Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 167 ucapan adalah doa



"maafkan Babah nak maafkan, tolong berilah Saya kesempatan saya berjanji akan berubah


audi kembalilah kepadaku saya mohon " pak Umar berlutut dikaki Bu Ayudia


"hahhhhh,begini nih kalau otaknya sudah dangkal dan tua karena sudah mulai pikun" ucap Ayumi yang lain menahan tawanya mendengar ucapan Ayumi yang secara tidak langsung mengatakan ayah kandungnya b*d*h


"ibu ku sudah nikah dan sekarang ibuku sedang hamil jadi kamu tidak pernah punya kesempatan untuk kembali bersama ibuku, paham kamu!?" Ayumi semakin emosi


semuanya melotot mendengar ucapan ayumi termasuk Bu Ayudia dan pak marvel namun dalam hati mereka berdua mengucapkan Aamiin


setelah pak umar pergi mereka akhirnya melanjutkan acara liburan mereka ke pantai


anak-anak sangat senang karena akhirnya mereka sampai juga dipantai


mereka berlarian di tepi pantai dengan gelak tawa bahagia mereka


"mas saya mau es kelapa muda tapi harus baru dipetik pasti rasanya sangat manis dan segar "ucap Bu Ayudia pada suaminya


"iya sayang tunggu ya mas belikan dulu" jawab pak Marvel


"saya ikut ya mas biar langsung makan disana aja"ucap bu Ayudia


"ya sudah ayo "jawab pak marvel, setelah berpamitan pada anak-anaknya Bu Ayudia dan pak marvel berjalan menyusuri pantai mencari perjual es kelapa muda


setelah jauh berjalan dari tempat keluarganya berada akhirnya mereka menemukan penjual es kelapa muda


sepasang suami istri berjualan es kelapa muda


"mau beli apa mas mbak ?!"tanya penjual pria pada Bu Ayudia dan pak marvel


"ini bu katanya mau makan es kelapa muda tapi kelapanya harus dipetik langsung "jawab pak Marvel mengutarakan keinginan istrinya itu


"oh begitu ya, yasudah pak ambilin gih kelapa mudanya yang baru dipetik "suruh istri dari penjual es kelapa muda itu pada suaminya


"oh yasudah,tunggu ya mas mbak saya ambil dulu kelapanya"ucap bapak itu lalu bangkit berjalan mendekati pohon kelapa yang ada tak jauh dari warung bapak itu


Marvel terus memperhatikan bapak itu dan Marvel Marasa takjub saat melihat bapak penjual es kelapa muda itu saat memanjat pohon kelapa dengan cepat


"mas saya mau kamu yang ambil kelapanya " ucap Bu Ayudia


"ahkhh" pak marvel terkejut mendengar ucapan istrinya


"mau ya mad?!" Bu Ayudia semakin merajuk


"tapi sayang mas mana bisa manjat-manjat kayak gitu " jawab pak marvel memberikan pengertian kepada istrinya itu


"Bapak itu aja bisa mas, padahal usianya lebih tua dari kamu" ucap Bu Ayudia lagi


"itu kan sudah pekerjaannya sayang,mana bisa mas seperti itu"jawab Pak Marvel


wajah Bu Ayudia merenggut kesal, Bu Ayudia juga sebenarnya heran dengan dirinya yang akhir-akhir ini gampang emosi dan perasaannya selalu kesal jika ada keinginannya yang tidak terpenuhi


"ya sudah kalau tidak mau"ucap Bu Ayudia manyun


"bukannya tidak mau sayang tapi kan mas memang tidak tau caranya manjat-manjat pohon kelapa " jawab pak marvel bingung sekarang dia sudah mengerti dari mana sikap keras kepala kedua anak sambungnya ternyata dari ibunya


tak berapa lama bapak penjual es kelapa muda itu telah selesai mengeksekusi buah kelapa yang diambilnya


"ini mas mbak" ucap sepasang suami-isteri itu


"sabar ya mas menghadapi istri yang lagi ngidam itu memang ribet kita nggak tau apa maunya,maunya pun biasanya aneh-aneh "ucap pak Ujang penjual es kelapa muda itu


Marvel melongo mendengar ucapan bapak itu


"apa benar istriku sedang hamil !?" tanya pak Marvel dalam hatinya


"ya Allah semoga ucapan bapak itu benar,akhh di aamiin kan saja dulu siapa tau kenyataan " ucapnya lagi membatin dan terus menatap wajah istrinya yang sedang asyik menikmati es kelapa mudanya


"mas nggak suka kelapa mudanya "tanya Bu Ayudia membuyarkan lamunan suaminya itu


"suka kok sayang "jawab pak Marvel


"ya sudah dimakan kalau suka jangan diliatin aja "ucap Bu Ayudia meletakkan gelasnya yang sudah kosong diatas meja


pak marvel menikmati es kelapa mudanya yang membuat tenggorokannya menjadi segar


pak marvel yang sedang asyik menikmati es kelapa mudanya tidak melihat istrinya pergi


setelah es kelapanya habis pak Marvel mendongakkan kepalanya dan tidak mendapati istrinya yang tadi duduk didepannya


