
"Ayah dan ibu mulai sekarang jangan dulu sering bepergian sendirian atau berduaan saja sama ibu takutnya mereka mengincar kalian juga apalagi sekarang anak buah kepercayaannya sudah tertangkap kami saja yang notabenenya orang baru menjadi incaran utama mereka "ujar Azlan
Sesampainya mereka dirumah Azlan menyampaikan kepada semua orang agar tidak terlalu sering keluar rumah jika tidak ada yang penting selain bekerja namun harus tetap waspada dan berhati-hati
"untuk sekarang ini kalian harus lebih hati-hati lagi jika beraktivitas diluar rumah terutama Fadhil dan Fadhillah yang mengharuskan bekerja diluar rumah
jika ada hal yang mencurigakan misalnya kalian merasa kalian diperhatikan oleh orang asing merasa di ikuti jangan diam saja segera menghubungi kami salah satunya agar bisa segera mengirimkan bantuan karena kita tidak tau rupa mereka ataupun jenis kelamin mereka apakah mereka seorang perempuan yang berpura-pura menjadi pasien atau berpura-pura sebagai pengantar pasien "ujar Azlan
"iya mas " jawab Fadhil dan Fadhillah
"kak besok kami harus kembali kerumah soalnya dibutik dan toko sedang banyak pesanan mas Riki dan anak-anak kewalahan walaupun selama disini saya terus membuat desain Baju-baju pesanan pelanggan namun mereka tetap keteteran "ujar Ayumi pada kakaknya itu
"iya kak masa cutiku sama Fatiyah juga sudah berakhir hari ini kami harus kembali kerumah "ujar Aurel dan Fatiyah hanya manggut-manggut membenarkan ucapan Aurel
"baiklah besok setelah sholat subuh kita berangkat "jawab azlan
"tapi permasalahan disini bagaimana kak"tanya Ayumi lagi
"Desta dan Bejo akan tinggal disini untuk sementara waktu bersama anak-anak yang lainnya mereka akan menempati ruangan yang ada dilantai dua toko mereka sebagian akan menjadi karyawan ditoko untuk tetap bisa mengawasi orang disini"jawab Azlan
"Alhamdulillah,saya merasa tenang sekarang jika mas desta dan bejo ada disini-"ujar Ayumi
"emhhh, Kamu benar insya Allah mereka semua bisa diandalkan"jawab azlan
"iya kak, mereka semua orang-orang tangguh dan setia"jawab Ayumi
Sebentar lagi mereka akan datang untuk memperkenalkan diri mereka "ucap Azlan lagi
Tak berselang lama sudah ada yang mengetuk pintu
Azlan bergegas berdiri dari duduknya dan berjalan menuju pintu
Ternyata benar yang datang adalah Desta dan Bejo beserta beberapa anak buah mereka
"assalamualaikum kak"ucap bejo dan yang lainnnya mengucapkan salam saat pintu terbuka dan orang yang mereka hormati selama ini berdiri didepannya
"waalaikumsalam,ayo masuk kami sudah menunggu kalian sedari tadi "jawab azlan dan mempersilahkan tamunya masuk kerumahnya
"kalian yakin tidak ada yang melihat kalian nmasuk kedalam rumah kan?"tanya azlan pada mereka saat mereka berjalan masuk keruang keluarga
"rumah kak azlan besar juga bersih dan rapi"ujar bejo
"iya kak rumah mu bagus sekali "sahut Desta menanggapi ucapan bejo dan diangguki oleh yang lainnya
"tidak ada yang melihat kalian masuk kedalam rumah ini kan?"tanya azlan lagi
"ada kak anak buah bayangan kita yang melihat kami"ujar bejo bercanda
"ish kamu ini , becanda aja kerjanya "jawab Azlan
mereka tertawa bersama
Kini mereka telah sampai diruang keluarga semua orang menoleh kearah mereka melihat siapa yang datang
"pom pesta,pom jojo"teriak Arisha saat melihat kedua pria tampan yang sangat dikenalnya
Arisha berlari menyongsong mereka
"hati-hati sayang nanti kamu jatuh "ujar Ayumi memperingatkan putrinya
