
Sudah sebulan sejak pulang dari kota Fatiyah dan Aurel pun sudah sehat kembali dan sudah kembali beraktivitas
para suami juga sudah sering dibuat kalang kabut karena permintaan ngidam mereka yang aneh-aneh
semenjak mereka hamil hampir setiap hari mereka nginap dirumah Ayumi atau sebaliknya mereka akan kerumah yang mereka inginkan tapi lebih sering dirumah Ayumi
dan saat mereka berkumpul itu akan membuat mereka akan pusing tujuh keliling karena permintaan mereka yang aneh-aneh
awalnya mereka mengira istrinya ini bekerja sama untuk mengerjai para suami
Flashback
"Saya rasa mereka sengaja membuat kita bingung karena mereka tahu kita pasti akan menuruti semua keinginan mereka jika mengatas namakan keinginan anak"ucap Satria karena sudah lelah dan ingin segera istirahat namun istrinya banyak maunya
"saya juga berfikir seperti itu sat, sepertinya istri-istri kita itu sengaja ngerjain kita
masa iya muntah-muntah nya saat kita sudah pulang kerja sedangkan jika pagi hingga sore hari mereka biasa-biasa saja "jawab
Azlan yang jug merasa lelah kerena seharian mencari informasi untuk kliennya bersama satria dan Beberapa anak buahnya
"ya Allah semoga istriku tidak ikut ngidam aneh-aneh karena dia juga masuk dalam kelompok kakak dan kedua kakak iparku "ucap azka
"hahaha hahaha "tawa mereka bertiga pecah saat mendengar doa azka dan mereka juga baru menyadari Istri adiknya itu juga anggota gank wanita ajaib
"jangan-jangan saat istrimu hamil ngidamnya lebih aneh dari ketiga anggota kelompoknya "ucap satria terbahak-bahak
"semoga saja tidak karena istriku baru bergabung dengan kelompok trio kwek-kwek tidak seperti mereka bertiga yang kebersamaan mereka sudah mendarah daging "ucap Azka menolak ucapan satria
"papi....."panggil Aurel satria pun segera berlari mendekati istrinya jantungnya sudah berdetak kencang menunggu istrinya menyebutkan keinginannya
"ada apa sayang !?" tanya satria saat sudah berdiri didepan istrinya
"papi mami pengen jilatin permen lolipop "ucap aurel yang seketika mengelap air liurnya membanyangkan menjilati permen lolipop
"permen lolipop !?"tanya satria mengerutkan keningnya
"iya Mas saya sangat pengen"jawab Fatiyah
"Oke saya cari dulu ya "ucap satria
"mmm, jangan lama-lama ya pi"ucap aurel
"Oke "jawab satria
satria pun keluar dari kamar untuk pergi mencari permen lolipop
"mau kemana sat!?"tanya Azlan
"tugas negara" jawab satria
"berarti kita juga siap-siap dong"sahut Riki
"bagaimana kalau malam hape mereka kita sita, karena saya curiga istri-istri kita ini cuma ngerjain kita"ujar satria mengeluarkan idenya
"jangan mereka bisa ngamuk dan ngambek "sahut azlan
"iya juga ya, bisa-bisa negara api menyerang kalau mereka ngamuk" satria menggaruk kepalanya
"eh sat kenapa belum pergi,mau nyonya kamu ngamuk dulu baru kamu pergi!?" azlan memperingatkan adiknya itu karena satria kembali duduk didekat mereka
"iya,saya pergi dulu ya"satria pun beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari rumah
suara mesin motor pun berbunyi menandakan satria pun sudah pergi
"mas azlan,mas riki !!! mas Satria mana!?"tanya Aurel tiba-tiba
"lah kamu kan nyuruh cari sesuatu " Riki mengingatkannya
"belum pulang ya mas!?" Aurel mengerucutkan bibirnya dan kembali keatas kekamarnya
tak berselang lama bunyi suara motor yang dikendarai satria dan suaranya mengucapkan salam terdengar
"dapat sat!?" tanya azlan
"dapat "satria mengangkat kantong plastik yang dibawanya
"memangnya istrimu pengen makan apa!? "azlan menengadahkan tangannya ingin melihat apa yang di beli adiknya itu
"nih permen lolipop "satria merogoh kantong plastik itu dan memperlihatkan permen lolipop yang belinya
"oh ..tapi ngomong-ngomong bumil yang dua itu kok tidak buat ulah" Riki merasa aneh karena tumben istrinya tidak minta macam-macam
"iya juga ya biasanya mereka bertiga heboh minta ini itu "azlan menanggapi ucapan adik iparnya itu karena merasa heran juga
"bersyukur lah kak karena malam ini mereka anteng saja"satria berlalu naik kelantai dua menuju kamarnya
Flashoff
