
Ini papa kami bik baru pulang dari luar negeri "jawab Azka
"oh, Mari silahkan masuk mister "ucap bik mimin dengan sopan
"siapa bik!?"Tanya Ayumi dari dalam rumah
"mas Azlan,mbak Ayumi "jawab bibi
"oh"jawab Ayumi singkat
mereka pun berjalan kedalam rumah terdengar suara Arisha dan Abian tertawa
"kak su......papa"pekik Ayumi melihat siapa yang berdiri belakang nya
Ayumi tidak bisa berjalan dengan cepat karena perutnya sudah mulai besar
"kakak jahat katanya papa tidak bisa ikut Hiks hiks hiks "ucap Ayumi terisak
"kan biar seru "jawab Azlan
Ayumi sudah bergelayut manja di lengan kekar papa marvel masih dengan isak tangisnya
"sudah dong nangisnya kasihan cucu papa kalau mamanya suka nangis nanti dia jadi cengeng "ucap papa Marvel mengelus kepala Ayumi
"sayang sini,salim dulu sama opa "ucap Ayumi pada kedua anaknya yang menatap mereka bingung
tanpa disuruh dua kali Abian dan Arisha mendekati papa marvel dan mengulurkan tangannya untuk menyalami papa marvel menerima uluran tangan mumgil mereka
Abian dan Arisha mencium punggung tangan papa Marvel bergantian
"Pa, mereka anak-anakku
ini abang Abian dan ini kakak Aarisha tapi opa bisa panggil mereka abang abi dan kakak Icha" ucap Ayumi memperkenalkan kedua anaknya
papa marvel Tampak bingung namun dia diam saja
"hai sayang,nama opa Marvel "ucap papa marvel
"selamat datang opa dirumah kami "jawab Arisha
"terima kasih sayang "jawab papa marvel
"sama-sama opa,bunda kami main lagi ya"ucap Arisha yang tidak lagi cadel cara bicaranya
"iya sayang "jawab Ayumi mengelus pipi tembem putrinya
"Arumi mana yum!?"tanya papa Marvel pada Ayumi
"oh masih dirumah umah"jawab Ayumi
"memangnya Bayu belum pulang yum?!"tanya Azlan
"nggak tau kak, soalnya tadi yumi dapat telpon dari umah katanya tantenya Bayu yang jutek itu meninggal satu keluarga karena kecelakaan bus yang mereka tumpangi "kata Ayumi menjawab pertanyaan kakaknya
"innalilahi wa innailaihirojiun "jawab mereka semua
azlan , satria dan Azka saling tatap sebentar entah apa maksud tatapan mereka sudut bibir mereka pun terangkat sedikit hingga tidak ada Yang menyadarinya selain mereka bertiga
saat mereka asyik bercengkerama Fatiyah dan Aurel keluar dari kamar mereka
"mas"ucap mereka bersamaan
mereka pun menoleh kearah mereka yang berjalan turun dari atas tangga
"hati-hati sayang "ucap Azlan lalu melangkah menghampiri istrinya yang sedikit kesulitan untuk berjalan
satria pun melakukan hal yang sama mendekati sang istri
"mas kok lama pulangnya !?"kata Fatiyah mulai merajuk
"mas lagi jemput papa sayang "jawab azlan
"papa!? papa Marvel mas!?"tanya Fatiyah
"iya sayang " jawab Azlan
"trus papanya mana mas!?"tanya Fatiyah
"tuh"tunjuk azlan pada papa marvel yang sedang menatap mereka, ayumi masih asyik bergelayut manja dilengan kekar Pria itu
"kok nggak bilang sih mas!?"ucap Fatiyah berjalan pelan menghampiri papa marvel dan Ayumi
"mas fikir Ayumi memberitahu kamu,tadi kan Ayumi nelpon "jawab azlan merangkul pinggang istrinya dan berjalan bersama mendekati Marvel
satria juga digandeng oleh istrinya berjalan di belakang azlan dan Fatiyah mendekati papa Marvel dan Ayumi
Fatiyah menyalami papa marvel bergantian dengan Aurel
mereka Ikut duduk disofa yang ada di ruang keluarga
tak lama Arumi datang bersama Nana, Bu Ayudia,Bu Ijah dan Bayu
"Assalamualaikum "ucap mereka dari luar
"waalaikumsalam "jawab semua
"papa!?"teriak Arumi saat sudah berada diruang keluarga dan melihat Marvel
"papa....kapan pulang !? tega ya papa pergi nggak kasi kabar sama kita
kita itu sangat khawatir sama papa tau nggak pa kak Azlan dan satria sampai ke negara papa untuk nyariin papa"ucap Arumi panjang lebar saat sudah duduk disamping papa Marvel dan menggeser kakaknya
"maafkan papa nak,papa harus melakukan itu agar kalian baik-baik saja "jawab papa Marvel
Bu Ayudia dan Bu Ijah menatap heran pada anak-anak mereka yang begitu akrab dengan pria yang berkebangsaan asing
Bayu dan Nana pun menatap heran dan penasaran siapa pria bule yang duduk diantara mereka
"oh iya mah kenalkan ini papa marvel yang sering kami ceritakan "ucap Azlan saat sudah berada didekat Bu Ayudia yang sedang menatap papa marvel dengan penuh tanya di wajahnya
"ayo mah kita duduk "ajak Azlan pada Bu Ayudia
"ayo Bu "azlan juga mengajak Bu ijah untuk duduk bersama mereka
bu Ayudia dan Bu ijah pun duduk disofa didekat Aurel,azka pun memanggil istrinya untuk berkenalan dengan papa marvel
