Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 79



Satria dam Aurel mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Azlan yang tak terbantahkan sedangkan Ayumi dan Riki hanya cekikikan melihat semuanya


Azka segera malakukan perintah sang kakak


tak membutuhkan waktu lama setelah azka mengirimkan lokasi mereka kepada polisi


Polisi pun kini sudah berada disana dan menangkap semua anak buah Haris termasuk Haris sendiri yang seperti orang linglung sesekali Haris bergumam ingin menikahi Ayumi lalu dia tertawa


"yum sepertinya obsesi Haris ingin memilikimu begitu besar "ujar Fatiyah


"entahlah dan saya tidak peduli "jawab Ayumi


Saat mereka semua sibuk membereskan anak buah Haris Satria menarik istrinya untuk naik kekamar Rahasia Haris


Sesampainya dikamar itu mereka tidak membuang banyak waktu dan mereka pun melakukan bulan madu dikamar itu


"yhank rumah kita lengkapi juga dong kamar seperti ini jadi jika nanti kita punya anak dan kita sedang ingin naninu dan nggak ingin ada yang ganggu, kita tinggal kekamar Rahasia kita aja"ujar Aurel memberikan ide pada suaminya saat mereka baru selesai menuntaskan segala yang mengganjal dan menebarkan benih-benih cinta mereka


"iya sayang itu ide yang bagus "Jawab satria lalu mencolek dagu sang istri dan mencium bibir istrinya sekilas


"Yuk mandi sayang,kita mandi bareng aja biar cepat nanti kita ditinggalkan sama mereka semua "ujar Satria pada istrinya


"iya Ayok "mereka pun mandi berdua untuk menghemat waktu


Setelah mereka selesai membersihkan diri mereka kembali kelantai bawah dan benar saja kini mereka sudah berada di atas mobil dan bersiap untuk berangkat


tanpa menunggu lama mereka pun kini ikut bergabung dimobil yang dikendarai oleh azka


Dengan formasi lengkap untuk trio kwek-kwek dan pasangan mereka


Kecuali Azka yang pasangannya tidak ikut


Bu Ayudia dan Arumi ikut bersama Bayu


"kalian dari mana sih, tiba-tiba menghilang "ujar Fatiyah kesal


"kami dari bulan madu, Ayumi aja bisa masa kita nggak "jawab Aurel santai


"hah?! maksud kamu?"tanya Fatiyah lagi


"kamu nggak usah tau tiyah,nunggu halal dulu sama kak Azlan trus kita bahas lagi nanti kamu ngeces pengen cepat-cepat coba"sahut Ayumi menggoda Fatiyah Aurel sudah tertawa-tawa bersama satria


Riki hanya diam mendengarkan mereka bertiga


"mas, mereka membullyku"ucap Fatiyah merajuk


"sabar sayang,biar nanti mas


Beri mereka hukuman "jawab Azlan dan itu membuat calon istrinya itu tersenyum bahagia


"emangnya kita anak kecil mau dihukum ?"ujar Ayumi


"yum"sahut Azlan


"iya kak hehehehe "jawab Ayumi terkekeh


Fatiyah sudah memajukan bibirnya


setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam kini mereka telah sampai dirumah Baru Bu Ayudia, mereka sengaja pulang kesana karena itu akan memudahkan mereka jika ingin pulang kerumah mereka masing-masing karena jarak rumah mereka berdekatan


"mas tiyah lapar"ujar Fatiyah pada Azlan


"astaghfirullah kita belum ada yang makan ya,ini sudah jam berapa ?"jawab Azlan yang baru sadar jika mereka belum ada yang makan sejak siang tadi semua gara-gara pak Umar


"azka tolong kamu hubungi nana dulu siapa tau masih ada makanan yang untuk acara pagi tadi dirumah umah soalnya kita belum ada yang makan dari pada kita repot keluar cari makanan"ujar azlan pada azka


"iya kak tunggu "jawab Azka dan segera mengontak atik ponselnya lalu menelpon Nana


"Assalamualaikum Na,kamu dimana sekarang ?"tanya Azka begitu telponnya diterima


"waalaikumsalam mas,saya masih dirumah lama Umah sama emmak,mas dan yang lain sekarang ada Dimana?