Pagi hari semua semua berjalan seperti biasanya,semua kembali beraktivitas tidak ada drama ngidam baik muntah,mual atau semacamnya
Fatiyah dan Aurel bekerja dipuskesmas seperti biasa
para suami juga seperti itu berangkat bekerja tanpa harus khawatir Istri mereka ngidam menginginkan sesuatu
namun bila masuk waktu magrib setelah sholat Maghrib ketiga bumil itu akan merasakan sakit kepala yang luar biasa dan akan sembuh jika sudah memuntahkan semua isi perutnya
Bu Ayudia juga jadi bingung kenapa anak dan menantunya seperti itu
"kok bisa ya mual dan muntah nya itu pas malam hari tidak seperti ibu hamil pada umumnya
mereka akan mual dan muntah pada pagi hari saat matahari mulai meninggi dan akan ngidam ini itu tapi ini mereka ngidam saat malam hari dan tidak nafsu makan dimalam hari juga sedangkan jika pagi sampai Sore mereka bisa makan apa saja
benar-benar mereka memang ajaib" ucap Bu Ayudia pada putra dan menantunya
"entahlah umah,kami biasa berfikir mereka hanya ingin dimanja dan cari-cari perhatian
bahkan kami sempat berfikir jika kami hanya dikerjai oleh mereka
namun melihat mereka tersiksa seperti itu dan muka mereka sangat pucat itu yang membuat kami merasa kasihan"Azlan mengeluarkan semua unek-uneknya
"hahaha , memang benar sih jika kita lihat semua itu, mereka itu seperti sedang ingin dimanja setelah seharian beraktivitas kalian pun bekerja jadi tidak punya waktu untuk mereka " ucap Bu Ayudia terkekeh geli bila membayangkan semua putri dan menantunya yang sedang hamil senang ngerjain suami-suami mereka
"iya benar Umah sepertinya Anak-anak kami mengerti jika ayah dan ibunya jika pagi sampai Sore mereka sangat sibuk"jawab Azlan
mereka sedang asyik ngobrol sebelum sarapan menunggu tiga bidadari mereka bersiap-siap
"ayo sayang sarapan dulu tuh kita sudah ditunggu "ucap Ayumi terlihat menuntun kedua anaknya
"papi belum sarapan !?"tanya Aurel pada suaminya
"belum suamimu itu menunggu dari tadi" Jawab Bu Ayudia
"maaf ya mas,umah lama nunggunya "Ucap Aurel merasa tidak enak hati pada mertuanya
"tidak apa-apa nak,ayo sekarang kita sarapan tapi dimana Fatiyah !?" ucap Bu Ayudia lalu mencari Fatiyah
"saya disini umah"jawab Fatiyah yang baru berjalan mendekati mereka
"ayo sekarang kalian makan nanti kita telat berangkatnya "Bu Ayudia meminta semua anak-anaknya untuk sarapan
setelah sarapan mereka pun berangkat ketempat kerja masing-masing
sore menjelang Fatiyah dan Aurel siftnya sudah selesai dan memutuskan untuk
pulang
"Tiyah" panggil Aurel
"Mmmm,kenapa?!"sahut Fatiyah
"kayaknya enak deh makan rambutan, kenarin saya lihat rambutan dekat kliniknya Umah sudah meteng"ucap Aurel
"beneran rel!?"tanya Fatiyah memastikan
"beneran "jawab Aurel
"kita kesana yuk!!!"ajak Fatiyah
"Ayuk "sahut Aurel dan Aurel pun melajukan mobilnya pulang kerumah lama ibu mertuanya
sedangkan ditempat lain
Ayumi dan nana serta ke-dua anaknya juga sudah dalam perjalanan pulang
"Na,kita kerumah lamanya umah ya"ucap Ayumi
"memangnya mau ngapain kak!?"tanya Nana
"mau ambil rambutan, sepertinya rambutan dekat kliniknya Umah sudah meteng
saya pengen makan rambutan pasti sangat manis "ucap Ayumi dan diangguki oleh Nana
Nana melajukan mobilnya menuju rumah lama BU Ayudia
sesampainya disana pak Darto membukakan pagar agar mobil ayumi bisa masuk kedalam pekarangan rumah
"kak lihat deh,kak Aurel lagi ngapai Duduk disana!?"tanya Nana pada Ayumi
"ya nggak tau,ayo kita lihat tapi kita bawa anak-anak dulu kedalam "ucap Ayumi lalu keluar dari dalam mobil lalu menggendong Arisha
sedangkan nana menggendong Abian Karena mereka bersasua tertidur saat dalam perjalanan pulang
"aul kamu ngapain ?!"tanya Ayumi saat kembali lagi keluar bersama nana
lalu Aurel menunjuk keatas pohon dimana Fatiyah nangkring
Ayumi Merasa jumawa,ayumi teringat saat baru sampai didesa ini dengan kelakuan keduanya
Ayumi ikut duduk di bawah pohon karena Fatiyah terus melemparinya dengan buah rambutan sedangkan Nana sibuk merekam aksi ketiga sahabatnya itu
Ayumi dan Aurel terus menggoda Fatiyah agar Fatiyah terus melemparinya dengan buah rambutan