
mereka berdua duduk dikursi dan menunggu semua makanan kedalam sebuah rantang susun
"ini Non sudah selesai " ujar bik item
"makasih bik"ujar Ayumi
"iya non sama-sama "jawab Bik item
"dek kamu ambil kantong plastik bekas belanjaan bibik ya trus kamu isi dengan minuman botol kecil itu sama cemilannya sekalian ya"ujar Ayumi pada Adiknya Arumi
Ayumi juga tidak lupa mengambil piring makan dan sendok untuk mereka pakai nantinya
"siap kak"jawab Arumi dan melakukan apa yang dikatakan oleh kakaknya itu
setelah Ayumi rasa sudah cukup dia pun mengajak adiknya kerumah pohon yang ada ditaman belakang villa opa
Ayumi memberikan kode kepada kedua temannya itu dan Azka mengintip di balik jendela kecil yang ada dirumah pohon itu
ini
Ayumi memperhatikan rantang makanan yang dibawanya
Ayumi meminta Azka untuk mengulurkan tali pengangkut namun Azka tidak mengerti akhirnya Azka menyuruh sang kakak untuk melihat apa yang dikatakan oleh Ayumi
Ayumi kembali memberikan kode kepada Azlan dan Azlan pun mengerti Apa yang di inginkan oleh Ayumi
Ayumi mengaitkan pegangan kantong plastik yang berisi rantang Nasi,minuman serta cemilan
Azlan menariknya satu persatu hingga semua sudah sampai diatas dirumah pohonnya
Ayumi dan Arumi bergegas naik sebelum ada yang melihat mereka
"maaf ya lama soalnya menunggu bibik siapkan makanannya,ayo kita makan kalian pasti sudah sangat lapar "ujar Ayumi sambil mengeluarkan rantang satu persatu
Azlan dan Azka meneteskan air liurnya melihat makanan dihadapannya karena sudah dua hari ini mereka belum memasukkan apa pun dalam perutnya namun Azlan sangat bersyukur karena Allah masih melindunginya dan sang adik dengan memberikan mereka kekuatan untuk berlari selama berjam-jam lamanya karena dikejar-kejar oleh orang-orang suruhan pamannya
"Ayo makan jangan malu-malu " ujar Ayumi memberikan piring yang berisi makanan bkepada Azka dan Azlan
keduanya pun makan dengan sangat lahap
Ayumi dan Arumi hanya menatap mereka iba
Ayumi mengambil cemilan dan susu dari dalam kantong plastik yang dibawa Arumi tadi
Ayumi memberikan susu dan sati bungkus besar keripik singkong dan kentang kesukaan nya dan Arumi
"kok kalian berdua tidak makan?"tanya Azka
"kami tadi sudah makan didalam rumah saat bik item nyiapin makanan untuk kalian"ujar Ayumi sedikit berbohong dan diangguki oleh Adiknya
sebenarnya Ayumi dan Arumi sudah sedikit kenyang karena mereka sempat memakan beberapa biji perkedel jagung dan kentang buatan bik Item saat menyiapkan bekal mereka
"Alhamdulillah " ujar Azka dan Azlan saat bersendawa karena kekenyangan
"Alhamdulillah kalau kalian suka makanannya " ujar Ayumi tersenyum
"maaf ya kami makan banyak hingga hanya menyisakan sedikit untuk kalian " ujar Azlan merasa tidak enak hati
"tidak apa-apa kak,oh iya tadi namanya siapa ? maaf saya lupa " ujar Ayumi cengengesan
"nama Saya Azlan dan ini Adik saya Azka"jawab Azlan memperkenalkan dirinya dan juga adiknya
"oh kalau saya Arumi dan ini Adik saya Arumi,kalau saya usianya 13 tahun dan Arumi 10 tahun kalau kamu sendiri usianya berapa biar enak nanti manggilnya kalau tau siap yang lebih tua " ujar Ayumi dan Azlan tersenyum
"kalau saya sekarang sudah 15 tahun trus kalau Azka itu baru 12 tahun "jawab Azlan
"oh....jadi sudah benar dong kami panggil kak Azlan "
setelah perkenalan itu Ayumi mulai bertanya kenapa sampai mereka dikejar-kejar oleh bodyguard seperti tadi dan kemana tujuan mereka setelah itu
Tanpa rasa rungkan dan malu Azlan menceritakan semua yang terjadi padanya dan juga adiknya beberapa bulan ini setelah orang tua mereka meninggal setelah kecelakaan
Ayumi pun menyarankan mereka untuk ikut pulang kekota dengannya namun Azlan menolak
tapi saat Ayumi mengatakan bahwa mereka Kapan saja bisa menemukan mereka berdua
Akhirnya Azlan setuju dengan ajakan Ayumi setelah lama memikirkan perkataan Ayumi
Saat sore Menjelang Ayumi dan Arumi pamit masuk kedalam villa
"kami masuk dulu ya,tidak Apa-apa kan kalian untuk sementara waktu kalian berdua tidur disini"ujar Ayumi
"iya tidak apa-apa Ayumi,kami merasa bersyukur karena kami bisa makan enak dan tidur nyenyak malam ini tanpa dihantui rasa ketakutan " ujar Azlan pada Ayumi
"oh iya, bisakah makanan ini disimpan saja untuk kami makan malam nanti takut nanti mubakzir jika makanan itu tidak dihabiskan " ujar Azlan dan Ayumi menyetujuinya
disana memang opa sudah berikan karpet tebal dan selimut serta beberapa buah boneka besar dan itu bisa menjadi bantal untuk azka dan Azlan pakai untuk tidur
