
Hari demi hari telah terlewati usia didunia pun semakin bertambah
begitupun dengan kedekatan Bu Ayudia dan pak Marvel semakin dekat dan mereka sudah berencana untuk meminta restu pada anak-anaknya
bukan anak-anaknya tidak tau tentang kedekatan mereka namun mereka menunggu kejujuran keduanya
hari ini bertepatan dengan ulang tahun Arisha dan mereka semua berkumpul dirumah Ayumi Marvel dan Ayudia pun berencana untuk mengatakan pada anak-anaknya keinginan mereka untuk meresmikan hubungan mereka kejenjang pernikahan
Marvel sudah mempersiapkan semuanya dari jauh-jauh hari
semua kini tengah sibuk dengan persiapan ulangtahun Arisha Ayumi dan Riki mengundang anak-anak panti asuhan untuk merayakan pesta ulang tahun putrinya yang ke Enam tahun
pesta ulang tahun Arisha sangat meriah karena bukan Hanya anak-anak panti yang datang teman-teman sekolah Arisha pun banyak yang datang begitu pun para tetangga yang punya anak-anak kecil pun diundang untuk datang
setelah pesta ulang tahun Arisha selesai dan semua tamu undangan pun sudah pulang yang tersisa para keluarga inti termasuk Bu Raidah dan pak Wijaya
Marvel pun menyampaikan niatnya untuk mempersunting Ayudia dari pada menimbulkan fitnah
"cih sudah tua masih ganjeng"cibir Bu Raidah walaupun hanya bergumam namun Azlan dan pak Wijaya dapat mendengarnya karena kebetulan dia berdiri dibelakang Bu Raidah tanpa sepengetahuan bu Raidah
pak Wijaya menyenggol lengan istrinya
"apaan sih pa" ucap Bu Raidah Sewot
"jaga ucapanmu jangan sampai mereka mendengarnya "jawab pak Wijaya memperingatkan istrinya itu
"cih kan ucapan mama benar, sudah bau tanah masih saja gatel mau nikah.cucu sudah banyak masih aja mikir otak bawah" ucap Bu Raidah semakin sewot karena ditegur oleh suaminya
"jaga ucapanmu ma" jawab pak Wijaya kesal
"ck..bela saja terus"ucap bu Raidah semakin kesal namun sudah berhenti berbicara
"jika umur sudah tua ucapan harus dijaga jangan sampai ucapan dari mulut akan menjadi petaka, menghindari fitnah zina lebih baik dari pada hati yang selalu merasa iri dan dengki" ucap Azlan tepat didekat telinga Bu Raidah dan pak Wijaya mereka sempat berjingkak kaget dengan kehadiran azlan didekat mereka
"jika tidak suka melihat ibu dan papaku Bahagia ibu bisa pulang dan memperbanyak zikir hingga hati ibu yang banyak debunya bersih "ucap azlan lagi yang mengusir Bu Raidah secara halus
pak Wijaya mengusap wajahnya kasar karena kembali merasa malu dengan kelakuan istrinya
"Bay papa pulang duluan ya, soalnya kepala papa terada sakit mungkin karena seharian belum istirahat dari luar kota" ucap pak Wijaya beralasan pada putranya itu dan bayu langsung tau pasti mamanya berulah lagi dan papa merasa malu
"tapi papa kan belum makan apa-apa " jawab bayu Arumi yang mendengar mertuanya berpamitan langsung masuk kedalam dapur dan meninta asisten rumah tangga kakaknya menyiapkan rantang untuk ke-dua mertuanya
"pa ini untuk papa dan mama,mama pasti lelah jika harus nyiapin makanan untuk papa dirumah jadi Arumi sudah siapkan disini " Arumi menyodorkan sebuah tantangan pada mertuanya itu saat mereka sudah berada diteras rumah dan diantarkan oleh Bayu dan Azlan
sedangkan Bu Raidah Hanya manyun tak berkata apa-apa
"makasih ya nak"ucap pak Wijaya
"iya pa sama-sama "jawab Arumi tersenyum
sebenarnya pak Wijaya heran dengan Istrinya entah mengapa dia begitu membenci menantu dan keluarga besannya padahal mereka sangatlah baik
setelah pak Wijaya dan Bu Raidah sudah tak terlihat lagi mereka kembali kedalam untuk melihat papa marvel melamar Umah mereka
sesampainya didalam mereka melihat papa marvel sudah berlutut dihadapan umah Ayudia
"dek maukah kamu menemaniku sampai akhir hidup kita!?maaf saya bukan pria romantis saya tidak tau bagaimana caranya memperlakukan seorang wanita dengan romantis dan saya hanya bisa melamarmu dihadapan anak-anak dan cucu-cucu
