Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
bab 107 Akhirnya sah



Tok tok tok


"umah bisa masuk ?!"tanya Bu Ayudia setelah mengetuk pintu kamar pengantin putri bungsunya itu


"silahkan masuk umah"ucap Fatiyah setelah pintu terbuka


"makasih sayang " jawab Bu Ayudia lalu masuk kedalam kamar


"ayo nak kita kebawah ijab qobul nya akan segera dilaksanakan "ucap Bu Ayudia dan di angguki oleh Arumi


mereka ber enam bejalan menuruni tangga orang-orang yang memang duduk diruang keluarga seketika menoleh menatap enam orang wanita cantik sedang berjalan menuruni anak tangga


mereka berjalan menuju tempat dimana ijab qobul akan dilaksanakan para tamu undangan merasa takjub melihat wanita-wanita cantik yang mengiringi sang pengantin yang tak kalah cantiknya


"kita seperti berada dikayangan ya melihat bidadari-bidadari sedang berjalan beriringan"ucap salah seorang tamu pria


"iya kamu benar mereka sekeluarga cantik-cantik "sahut tamu yang ada disampingnya


mereka begitu takjub bukan hanya sang pengantin yang terlihat sangat cantik namun pengiringnya juga sangat mempesona


senyuman tak pernah lepas dari bibir Arumi sampai akhirnya senyumannya hilang saat melihat pria paruh baya yang duduk didepan calon suaminya


Arumi menarik nafas dalam-dalam meredam kekesalan dan kekecewaannya


Arumi duduk disamping Bayu,Bayu menoleh untuk melihat wajah cantik calon istrinya


Bayu tidak berkedip memandang wajah cantik Arumi


"Nanti aja mas Bayu wajahnya ditatap sampai puas nggak bakalan hilang kok kecuali make-upnya yang luntur "ujar pak penghulu bercanda


"orang-orang yang ada disana tertawa mendengar ucapan pal penghulu


sedangkan Bayu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena gugup dan malu


pak Umar yang berada disamping pak penghulu hanya menunduk tidak ingin menatap wajah putri bungsunya karena dia tau Arumi marah dan kecewa karena tidak memenuhi keinginannya


pak Umar memutuskan untuk datang karena bu Ayudia mengatakan padanya saat Datang menemuinya bahwa kedatangannya adalah bentuk tanggung jawab terakhirnya untuk putrinya karena selama ini dia sudah mengabaikan mereka


dan itulah mengapa pak Umar datang untuk menghadiri pernikahan putrinya dikawal oleh Empat orang polisi


sesampainya dikediaman bu Ayudia mereka diberikan baju seragam yang sama keluarga pengantin perempuan pakai


pakaian itu diberikan oleh Ayumi sehingga keluarga pengantin pria dan para tamu tidak tau jika pak Umar adalah seorang tahanan dan datang bersama petugas, karena pakaian ke empat petugas itu mereka sama dengan para karyawan Ayumi pakai sedangkan pak Umar pakaian nya sama dengan yang dipakai Azlan dan yang lainnya


"silahkan pak Umar jabat tangan calon menantu bapak"ucap pak penghulu,pak Umar menoleh pada pak penghulu dan mendapatkan anggukan


pak Umar mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan calon menantunya, Bayu menerima uluran tangan calon mertuanya,Bayu dapat merasakan tangan pria paruh baya itu bergetar


"kamu siap nak?"tanya pak Umar


"iya pak"jawab Bayu


"Anakda Bayu samudra Wijaya Bin Kusuma Wijaya saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Putri ku Arumi Rahmania Affandi Binti Umar Affandi dengan mas kawin Dua stel perhiasan emas seberat Dua puluh lima gram dan seperangkat alat sholat dibayar tunai karena Allah "ucap pak Umar bergetar lalu menyentakkan tangan Bayu


"Saya terima Nikah dan kawinnya Arumi Rahmania Affandi Binti Umar Affandi dengan mas kawin tersebut diatas dibayar tunai Karena Allah " ucap Bayu dengan lantang dan sekali tarikan nafas


"bagaimana para saksi ?"tanya pak penghulu


"sah"


"sah"


"sah"


"sah" ucap mereka semua dengan tawa bahagia


sedangkan pak Umar meneteskan air mata karena telah menikahkan putrinya walaupun putrinya tidak menginginkan kehadirannya


"Alhamdulillahirabbil alaamiin "ucap pak penghulu lalu menyuruh pengantin bertukar cincin


