
Ngidam
malam hari menjelang Ayudia rasanya sangat ingin makan sate dan menyuruh suaminya untuk mencari sate di tengah malam buta
"Kamu kenapa Sayang kok gelisah sekali"ucap Marvel saat melihat istrinya tidak diam dan terlihat sangat gelisah
"saya ingin makan sate Mas tapi harus yang banyak bumbu kacangnya trus kalo pedes dan manisnya harus pas nggak terlalu pedes juga nggak terlalu manis"jawab Ayudia
"ini sudah tengah malam lho sayang kita cari penjual sate di mana"ucap Marvel kebingungan
"kenapa mas kok diam saja,mas mikir ya untuk pergi !? ini untuk anak kita mas, apa mas mau jika anak kita lahir ileran karena Papa nya nggak mau nurutin ngidamnya " ucap Ayudia
"nggak sayang nggak begitu,mas lagi ingat-ingat disekitaran mana ada penjual sate"jawab Marvel beralasan
"oh begitu ya pa!! pa kayaknya sate kambing yang dekat taman enak deh"ucap Ayudia menelan Saliva nya membayangkan sate kambing yang berada didekat tamanp
sedangkan rumah mereka dan taman lumayan jauh akhirnya Marvel memutuskan anak-anaknya dan bertanya siapa yang ingin menemaninya untuk membeli sate yang ada di dekat taman
dan Azlan yang bersedia untuk menemaninya
azlan datang Dengan membawa motor karena jika membawa mobil anak-anaknya yang sudah tertidur akan terbangun dan minta ikut
"ayo pa buruan nanti kehabisan loh " ucap azlan
"iya ayo"jawab Marvel dan mereka pun pergi mencari penjual sate yang di inginkan oleh ayudia
tak membutuhkan waktu lama kini mereka sudah berada di dekat taman
mereka mencari penjual sate ayam yang dimaksudkan oleh ayudia
lama mereka berkeliling akhirnya fapat juga penjual satenya
"bang Satenya masih Ada bang!?" tanya Azlan
"wah sudah habis ini bang "ucap penjual sate itu,bahu marvel luruh mendengar ucapan penjual sate ayam itu,
Azlan yang melihat papanya menjadi iba
"apa tidak ada walau seporsi aja bang!?" tanya Azlan lagi
"ada sih tapi untuk lauk istri dirumah nih bang, istri dan anak saya pasti sudah menunggu saya pulang bang "ucapnya lagi
"saya beli deh dengan harga dua kali lipatnya bang,kasihan ibu saya dirumah lagi sedang ngidam ingin makan sate yang kuah kacangnya banyak kami sudah keliling nyari penjual sate tapi cuma disini kami dapatkan
tolong ya bang saya tidak ingin adik saya terlahir ileran "ucap azlan memohon pada abang penjual sate ayam itu
"abang tidak lagi membohongi saya kan!?"tanya abang itu
"tidak bang ,kalau nggak percaya saya akan telpon ibu saya" jawab Azlan lalu merogoh ponselnya dan segera menelpon bu Ayudia dengan menyalakan loudspeaker ponselnya agar Abang itu juga mendengar percakapannya
"halo Assalamualaikum mah"ucap Azlan saat sambungan telponnya dijawab
"waalaikumsalam lan,kenapa nak!?"tanya Bu Ayudia
"mah,umah mau makan apa!?" tanya azlan
:umah lagi pengen makan sate ayam yang ada didekat taman,papa lagi nyari tapi sampai sekarang papa belum pulang"ucap Bu Ayudia terdengar sedih
"mah kalau misalnya papa nggak dapat satenya mama marah nggak !?" tanya azlan lagi
"tidak marah sih cuma umah sedih karena keinginan adikmu nggak kesampaian,umah juga takut Adikmu ketika lahir ileran Lan
umah juga sebenarnya nggak tega sama papa nyuruh nyari sate malam-malam kayak gini tapi umah benar-benar lagi ingin makan sate ayam yang kuah kacangnya banyak trus nggak terlalu pedes dan nggak terlalu manis
Lan kamu cari papa ya kasihan papa sendirian diluar nyari sate buat umah"ucap Bu Ayudia terdengar sedih dan khawatir
"iya umah Azlan Carikan ya,umah tidak usah khawatir sekarang umah istirahat ya jangan terlalu dipikirkan kasihan Dede bayi "jawab azlan
