
Setelah makan malam Ayumi pamit pada ketiga temannya untuk ke toilet sebentar
"saya ke toilet dulu ya"ujar Ayumi
"iya mbak,apa mbak mau ditemani ?" tanya Nana
"nggak usah Na,biar mbak sendiri saja " ujar Ayumi lalu berdiri dari duduknya dan berjalan menuju ke toilet yang berada dekat dengan dapur
saat selesai dari toilet Ayumi sengaja berjalan keatas keruang kerjanya namun saat sampai didepan ruangannya Ayumi mendengar suara laki-laki dan perempuan yang sedang memadu kasih
Ayumi merasa geram karena ruang kerjanya bersama kedua sahabatnya dijadikan tempat mesum oleh karyawannya yang tidak bertanggung jawab
Ayumi segera menelpon menejer restorannya yang diberikannya kepercayaan
"Halo Assalamualaikum,mas Agung bisa datang ke restoran sekarang juga"ujar Ayumi penuh penekanan
"waalaikumsalam salam,mbak Ayumi,ada apa mbak?! sekarang saya sedang sakit "jawab Agung
"saya tidak menerima alasan apapun jika kamu sakit saya yang akan memeriksamu, jadi saya ingin kamu datang sekarang juga kerestoran saya menunggumu
Jika dalam waktu sepuluh menit kamu tidak ada ditempat ini maka kamu akan tau akibatnya " ujar Ayumi
Degg
Agung menjadi khawatir
karena salah satu BOSnya ada di restoran tanpa sepengetahuannya dan berbicara tidak seperti biasanya yang lemah lembut namun saat ini suara Ayumi terdengar sangat emosional
setelah selesai menelpon Ayumi berjalan kembali ke ruangannya dimana dua orang karyawannya berbuat mesum
Ayumi dapat mendengar suara mereka dengan jelas karena pintu ruangan itu hanya tertutup setengahnya mungkin mereka berfikir tidak akan ada orang yang akan datang kesana karena hanya agung yang sering masuk kesana untuk mengerjakan laporan akan tetapi saat ini agung tidak akan datang karena sedang sakit sudah seminggu ini dan mempercayakan Dito untuk mengawasi semua karyawan
Atumi bukanlah gadis polos yang tidak tau apa yang mereka lakukan didalam ruangannya
Ayumi masuk kedalam ruangannya secara diam-diam dan merekam perbuatan Mereka untuk dijadikan bukti
Ayumi hanya mengambil video syur mereka hanya sebentar saja karena Ayumi fikir hanya sekadar untuk dijadikan bukti
Ayumi keluar dari ruangan itu masih dengan mengendap-endap agar kedua orang itu tidak menyadari kehadirannya
tak berapa lama Agung datang dengan tergesa-gesa dan dengan wajah pucat
Ayumi mendengar langkah kaki menaiki tangga dia tau bahwa itu adalah Agung
Ayumi duduk disofa dekat tangga samping ruangannya
"mbak Ayumi " ujar Agung dengan nafas tersengal-sengal, Agung sangat takut dengan ancaman Ayumi
Diantara ketiga bosnya Ayumi memang yang paling bijaksana dan pengertian namun Ayumi juga yang paling tegas karena setiap ucapannya bukanlah isapan jempol belaka
"begini cara kerjamu gung,saya percayakan kepadamu sepenuhnya Restoran ini tapi apa yang saya dapat dengan se enak hatinya karyawan melakukan perbuatan menjijikan di ruang kerjaku" ujar Ayumi emosi
degg
"maafkan saya mbak sungguh saya tidak tau masalah ini" ujar agung gemetaran karena sebenarnya sudah berapa kali dia mendapatkan laporan dari karyawan yang lain tentang bperbuatan mesum bawahannya namun Agung selalu Abai karena Agung berfikir Bosnya tidak akan tau dan yang terpenting Restoran berjalan lancar dibawah pengawasannya
namun Agung salah saat ini Bosnya tau dengan sendirinya
Nana yang tadi mendapatkan pesan dari Ayumi mengajak Denis,pak Karim,Gina dan beberapa karyawan laki-laki untuk ikut dengannya untuk mencari Ayumi yang berada dilantai dua
Alasan Nana pada karyawan restoran itu bahwa Ayumi tersesat dan sedang sakit jadi kesulitan untuk berjalan turun
kini mereka bertujuh sudah berada ditangga lantai dua mereka dapat mendengar dengan jelas pembicaraan antara Ayumi dan Agung
Degg
keempat karyawan Ayumi saling pandang begitupun dengan Denis dan pak Karim
saat mereka sampai diatas mereka melihat Ayumi dan pak Agung berjalan kesebuah ruangan,dengan langkah tergesa Nana menyusul sahabat sekaligus bosnya itu
"mbak"panggil Nana menepuk pundak Ayumi
