Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 122 Membuat Anak bukan seperti membuat Roti



Azlan menatap tajam kedua adiknya yang menertawakannya


karena bukan menolongnya tapi malah menertawakannya


"kenapa kalian Tertawa !?"tanya Fatiyah


"kak memangnya kakak kira begitu selesai ngadon langsung jadi?!" ucap Satria pada Fatiyah


"iya,ada juga yang sekali membuat adonan langsung jadi " sahut Fatiyah


"membuat roti aja biasanya berapa kali percobaan baru bisa berhasil menjadi yang Roti yang enak dan sempurna "ucap satria lagi


"ya kalau caranya membuat Rotinya benar sekali aja bisa langsung bisa,anti Gagal "jawab Fatiyah tidak mau kalah


"sayang membuat anak itu tidak segampang seperti kita membuat roti"ucap Azlan Akhirnya buka suara karena pusing sendiri karena istri dan Adiknya malah adu mulut tentang membuat roti


Riki, Ayumi, satria dan Aurel yang mendengar perdebatan mereka malah cekikikan


"ish mas, siapa bilang membuat anak segampang seperti saat membuat Roti


kalau membuat roti cukup mencampur kan telur dan margarin diaduk sebentar diberikan pengembang dan terigu trus diaduk lagi lalu didiamkan kemudian dipanggang jadi deh roti


sedangkan membuat anak itu harus membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup untuk adu kekuatan malah sampai berpeluh peluh dan tulang-tulang rasanya mau patah sampai kecebong-kecebong unggul berjuang agar bisa sampai pada tempat nya dan itu belum tentu juga bisa langsung berhasil"jawab Fatiyah santai namun wajah Azlan sudah memerah karena malu


"Ya Allah kenapa iatriku jadi mesum begini " ucap Azlan dalam hati dan mengusap wajahnya dengan kasar


"Riki, Ayumi, aurel dan satria mengulum senyumnya


"mas pulang sekarang yuk,kita buat Azlan junior untuk anak aurel "ucap Fatiyah lagi kini memeluk leher suaminya


"memangnya kamu sudah tau apa jenis kelamin anak satria dan Aurel !!?"tanya Azlan pada istrinya itu


"Belum mas"jawab Fatiyah


"trus kenapa tadi kamu bilang mau buat Azlan junior "tanya Azlan lagi


"ya kan sudah saya bisikin mesra tadi!! Saya bilangnya begini


sayangnya bibu kamu kalau brojol harus inces ya biar Bibu dan Abah buatkan Pangerannya


begitu mas Jadi nanti kita sekarang pulang yuk kita berjuang lagi dan membuat Azlan junior untuk incesku"ucap Fatiyah yang semakin ngawur dan Aneh


"tapi tunggu mas saya mau ketoilet dulu, soalnya ada panggilan alam"ucap Fatiyah berdiri dari pangkuan suaminya dan menuju toilet


"Yum,bisa minta tolong nggak !?" ucap aurel tiba-tiba


"iya rel mau minta tolong apa?"tanya Ayumi


"bisa nggak kamu buatkan saya susu, tiba-tiba saya pengen minum susu buatan kamu"ucap Aurel


"akh benarkah, baiklah saya akan buatkan kamu susu biar calon menantuku sehat "ucap Ayumi segera mendekati Aurel dan membuatkan susu hamil yang satria beli tadi


"kak sebaiknya kakak bawa kak Fatiyah periksa deh agar bisa ketahuan, tingkah anehnya karena sedang hamil juga atau sedang kesurupan "ucap satria pelan dan terkekeh geli


"iya mas sebaiknya kita bawa istri -istri kita periksa dari pada kita dibuat penasaran terus dengan keanehan mereka "sahut Riki juga ikut terkekeh


"iya kalian benar tapi saya mau bawa kemana !?" ucap Azlan


"kakak kan punya anak buah Suruh mereka saja untuk mencari dimana saja ada pemeriksaan kehamilan yang prakteknya malam pasti dengan mudah mereka temukan"ucap riki memberikan saran


"iya kamu benar kenapa saya tidak kepikiran"jawab Azlan


lalu merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya lalu menelpon Desta