Setelah magrib Azlan mengajak adiknya untuk menghabiskan sisa makanan yang dibawa oleh Ayumi tadi takut nanti makanan itu basi nantinya
mereka makan dengan bantuan sebuah senter LED yang memang sudah ada disana setelah mereka makan Azka mengeluh sakit perut dan ingin buang air besar karena kekenyangan, beruntungnya Ayumi sudah memberi tahukan bahwa ada sebuah mushola di taman belakang itu dan disitu ada toilet yang mereka bisa gunakan jika ada keadaan darurat
"kak perutku sakit sekali" ujar Azka mengeluh sakit perut
"Ayo kakak temani ke ke toilet yang dikatakan oleh ayumi siang tadi "ujar azlan
"iya kak ayo cepetan saya sudah tidak tahan lagi "ujar Azka
Azlan pun menyuruh adiknya untuk segera turun dari atas rumah pohon itu dan menyusulnya namun saat sampai ditangga terakhir azka tidak sengaja menginjak sebuah kantong plastik yang berisi pakaian dan ternyata itu dari Ayumi karena Ayumi menempelkan sebuah pesan
"kak Azlan ini ada beberapa lembar baju kaos milik Ayumi dan juga celana pendek milik opa tapi tenang saja yumi sudah mengecilkannya semoga saja itu cocok dipakai untuk sementara waktu disitu juga sudah ada peralatan mandi " isi pesan Ayumi dikertas itu
azlan segera mengambil kantong plastik itu dan mengantarkan Azka kekamar kecil
"Ka Kamu sekalian bersih-bersih ya ini Ayumi menyiapkan pakaian dan perlengkapan mandi untuk kita "ujar Azlan pada adiknya lalu menyerahkan kantong plastik itu pada azka yang segera masuk kedalam toilet
sedangkan Azlan duduk di teras samping musholla menunggu Azka selesai
setelah beberapa lama Azka akhirnya selesai dan keluar dari toilet terlihat segar
"kak Ayumi hebat ya kak lihatlah pakaian ini pas dibadan Azka"ujar Azka begitu senangnya
"iya, sekarang giliran kamu yang berjaga ya kakak juga ingin membersihkan diri soalnya sudah sangat kotor "ujar Azlan
"iya kak pakaiannya saya masih gantung didalam " jawab Azka
Azlan pun masuk kedalam toilet dan segera membersihkan diri
Azlan Samakin salut dan kagum kepada Ayumi gadis kecil yang memiliki hati yang sangat baik dia pun sangat pandai celana bokser yang besar diubahnya menjadi kecil dan cocok dengan ukuran badannya dengan menjahitnya dengan tangan namun terlihat rapi begitu pun dengan pakaian dalam yang diberikannya
setelah selesai membersihkan diri Azlan mengajak adiknya untuk segera melaksanakan sholat isya sebelum kembali kerumah pohon
"Alhamdulillah ya Allah terima kasih atas segala Nikmat yang engkau berikan
terimakasih ya Allah karena engkau telah mempertemukan kami dengan orang sebaik Ayumi dan Arumi
berikanlah mereka kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta kebahagiaan didunia maupun di akhirat
izinkan hamba ya Allah untuk memiliki umur yang panjang serta kesehatan agar hamba dapat membalas budi baik mereka suatu saat nanti dan semua itu atas Izinmu" ujar Azlan dalam doanya dan diaminkan oleh Azka
"Aamiin Allahumma Aamiin ya Rabbal alaamiin "ujar Azka
setelah sholat isya mereka kembali kerumah pohon untuk mereka mengistirahatkan tubuh mereka yang teramat sangat lelah
tiga hari berlalu Azlan dan Azka tidur diatas rumah pohon
Opa dan Oma mengajak mereka untuk pulang karena pekerjaan opa telah selesai disana, Ayumi bingung dengan nasib Azlan dan Azka bila meninggalkan mereka disana
akhirnya Ayumi memberanikan diri untuk menceritakan semua tentang Azka dan Azlan pada opa dan Omanya
sebenarnya opa dan Oma sudah tau tentang mereka namun mereka menunggu Ayumi sendiri yang mengatakannya
sejak hari pertama Azlan dan Azka bermalam di rumah pohon opa sudah tau karena setiap sudut villa itu telah dipasang beberapa CCTV
opa juga melihat dan mendengar doa yang dipanjatkan oleh Azlan malam itu sejak itu opa berniat untuk melatih Mereka berdua agar kelak dapat menjaga dan melindungi kedua cucu kesayangannya itu karena opa sangat yakin mereka adalah anak-anak yang baik dan hebat
dan semenjak hari itu Azlan dan azka diangkat anak oleh opa dan oma
opa bahagia bisa memiliki dua anak laki-laki sekaligus dan melatihnya untuk menjadi kuat dan bisa diandalkan
oma dan opa sangat menyayangi mereka begitu pun dengan Ayudia ibunda Ayumi dan Arumi sangat menyayangi keduanya
END
...****************...
*سْــــــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْــــــــــــــمِ*
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
*تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمَ*
Minal Aidin Wal Faidzin.
Mohon lahir dan batin atas segala kesalahan dan khilaf.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
Ummy Phuji & Keluarga🙏🏻🙏🏻