya Ayumi memecah keheningan
"iya kami siap kak"jawab Nana
"ayo kita berangkat aja sekarang"ujar Ayumi
"Iya kak Ayo,kak Aurel dan kak Fatiyah katanya nyusul aja ke butik "ujar Nana
"oh...ya sudah kita nanti ketemu disana aja"jawab ayumi lalu berjalan keluar rumah di ikuti oleh yang lainnya
Setelah beberapa menit mereka kini telah sampai ditoko pakaian ayumi
Ayumi masuk kedalam toko pakaiannya sedangkan yang lainnya langsung menuju butik untuk melihat dan mencoba gaun pengantin dan baju seragam mereka
"assalamualaikum "ucap ayumi saat masuk kedalam toko
"waalaikumsalam "jawab mereka semua
"mbak Ayumi "ucap Denis saat melihat Ayumi
Denis sedang menyusun pakaian kedalam etalase
Yang lain pun ikut menoleh dan melihat Bos mereka
"bagaimana kabar kalian "ucap Ayumi
"Alhamdulillah sehat mbak " jawab mereka semua
"oh iya Nis, tolong ambilkan oleh-oleh yang ada di mobil lalu bagikan keteman- teman "ujar Ayumi dan menyodorkan kunci mobilnya pada Denis
Denis menghentikan kegiatannya lalu mendekati Ayumi dan mengambil kunci mobil milik Bosnya itu
Denis keluar dari dalam toko dan menuju parkiran dimana mobil Ayumi berada
Denis membuka pintu garasi mobil dan mengeluarkan beberapa kantong plastik
Denis meminta bantuan pak Fikar dan pak Karim untuk membantunya membawa kantong berisi oleh-oleh itu
Lalu mereka bertiga membawanya kedalam toko setelah Denis menutup kembali pintu mobil milik Ayumi
Sesampainya didalam toko mereka bertiga membagikannya pada semua karyawan Ayumi
"terima kasih banyak ya mbak oleh-olehnya "ucap Desi
"iya sama-sama, maaf cuma itu yang Mbak bisa bawakan "jawab Ayumi
"ini saja sudah terimakasih banget Mbak "sahut Zaskia dan diangguki oleh teman yang lain
"iya mbak ini enak banget "ucap Sulastri
Ayumi Hanya mengangguk dan tersenyum pada mereka semua
"mbak ini sisanya dibawa kesebelah ?"tanya Denis pada Ayumi
"iya Nis kamu bawa kesebelah dan bagikan pada teman-teman "ujar Ayumi
"iya Mbak "jawab Denis lalu mengajak pak Karim untuk membagikan oleh-oleh itu untuk karyawan Butik
Sedangkan pak ceking dan pak Fikar kembali kepos jaga mereka
Setelah selesai membagikan oleh-oleh itu mereka berdua kembali ketoko dan membawa sisanya yang masih ada
"mbak ini masih ada sisanya "ucap Denis
"oh..kamu bagikan saja sama anak-anak pemulung itu "ujar ayumi yang melihat ada beberapa anak pemulung yang sedang beristirahat didepan tokonya
Ayumi tidak pernah melarang anak-anak itu untuk sekedar beristirahat didepan tokonya
Yang penting bagi Ayumi mereka tidak membuat kotor atau merusak
Ayumi malah merasa senang karena mereka sering membantu membuang sampah atau memungut sampah-sampah yang berserakan didepan toko
Ayumi menghentikan kegiatannya dan memperhatikan Denis membagikan oleh-oleh itu
Anak-anak tersenyum bahagia mendapat makanan itu, Ayumi ikut tersenyum melihat senyuman mereka
betapa bahagianya mereka mendapatkan makanan yang tidak seberapa itu, tapi bagi mereka itu adalah hal yang sangat istimewa
Ayumi juga sering meminta istri bang Jaka dan pak ceking untuk membuat makanan lebih karena ingin membagikan pada anak-anak malang itu
karyawan Ayumi pun jadi sering juga melakukan hal seperti itu,jika mereka kelebihan makanan maka mereka akan membagikan pada anak-anak itu