maukah kamu menerima lamaranku ini!? bersediakah kamu menemani hari-hariku di usia kita yang tidak muda lagi kita mendampingi anak-anak membesarkan putra putrinya
jika kamu menerima lamaranku ini maka kenakanlah cincin ini dan jika kamu menolaknya maka terimalah bunga ini"Ucap Papa Marvel sambil menyodorkan kedua tangannya yang memegang bunga dan kotak cincin
umah terdiam sejenak dengan wajah bersemu merah karena malu dan bahagia telah dilamar oleh lelaki yang sudah mengisi hatinya yang sudah lama kosong dan membuat hari-harinya semakin berwarna
"selamat ya pa mah"ucap mereka semua dengan tepuk tangan yang semakin meriah
"semoga ini yang terakhir dan selamanya kalian bahagia "ucap Ayumi memeluk ibunya dan juga memeluk calon papa sambungnya yang sudah lama menjadi papa angkatnya
"jangan pernah sakiti umah ya pa, bahagiakan dia terima segala kekurangannya karena kalian pasti lebih tau bagaimana cara kalian bersikap "ucap Ayumi yang memeluk calon papa sambungnya itu
"insyaallah nak doakan papa ya semoga bisa membahagiakan umah kalian "jawab papa marvel membalas ucapan calon putri sambungnya yang selama ini sangat disayanginya
"makasih ya pa sudah mau menjaga umah" kini Arumi yang memeluk papa marvel
"iya nak sama-sama,dan terimakasih juga karena mau menerima papa"ucap papa marvel mencium pucuk kepala putri kedua calon istrinya
mereka bergantian mengucapkan selamat untuk ke-dua nya
binaran bahagia terpancar dari wajah mereka
"jadi kapan rencananya akan melaksanakan ijab kabul !?" tanya Satria
"kalau bisa tiga hari lagi nak, apakah kalian bisa meluangkan waktu !?" tanya Papa Marvel pada semuanya
"tentu saja pa" jawab semua serempak
"kenapa tidak waktu kami selalu ada untuk kalian" ayumi menyahuti Ucapan papa Marvel
"Alhamdulillah "ucap papa marvel lagi
"semoga diberi kelancaran " ucap Riki
"Aamiin " jawab semuanya
"apa papa ingin pesta!?" tanya Azka
"tidak usah nak kita cukup syukuran saja kita membagikan makanan dan sembako pada panti asuhan dan fakir miskin diluaran sana dan juga pada para tetangga yang membutuhkan "ucap papa marvel .
"papa memang isbthe best "celetuk Nana Menaikkan dua jempolnya
sejak hari itu semua sibuk mengurus persiapan pernikahan kedua orang tua mereka
Ayumi sibuk membuat baju kebaya muslim modern untuk dipakai Umahnya menikah lebih tepatnya mempermak salah satu baju kebaya koleksinya agar terlihat cantik dan elegan namun terkesan sederhana sedangkan pakaian untuk Marvel ayumi memilih memakai jas koleksi terbaiknya selama ini Ayumi hanya tinggal menserasiakan saja warna
Ayumi tidak membuatkan umahnya desain baju yang baru karena waktunya sangat mepet
Ayumi juga sudah memberitahu timnya untuk menghias rumah umahnya juga tim catering nya sudah dipersiapkan oleh Ayumi agar bisa membuat makanan untuk dibagikan pada anak-anak panti asuhan juga pada para tetangga dan para anak-anak jalanan serta para pemulung
Ayumi meminta kerjasama dengan tiga tempat catering yang biasa juga dipakainya jika ada pelanggannya dengan Acara bersamaan agar mereka tidak keteteran nantinya
azlan,azka ,Riki dan Satria serta Bayu sibuk mengurus surat-surat pernikahan dan penghulu yang akan menikahkan kedua orang tua mereka lebih tepatnya orang tua angkat dan mertua mereka
semua sudah siap tiny menuny hati H-nya
Marvel merasa bersyukur dikelilingi oleh anak-anak yang sangat menyayanginya sehingga semua pekerjaan dan niat baiknya berjalan dengan lancar tanpa harus Turun tangan langsung
Marvel takjub kepada semuanya karena mereka semua bergerak cepat dan hari ini marvel dan Ayudia melakukan fitting baju pengantin mereka dan baju yang dipilihkan oleh ayumi sangat cocok dan mereka berdua menyukainya
"kamu memang hebat nak" Bu Ayudia memuji putri sulungnya itu lalu mengecup kening putrinya itu
"makasih umah, semoga kalian selalu bahagia " jawab Ayumi dengan mata berkaca-kaca
"aamiin", jawab mereka