"sekarang nak Bayu sekarang bisa mencium kening sang istri dan nak Arumi mencium punggung tangan suaminya "ucap pak penghulu


Bayu pun mencium kening Arumi, Arumi memejamkan matanya saat bibir Bayu untuk pertama kalinya menyentuh keningnya


Arumi mencium punggung tangan suaminya dengan begitu takzim


Arumi dan bayu sungkeman pada orang tu mereka secara bergantian


saat Arumi sungkeman pada pak Umar,pak Umar memeluk tubuh putrinya dan menangis


"maafkan babah nak, maafkan babah "hanya itu yang bisa diucapkan oleh Pak Umar


"Arumi juga minta maaf ya bah"jawab Arumi mencium punggung tangan Ayahnya


dia mencoba menepiskan rasa benci dan kecewanya kepada ayahnya itu


tak terasa air matanya pun menetes dan mengenai punggung tangan pak Umar dan itu membuat pak Umar semakin merasa bersalah kepada putrinya itu karena selama ini dia mengabaikannya demi kesenangannya


Yang melihat mereka pun ikut meneteskan air mata karena mereka merasa terharu


setelah acara sungkeman kepada orang tua mereka


Bayu dan Arumi di antarkan naik ke pelaminan dimana disana Azka dan Nana sudah duduk bersanding


setelah ijabq Qobul tadi Azka dan Nana Naik keatas pelaminan untuk menunggu Arumi dan Bayu


namun bukan hanya mereka ber empat yang duduk di pelaminan memakai baju pengantin namun Ayumi the gank juga ikut memeriahkan acara resepsi pernikahan mereka diatas panggung


mereka bertiga bersama pasangan masing-masing telah berganti pakaian dengan pakaian pengantin yang terlihat sangat indah


jangan lupakan Arisha dan Abian yang juga tidak mau kalah dengan ke-dua orang tuanya


mereka pun sudah memakai gaun pengantin kecil yang sangat indah


pelaminan dipenuhi lima pasang pengantin yang terlihat sempurna dan serasi senyuman mereka tidak pernah lepas dari bibir mereka


sebenarnya bukan lima pasang tapi enam pasang pengantin dengan anak pengantinnya


mereka sangat bahagia kerena bisa mengadakan resepsi pernikahan mereka bersama


para tamu undangan terkagum-kagum melihat pasangan pengantin yang terlihat begitu cantik-cantik dan tampan-tampan


apalagi mereka lihat sepasang pengantin kecil yang begitu menggemaskan


dan tanpa sepengetahuan para istri,para suami telah mempersiapkan resepsi pernikahan mereka party 2 disebuah hotel berbintang lima dikota X mereka akan mengundang para kolega bisnis mereka juga para sahabat,teman dan karyawan yang ada dikota maupun diluar kota untuk hadir dalam pesta pernikahan mereka dan acara resepsi pernikahan mereka akan diadakan sebulan kemudian agar mereka bisa bebas mempersiapkannya agar semuanya sempurna dan menjadi kejutan terindah untuk para istri


mereka malakukan sesi Foto-foto mereka dibantu oleh fotografer untuk mengabadikan moment-moment bahagia mereka


Bu Ayudia dan pak Umar juga mereka disandingkan saat sesi Foto-foto keluarga


bergantian dengan orang tua dan keluarga Fatiyah, Aurel, Riki dan bayu


terakhir mereka berfoto bersama dengan semua keluarga


mereka menerima tamu undangan sampai sore karena tamu terus berdatangan


"kamu kenapa sayang"ucap Bayu karena melihat istrinya meringis kesakitan


"kakiku pegal mas"ucap Arumi


"ya sudah kita masuk aja kerumah ya istirahat "ucap Bayu dan diangguki oleh Arumi


"Arumi kenapa bay"tanya Azlan pada Bayu


"kakinya sakit dan keram mas"jawab Bayu


"ya sudah yuk kita istirahat aja karena ini sudah sore" ucap Azlan dan diangguki semua adiknya


sepasang pengantin kecil mereka sudah lama menyerah sejak siang tadi karena mereka mengantuk,Rana dan Rafa yang menjaga mereka berdua


kini kelima Pasang pengantin itu turun dari pelaminan


dan masuk kekamar mereka masing-masing untuk membersihkan diri, sholat dan mereka makan bersama dimeja makan karena sejak siang mereka belum sempat untuk makan


mereka makan diselingi dengan canda tawa bahagia


sedangkan pak Umar kini telah kembali ke hotel prodeo bersama ke empat petugas setelah sesi foto-foto selesai tanpa sempat berganti pakaian lagi