Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 54 warisan Ayah



"kamu ayah dan ibu tenang disana ya dek kakak akan mencari paman dan bibi,kakak berjanji akan melindungi mereka dan memberikan kehidupan yang layak untuk mereka dimasa tuanya "ucap satria menatap foto Sarah ayah dan ibunya yang sudah sarah edit sedemikian rupa agar mereka terlihat sedang berfoto bersama bahkan diponsel sarah juga ada foto satria saat baru pertama masuk sekolah Dasar


Air mata satria kembali menetes membasahi pipinya, pertemuan singkat dengan adiknya sangat disayangkannya


"saya akan menjaga dan menyayangi putramu karena dia sekarang adalah putraku "ucap satria lagi


"sat, rencana kamu sekarang apa?!"tanya pak Marvel


"saya akan mencari paman dan bibi pa"jawab satria


"apakah kamu tidak penasaran dengan harta warisan kedua orang tuamu!?"ucap pak marvel lagi


"apa saya harus mengambilnya pa!?"satria meminta pendapat pak Marvel


"ambillah nak, setelah itu bagi dualah dengan putramu karena disana juga ada hak ibu kandungnya "jawab pak marvel


"baiklah pa,kalau menurut papa itu yang terbaik"ucap satria


malam harinya satria mengadakan tahlilan dan yasinan untuk almarhumah sarah adiknya dan satria akan melakukan tahlilan selama lima hari berturut-turut untuk ayah ibu kakek dan neneknya


banyak tetangga yang datang untuk tahlilan bersama dirumah satria


acara tahlilan berjalan dengan lancar dan hikmat para tetangga pun senang karena diberikan nasi berkat dan kotak kue yang bisa mereka bawa pulang


setelah lima hari acara tahlilan digelar dirumah satria dan para tetangga sangat antusias hadir untuk tahlilan bersama


hari ini satria berencana akan mendatangi bank di kota B dimana adiknya menyimpan harta warisan yang diberikan oleh kedua orang tuanya


kini satria sudah berada yang dikatakan almarhumah adiknya


Azlan,pak marvel dan azka menemaninya karena mereka tidak ingin satria mendapatkan kesulitan


mereka ber empat terbelalak karena terkejut saat tau seberapa banyak harta warisan kedua orang tuanya


bermodalkan surat kuasa yang diberikan oleh sarah satria tidak mengalami kasulitan


setelah memindahkan harta warisan itu atas namanya satria pun sudah membagi dua harta itu atas nama istrinya yang menjadi bagian nya sedangkan bagian untuk anak adiknya di simpan atas namanya sendiri


mereka kini pulang kerumah


Hari-hari berlalu satria masih terus mencari keberadaan Paman dan bibinya namun belum menemukannya


"Mas hari ini kita kerumah Ayumi ya!?"ucap Aurel


"memangnya kenapa !?"tanya satria


"mas lupa ya, kan hari ini anak ayumi si imut calon menantuku akan pulang kerumah "jawab Aurel


"oh iya Sayang, maafkan mas ya maa lupa"ucap satria


"iya mas Aul tau mas lagi banyak kerjaan juga lagi sibuk nyari paman dan bibi "Jawab Aurel


"iya sayang Alhamdulillah banyak yang percaya pada kami,tapi mas masih bingung harus mencari paman dan bibi kemana "wajah satria berubah sendu nampak juga diwajahnya bahwa saat ini dia sangat lelah


"kamu yang sabar mas, pasti paman dan bibi pasti akan ditemukan "jawab Aurel mencoba menenangkan suaminya itu


"iya sayang makasih ya, kamu sudah menganggap putra Adikku dan mau merawatnya dengan baik " air mata satria menetes membasahi pipinya


"jangan pernah bilang begitu lagi ya mas dia sekarang adalah putraku adik kembar putriku lihatlah wajah mereka semakin mirip "kata Aurel memeluk lengan suaminya dengan manjanya


"iya sayang mas janji tidak akan berbicara seperti itu lagi"jawab satria lalu mengecup kening istrinya


"kita kerumah Ayumi ya mas saya sudah tidak sabar ingin melihat calon menantu mu"kata Aurel


"besok aja ya sayang kasian anak-anak,cuaca diluar sedang mendung "jawab satria


"iya deh"Aurel terlihat kecewa namun tidak ingin membantah ucapan suaminya


"mas acara aqiqahan anak kita,kita adakan dirumah umah aja ya !?"Aurel kini menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya


"loh kenapa tidak disini saja dirumah kita sendiri !?"tanya satria


"Ayumi dan Fatiyah sepakat mengadakan syukuran dirumah umah saya pun diajaknya tapi saya bilang mau tanya mas dulu "jawab Aurel