Karena Ayumi pernah mengatakan pada mereka dari pada makanan itu jadi mubakzir lebih baik kita berbagi dengan mereka dan mendapatkan pahala yang membuat hidup kita menjadi lebih baik dana dipermudah
Itulah mengapa anak-anak malang itu sering singgah untuk beristirahat disana namun mereka terkadang tidak datang
Denis telah selesai membagikan makanan itu pada anak-anak pemulung itu dan kembali ke dalam toko
"sudah selesai mbak,dan mereka mengatakan terima kasih banyak semoga toko dan butik mbak Ayumi semakin sukses dan rezeki mbak Ayumi semakin belimpah dan penuh keberkahan serta mbak Ayumi selalu diberikan kesehatan "ucap Denis menyampaikan pesan anak-anak kecil itu
Hati Ayumi bergetar mendengar doa kebaikan yang diberikan oleh mereka padanya,mata Ayumi sampai berkaca-kaca
"Aamiin Allahumma Aamiin, semoga mereka juga selalu dilindungi oleh Allah SWT dan kalian juga selalu diberikan kesehatan dan rezeki "jawab Ayumi
"Aamiin "ucap mereka semua
Ayumi kembali menyelesaikan pekerjaannya mengecek hasil penjualan baik yang secara langsung maupun yang secara online
Ayumi juga mencatat apa saja stok barang jualannya yang habis lalu memesan pada toko langganannya yang ada di kota X
setelah selesai Ayumi pamit untuk kebutiknya untuk menemui keluarganya yang sedang Fiting baju
"Saya kebutik dulu ya
Oh iya kalian jangan lupa ambil baju seragamnya untuk dipakai nanti "ucap Ayumi pada mereka semua
"iya mbak "jawab mereka bersamaan
"oh iya yuda tolong panggilkan mbak Aisyah dan bu Komala "ucap Ayumi pada Yuda yang kebetulan sedang memperbaiki pakaian pada patung manekin
"iya Mbak "jawab yuda dan berlari kecil menuju dapur
Tak berselang beberapa saat Mbak Aisyah dan bu Komala datang
"iya saya mbak "ucap mbak Aisyah
Ayumi duduk di kursi panjang untuk pengunjung pakai saat menunggu pesanan mereka
Mbak Aisyah dan bu Komala pun ikut duduk disana
"bagini mbak saya ingin minta bantuan mbak Aisyah dan bu Komala untuk menangani makanan saat acara pernikahan nana nanti mbak Aisyah bisa memanggil Bu sukma dan bu Naima untuk membantu kalian dari pada saya memanggil orang lain yang tidak saya kenal dan membayar mereka mending saya tawari saja sama Mbak dan ibu,
Apa kalian bersedia ?!"ujar Ayumi menawarkan pekerjaan pada mereka karena Ayumi senang dengan masakan mbak Aisyah dan bu Komala
Masakan mereka cocok dilidah Ayumi dan keluarganya yang sering makan ditoko jika mereka banyak pekerjaan dan tidak sempat untuk makan diluar
Itulah yang membuat karyawan Ayumi merasa betah bekerja disana karena Ayumi tidak pernah membeda-bedakan mereka
"apa benar Mbak ?!"tanya Bu komala dengan mata yang berbinar-binar
"iya bu,apa ibu dan mbak Aisyah bersedia ?!" tanya Ayumi lagi
"iya mbak insyaallah kami bersedia,dan saya juga akan sampaikan pada Mbak Naima dan mbak Sukma "ucap Bu komala bersemangat
"Alhamdulillah, baiklah kalau begitu.
Saya kesebelah dulu ya bu mbak "ucap Ayumi lalu beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari toko menuju Butiknya
Sesampainya di dalam butik semua karyawannya mengucapkan terima kasih atas oleh-oleh yang diberikan
Ayumi mengangguk dan tersenyum menanggapi ucapan terima kasih dari karyawannya itu
Ayumi langsung naik kelantai dua dimana keluarganya berada
Setelah sampai dilantai dua Ayumi melihat kedua calon pengantin mencoba gaun pengantinnya
"maaf menunggu lama "ucap Ayumi saat sudah berada di dekat mereka