"iya ,makasih ya nak kamu memang is the best "ucap Bu Ayudia
"bagaimana bang percaya kan sekarang,mau ya bang saya bayar dua kali lipat deh biar abang bisa beli lauk yang lainnya bakso misalnya untuk anak istri Abang dirumah " rayu Azlan
"baiklah kasihan juga kalau orang hamil sudah ngidam " jawab abang itu lalu membuat sisa sate yang disimpannya dia meraciknya sesuai dengan keinginan Bu Ayudia yang didengarnya tadi
"Alhamdulillah "Ucap Azlan dan pak Marvel merasa sangat senang
Azlan pun memberikan uang biru dua lembar pada abang itu
"loh ini terlalu banyak mas "ucap Abang itu
"nggak apa-apa bang anggap saja sebagai ucapan terima kasih saya karena telah rela memberikan sate untuk anak istri Abang untuk ibu saya"jawab azlan tersenyum
"Alhamdulillah, semoga ibu dan bayinya selalu diberikan kesehatan sampai melahirkan "ucap Abang itu
"aamiin, makasih banyak bang doanya,kalau begitu kami permisi "ucap Azlan dan mengajak Marvel pulang karena malam semakin larut
"makasih banyak ya Lan,maaf papa sudah merepotkan kamu"ucap Marvel saat sudah sampai didepan rumahnya
"iya pa sama-sama,saya pamit ya pa salam buat umah"jawab Azlan
"iya nak,kamu hati-hati ya dijalan " ucap Marvel
azlan pun melajukan motornya untuk pulang kerumahnya, walaupun sedikit jauh jarak rumah mereka namun bukan halangan untuk azlan datang membantu kedua orang tua angkatnya itu karena azlan sudah menganggap mereka orang tua kandungnya karena merekalah azlan merasakan kasih sayang yang lengkap
dengan wajah bahagia marvel melangkah masuk kedalam rumah untuk menemui istrinya tercinta
"sayang ini pesanan kamu"ucap Marvel sedikit berteriak
"mas kamu sudah pulang!?"jawab Ayudia
"iya sayang,ayo makan satenya mumpung masih hangat "ucap Marvel
aroma bumbu kacang begitu menggiurkan, semakin membuat Ayudia menelan ludahnya
"ini sayang,ayo makan"ucap Marvel menyodorkan sate yang dibelinya setelah dipindahkan kepiring
Ayudia segera mengambil nasi kepiring dan mulai duduk dimeja makan
Ayudia mulai menyendok bumbu kacang sate yang dibeli oleh suaminya itu lalu mencampurnya dengan nasi yang diambilnya lalu Ayudia menyimpan sendok yang dipegangnya dan mulai makan menggunakan tangannya
marvel melongo melihat kelakuan istrinya yang notabenenya seorang dokter makan menggunakan tangannya, Ayudia makan dengan sangat lahap
"sayang kok daging ayamnya nggak dimakan !?"Tanya Marvel karena sedari tadi dia melihat istrinya hanya makan nasi dan bumbu kacang dari sate ayam yang dibelinya
"nggak akh mas aja"jawab Ayudia masih makan dengan lahapnya, Ayudia terlihat begitu menikmati makannya Marvel pun mulai memakan daging ayam yang sudah diberi bumbu kacang
"emmm,enak ya sayang !"ucap Marvel memakan sate ayamnya
Ayudia tidak menyahuti ucapan suaminya itu,dia hanya mengangguk saja
setelah semua habis tak bersisa, senyuman manis terbit dibibir seksi Ayudia
"makasih banyak ya pa!" ucap Ayudia menggenggam tangan suaminya itu
"ucapkan terimakasih pada putra sulungmu sayang "jawab Marvel
"loh kok Azlan pa,kan papa yang beli"ucap Ayudia bingung
"iya mah,memang papa yang pergi beli tapi ditemani putramu dan dia juga yang memohon-mohon pada penjual satenya"jawab Marvel
"kok gitu pa!?" tanya Ayudia, dan Marvel pun mulai menceritakan semuanya dia sangat senang walaupun ketiga putranya bukan terlahir dari rahimnya namun mereka selalu ada untuknya dan untuk kedua putrinya
"iya pa nanti umah,akan ucapkan terima kasih pada Azlan dia memang selalu ada untuk kita "ucap Ayudia
"iya sayang, sekarang kita istirahat yuk ini sudah tengah malam "ajak Marvel dan diangguki oleh istrinya itu