
Pov Azlan
"ayo sayang kita sudah sampai"ucapku pada istriku yang sedari tadi hanya diam setelah bertanya tujuan kami namun tidak kujawab
mungkin dia sedang kesal tapi biarlah semoga saja kecurigaan ku menjadi nyata dan itu akan membuatnya bahagia
sebenarnya saya sangat heran istriku ini seorang dokter tapi kenapa dia tidak sedikit pun merasa curiga pada dirinya sendiri
akh entahlah,malam ini juga saya akan menghilangkan segala rasa penasaranku
"sebenarnya kita mau ngapain kesini mas!?" akhirnya istriku memperdengarkan suara indahnya setelah lama diam
"mas mau kita konsultasi sayang,kamu maukan secepatnya punya anak biar anak kita bisa dijodohkan dengan anaknya satria "ujarku beralasan
"benarkah mas!?" tanyanya dengan raut wajah bahagia
"iya sayang setelah kita konsultasi dan tidak ada masalah kita akan ngadon sampai jadi"ujar ku lagi agar istriku ini bersemangat
"ayo mas,kita masuk sekarang" ucapnya, benar kan kataku jika sudah berbicara tentang adon mengadon pasti dia akan semangat
"iya sayang Ayo "Jawabku, lalu kami pun turun dari mobil dan menunggu Riki dan Ayumi menghampiri kami agar kami bisa masuk bersama
"loh kamu juga yum mau cek kesehatan!?"tanya istriku pada adikku
"iya dong, memangnya kamu aja yang pengen cepet-cepet hamil!? saya juga mau dong,iya kan mas!?" ujar Ayumi dan bertanya pada suaminya
"iya sayang "jawab Riki
"sudah sudah kita masuk yuk"ajakku melerai perdebatan mereka
kami ber empat pun berjalan masuk menuju meja resepsionis dan menanyakan ruangan Obgyn
setelah mendapatkan petunjuk dari resepsionis dimana letak ruangan yang kami cari
kami berjalan menyusuri lorong klinik ini yang lumayan luas karena disini pelayanannya lengkap mulai dari kandungan sampai penyakit dalam,semua pemeriksaan lengkap diklinik ini
kami telah sampai di ruangan yang bertuliskan Obgyn,saya pun langsung mengonfirmasikan bahwa saya telah mendaftar
"selamat malam pak,ada yang bisa kami bantu ?!"tanya Suster jaga
"oh iya sus, selamat malam
gini sus istri dan adik saya ingin melakukan pemeriksaan "ucapku
"oh kalau begitu bapak daftar dulu,dan menunggu nomor antrian nya dipanggil "ucap suster itu ramah
"saya sudah daftar via online sebelum kesini sus!!"jawabku
"oh begitu ya baik saya akan cek dulu, kalau boleh tau atas nama siapa pak?!" tanya suster itu
"Fatiyah dan Ayumi"jawabku
"ibu Fatiyah dan ibu Ayumi ya pak"
"oh iya ini ibu Fatiyah dan Ayumi sudah ada dalam daftar antrian, setelah ini ibu Fatiyah bisa masuk"ucap suster itu
"iya sus terimakasih banyak "jawabku
saya pun kembali duduk didekat istriku di bangku tunggu depan ruangan Obgyn
"kenapa mas!? apa masih lama!?"tanya istriku lagi
"sebentar lagi sayang giliran kita, setelah itu giliran Ayumi "jawabku dan mereka hanya mengangguk-angguk saja
setelah seorang ibu hamil keluar dari ruangan Obgyn bersama suaminya kini giliran nama istriku yang dipanggil
"Riki Ayumi kami kedalam dulu ya"ucapku pada Riki dan Ayumi
"iya kak,semoga semuanya sehat "sahut Ayumi
"aamiin "Jawab kami dan berlalu masuk kedalam ruangan itu
"mari pak bu silahkan, ada yang bisa Kami bantu!? "ucap dokter kandungan yang akan memeriksa istri ku
"Dokter Andara?!!"ucap istriku saat melihat dokter kandungan itu
"Dokter Fatiyah !?"jawab dokter berhijab biru navy itu, ternyata mereka berdua saling kenal
"apa kabar Dokter Dara "ucap istriku kini sudah berjabatan tangan dengan dokter Andara
"Alhamdulillah sehat Dok, seperti yang dokter lihat"jawab dokter Andara tersenyum
"oh iya kenalkan ini suamiku!!"ucap istriku memperkenalkanku pada temannya itu
"Azlan !!! Andara !!!