"loh istri saya kemana ya bu!?" tanya Marvel pada penjual es kelapa itu


"oh tadi mbaknya kesebelah situ mas master "jawab bu puspa istri penjual es kelapa itu


Marvel pun mengedarkan pandangannya dan dan dapat melihat istrinya sedang berdiri didepan gerai penjual bakso bakar, Marvel menyerahkan uang kertas berwarna merah pada kedua pasutri itu


"apa tidak ada uang pasnya mas master soalnya uang kembalian kami belum cukup"ucap Bu Puspa


"tidak usah dikasih kembali pak bu itu rezeki untuk kalian dan anggap sebagai ucapan terima kasih juga soalnya sudah mau menuruti keinginan isteri saya" jawab Marvel tersenyum


"Alhamdulillah, terima kasih banyak ya mas master semoga istri dan anaknya sehat selalu dan diberi rezeki yang berkah "jawab pak Ujang merasa senang


"iya pak Aamiin, terimakasih banyak ya pak bu doanya.kalau begitu saya pamit dulu pak bu mari " ucap Marvel berpamitan lalu berjalan mendekati istrinya yang sedang asyik menunggu pesanan bakso bakar nya


sesampainya disamping istrinya Marvel langsung merangkul pundak istrinya namun karena terkejut Ayudia mengunci tangan Marvel yang ada dipundaknya dan siap membanting Marvel namun Marvel segera bersuara


"sayang ini saya" ucap marvel


"ish..mas bikin kaget saja" jawab Ayudia mengerucutkan bibirnya


"ufhhh hampir saja saya di banting " ucap Marvel terkekeh


penjual bakso bakar itu pun tersenyum mendengar ucapan Marvel karena dia juga dapat melihat pergerakan Ayudia yang siap membanting orang yang merangkulnya tiba-tiba


"wah hebat ni ibu,sikap waspada nya sangat tinggi "ucap penjual bakso bakar itu dalam hatinya


"masih lama nggak mas!? seharusnya itu mas nyiapin bangku untuk kita duduk kalau lagi nunggu biar kaki nggak capek berdiri"ucap Ayudia protes pada penjual bakso bakar itu


"iya mbak ini sudah selesai kok"jawabnya sambil menyodorkan bakso bakar pesanan Ayudia


"ini mas utangnya "Ayudia menyodorkan uang biru pada penjual bakso bakar itu lalu berlalu dari tempat itu Tanpa peduli pada suaminya


"eh mbak ini kembaliannya " ucap penjual bakso bakar itu pada Ayudia namun Ayudia terus saja berjalan


"Ambil saja mas"ucap Marvel


"makasih ya master "jawabnya


" ya Allah alhamdulillahirabbil alaamiin ,orang seperti itu baik banget "ucap penjual bakso bakar itu menatap punggung Marvel yang makin menjauh


setelah Capek berkeliling dan membeli beberapa jajanan Ayudia dan Marvel kembali ketempat dimana anak dan cucu mereka berada


sore menjelang mereka semua pulang kerumah Dengan perasaan senang walaupun pagi tadi sempat emosi karena kedatangan tamu tak di undang.


Namun Marvel masih saja pusing karena istrinya masih saja ngambek dan terus mendiaminya


mereka menyempatkan diri untuk sholat Maghrib dimesjid terdekat saat perjalanan pulang mereka juga singgah disebuah rumah makan Padang sesuai keinginan Ayudia makan malam dengan dendeng balado


semua mengernyitkan dahi saat melihat Ayudia makan seperti orang kalap karena tidak seperti biasanya


"pa, sebaiknya papa belikan umah tespack deh soalnya tingkah umah sangat aneh seperti saat istri saya ngidam dia itu seperti orang kesurupan maunya makan terus"ucap azlan berbisik pada papanya itu karena curiga pada ibunya


"ahhh,apa benar!?"tanya Marvel sedikit terkejut karena sedari tadi orang mengatakan jika Istrinya itu sedang ngidam


"kamu kenapa mas!?"tanya Ayudia mendengar teriakkan suaminya walaupun hanya sedikit tertahan


"oh tidak apa-apa Sayang,saya cuma terkejut mendengar cerita azlan"jawab Marvel sekenanya


Azlan memutar bola matanya malas


"kalau begitu kamu beliin papa ya kalau kita sudah sampai rumah"ucap Marvel berbisik pada azlan


"oke pa siap"jawab azlan


setelah selesai makan mereka pun pulang karena anak-anak mereka sudah mengantuk dan mungkin saja mereka merasa sangat lelah


sesampainya dirumah seperti yang disuruhkan oleh Marvel azlan ke apotek untuk membeli sebuah tespack