"halo Ta,saya mau minta tolong kamu cari beberapa tempat pemeriksaan kehamilan yang buka pada malam hari!!! saya mau info itu secepatnya "ucap Azlan


"oh iya bang nanti saya akan menyuruh beberapa teman-teman untuk mencari tempatnya dan segera memberikan informasi "jawab Desta dari seberang sana


"oke saya tunggu info secepatnya dan kalau dapat yang terbaik langsung daftar kan istri dan adikku Ayumi biar kami tidak perlu antri lagi "ucap Azlan lagi


"siap mas"jawab Desta dan Azlan mematikan sambungan telponnya bertepatan Fatiyah kembali dari toilet


"mas pulang yuk"ucap Fatiyah


"kemana mas!??"tanya Fatiyah penasaran


ponsel Azlan berbunyi dan sebuah pesan masuk yang bertuliskan sebuah alamat


"sat,rel kami pamit dulu ya nanti besok kami kesini untuk jemput kamu"Ucap Azlan


"iya kak semoga sukses "jawab satria


"ayo Rik"ajak azlan pada Riki


"iya kak"jawab Riki


"sat kami pulang dulu ya"ucap Riki pada Satria


"iya mas, kalian hati-hati ya dijalan "jawab satria


"Rel kami pulang dulu ya,Ayo sayang"pamit Riki pada Aurel dan mengajak istrinya


Fatiyah dan Ayumi memeluk aurel bergantian


mereka pun pergi kealamat yang ditunjukkan salah satu anak buah azlan, Azlan pun sudah mengirimkan alamat itu pada Riki


karena mereka masing-masing membawa mobil


"kita memangnya mau kemana sih mas?!"tanya Fatiyah


"kita akan suatu tempat semoga apa yang kamu inginkan terwujudkan sayang "ucap Azlan menggenggam tangan istrinya lalu menciumnya


"ish mas bikin penasaran aja"ucap Fatiyah cemberut


"jangan cemberut dong sayang, nanti kita akan membuat Azlan junior sampai kamu tidak bisa bangun "ucap Azlan menggoda istrinya itu


"beneran mas!? akh mas kamu membuatnya berkedut "ucap Fatiyah memegang bawah perutnya, pandangan azlan mengikuti gerakan tangan istrinya


"ya Allah kenapa istriku semakin mesum"ucap azlan dalam hati


sedangkan dimobil Riki Ayumi juga tidak berhenti bertanya mereka akan kemana


"sabar sayang sebentar lagi kita akan sampai "jawab riki


"kenapa sih mas harus pakai rahasia-rahasia segala "ucap Ayumi mulai kesal


"jangan cemberut dong sayang nanti cantiknya hilang "ucap Riki merayu Istrinya


"biarin aja kalau jelak" jawab Ayumi mengecutkan bibirnya


"dih bibirnya istriku seksi sekali "ucap Riki


"ish malas bicara sama mas"ucap Ayumi menoleh keluar jendela melihat suasana jalan di malam hari dikota kelahirannya yang sudah lama ditinggalkannya


Riki yang melihat istrinya cemberut hanya tersenyum


"Ya Allah semoga apa yang kuharapkan menjadi kenyataan, semoga saja saat ini hamil"ucap Riki dalam hati dan tersenyum


"kenapa sih mas sedari tadi senyum-senyum sendiri "ucap Ayumi tiba-tiba memecahkan keheningan


"tidak sayang,mas hanya membayangkan jika kita benar-benar besanan sama satria atau kak Azlan pasti tiap hari heboh"ucap Riki beralasan


"iya mas pasti heboh deh "jawab Ayumi antusias dan melupakan kekesalannya pada suaminya itu


Riki kembali tersenyum bahagia karena istrinya sudah tidak marah lagi padanya


"loh kok mobil kak Azlan malah masuk keklinik itu!? memangnya mau ngapain !?"tanya Ayumi sangat penasaran


"sabar sayang, nanti kamu tau sendiri "jawab Riki


Ayumi hanya diam saja tidak mau lagi banyak bertanya karena suaminya tidak akan menjawabnya dan membiarkannya merasa penasaran


Fatiyah pun sama sedari tadi tak berhenti bertanya mengapa mereka bukannya pulang malah singgah ke klinik