
Lusa adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh para suami yaitu memberikan kejutan untuk istri-istri tercinta mereka
kini mereka semua berkumpul dirumah Ayumi
sepulang sholat Jumat para suami mengajak istri mereka berkumpul di rumah Ayumi karena kebetulan Fatiyah dan Aurel mendapatkan sift malam kemarin jadi hari ini mereka pulang jam 9 pagi dan esok harinya mereka libur karena mereka beberapa hari yang lalu mereka lembur dan dua hari kedepan mereka mendapatkan libur
sedangkan Ayumi memang setiap hari Jumat dia tidak keruko maupun kebutik karena suaminya akan pulang untuk sholat Jum'at dan makan siang dirumah.
Nana pun melakukan hal yang sama karena permintaan Ayumi
Sedangkan Arumi tetap ada dirumah karena semenjak sudah menikah Arumi mengambil kuliah dihari sabtu dan Minggu saja karena suaminya tidak bekerja diakhir pekan seperti itu, Bayu juga tidak ingin melepaskan istrinya untuk berangkat kekota sendirian karena Bayu takut kejadian yang lalu terulang kembali
jika istri mengikuti kuliah bayu akan berada di kafenya yang berseberangan dengan kampus Arumi.
Arumi dan lainnya baru tau ternyata cafe viral yang ada didekat kampus Arumi ternyata milik bayu dan dua orang adik sepupunya, Bayu dan kedua adik sepupunya merintis usaha tersebut dengan patungan modal namun Bayu yang menanam modal paing banyak namun mereka bagi rata penghasilan yang mereka dapatkan.
Bayu juga mempercayakan kafe itu kepada kedua Adik sepupunya itu,diakan datang sekali sebulan sebelum dimenikah namun setelah menikah Bayu lebih sering datang kekafeny itu karena bayu sedang menunggu istrinya kuliah
"eh besok kan ulang tahunmu yum, bagaimana kalau kita merayakannya di rumah Oma dikota "ucap satria
"apaan sih masa merayakan ulang tahunku saja harus pergi jauh-jauh,kan disini juga bisa"ujar Ayumi memanyunkan bibirnya
"sesekali dong sayang kita ajak semuanya kekota untuk merayakan ulang tahunmu"ujar Riki membujuk istrinya
"maksudnya apa mas? anak-anak siapa?"tanya ayumi memandang wajah tampan suaminya itu
"karyawanmu juga butuh refreshing Yum,jadi lebih baik kita ajak mereka saja semua kita pesankan hotel jika rumah Oma tidak muat"ujar Riki antusias dan mengharapkan izin dari sang istri
Ayumi lama mencerna ucapan suaminya
"apa maksud mas karyawan yang di butik dan di toko mas?!"tanya Ayumi masih ekspresi cangonya
"iya karyawan mana lagi sayang "jawab Riki
"tapi kalau mereka semua pergi, bagaimana dengan ruko dan butik siapa yang akan menjaganya bang"sahut Ayumi karena meresa sayang pesanan orang-orang ditolakku
"iya Rum kamu juga harus membawa karyawanmu sesekali untuk jalan-jalan biar mereka itu makin Betah mereka bekerja sama kamu"ucap satria
Ayumi hanya diam tidak menanggapi ucapan satria
"besok pagi kita berangkat kekota ya,kita rayakan ulang tahun Ayumi di rumah oma, kalau ada karyawan ayumi ada yang mau ikut ya tidak apa-apa "ujar Azlan
"kenapa harus Kekota sih kak,kan disini kita juga bisa merayakannya "protes Ayumi
nggak apa-apa sih yum, sekali-kali,apa lagi mereka akan mentraktir kita,jadi Kita bisa dong sesekali bermanja-manja dan minta dibelikan apa saja dan jalan kemana saja"sahut Fatiyah antusias karena dikepalanya sudah banyak rencananya yang tersusun
dia akan mendatangi tempat-tempat yang menyenangkan untuk pertama kalinya bersama suami tercinta
tak Terasa hari sudah mulai sore dan mereka semua memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing karena ingin menyimpan keperluan mereka untuk berangkat besok kekota seperti apa yang mereka sepakati bersama
"mas kenapa sih harus Rayakan ulang tahunku di kota disini juga kan bisa mas"ucap Ayumi pada suaminya saat mereka sudah berada di dalam kamar setelah makan malam dan shalat isya berjamaah
" tidak apa-apa sayang sekali-kali"jawab Riki mengelus lengan istrinya dengan Sayang
"tapi kan mas......"ucapan Ayumi belum selesai langsung dipotong oleh Riki
"sudah Sayang Kamu jangan terlalu pikirkan, sekarang kita tidur yuk sudah larut malam "sahut Riki mencium kening istrinya lalu merebahkan tubuh mereka
Riki memeluk tubuh istrinya posesif seakan Takut Ayumi pergi meninggalkannya
...****************...
