Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 168 ucapan adalah doa 2



Pagi hari menjelang Marvel meminta istrinya untuk melakukan tes kehamilan dan menyerahkan beberapa tespek yang dibeli azlan semalam


walaupun ragu-ragu Ayudia menuruti permintaan suaminya


Marvel menunggu dengan perasaan campur aduk


"bagaimana sayang hasilnya "tanya Marvel oada istrinya saat keluar dari dalam kamar mandi


"mas"ucap Ayudia tertunduk lesu dan tidak menjawab pertanyaan suaminya


"tidak apa-apa sayang kita sudah punya banyak cucu"jawab Marvel pasrah padahal dia sangat berharap tapi dia juga mengerti jika usianya dan sang istri sudah tidak muda lagi


"ini mas" Ayudia menyodorkan tespack yang sudah dipakainya


Marvel menerima benda yang diberikan oleh istrinya


dan matanya membulat saat melihat dua garis merah pada ke tiga tespack yang sudah dipakai oleh istrinya itu


"ini tandanya kamu hamil kan sayang !?" tanya Marvel penasaran


Ayudia Hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada suaminya


"Alhamdulillah, ternyata Allah percaya pada kita untuk memiliki anak "ucap Marvel memeluk tubuh istrinya


"iya mas alhamdulillahirabbil alaamiin,saya juga tidak menyangka diusia seperti ini saya masih dipercaya untuk mengandung anakmu mas" jawab Ayudia dengan wajah berseri-seri


"iya sayang mas juga tidak menyangka ini terjadi"ucap Marvel mencium pucuk kepala istrinya itu


"jaga kandungan kamu ya Sayang jangan terlalu lelah bekerja "ucap Marvel lagi


"iya mas,saya akan menjaga anak kita.bantu saya ya mas untuk menjaganya "jawab Ayudia


"iya sayang itu sudah pasti "ucap Marvel


"makasih ya mas,dan selamat untukmu "jawab Ayudia menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya


"kita cek dedek utun ya sayang !" ucap Marvel dan diangguki oleh Ayudia


"mas ingat nggak kata-kata ayumi kemarin yang mengatakan bahwa saya sedang hamil di hadapan Babahnya"ucap Ayudia mengingat perkataan putri sulungnya itu


"iya ya mas juga baru ingat, perkataan pasangan suami-istri penjual es kelapa yang di pantai kemarin juga bilang kalau kamu lagi hamil " jawab marvel mengingat ucapan penjual kelapa muda dipantai kemarin


"masa sih mas!?" tanya Ayudia terkejut dengan apa yang diceritakan oleh suaminya itu


"iya sayang, ternyata ucapan mereka adalah sebuah doa dan sekarang menjadi kenyataan "jawab Marvel kembali mengecup kening istrinya yang masih bersandar didadanya


"ayo.sayang sekarang siap-siap ya kita ke dokter untuk memeriksakan kandunganmu biar kita bisa mengantisipasi jika ada hal yang tidak kita inginkan "ucap Marvel


"iya mas Ayo,saya ganti pakaian dulu ya" jawab Ayudia beranjak dari tempat tidurnya dan menuju lemari pakaiannya dan memilih pakaian santai dan tidak membuat gerah namun hal itu membuat Ayudia terlihat lebih segar dan muda dari usia sebenarnya


setelah selesai bersiap-siap mereka turun dan berpamitan kepada anak-anaknya namun tidak mengatakan jika akan kerumah sakit memeriksakan kandungannya, karena mereka ingin memberikan kejutan untuk keluarga besar mereka


sesampainya di sebuah klinik khusus untuk pemeriksaan kehamilan Ayudia dan Marvel langsung masuk kedalam ruangan dokter Obgyn karena sudah mendaftar online sebelum mereka kesana


"selamat siang Bu Ayudia,mari silahkan duduk bapak ibu


ada yang bisa kami bantu!?" tanya dokter Andara


"oh begitu ya bu, baiklah kalau begitu silahkan berbaring diatas ranjang pemeriksaan dan kita periksa kebenarannya "ucap dokter Andara dan Ayudia berjalan menuju ranjang yang ditunjuk oleh sang dokter dengan dibantu oleh suaminya Ayudia kini telah berbaring dan suster membantu Ayudia menyelimuti bagian kaki dan menyingkap pakaian Ayudia dan memperlihatkan bagian perutnya yang rata dan sedikit kotak-kotak karena selama ini Ayudia rajin berolahraga