ucap kami saling memperkenalkan diri, Dokter Andara menangkupkan tangannya didepan dadanya dan saya pun melakukan hal yang sama
"begini dok kami ingin memeriksakan kesehatan, apakah kami bisa mendapatkan keturunan atau apa ada sesuatu "ucap istriku pada temannya itu
"oh begitu ?!! saya kira dokter sudah isi!! hehehe "ucap dokter Andara terkekeh
"silahkan tidur disana,biar kita usg dulu agar bisa tau apa rahimya sehat atau tidak "Ucap dokter andara
"ya Allah semoga istriku sekarang sudah hamil " doaku dalam hati
"iya dok"jawab suster itu lalu membantu Fatiyah Naik keatas ranjang dan memberikan selimut dikaki Fatiyah lalu mengangkat baju Fatiyah dibagian perutnya
suster memberikan jel diatas permukaan perut Fatiyah,saya berdiri didekat kepala istriku dan menggenggam tangannya
dokter Andara mulai menggerakkan alat USG diperut istriku yang sudah ada jelnya
senyumannya terbit saat melihat monitor yang ada didepan kami
"wah dokter Fatiyah selamat ya, dokter saat ini sedang hamil lihatlah ini dok ini adalah kantong janinnya tapi tunggu dulu sepertinya ini ada dua "ucap dokter Andara
"maksudnya dok!?"ucapku dan Fatiyah ingin memastikan karena takut salah dengar dan perkataannya ada dua itu yang saya tidak pahami
"ini dokter Fatiyah pak Azlan
saat ini istri pak azlan sedang hamil dan di sini ada dua kantong janin yang berarti dokter Fatiyah sedang hamil bayi kembar "ucap dokter Andara
"benarkah dok!??" ucapku dan Fatiyah
"iya pak bu, sekarang anda sedang hamil bayi kembar "Ucap dokter andara lagi meyakinkan kami dengan senyuman manisnya
"Alhamdulillah ya Allah "ucapku
"mas tiya sekarang hamil mas"ucap Istriku penuh haru
"iya sayang, sekarang kamu harus menjaganya ya"jawabku mengecup kening istriku saking bahagianya saya lupa dengan dokter Andara dan Suster yang menatap kami
suster membersihkan jel yang ada diperut Fatiyah lalu kami duduk kembali dihadapan dokter Andara
"dok hasil USG nya bisa dicetak !? kami ingin menunjukkan pada keluarga besar kami"ucapku
"iya pak bisa"jawabnya
lalu mencetak hasil USG Fatiyah
disana terlihat jelas dua kantong yang berisi bayi kami
"ini pak bu hasil USG nya "
"dan kehamilan dokter Fatiyah memasuki Minggu ke lima bararti baru sebulan lebih " ucap dokter andara
"terima kasih banyak dokter "ucapku
"Iya pak sama-sama, sekali lagi saya ucapkan selamat untuk kalian "jawab dokter andara
"oh iya dokter Fatiyah apakah selama ini tidak merasakan jika sedang hamil ?!"tanya Dokter Andara pada Fatiyah
"tidak dok, selama ini saya biasa-biasa saja "jawab Fatiyah
"oh begitu ya, bahkan tidak mengalami mual dan pusing sama sekali !?"tanya dokter Andara lagi
"tidak dok,hanya suami saya yang sering merasa pusing jika dipagi hari tapi tidak mual dan muntah "jawab Fatiyah
"memang benar dok,sudah hampir sebulan ini kepalaku rasanya berputar jika baru bangun tidur di pagi hari dan sakit kepala itu akan hilang jika matahari sudah tinggi "ucapku dan dokter andara mengangguk anggukkan kepalanya dan tersenyum
"sepertinya pak Azlan yang mengalami ngidam tapi tidak ketahuan karena hanya merasakan sakit kepala saja" jawab dokter Andara
"sayang kamu rahasiakan dulu ya semua ini dari Ayumi,kita buat kejutan untuk semuanya "ucapku pada istriku
"iya mas"jawab istriku
"oh dokter Ayumi juga ada disini !?"tanya dokter Andara pada kami
"iya dok, kebetulan Ayumi juga ingin melakukan pemeriksaan"ucap Istriku
"oh benarkah,kenapa kebetulan sekali !?"tanya dokter Andara terkejut
"kami memang datang bersama Dokter dan kami juga tinggal di desa yang sama, kebetulan suami saya ini kakak Ayumi "jawab istriku
"wah kalian benar-benar tidak bisa dipisahkan trus Dokter aurel juga masih bersama kalian kan!?"tanya dokter Andara penasaran
"iya dok karena suami aurel juga adik iparku kakak Ayumi juga dan sekarang Aurel dirawat di rumah sakit Kota karena tiba-tiba pingsan dan ternyata sedang hamil juga "Fatiyah menjawab pertanyaan dokter Andara
"oh iya dok kami meminta tolong agar merahasiakan dulu kehamilan istriku ini pada Ayumi "ucapku
"baik pak "jawab dokter andara lalu kami pun berpamitan karena kami sudah terlalu lama beruntungnya Ayumi adalah pasien terakhir dokter Andara
"kalau begitu kami pamit dok, terima kasih banyak atas bantuannya "ucapku menangkupkan tangan didepan dada
kami pun keluar dari ruangan itu Ayumi menyambut kami dan ingin bertanya namun namanya sudah dipanggil untuk masuk kedalam ruangan dokter Andara
saya mengajak istriku untuk duduk dikursi tunggu untuk menunggu Ayumi selesai periksa
"Alhamdulillah sayang kamu ternyata Hamil dan disini ada baby twins kita" ucapku mengusap perut istriku tercinta
"ya Allah berikanlah kesehatan kepada istri dan anak-anakku "doaku dalam hati
...****************...
Selamat Hari Raya Idul Adha, semoga rahmat dan berkah Allah senantiasa menyertai langkah kita. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.🙏🏻🙏🏻🙏🏻
🥰🥰😍😘