
setelah mereka selesai makan diwarung Sari Laut kini mereka Pulang kerumah oma Shintya, keluarga disana sudah cemas menunggu mereka karena sampai larut mereka belum pulang juga
Azka da Bayu pun akhirnya menyusul mereka kerumah sakit diamana aurel di rawat namun mereka tidak ada disana
Satria tidak memberi tahukan Azka dan bayu dimana keberadaan mereka ber empat karena azlan sudah memberikan ultimatum bahwa mereka akan memberikan kejutan untuk keluarga besar mereka
Riki juga berencana akan mengajak keluarga besarnya untuk makan sate di warung bang Toba
"mas kita singgah dulu ya di apotik "ucap Ayumi pada suaminya
"untuk apa sayang "jawab riki mengkerut kan alisnya
"mau yumi Bungkus kado untuk keluarga kita "ucap Ayumi
"kan sudah ada foto hasil USG sayang "jawab Riki
"dih mas singgah aja sebentar,yumi mau buat kejutannya dua kali"ucap Ayumi mengerutkan bibirnya
"terserah kamu aja Sayang, yang penting kamu bahagia "jawab Riki mengelus kepala istrinya yang tertutup hijab
saat melewati sebuah apotek Riki
menghentikan kendaraannya tepat didepan apotek itu, Ayumi segera turun dan membeli apa yang di inginkannya
Ayumi membeli bukan hanya satu tespack namun ayumi membeli 4 sekaligus dengan berbagai macam merk
ternyata Fatiyah juga meminta suaminya untuk membelikan beberapa macam tespack untuk digunakannya
setelah sampai didepan rumah mewah milik Ayumi mereka turun dari mobil setelah memarkirkan mobilnya dibagasi
"assalamualaikum,ucap mereka berempat dan dijawab oleh semua keluarga besar yang sedang berkumpul mansion oma Shintya
Belum juga mereka duduk dengan baik mereka sudah diberondong dengan banyak pertanyaan dari semua keluarganya
yang sangat mengkhawatirkan mereka berempat
"kami dari cari ayam bakar lalapan, Fatiyah dan Ayumi pengen makan ayam bakar lalapan katanya mereka sudah lama tidak makan ayam bakar jadinya ya kami keliling makanya kami lama pulangnya "jawab azlan beralasan dan Ayumi, Fatiyah dan Riki hanya mengangguk membenarkan ucapan azlan karena mereka tidak bohong jika makan ayam bakar lalapan
"dan ini kami beli lima ekor ayam bakar untuk kalian siapa tau masih ada yang merasa lapar "ucap Riki mengangkat kantong plastik yang ditaruhnya diatas meja
azka langsung mengambilnya dan mengajak bayu ,arumi,nana, Fadil, Fadillah,Rana,Rafa dan Bima adik Bayu mereka makan bersama dan menghabiskan tiga ekor ayam bakar lalapan yang dibawa Riki karena yang dua ekornya lagi mereka simpan untuk para orang tua
"enak ya ayamnya bakarnya apalagi ni sambel lalapannya mantap "ucap Rafa yang memang pecinta pedas
"iya sambel lalapannya mantap apalagi ayamnya dagingnya empuk "sahut Fadhil
"iya benar saya sudah lama tinggal disini tapi nggak pernah makan ayam bakar lalapan se enak ini"ucap Bima
"iya benar saya mau tanya kak Riki dia beli direstoran mana biar nanti kalau saya ada kerjaan di sini bisa makan ayam ini lagi "sahut Rafa
"iya benar saya juga mau tanya ini belinya dimana biar saya rekomendasikan pada teman-teman kantor"Sahut Bima lagi
"Alhamdulillah kentangnya,nikmat mana lagi yang engkau dustakan"ucap Azka setelah bersendawa
"ih,,,, mas azka ih,kok gitu sih"ucap nana merasa tidak enak pada yang lain
"kenapa sayang "jawab azka pada istrinya itu
"ck,mas azka pamer kemesraan mentang-mentang pengantin baru "ucap Fadhil mencibir
"kalau mau juga mesra-mesraan ya menikah lah dhil"ucap Azka menggoda Fadhil
"mau sih mas cepat-cepat nikah juga tapi yang mau ditemani nikah yang belum ada"Jawab Fadhil dengan muka pura-pura sedih
"ya carilah "ucap azka lagi
"emangnya mau cari dimana mas"jawab Fadhil mukanya semakin dibuat sedih dan melirik Rana yang sedari tadi hanya diam mendengarkan perdebatan kedua orang didepannya
"susah amat sih dhil hidupmu, ditukang loak tuh banyak yang bisa dibeli "ucap Azka
"memangnya barang bekas cari ditukang loak!?"ucap Fadhil mengerucutkan bibirnya seperti soang
"hahahaha hahahahaha " semua tertawa mendengar ucapan fadhil
"hahaha, emangnya kalau ada janda yang mau sama kamu mau nggak dhil!?"ucap azka masih menggoda adik dari kakak iparnya itu
"kalau masih ada yang segelan sih kenapa cari yang sudah tergores mas tapi kalau sudah jodoh ya mau bagaimana lagi yang penting terhormat"jawab Fadhil
"memangnya kamu punya incaran dhil!?"tanya Bayu
"punya mas"ucap Fadhil
"trus kenapa nggak didekatin!?" ucap bayu lagi
"susah mas,ahk udah akh saya serasa penjahat yang tertangkap dan di interogasi "ucap fadhil lalu berdiri dan membawa bekas makannya dan milik rafa dan rana yang duduk didekatnya
"nggak usah mas fadhil,biar Rana aja yang bawa"ucap Rana mencegah fadhil mengangkat piring bekas makannya ke wastafel lalu mencucinya
satelah mereka selesai makan dan membersihkan bekas makan mereka kini mareka hendak masuk kedalam kamar masing-masing
"ayo mas Rafa kita masuk kamar,gini nih kalau jomblo tidur aja sekamar sama sesama batangan "ucap fadhil dan mereka semua tertawa
"terima nasib Dhil"ucap Bima
"hahahahha,sesama jomblo jangan saling menghina "ucap Bayu cekakakan dan pinggangnya mendapat cubitan mesra dari sang istri
"Aw...sakit sayang "ucap Bayu mengusap pinggangnya yang terasa perih
"mas sudah malam kenapa ketawanya kencang-kencang,nanti tante kunkun merasa tersaingi "ucap Arumi dengan wajah Santainya
"dih Bayu disamain sama si kunti
hihihihihi"ucap Azka ikut tertawa
dan pinggangnya juga dapat cubita mesra dari Sang istri
"aduh Sayang,jangan KDRT dong,kita kan baru nikah "ucap Azka
"sudah ah mas, habisnya mas tertawa seperti tawanya Tante kunkun tapi ini versi cowoknya "jawab Nana
"udah ah ayo tidur kalian makin ngelantur omongannya "ucap Azka dan yang jomblo sekarang yang tertawa cekikikan
"sudah sudah sana tidur, kenapa malah kalian ketawa cekikikan "ucap Azka mengusir pasukan jomblo
mereka semua masuk kedalam kamar masing-masing
...****************...
