Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 73



Bibu ada di halaman belakang papa" jawab Abian


"papa bisa minta tolong tidak sayang untuk memanggil bibu?"tanya Azlan pada Abian


"bisa papa,ayo dek kita panggil bibu"ujar Abian pada adiknya dan berlari kearah belakang untuk mencari Nana


Anak-anak Riki memang memanggil semua saudara angkat Ayumi dengan panggilan yang mereka inginkan dan semuanya pun tidak keberatan


Anak-anak Riki merasa bahagia karena bisa merasakan banyaknya kasih sayang dari seorang ibu yang dulu mereka tidak pernah rasakan dan sekarang mereka merasakan banyaknya kasih sayang dari seorang bunda,Mama,mami dan Bibu mereka bangga karena mereka memiliki banyak ibu dan Ayah


Nana berjalan gontai kearah azlan


"makasih ya sayang ,sekarang kalian istirahat dikamar Bunda ya nak"ujar Azlan lembut kepada kedua bocah kesayangan mereka itu


"tapi papa cari bunda,mama dan mami ya "jawab Abian


"iya sayang, papa akan cari mereka sekarang kalian berdua tidur siang dulu ya ditemani aunty Rana "ujar azlan


Rana yang mengerti situasi segera membawa kedua ponakannya itu kekamar Ayumi dirumah itu


Setelah anak-anak sudah pergi


Riki mulai bertanya kepada Azlan sedangkan Bayu memilih mengantarkan orang tuanya kerumah Azlan untuk beristirahat


Azlan sudah menghubungi banak buahnya untuk mengambilkan koper keluarga bayu yang tertinggal di tempat bayu


Beruntungnya Mereka tidak mengeluarkan pakaian mereka dari dalam koper sehingga memudahkan anak buah Azlan untuk mengambil dna dan membawanya berumah bos nya itu begitu pun dengan Bayu mereka hanya mengambil pakaian bayu yang ada di jemuran karena mereka takut masuk ke kamar pribadi bayu


Sedangkan keluarganya menyimpan koper mereka diruang keluarga karena Bayu hanya memiliki satu kamar ditempat tinggalnya jadi keluarga yang hadir semalam tidur di ruang tamu dan ruang keluarga


Kecuali papa dan mama bayu,bayu biarkan mereka tidur dikamarnya


Kini anak buah Azlan membawakan koper mereka sebelumnya bayu meminta tolong pada azlan untuk mengambilkan koper keluarganya


Setelah bayu mengantarkan keluarganya kerumah azlan,bayu kembali kerumah Bu Ayudia karena penasaran dengan apa yang terjadi


Sedangkan keluarga Riki memilih pulang kerumah mereka


Mereka tidak membawa Abian dan Arisha pulang takutnya saat terbangun nanti mereka pasti mencari Ayumi ataupun Riki


Orang tua Aurel memilih istirahat dirumah Bu Ayudia karena mereka ingin jika ada perkembangan dengan keadaan Arumi mereka bisa langsung tau


"mas tau kemana Ayumi dan yang lainnya pergi?"tanya Riki yang mencemaskan istrinya


"kita tunggu satria dan azka datang "jawab Azlan


Tak berselang beberapa lama orang yang mereka tunggu pun datang


Azka masuk kedalam rumah setelah mengucapkan salam dan langsung duduk disamping calon istrinya siapa lagi jika bukan Nana


Satria menyusul kemudian dengan membawa laptop ditangannya


"bagaimana sudah siap semuanya ?"tanya Azlan


"sudah kak ini laptopnya "jawab satria


Azlan menerima laptop yang diberikan oleh Satria lalu azlan mengaktifkannya dan mengotak atiknya sebentar setelah itu muncullah beberapa denah lokasi yang menampilkan lampu merah berkedip-kedip


Saat mereka asyik memperhatikan lokasi yang terdapat pada komputer itu yang terus bergerak kearah luar kota yang lumayan sedikit jauh tiba-tiba saja Nana berteriak


Dan membuat mereka terkejut


"mas, saya kehilangan signal mereka hiks hiks"ujar Nana sambil menangis


Azka merebut ponsel yang sedari tadi calon istrinya itu lihat


"apa maksud kamu sih Na?"ujar Azka


"ini mas,saya itu diperintahkan oleh kak Ayumi untuk memperhatikan signal mereka katanya jika signal disini hilang berarti mereka berada ditempat yang jauh dan kemungkinan mereka dalam bahaya hiks hiks hiks "ujar nana menjelaskan dan semakin menangis,azka merangkul calon istrinya itu dan menariknya ke dalam pelukannya untuk memberikan ketenangan


