Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 87



Beberapa haripun berlalu keanu dan kinara yang semakin dekat dengan Arisha dan abian sering tidak ingin ikut dengan kedua orangtuanya untuk ketoko jadi Bu Fatimah dan pak fatur yang bergantian menjaga mereka saat bermain dengan Arisha dan abian


Maryam dan Fadlan sangat senang kerena anak-anaknya jadi sangat dekat dengan neneknya dan mereka bekerja tanpa merasa khawatir lagi jika Anak-anaknya tidak terurus


🌷Flashback off 🌷


Hari ini Ayumi dan keluarganya akan pulang kedesa bukit makmur karena mereka akan segera mempersiapkan acara pesta pernikahan Azka dan Nina juga Bayu dan Arumi


"Bu dua Minggu akan datang kalian semua ke desa makmur jaya ya nanti ada sopir yang akan menjemput kalian"ucap azlan pad mertuanya


"memangnya kami kenapa harus kesana nak?"tanya Bu Fatimah pada menantunya itu


"azka adik saya dan Nana akan menikah begitu pun dengan Arumi juga akan menikah jadi saya dan Fatiyah juga akan ikut resepsi mereka biar warga desa makmur jaya tau jika kami sudah menikah "ujar Azlan pak Fatur dan Bu Fatimah manggut-manggut mendengar ucapan menantunya


"baiklah nak kami akan datang kesana"jawab pak Fatur dan di iyakan oleh istrinya


"dek kalian berdua bisa nggak minta cuti nanti, nggak seru nggak ada kalian "ujar Fatiyah pada kedua adiknya


"insyaallah kak kami usahakan ya "jawab Fadhil dan diangguki Kembarannya Fadhillah


"Yum, anak-anak sudah siap?"tanya Azlan


"sudah kak"jawab Ayumi cepat


"ya sudah kalau begitu ayo kita berangkat "ujar Azlan


"pak bu,kami berangkat dulu ya"pamit Azlan pada kedua mertuanya lalu menyalami keduanya juga kedua adik kembar istrinya


Fadlan dan Maryam hari ini belum berangkat ketoko karena mereka juga ingin mengantarkan adik dan keluarga baru mereka yang sudah berbaik hati memberikan kehidupan yang jauh lebih baik untuk mereka dan keluarganya


Fatiyah sudah menangis dipelukan ibunya


"eh kamu ini sudah punya suami masih saja cengeng "ucap ibu Fatimah menggoda putrinya itu namun Air matanya juga menetes tak terbendung


"ish ibu apaan sih,kan Fatiyah akan meninggalkan ibu dan bapak lagi


Hiks hiks hiks"jawab Fatiyah dengan isakan tangisannya


"Sudah sudah jangan nangis lagi tuh ponakan-ponakan kamu Heran liat kamu nangis-nangis kayak gini "ucap ibu Fatimah


Fatiyah menoleh pada ke empat ponakanya benar saja mereka menatap Fatiyah dengan wajah penuh tanda tanya


"Bibu tot Bibu nyanyis,tan icha itut cedih hiks hiks "ucap Arisha lalu mendekati Fatiyah dan memeluknya


Kinara juga ikut merangkak mendekati Fatiyah lalu naik kepangkuan bibi kesayangan mereka


"Bubu no nyis"ucap Kinara sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan matanya juga berkaca-kaca


"Bubu nanan nyis tata dandi nda atan tatal"keanu juga ikut bersuara entah sejak kapan anak sulung kakaknya itu sudah ada didekat Fatiyah


"iya Bibu janji nggak akan nangis lagi hiks hiks "jawab Fatiyah namun masih terisak lalu menyeka Air matanya dengan punggung tangannya


"oteh"jawab Keanu lalu mendekati Abian yang hanya diam saja


"Apang bibi nanan panen ya banti lelat"ucap Keanu pada Abian karena melihat abian hanya diam saja


Orang-orang dewasa mengernyitkan keningnya mendengar ucapan keanu


"kean juga jangan kangen ya pada kakak nanti kean tidak mampu karena berat"jawab abian menanggapi ucapan bayi tampan itu


"ehmm,ten nda atan nanen tatut lelat"ucap keanu lagi


"iya kamu benar jangan kengen cukup dilan saja yang kangen kerena berat"jawab abian dan diangguki oleh keanu


yang mendengar percakapan mereka pun tertawa terbahak-bahak


Entah dimana keanu mendengar ucapan itu


"apang atuh lelan pama wowang pesal memapa meleta cuka telali teltawa pesal?"ucap keanu mengernyitkan keningnya menatap semuanya yang sedang tertawa