ke esokan Harinya,Riki mengajak semua keluarganya untuk makan sate di warung bang toba tapi sebelumnya mereka menjemput Aurel karena aurel sudah bisa pulang
"mereka menjadi pusat perhatian karena wajah mereka yang cantik-cantik dan tampan-tampan
setelah menjemput aurel kini mereka menuju kewarung sate bang toba
saat mereka sampai disana, warung bang toba baru buka karena baru jam sembilan pagi, warung bang toba ramai saat jam makan siang sampai malam
"eh mas Riki,ada yang bisa saya bantu mas!? atau istrinya ngidan lagi!?"tanya bang Toba
"hehehe tidak bang, ini saya ajak keluarga besar saya untuk makan disini bang sebelum mereka pulang kampung "ucap Riki gugup takut rencananya berantakan
"oh... silahkan silahkan "ucap bang toba sopan
"silahkan duduk dulu saya siapkan dulu pesanannya, tapi mas riki mau pesan berapa kalau bisa 50 porsi jadi jika ada masih mau nambah tidak capek bolak-balik "ucap Riki
"akh... nggak salah mas kok pesanannya banyak amat"ucap azka
"tidak ka pasti sebentar ada yang berebut dan harus bolak-balik "jawab
saat mereka menunggu pesanan mereka datang Fatiyah dan Ayumi memberikan kado pada ibu mereka masing-masing
" ini untuk umah,tapi jangan di buka dulu ya tunggu aba-aba dari Yumi"ucap Ayumi menyerahkan kado pertamanya kepada bu Ayudia lalu Ayumi menyerahkan lagi sebuah kado pada Bu Hanim ibu mertuanya
"bunda icha ndak padat tado?!tanya Arisha karena Bundanya memberikan kado untuk kedua omanya
"nanti sayang bunda kasi icha kado ya" jawab Ayumi
Fatiyah juga memberikan kado pada bu Fatimah
mereka ber-enam kini duduk ditempat duduk mereka masing-masing
"umah,mama ibu kalian bisa bika kado dari kami "ucap Ayumi
dan mereka bertiga pun membuka kado yang ada ditangan mereka yang lain ikut-ikutan tegang menunggu isi kado yang diberikan oleh Ayumi dan Fatiyah
"yumi,ini punya siapa nak?!"tanya bu Ayudia dan Bu Hanim hampir bersamaan sambil memegang benda yang diberikan Ayumi mereka begitu pun dengan bu Fatimah yang memegang sebuah tespack yang bergaris dua merah
"Fatiyah ini artinya kamu sedang hamil nak!?"tanya bu Fatimah
dan di angguki oleh Fatiyah dengan senyumannya
begitupun dengan Bu Ayudia dan Bu Hanim
"Ayumi apakah ini berarti kamu sedang hamil nak?!"tanya bu Ayudia dan diangguki oleh Ayumi
"dan ini hasil USG kamu nak!?"tanya bu Hanim kini
"iya ma, Ayumi Fatiyah dan Aurel saat ini sedang hamil "ucap Ayumi
"Alhamdulillah "ucap mereka semuanya kompak
"dan satu lagi ini Hasil USG Fatiyah "ucap Fatiyah dan menyodorkan hasil USG nya
Aurel Segera meraihnya
dan membaca keterangan yang dikertas kecil yang ada di foto USG Fatiyah
"Fatiyah kamu hamil anak kembar !?"tanya Aurel dan diangguki Oleh Fatiyah
"Masya Allah, Alhamdulillah ya Allah "ucap bu Fatimah merasa terharu anak keduanya mengikutinya hamil anak kembar
"selamat ya untuk kalian bertiga, Allah sungguh maha Adil kalian hamil barengan agar tidak ada yang iri satu sama lain "ucap ibu Aurel
"semoga kalian bertiga selalu diberikan kesehatan sampai melahirkan nanti ,semoga Arumi dan Nana menyusul "ucap ibu Raidah dan diaminkan oleh semuanya