Mas dan yang lainnya baik-baik saja kan? Mbak Ayumi tidak apa-apa kan?"jawab Nana memberondong Azka pertanyaan


"iya mas maaf,mas sekarang ada dimana?"ujar Nana


"mas dan yang lainnya sekarang ada dirumah baru Umah kami baru saja sampai"jawab azka


"oh Alhamdulillah,mas Mbak Arumi tidak apa-apa kan?" tanya nana lagi


"Alhamdulillah kami semua baik-baik saja "jawab Azka


"Alhamdulillah ya Allah "ujar Nana


"Na makanan yang untuk acara pagi tadi masih ada nggak ?"tanya Azka lagi


"masih mas, masih banyak malah


emangnya kenapa mas"jawab Nana


"kami belum ada yang makan sejak siang tadi "jawab Azka


"oh,biar saya panaskan dulu makanannya setelah itu mas datang kesini untuk mengambinya"jawab Nana


"baiklah "ujar azka


"ya sudah mas saya matikan dulu sambungan telponnya saya mau buat mananan dulu "jawab Nana


"iya,kalau sudah selesai kamu telpon mas saja"ujar Azka


"iya mas"jawab Nana lalu mematikan sambungan telponnya


Tak berselang berapa lama Nana menelpon pada Azka untuk memberi tahukan bahwa makanannya sudah siap untuk dijemput


namun Azka mengatakan mereka akan makan disana saja karena kasihan Nana jika harus mengangkatnya kesana kemari


Kini mereka semua sudah ada dirumah lama Bu Ayudia Nana pun sudah menyiapkan makanannya dimeja makan dibantu oleh sang ibu


Mereka makan dengan begitu lahapnya karena mereka memang sangat lapar


Setelah makan mereka bercengkrama bersama diruang tamu sambil bercerita apa yang mereka alami tadi


Nana dan ayumi menyediakan teh hangat dan beberapa cemilan sehat sebagai teman ngobrol mereka


Puas bercerita mereka memutuskan untuk nginap dirumah Bu Ayudia kini mereka masuk kedalam kamar mereka masing-masing yang ada dirumah Bu Ayudia itu untuk membersihkan diri dan beristirahat kecuali azka harus meminjamkan kamarnya pada Bayu sedangkan dia akan tidur bersama sang kakak di kamar azlan


Siang Hari menjelang mereka semua baru terbangun dari tidurnya kecuali bu Ayudia dan Ayumi mereka memang tidak terbiasa untuk tidur kembali setelah sholat subuh sedangkan yang lain setelah sholat berjamaah di musholla rumah itu mereka kembali kekamar mereka masing-masing untuk kembali mengukir mimpi


Tubuh mereka kini kembali segar setelah kemarin mereka harus bersitegang dengan menggunakan tenaga dan pikiran mereka agar bisa menghadapi anak buah Haris


pak Umar kini mendekam dipenjara sedangkan haris dirawat dirumah sakit jiwa karena dia seperti orang linglung karena dosis obat yang Ayumi suntikkan terlalu tinggi hingga membuat Haris seperti itu


Haris bukan hanya penghuni rumah sakit jiwa namun dia juga adalah tahanan polisi karena berbagai kasus mulai dari kasus penipuan, penculikan sampai lasus percobaan pembunuhan


Mereka bersyukur karena mereka bisa pulang dengan selamat dan tidak ada yang terluka sedikitpun


Kini mereka semua berkumpul dimeja makan untuk makan siang bersama termasuk keluarga Bayu yang memang belum di izinkan pulang kemarin karena mereka takut anak buah Haris berulah lagi


Mereka makan siang sambil bercengkerama untuk mempererat tali persaudaraan mereka


Setelah makan siang Bayu dan keluarganya berpamitan untuk pulang karena keluarga Bayu akan pulang kekota mereka


Ibunda Bayu kini memeluk Arumi sang Calon menantu saat berpamitan


Mereka semua merasa seneng karena keluarga mereka selamat setelah insiden menegangkan kemarin


Mereka juga tidak mempermasalahkan tentang kasus pak Umar sebagai ayah kandung Arumi dan mereka tetap ingin menukahkan Bayu dan Arumi


Bu Ayudia dan Arumi sudah beberapa kali meminta maaf karena kejadian memalukan kemarin


Keluarga Bayu dengan senang hati menerima mereka tanpa mempermasalahkan hal sudah terjadi yang mereka pentingkan adalah masalah hati Anak-anak mereka dan kebahagiaan anak-anaknya


Bu Ayudia merasa lega dan bersyukur karena keluarga bayu masih menerima mereka tanpa memperdulikan apa yang telah terjadi dalam keluarganya