Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 147 Ayumi ngambek



Sejak hari itu Ayumi tidak lagi pernah meminta macam-macam baik pada suaminya ataupun saudara-saudaranya


jika Ayumi menginginkan sesuatu pasti dia akan pergi sendiri atau pesan online


seperti hari ini saat baru pulang dari butik dan tokonya Ayumi sangat ingin makan bakso yang ada di ujung gang perumahan mereka


Ayumi menggandeng tangan kedua anaknya mengajaknya berjalan menemaninya untuk membeli bakso.


Dengan senang hati kedua anaknya itu mengikuti langkah bundanya yang sudah sangat kesulitan untuk bergerak dengan cepat


mereka dengan sabar mengikuti bundanya Hingga Sampai di warung bakso


"sayang kalian juga mau makan bakso!?"tanya Ayumi pada kedua anaknya


"abang mau bunda"jawab Abian


"icha juga mau Bunda "Arisha juga menyahuti ucapan ibunya


"Bang Bakso biasanya dua ya jangan pakai sambel trus bakso Beranak satu sama bakso kerucutnya juga satu" pesan Ayumi pada penjual bakso itu


"Oke mbak ditunggu ya , silahkan duduk dulu "ucap abang tukang baksonya


Ayumi pun mengajak kedua anaknya untuk mencari tempat duduk.tak lama berselang Abang tukang bakso nya sudah datang membawa pesanan mereka


mereka makan dengan sangat lahap


"pelan-pelan sayang kuahnya masih panas "kata ayumi pada kedua anaknya


"iya bunda "jawab mereka


"bunda bisakah icha pesan lagi?" tanya Arisha di sela-sela makannya


"temtu saja sayang tapi icha habiskan dulu baksonya iti"jawab Ayumi


"iya Bunda "jawab Arisha


"abang mau nambah juga!?"Ayumi bertanya pada anak laki-lakinya namun Abian menggelengkan kepalanya


Ayumi memakan dua mangkok bakso yang porsinya lumayan banyak namun Ayumi mampu memakan semuanya


selesai makan seperti yang dikatakan oleh Arisha dia memesan beberapa bungkus bakso untuk dibawa pulang


"untuk siapa sayang kamu memesan banyak sekali ?!"tanya Ayumi pada putrinya itu


"buat semua bunda pasti mereka senang kita belikan bakso"jawab Arisha


"sayang kamu baik banget sih"jawab Ayumi mencium pipi tembem putrinya


Arisha hanya tersenyum dengan pipi memerah karena dipuji ibunya


setelah pesanan mereka selesai


mereka memilih untuk pulang namun saat pulang Ayumi memesan taksi online karena tidak sanggup untuk berjalan pulang karena perutnya kekenyangan dan juga banyak tentengan yang dibawanya


sesampainya dirumah sudah selesai Azhar karena mereka memang berangkat sebentar lagi waktu Ashar jadi pada saat azan mereka berada di warung bakso


Ayumi menelpon adik dan ipar-iparnya untuk datang kerumahnya


tak pelrlu menunggu lama mereka semua sudah datang termasuk suami-suami mereka


papa marvel pun ikut karena sekarang dia tinggal bersama Azka dan Nana


begitu juga dengan Bu Ayudia dan Bu ijah juga datang bersama bayu dan Arumi


"ada apa yum!?" tanya Fatiyah


" Bibu icha beliin kalian semua bakso,tuh dimeja makan"jawab Arisha mewakili bundanya


mereka semua cepat berada dirumah karena memang setiap hari Jumat mereka akan makan siang dirumah dan sholat Jumat dimesjid dekat rumah mereka


kecuali Ayumi yang pagi tadi berangkat kebutik karena harus menyelesaikan pesanan orang dan pulang menjelang Sore


setelah mereka semua menuju meja makan sedangkan Ayumi memilih naik kekamarnya karena tidak ingin sikap manjanya muncul jika melihat kakaknya azlan


"saya harus bisa mandiri, tidak boleh manja " kata ayumi pada dirinya sendiri


Ayumi sebenarnya sangat ingin bermanja-manja pada umahnya namun kata-kata umahnya masih terngiang di telinganya