"Adeh Arisha mengganti namaku lagi "ujar desta gemas pada Arisha yang kini sudah dalam gendongannya
"pom pesta tot tau cih talau icha ada picini "tanya Arisha pada Desta
"iya dong om kan bisa melacak kemana saja icha pergi"jawab
desta
"Ayumi anak kamu ini senang sekali mengganti namaku masa namaku jadi pesta sih dan sekarang saya dikatakan tepes Untung bukan tipes bisa-bisa saya dirawat dong "ujar desta protes pada Ayumi
"itu sih deritamu kak, nikmati aja"jawab Ayumi dan semua orang tertawa
"duduk dulu kak,apa nggak pengal berdiri terus ?"ujar Aurel
"pegal juga sih rel tapi kayaknya saya keduluan deh sama mereka "jawab Desta yang memang tempat duduknya sudah penuh ditempati oleh teman-temannya dan keluarga Fatiyah
"om Desta Duduk disini aja ditempat bian"ujar abian yang memang duduk disofa tunggal
"ponakan om memang pengertian "jawab Desta tersenyum dan berjalan menuju dimana Abian berada dan Arisha masih dalam gendongannya
namun senyumannya luntur saat dia sudah mendudukkan bo--kongnya pada sofa yang diberikan oleh Abian dan mendudukkan Arisha disalah satu pahanya Abian naik duduk dipahanya yang masih kosong
"ini mah sama aja abang"ujar Desta pada abian
Abian Hanya tertawa cekikikan bersam Arisha
"kan bagus om,jauh lebih baik dari pada on berdiri terus trus gendong dedek pasti pegalkan"ujar abian pada Desta
"pintar amat sih akal anak ini"jawab Desta lalu mencium pipi abian yang gembul
Arisha ternyata sudah terlelap dalam pangkuan Desta
"kakak tidak ikhlas memangku anak-anakku? ujar Ayumi melotot pada Desta
"hadeh emaknya sudah keluar taringnya nih"ujar Desta Pelan namun Abian masih dapat mendengarnya karena dia duduk dipangkuan pria tampan itu
Abian terkikik sendiri
"memangnya bunda vampir ya om?"ranya abian dan diangguki oleh desta
"oh iya pak bu, Fadil dan Fadillah kak maryam dan mas Fadlan meraka ini teman-teman seperjuanganku dan mereka yang akan menjaga kaiian pergilah untuk membawa toko
Karena bara,egi dan upic akan tinggal ditoko dan menjadi karyawan sementara waktu sampai masalah ini selesai
Sedangkan Bejo dan Desta akan tinggal dirumah tua ibu setelah masalah selesai ,
jika semua baik-baik merekaakan pulang "ujar azlan
"kak terus yang lainnya kemana ?tanya Aurel penasaran
"dibelakang rumah "jawab azlan
"kok dibelakang rumah sih mas kenapa tidak dirumah ibu aja"tanya Fatiyah
"mereka sudah banyak disana, sedangkan dibelakang rumah ada sebuah favilium yang cukup luas yang bisa mereka tempati supaya tidak menimbulkan kecurigaan karena mereka akan bergantian berjaga seperti security"Jawab azlan
Setelah lama barbincang mereka pamit undur diri dan pulang ketempat mereka masing-masing yang sudah ditunjukkan oleh azlan
Sedangkan empat orang segera kebelakang menuju favilium yang dimaksudkan oleh Azlan dan disana ternyata sudah dibersihkan dan ada empat tempat tidur sedang dan satu sofa panjang,ada sebuah kulkas dan ada dapur kecil juga disana dan satu kamar mandi
didalam favilium itu tidak ada sekat kecuali meja yang terbuat dari batu yang melengkung seperti untuk menutupi dapur jika kita memasak
Disana juga terdapat lemari pakaian empat pintu
"tidak buruk "ujar lion dan diangguki oleh ketiga rekannya
"Ayo istirahat, siapa yang berjaga malam ini"ujar Raka
"biar saya dan alif aja dulu yang berjaga malam ini"jawab lion
Raka dan Damar hanya mengangguk tanda mereka setuju