Ayumi hanya menoleh sebentar kepada Nana namun nana bisa melihat betapa murkanya bosnya itu
mereka bertujuh bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya
"pak Karim" panggil Ayumi
"iya mbak" ujar pak Karim lalu mendekati Ayumi
"pak Karim siapkan kamera kita sekarang akan nonton film Blue secara live" ujar Ayumi santai
"maksudnya mbak "tanya bpak Karim bingung
"ikuti saja perintah ku pak"ujar Ayumi tegas
"ba-baik mbak "jawab pak Karim gugup karena baru kali ini Pak karim melihat wajah Ayumi yang seperti bini begitupun dengan Nana ,Denis dan Agung
dan tanpa banyak tanya lagi pak Karim mengambil ponsel Ayumi yang disodorkan nya yang ternyata kameranya sudah on,pak Karim mengarahkan kameranya kearah dua orang yang sedang asyik berbagi keringat diatas karpet dalam ruangan itu
Agung dengan susah payahnya menelan ludah karena yang melakukan perbuatan-perbuatan tak senonoh itu adalah Adik sepupunya sendiri yang dimasukkan untuk bekerja dengannya
maka Dari itu dia mempercayakan restoran itu pada Dito karena Agung tidak Akan menyangka Dito akan melakukan perbuatan buruknya ditempat kerjanya itu
"wow kalian hebat ya"ujar Ayumi bertepuk tangan dengan keras membuat kedua pasangan mesum itu terkejut
Agung sudah melotot pada mereka namun entah melotot karena apa
apa sedang marah atau sedang menikmati tontonan live itu karena Ayumi sering mendapati agung menelan Saliva nya saat Ayumi buang muka
sedangkan Nana,Gina dan dewi sudah menutup matanya dengan kedua tangannya namun sesekali mereka mengintip dari sela-sela jarinya karena rasa penasaran mereka,ini baru pertama kali mereka melihat itu dan dengan secara langsung sekarang mereka melihatnya
"pakai pakaian kalian cepat kalau tidak saya akan menyeret kalian turun dengan tubuh bugil seperti itu " ujar Ayumi tegas
"siapa kamu yang berani memerintah kami dan juga membentak-bentak kami jadi pengunjung saja sudah sok-sokan "cibir Nita pada Ayumi dan memungut pakaiannya yang berserakan serta memakai pakaiannya secara Santai dia tidak peduli jika ada beberapa laki-laki yang sedang memandangnya
Ayumi yang mendengar itu hanya tersenyum Devil lalu menyuruh semua orang untuk keluar dari ruangan itu
Dito juga dengan tergesa-gesa memungut dan memakai pakaiannya
setelah merasa Ayumi dan yang lainnya keluar dari ruangan itu Agung mendekati keduanya
dan tanpa sepengetahuan mereka Ayumi masih berdiri didepan pintu bersama Nana yang sudah menyalakan perekam suara diponselnya
"B*d*h kalian berdua b*d*h, apalagi kamu Anita dia itu Bos pemilik restoran ini bukan pengunjung " ujar Agung geram pada Anita
Degg
Nita terkejut mendengar ucapan Agung ternyata yang dihina- hinanya tadi ternyata pemilik restoran tempatnya bekerja
"Bagaimana nasib Anak-anak dan istri kamu Dito bila mbak Ayumi memecatmu,apa kamu ingin menjadi pemulung lagi?"ujar Agung pada Dito
Dito terdiam mencerna ucapan Kakak sepupunya itu
"dan kamu nit, bagaimana nasib ibumu jika kamu dipecat dari restoran ini ,apa kamu ingin menjadi wanita panggilan lagi dan membuat penyakit jantung ibumu kambuh lagi?"ujar Agung penuh Emosi
"maafkan kami mas,kami tidak tahu kalau bos bakalan datang
lagian ini itu gara-gara kamu"ujar Dito menyalahkan Nita
"kok jadi saya sih,kan kamu yang rayu-rayu saya dengan janji setengah gaji kamu untuk saya "ujar nita tak mau kalah
"sudah sudah kenapa kalian malah bertengkar disini
kalian berdoa saja semoga mbak Ayumi bisa memaafkan kalian berdua dan tidak memecat kalian"ujar Agung pada kedua bawahannya ini
"iya mas " ujar mereka berdua
"ayo sekarang kita turun jangan sampai Bos lama menunggu kita
dan semoga mbak Ayumi bisa luluh hatinya mumpung dia sedang sendirian " ujar agung dan keduanya mengangguk
Ayumi dan Nana yang sedari tadi menguping segera pergi dari tempat itu sebelum mereka katahuan
"sekarang ketiga orang itu mau diapakan mbak?" tanya Nana
"kita lihat saja nanti Na kita mau apakan!"ujar Ayumi tersenyum menyeringai