"wah perut ibu sixpack ya"ucap suster tanpa sadar dan mengoleskan jel keperut Ayudia yang terasa dingin saat menyentuh kulit perutnya


Ayudia tersenyum mendengar ucapan Suster itu Dokter Andara pun langsung memperhatikan perut Ayudia dan benar saja perut Ayudia begitu Bagus


"kita periksa sekarang ya bu"Ucap Dokter Andara dan mulai menempelkan alat USG di perut Ayudia dan mulai menggerak-gerakkannya untuk mencari janin yang dimaksudkan oleh pasiennya itu


"nah ini dia, Alhamdulillah ya bu ibu sekarang lagi hamil dua Minggu "ucap dokter Andara


"Alhamdulillah ya Allah "ucap Marvel dan Ayudia bersamaan,marvel lalu mencium kening istrinya


"selamat ya sayang "ucap Marvel


"selamat juga untukmu mas"jawab Ayudia


"bagaimana dengan janin saya dok!? apakah sehat !?" tanya Ayudia pada dokter andara


"Alhamdulillah sehat bu,tapi ibu tidak bisa terlalu lelah ya bu karena mengingat usia ibu tidak lagi muda,kalau boleh tau ini anak keberapa bu"ucap dokter Andara dan juga bertanya karena penasaran pada pasiennya itu, melihat dari data yang diberikan oleh ayudia yang terlihat disana usia Ayudia sudah hampir kepala Lima


"ini anak kami yang ketiga "jawab Ayudia


"oh kalau kakaknya sekarang usianya berapa bu!?" tanya dokter Andara semakin penasaran


"anak saya yang pertama sudah 28 tahun dan Adiknya berusia 23 tahun dan mereka semua sudah menikah dan punya anak"jawab Ayudia Santai ada tidak mengatakan jika Marvel adalah suami keduanya karena dokter tidak bertanya


"wah ibu termasuk subur ya karena jarak kakak dan adiknya sekarang beda puluhan tahun,apa ibu selama ini mengkonsumsi obat penunda kehamilan !?" tanya dokter Andara, sebenarnya Ayudia dan Marvel sudah mulai kesal karena dokter didepannya itu bertanya terus


"tidak "jawab ayudia sedikit ketus, Marvel mengusap lengan istrinya itu mencoba untuk menenangkannya


Ayudia melirik suaminya yang sedang tersenyum padanya dan Ayudia membalas senyuman Suaminya itu


"maafkan saya bu karena banyak bertanya "Ucap dokter andara merasa tidak enak karena melihat wajah pasiennya itu mulai terlihat kesal


"oh iya bu ini saya resepkan vitamin untuk ibu bisa konsumsi dan jangan lupa minum susu hamil ya bu biar bayinya sehat dan satu lagi ibu jangan berlalu lalah,kalau boleh tau ibu bekerja dimana !?"tanya dokter Andara


"oh istri saya Bekerja di puskesmas dia kepala puskesmas didaerah kami tinggal "bukan Ayudia yang menjawab tapi Marvel karena dia tau istrinya sudah Mulai kesal dokter dihadapannya itu selalu bertanya


"oh berarti bu ayudia juga seorang dokter " ucap dokter Andara kikuk


"kalau semuanya sudah selesai kami pamit dulu dok" ucap marvel sebelum Dokter itu kembali bertanya


"oh iya pak silahkan,dan ini resepnya silahkan ditebus diapotek


kini mereka keluar dari ruangan pemeriksaan dokter andara dan meninggalkan klinik itu


"mas nanti saya periksa dipuskesmas aja deh disana Bidannya bagus dan ahli malas saya datang ke klinik ini lagi dokternya terlalu kepo dengan kehidupan pasiennya "ucap Ayudia saat berjalan keluar dari klinik itu


"iya sayang kalau itu menurutmu baik dan membuatmu merasa nyaman mas ikut saja sama kamu"jawab Marvel merangkul pundak istrinya


"makasih ya mas karena selalu mengerti saya "ucap Ayudia melingkarkan tangannya di pinggang suaminya


"iya sayang sama-sama " jawab Marvel


mereka pun pulang dengan kebahagiaan yang membuncah, sebelum pulang mereka singgah disebuah restoran untuk makan siang