"pa kenalkan ini istri azka,cantik kan pa?!"ucap Azka memperkenalkan Nana lpada papa Marvel
"iya nak cantik " jawab papa marvel
"dan itu ibu mertua azka pa" tunjuk azka pada ibu ijah
papa marvel tersenyum ke arah Bu ijah,bu ijah pun membalas senyuman papa Marvel
"pa kenalkan itu suami Rumi,mas sini"Arumi memanggil suaminya untuk mendekat
Bayu pun mendekati istrinya
"Bayu pa"jawab Bayu canggung
"iya nak"ucap papa Marvel tersenyum dan menepuk pundak menantunya pelan
azka dan Nana duduk lesehan di karpet depan tv,bayu pun ikut duduk disana
"mas kaki saya rasanya pegal "ucap Nana pada suaminya
Azka segera menarik kaki istrinya agar terselonjor lalu memijatnya pelan
"makasih mas"ucap Nana
"sama-sama sayang "jawab azka
papa marvel menatap mereka dengan tersenyum hatinya terasa hangat dia berjanji dalam hatinya akan selalu melindungi mereka
"Pa Rumi lapar " ucap Arumi bergelayut manja pada lengan papa marvel
"ayo kita makan,papa juga pasti sudah lapar "jawab Azlan
"tapi kayaknya kita sholat Maghrib dulu ini sudah magrib "jawab Bu Ayudia
papa marvel menoleh kearah Bu Ayudia dan tatapan mata mereka bertabrakan
Bu Ayudia langsung membuang pandangannya kearah lain begitu pun dengan papa Marvel
kejadian itu tak luput dari pandangan Azka dan azlan mereka tersenyum penuh arti
"iya kita sholat berjamaah yuk "ajak azlan dan mereka pun berdiri dari duduknya dan berjalan kearah belakang menuju musholla
"mas nggak ganti baju dulu!? sedari tadi nggak langsung bersih-bersih saat pulang "ucap Fatiyah pada suaminya
"tidak apa-apa sayang,nanti aja mas bersih-bersihnya kan biasanya kamu larang mas mandi katanya wangi makanya mas lupa "jawab azlan dan Fatiyah cengengesan
selesai sholat Maghrib kini mereka semua sudah duduk dimeja makan termasuk Riki yang baru pulang dari membeli martabak keju lapis coklat permintaan istrinya
para ibu hamil hanya menatap semua orang yang makan, mereka rasanya tidak berselera melihat makan yang disajikan diatas meja bukan mereka tidak bersyukur tapi memang mereka tidak bisa memakan iti semua leher mereka menolak
"kok kalian tidak makan!?"tanya Bu Ayudia dan duduk didekat papa marvel itu terjadi karena kerjaan ke-tiga putra tidak ber akhlaknya, sengaja ingin mendekatkan mereka
papa marvel lagi-lagi menoleh dan menatap wajah cantik yang duduk disampingnya namun saat Bu Ayudia menoleh padanya papa marvel buru-buru menunduk memakan makanannya
Azlan, satria dan Azka tersenyum simpul melihat itu
"sat sepertinya ibumu sebentar lagi tergantikan "ucap azlan berbisik
"benar kak"jawab satria
Papa marvel adalah mantan kekasih mamanya satria, mereka terpaksa berpisah karena mamanya satria dijodohkan dengan anak teman bisnis kakeknya satria
papa marvel mengetahui bahwa satria adalah putra sang pujaan hati saat satria menceritakan tentang kehidupannya sebelum bertemu dengan ayumi
"saya mau makan masakan umah dan papa marvel, nggak tau tiba-tiba muncul rasa ingin makan makanan yang di masak papa Marvel dan umah kalau bisa di kolaborasikan "jawab Ayumi
"iya kami juga mau"ucap ibu hamil yang lainnya b
"kok kalian ikut-ikutan sih !!?"ucap Ayumi kesal
"ya kita juga mau kak" jawab Arumi dan Nana
"iya tau ini Ayumi "kata Fatiyah kesal
"sudah sudah kenapa kalian malah bertengkar, kalian ini sengaja ya ngerjain kami"ucap Bu Ayudia terdengar kesal
"jadi umah pengen cucu umah pada ileran !?" suara Ayumi sudah bergetar seperti menahan tangisnya
para suami segera menghabiskan makanan mereka Karena tau jika sudah seperti itu mereka akan merajuk dan susah untuk membujuknya
setelah mereka selesai makan, mereka mendekati Istri mereka masing-masing
"sayang kita makan diluar yuk, memangnya kamu mau maka apa!?"tanya Riki pada istrinya yang sudah Mulai terisak
"mau makan nasi goreng tapi buatan papa hiks hiks hiks "ucap Ayumi disela isakan tangisnya
"kita makan nasi goreng mang asep yum" Riki berusaha membujuk istrinya
begitupun dengan yang lainnya berusaha membujuk istrinya agar acara merajuknya cepat selesai
"nggak mau mas,yumi mau makan nasi goreng buatan papa dan Umah "jawab Ayumi
"sayang malu dilihat anak-anak,coba kamu lihat anak-anak kita liatin kamu terus "ucap Riki berniat untuk menenangkan istrinya
"jadi mas malu punya istri seperti yumi!? hiks hiks hiks "Ayumi semakin menangis bahkan sesegukan
"bukan begitu sayang "jawab Riki
Riki mengusap wajahnya kasar dan menghela nafas panjang karena kalau sudah seperti ini pasti bakal panjang ceritanya dan akan menular pada yang lainnya