Ayumi memutuskan untuk sholat ashar yang sudah hampir lewat


"sabar ya nak,kamu harus jadi anak yang pintar dan penyabar jangan seperti bunda yang nggak sabaran semaunya sendiri kamu harus seperti ayah selalu yang sabar " Ayumi berbicara sendiri sambil mengelus perut besarnya


"benar kata nenekmu bunda selalu membuat orang kerepotan dengan keinginan bunda,jadi mulai sekarang kita melakukannya sendiri ya kita pasti bisa mbak Icha dan Abang Abi juga ayah yang bakal bantu kita .


kamu jangan rewel ya nak, kamu harus bisa seperti abang dan mbak mu yang selalu menurut dan penyabar ya nak ya


tapi bunda janji jika kamu menginginkan sesuatu pasti bunda penuhi tanpa bantuan orang lain " Ayumi masih saja terus mengoceh dan mengelus perutnya tanpa menyadari jika ada yang mendengarkan semua ucapannya


"umah, yumi ingin dimanja umah.yumi ingin perut yumi di elus-elus tapi yumi takut umah marah lagi karena yumi merepotkan umah" ucap Ayumi lagi


Bu Ayudia yang ingin menemui putrinya itu dan meminta maaf melihat dan mendengar semua apa yang di ucapkan putrinya.Hatinya merasa bersalah karena sudah membentak putrinya tempo hari sedangkan dia tau jika ngidam itu bukan keinginan ibunya semata


tak terasa tetesan bening jatuh membasahi pipinya


"maafkan umah sayang,umah tak bermaksud seperti itu "ucap Bu Ayudia mengusap air matanya lalu meninggalkan kamar putrinya


Bu Ayudia tidak kembali bergabung dengan keluarganya di meja makan,bu Ayudia langsung akan pulang tapi papa marvel yang sudah selesai makan juga hendak keluar rumah namun dia melihat Bu Ayudia berjalan terburu-buru


papa marvel mengikuti Bu Ayudia dari belakang, sesampainya diteras Papa Marvel mencekal tangan bu Ayudia yang hendak pergi


papa Marvel melihat Bu Ayudia menangis


"Kamu mau kemana dan kenapa kamu menangis !?"tanya pak Marvel pada Bu Ayudia


"saya tidak apa-apa pak Marvel "jawab Bu Ayudia


"baiklah tapi izinkan saya untuk menemani Kamu dan maukah kamu menemaniku berkeliling Sore ini!?"tanya pak Marvel pada Bu Ayudia


"Baiklah, memangnya mau kemana pak Marvel !?"tanya Bu Ayudia merasa canggung


"Terserah kamu saja"jawab pak Marvel


"tapi kita tidak bawa kendaraan "ucap Bu Ayudia


"Oke kamu tunggu disini atau mau ikut ambil mobil dirumah Azka"tanya pak Marvel


"saya ikut saja supaya kamu tidak bolak-balik "jawab Bu Ayudia


Bu Ayudia setuju dengan ajakan pak Marvel karena dia ingin menenangkan pikirannya


mereka berdua pun berjalan kerumah azka berencana ingin mengembil mobil pak Marvel


tanpa mereka berdua sadari satrio dan Azka melihat dan mendengar percakapan mereka


mereka berdua tersenyum penuh Arti


"semoga mereka bisa jadian ya,biar kita punya keluarga lengkap "ucap Azka cengengesan


"aamiin "jawab satria yang juga ikut cengengesan


"kalian kenapa sih, seperti orang yang sedang dapat undian saja"Azlan tiba-tiba muncul dibelakang kedua adiknya dan menepuk pundak Adiknya itu


"eh apaan sih kak, bikin kaget aja "ucap Azka cemberut


"kalian yang kenapa!? Sedari tadi cengengesan terus "jawab azlan


"mau tau banget atau mau tau aja "ucap Azka lagi


pletak


azlan menyentil dahi azka


"aduh, kenapa sih kak!?"ucap Azka makin cemberut


"kakak tanya kalian kenapa !?"tanya azlan lagi


"itu kak umah dan papa janjian untuk pergi "jawab Azka


"beneran kamu!?" ucap Azlan


"Beneran kak"jawab azka lagi


"mas Ayumi kenapa sih!?"tanya Fatiyah tiba-tiba


nggak tau sayang, kayaknya ngambek deh.gara-gara ucapan umah tempo hari "jawab azlan asal