keesokan paginya Ayumi Sudah banyak mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari semua keluarganya
sengaja mereka tidak memberikan ucapan selamat ulang tahun saat jam 12 malam tadi karena mereka tidak ingin istirahat mereka semua terganggu karena mereka akan melakukan perjalanan jauh pagi ini jadi mereka membutuhkan istirahat yang cukup
"kalian semua sudah siap kan?"tanya Azlan pada semuanya
"sudah dong,kita berangkat setelah sarapan "Jawab Riki penuh semangat
Ayumi mengerutkan keningnya saat melihat suaminya itu sangat bersemangat sekali
"kenapa mas Riki begitu bersemangat ya"tanya Ayumi dalam hatinya
"eh kok malah bengong sih Yum,ayo kita sarapan "ucap Aurel menepuk pundak sahabatnya itu
"eh iya rel ada apa?!"tanya Ayumi tersadar dari lamunannya
"ayo Sarapan "Jawab Aurel dan diangguki oleh Ayumi
setelah mereka sarapan Bu Ayudia dan keluarga Riki datang dan siap berangkat
"oma, opa "teriak Arisha saat melihat Bu Hanim dan pak Aditya berjalan masuk kerumah mereka
"eh sayang jangan lari-lari nanti kamu jatuh "ujar Bu Hanim saat melihat cucunya berlari kearahnya
"oma zama opa itut juda zama tita?"tanya Arisha pada Bu Hanim
"iya sayang kita semua ikut "jawab bu Hanim mencium pipi tembem cucunya itu
"wah pasti zelu zemuana itut,oma dottel juda itut tan?"Tanya Arisha dengan lidah cadelnya
"iya dong sayang oma juga pasti ikut "Jawab Bu Ayudia lalu mencium gemas pipi cucunya itu sehingga Arisha tergelak karena merasa geli
mereka berangkat kekota dengan tiga mobil azka dan satria beserta istri-istri mereka ikut dalam mobil azlan yang memang sedikit agak besar jadi muat untuk mereka
sedangkan dimobil Riki dan Ayumi disana ada Bayu, Arumi, Bu Ayudia dan Bu mimin ibunya Nana juga Arisha
dan Dimobil Rafa ada Pak Aditya, Bu Hanim,Rana juga Abian yang ikut bersama mereka karena mobil Ayahnya sudah tidak muat
setelah beberapa jam perjalanan kini mereka telah sampai di mansion oma Shintya
mereka semua turun dari atas mobil mereka dan masuk kedalam rumah mewah itu
"pak Adaaammm"teriak Fatiyah dan Aurel pada security dirumah itu
"eh neng tiyah neg aurel,makin cantik aja "sahut pak Adam
"iya dong pak,pak adam juga makin ganteng aja kumisnya juga makin menggoda "ujar Fatiyah menggoda pak Adam
"ah neng tiyah mah bikin bapak malu aja "sahut pak adam dengan gaya lebaynya dan itu membuat mereka semua tertawa
Azlan yang melihat tingkah istrinya hanya geleng-geleng kepala karena dia sudah sangat tau bagaimana istri ajaibnya itu begitu pun dengan Satria
"ah pak adam mukanya merah semerah tomat busuk "ujar Aurel dan mereka kembali tergelak mendengar ucapan abstrud Aurel
"ihhh neng Aurel mah kalau tomat busuk langsung penyot dong"sahut pak Adam
"sudah sudah kalian ini kalau sudah ketemu,ayo masuk kasian Bu Hanim dan pak Aditya sudah kepanasan "ujar Bu Ayudia melerai mereka
"maaf nyonya besar"ucap pak Adam pada Bu Ayudia
"tidak apa-apa pak adam, silahkan lanjutkan pekerjaannya "sahut Bu Ayudia
"baik nyonya Besar "jawab pak adam dan kembali kepos jaganya
"bye bye pak Adam, selamat bertugas ya"ucap Aurel dan Fatiyah melambaikan tangannya pada pak Adam dan pak Adam membalas lambaian tangan mereka
Bu Hanim dan pak Aditya berdecak kagum melihat rumah besar itu begitu juga dengan Rana
namun beda dengan Rafa yang memang pernah datang kemansion itu walaupun hanya sekali
"ayo mah pah kita masuk"ujar Ayumi mengajak kedua mertuanya untuk masuk ke rumah besar Omanya
"iya sayang "jawab Bu Hanim dan melangkah masuk kedalam rumah sambil menggandeng tangan Rana yang masih terbengong-bengong
"Ayo jeng silahkan duduk dulu atau sekalian kekamar aja biar bisa langsung istirahat "ujar Bu Ayudia mempersilahkan besannya
"Abian langsung bawa kekamarnya saja Raf"ucap Ayumi pada Rafa
"Ayo Raf Antar anak-anak kekamarnya kita tidurkan mereka dikamarnya "ucap Riki yang menggendong Arisha yang masih tertidur
Rafa mengikuti langkah kakaknya itu menaiki anak tangga menuju kamar yang biasa ditempati anak-anaknya saat mereka datang kekota
Bu Ayudia menunjukkan kamar tamu untuk ditempati oleh besannya beristirahat
sedangkan ayumi mengantarkan Rana kelantai dua menuju kamar Aurel dulu sering tempati
"wah kak rumah ini besar sekali,apa ini rumah kakak?"tanya Rana pada Ayumi sambil mengedarkan pandangannya memperhatikan semua interior rumah itu
"ini Rumahnya oma mamanya umah"jawab Ayumi
"kamu istirahat aja ya disini "ucap Ayumi setelah membuka pintu kamar untuk adik iparnya itu
"iya kak, makasih ya"jawab Rana lalu mesuk kedalam kamar itu