"kamu tenang sayang, mereka akan baik-baik saja orang-orang kita sudahe mengikuti mereka san mereka sudah menegepung lokasi dimana mereka berada


Kak Ayumi dan yang lainnya pasti bisa mengatasi semua mereka bertiga sudah bersatu seperti itu tidak akan ada bisa yang menyentuh apa lagi menyakiti mereka"ujar Azka


"istrimu dan pasukannya menyusup dimobil milik Haris dan kini mereka bertiga berada bersama Arumi


"maksudnya? Mbak ayumi, Fatiyah dan Aurel ikut diculik oleh mereka ?"tanya Bayu terkejut karena belum tau bagaimana Ayumi dan anak-anak Ajaibnya itu


Sedangkan Riki sudah tau jika sang istri dan kedua saudaranya itu bisa menjaga dirinya sendiri namun belum tau aksi ekstrim istrinya yang sebenarnya


"Bos sudah siap semuanya "tiba-tiba saja Dahlan masuk dan memberitahukan kepada mereka


"baiklah Ayo kita berangkat sekarang,Nana kamu panggil Umah"ujar Azlan


"iya kak"jawab Nana dan segera masuk untuk memanggil Bu Ayudia


Tak berselang beberapa lama mereka berdua pun datang dengan penampilan bu Ayudia yang sudah siap untuk bertempur


Bu Ayudia mengenakan celana berhahan karet tebal serta jaket karet tebal seperti yang dipakai oleh Ayumi dan kedua sahabatnya itu


Serta hijab instan yang tidak menyulitkan Bu Ayudia untuk bergerak


"umah sudah siap ?"tanya azlan pada Bu Ayudia


"iya otot-otot umah sudah tidak sabar untuk meremukkan tulang tulang pria sinting itu"ujar Bu Ayudia penuh dendam Dimatanya


Riki takjub melihat penampilan ibu mertuanya Begitu pun dengan Bayu tidak menyangka jika ibu calon mertuanya bisa berpenampilan seperti itu


"Oke,ayo kita berangkat sekarang "ujar Azlan


"ayo"jawab semuanya


"Nana ikut ya mas?"ujar nana memeluk lengan kekar Azka


"jangan sayang kamu disini saja memantau kami dari jauh,jika kami dalam bahaya dan kami mengirimkan signal tanda bahaya segera hubungi polisi dan langsung share lokasi kami berada,kamu jangan sampai lengah ya sayang karena nasib kami ada ditangan kamu


Mas akan menyuruh doni dan tio menemanimu mamantau kami


Kamu paham kan sayang?


"ujar Azka memberikan ketenangan pada calon bidadari surganya itu


Azka mencium kening sang kekasih lalu mengecup sekilas bibirnya


"iya mas, kalian hati-hati ya"jawab Nana pada mereka semua


"iya,kami titip keluarga yang ada disini ya pada kalian jangan sampai kalian kecolongan lagi "ujar Azlan


"siap Bos"Jawab doni dan tio


"umah berangkat ya Na, doakan kami berhasil menyelamatkan Arumi"ujar Bu Ayudia pada Nana


"iya Umah,umah Hati-hati ya?"ujar Nana memeluk Bu Ayudia


"iya sayang, Umah berangkat, Assalamualaikum "ujar Bu Ayudia dan melangkah keluar rumah dan di ikuti Oleh yang lainnya


Begitu mereka pergi Doni dan Tio duduk dihadapan laptop milik Azlan yang sengaja mereka simpan untuk mereka pantau dari jarak jauh sedangkan Nana terus memperhatikan ponselnya menunggu kabar dari Ayumi


Sedangkan diatas mobil yang mereka tumpangi melesat dengan kecepatan tinggi yang dikendarai oleh salah satu pengemudi terbaik kepercayaan Azlan


Mereka semua sudah memakai jaket yang diberikan oleh Azlan


Wajah mereka semua terlihat tegang karena takut jika pak Umar dan Haris menyakiti Arumi


"Azka kamu sudah bawa semua yang Umah minta kan nak ?"tanya Bu Ayudia pada Azka


"sudah umah"jawab Azka cepat


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih hampir tiga jam mereka telah tiba di lokasi


"Azlan memberikan mereka beberapa senjata api maupun senjata tajam untuk Mereka pakai nanti saat melindungi diri


sesampainya di lokasi mereka mempersiapkan beberapa perlengkapan yang akan mereka bawa


Kini mereka menelusuri jalan yang begitu ekstrim