"ya sudah kalau begitu kita juga adakan syukuran aqiqah anak-anak kita dirumah umah Bareng mereka "jawab satria


wajah Aurel berbinar bahagia saat mendapatkan izin dari sang suami


"mas bagaimana urusan kamu apa sudah selesai !?"tanya aurel


"sudah Sayang, semua berjalan lancar bahkan saya sudah membagi dua harta kedua anak kita" satria menceritakan semua pada istrinya


"jadi bagian mas,mas simpan menggunakan namaku!?"tanya Aurel


"iya sayang, nanti setelah anak-anak kita berusia 20 tahun kita akan memberikan pada mereka untuk mereka kelola jadi kita harus benar-benar mendidik anak-anak kita agar terbiasa hidup sederhana agar tidak memfoya-foyakan Hartanya kelak


Aurel sangat bahagia karena masa depan kedua anaknya sudah terjamin


"trus mas, kenapa selama hidup ayah dan ibu memilih hidup sengsara sedangkan dia punya banyak harta !?"tanya Aurel


"mas juga tidak tau kenapa ayah dan ibu seperti itu tapi mungkin ayah tidak ingin saudara-saudaranya yang serakah menguasai semua harta ayah yang mungkin sudah disiapkannya untukku dan juga sarah"jawab satria


"iya mas sepertinya ,ya seperti itu karena jika mengingat cerita sarah, saudara kandung ayah sangat serakah"jawab Aurel


"sekarang kita fokus merawat anak-anak kita saja sayang "ucap satria


"iya mas,tapi bagaimana nanti jika kita bertemu dengan paman dan bibi!? apakah meraka akan tinggal bersama kita!?" Aurel bertanya pada suaminya dengan wajah serius


"tidak sayang saya sudah menyiapkan sebuah ruko untuk paman dan bibi tempati "jawab satria


"loh kenapa ruko mas!?"tanya aurel bingung


"ya supaya paman dan bibi bisa buka usaha sendiri kita akan memberikan modal usaha nanti, tidak apa-apa kan sayang !?" kini satria yang balik bertanya pada istrinya


"oh.....begitu ya mas!? iya lah mas tidak apa-apa "jawab Aurel


"kira-kira paman mau buka usaha apa ya nanti !?" tanya Aurel


"ya nggak tau,itu difikirkan saja nanti setelah paman dan bibi kita temukan semoga saja mereka berdua baik-baik saja "jawab satria


"iya mas, aamiin "jawab Aurel


"sayang apakah mas belum bisa !?"tanya satria dengan wajah sendu


"bisa apa mas!?"jawab Aurel yang Balik bertanya


"sayang ini sudah dua Minggu mas puasa "ucap satria


"mas ini belum selesai 40 hari loh,baru 15 hari lebih "jawab Aurel terkekeh yang juga kasihan pada suaminya itu


"kamu sih sayang mancing-mancing sedari tadi "ucap satria


"loh mancing dari mana mas!? pakaianku daster besar trus saya juga tidurnya santai saja"ucap Aurel masih terkekeh


"tuh tangan kamu sedari tadi mengelus-elus dada mas,apa coba kalau bukan mancing "jawab satria


"hahaha mas mas saya itu nggak mancing sayang mas kan tau kebiasaan istrimu ini kalau Kamu didekatku pasti tanganku gatal ingin negelus kotak-kotak kamu ini sayang " jawab Aurel


tanpa menjawab ucapan istrinya Satria langsung melahap bibir istrinya


oe... oe......oe.....


suara tangis bayi mereka menghentikan aktivitas keduanya, Aurel semakin terkekeh melihat wajah suaminya yang terlihat kesal sendiri


Aurel segera menghampiri box bayinya dan memeriksa kenapa putrinya menangis


"kenapa sayang!?"tanya Aurel pada bayinya lalu memeriksa bayinya lagi ternyata gelisah karena popoknya sudah kotor


"oh kakak pup ya,tunggu ya sayang mami ganti popoknya dulu" Aurel mengajak bayinya itu berbicara seolah bayi itu mengerti karena tersenyum kepada ibunya


saat Aurel sibuk membersihkan bayi perempuannya Putranya juga ternyata ikut bangun


"eh tampannya mami juga sudah bagun!? kenapa sayang !?" tanya Aurel pada bayi laki-lakinya


sang bayi hanya menjilat-jilat bibirnya sebagai jawaban dari pertanyaan sang ibu


"oh mau ***** sayang !? sabar ya mami bersihkan kakak dulu ya sayang "jawab aurel


satria Tersenyum melihat sang istri berbicara pada kedua bayinya


"papi tolong dong,ini kakak digendong dulu,mami mau ngasi asi buat adek kasian lagi haus"ucap Aurel


satria pun menghampiri istrinya lalu menggendong putrinya


...****************...


Maaf ya baru up, kemarin seharian nggak bisa ngetik soalnya sibuk banget 🙏🏻🙏🏻😍🥰


jangan lupa mampir ya dikaryaku yang lainnya 😊😍🥰