"mereka sedang bahagia dek jadi mereka tertawa "jawab abian seadanya


"ehmm...pati padi meleta menyanyis telalang meleta peltawa,atuh badi binun tendili dadina"ucap kaeanu lagi kali ini dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan tingkahnya itu membuat mereka semua semakin tertawa


Fadlan dan Maryam merasa senang karena anak-anaknya sekarang bebas mengekpresikan pendapat mereka karena tidak akan ada yang membentak dan memarahi mereka


Disini semua sayang pada anak-anaknya


"dari mana kamu dapat kata-kata itu sayang "ucap Ayumi pada bayi laki-laki anak kakak iparnya itu


lalu menyembur perut keanu dan terdengar suara gelak tawanya Kinara tak mau ketinggalan dia menggunakan dengkulnya berjalan mendekati Ayumi karena ingin diperlakukan seperti kakaknya


Ayumi dengan senang hati melakukan itu pada bayi cantik itu


"pumpun unda pumpun"ucap kinara masih tergelak karena merasa geli


Ayumi menghentikan aksinya itu


"kami berangkat ya bu,takut nanti kami Kemalaman dijalan


Kak Fadlan,kak maryam Yumi titip toko ya,kalau ada apa-apa atau stok barang habis kalian langsung telpon yumi ya"ucap Ayumi kepada kedua suami istri itu


"iya Yum, insyaallah kami akan Amanah


Terima kasih banyak karena sudah percaya kepada kami dan terimakasih telah banyak membantu keluarga kami


"jawab Fadlan dengan mata berkaca-kaca


Ayumi dan Azlan adalah malaikat tak bersayap untuk keluarga kecilnya, karena mereka berdua membuatnya bisa keluar dari cengkeraman keluarga istrinya yang rada-rada stres


"Sama-sama kak kita keluarga memang harus saling membantu "ucap Ayumi


Fadlan dan Maryam sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga baik itu dan mereka berjanji akan tetap menjaga kepercayaan Ayumi dan Azlan kepada mereka


Kini mereka semua sudah berada diatas mobil mereka


azlan duduk didepan kemudi dan Fatiyah duduk disampingnya


sedangkan Ayumi dan anak-anak duduk dikursi penumpang bagian tengah bersama anak-anak


Dan Nana juga Arumi dan Aurel duduk dibagian belakang


Mereka melambaikan tangan setelah mobil mulai dijalankan oleh azlan


Keanu dan Kinara menangis sesenggukan karena tidak rela kedua kakaknya pergi walaupun mereka baru saling kenal beberapa hari ini


Begitupun dengan abian dan Arisha rasanya mereka tidak rela meninggalkan kedua adiknya itu


"sudah Sayang nanti kita akan bertemu lagi dengan baby keanu juga baby Kinara


Dua Minggu lagi mereka akan berkunjung kedesa Kita "ujar Ayumi memberikan pengertian kepada kedua anaknya agar mereka tidak terlalu merasa sedih


"benaltah dunda?dunda cedang pidat belbolon tan dada icha"ucap Arisha menatap wajah ibunya seakan mencari kebohongan dimata ibunya itu namun tidak menemukannya dan akhirnya Arisha tetdiam


"benar sayang kapan bunda pernah berbohong pada kalian, berbohong kan berdosa"jawab Ayumi dengan senyuman manisnya


"ehm...tita pidat boyeh belbolon banti belbosa"ucap Arisha penuh penekanan


Ayumi menarik bibirnya sedangkan yang lainnya sudah menahan tawanya takut Nanti Arisha kembali sedih


"Abang kok diam saja sih sayang, nanti kan kita bisa video call dengan baby keanu dan Kinara !?"ucap Ayumi mengelus kepala putranya itu


"benarkah bunda ?apakah papa fadlan dan mama Maryam tidak akan marah?"tanya abian antusias


"benar sayang,kenapa mama dan papa mesti marah mereka pasti sangat senang terlebih baby keanu dan Kinara mereka pasti sangat senang abangnya menelponnya "jawab ayumi lembut


"bunda setelah kita sampai rumah kita video call dengan baby keanu dan Kinara ya soalnya Abang juga sudah kangen "ucap abian


"loh abang lupa tadi baby kean berpesan kan sama Abang kata baby kean


Abang jangan kangae nanti berat"ujar Ayumi


"iya bunda abian ingat"jawab abian


"Nah sekarang abang dan adek istirahat ya soalnya perjalanan kita masih jauh ssyany


"iya bunda "jawab Abian


Abian merebahkan kepalanya dipaha Ayumu begitu juga dengan aarisha


Ayumi yang berada ditengah hanya diam namun tetap mengelus kepala kedua anaknya