Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 155 Aqikah Bareng-bareng



Hari ini semua sibuk karena seperti rencana mereka akan melakukan Aqikah bayi kembar mereka barengan dirumah Bu Ayudia


acara itu akan dilaksanakan dua hari lagi dan kini mereka semua sudah berkumpul dirumah Bu Ayudia


Bu Ayudia merasa sangat senang karena anak dan para menantunya sepakat untuk mengadakan acara dikediamannya,apalagi itu cucu pertamanya


Hari ini bayi-bayi kembar mereka berusia dua Minggu lebih, mereka memang tidak cepat mengadakan syukuran aqiqah putra putri mereka karena menunggu satria selesai masa berduka nya karena kehilangan adik kandungnya yang baru ditemukannya dan saat itu pula mereka berpisah kembali namun meninggalkan seorang putra yang di impikan Aurel memiliki bayi kembar


benar kata pepatah lama bahwa Ucapan adalah doa,azka sempat berucap bahwa bisa terjadi keajaiban dan Aurel ingin juga memiliki dua bayi kembar sepasang dan sekarang sudah terwujudkan meskipun meninggalkan duka dihati Satria


"sat kamu sudah menentukan nama untuk kedua anaknya !?"tanya pak Marvel yang juga ikut bergabung bersama mereka dirumah Bu Ayudia


"sudah pa"jawab satria


"siapa namanya kak!?"tanya Azka penasaran


"kalau kakak saya kasi nama Zahira Pratiwi satria dan untuk adek Zahran Pratama satria "jawab Satria dengan bangganya


"wah kita panggil kakak chira dan dedek Zahran"sahut Arumi


"iya bagus juga jadi mbak icha gampang manggilnya ya nggak mbak!?" ayumi menanggapi dan bertanya pada putrinya


"iya bunda,hai dedek chira ini mbak icha yang cantik dan itu bang Abian yang ganteng " Arisha memperkenalkan dirinya dan juga kakaknya


"halo mbak cantik,abang ganteng nanti kita main Sama-sama ya" ucap Aurel dengan suara anak-anak dan menggoyangkan tangan mungil chira yang sedang tertidur diapangkuannya


Arisha tertawa geli mendengar suara maminya


"suara mami lucu hahahaha"Arisha menggelegar dan membuat semua orang tersenyum bahagia


"kalau kak Azlan apa sudah punya nama untuk sikembat!?" tanya Azka lagi pada kakak tertuanya


"iya sudah dong kalau kakak saya beri nama Ahmad Fauzi dan adik namanya Amira Fathanah "jawab azlan dengan bangganya


"wah keren perpaduan inisial abah dan Bibu " sahut Nana


"iya keren kakak pintar juga cari nama gampang disebut dan artinya pasti sangat bagus " jawab Azka


"iya dong karena Ahmad Fauzi berarti putra yang membanggakan dan kejayaan sedangkan Amira Fathanah artinya anak perempuan yang cerdas " jawab Azlan menjelaskan arti nama putra putrinya


"wah Masya Allah benarkan artinya sangat bagus-bagus "jawab Azka


"kalau kak satria arti nama putra putrinya siapa !?" tanya Arumi kali ini yang bersuara


"kalau kakak itu artinya bersinar cemerlang sedangkan kalau dedek arti nama kesempurnaan dalam kebaikan " jawab satria


"wah Masya Allah arti namanya tak kalah keren


"kalau kak Riki dan kak Ayumi nama kakak dan dedek imut siapa !?" kini Arumi beralih bertanya pada kakaknya


"untuk kakak saya beri nama Al Raiyan sedangkan untuk si imut saya beri Nama Raina yang artinya yang memiliki kepuasan sedang Raina artinya Ratu kedamaian "jawab Riki menyebutkan nama putra dan putri kembarnya


"masya Allah namanya bagus sekali kita bisa panggil dengan dede' iyan dan Rain"sahut azka


"aamin" sahut semuanya serempak


Hari yang mereka tunggu kini telah tiba semua bayi terlihat sangat cantik dan tampan tidur di ranjang imut yang disediakan oleh WO yang mereka sewa, mereka juga memajang foto-foto tercantik mereka dengan nama-nama para bayi yang disematkan di setiap foto yang dipajang


fotografer kini sudah sibuk jepret sana jepret sini karena merasa gemas pada ke enam bayi imut dan menggemaskan itu karena setiap sang fotografer mengambil gambar mereka pasti mereka akan kompak berganti gaya seolah mereka itu mengerti walaupun mareka setia tertutup dan bibir mungil mereka selalu tersenyum


menambah ketampanan dan kecantikan mereka juga semakin membuat gemas yang melihatnya


"bayi-bayi ini sangat luar biasa ya bos lihatlah setelah kita selesai mengambil gambar mereka pasti akan dengan repleks mengganti gaya mereka saya jadi sangat gemas "ucap asisten sang fotografer


"iya kamu benar mereka sangat imut dan menggemaskan "jawab sang fotografer menanggapi ucapan asistennya


para tamu undangan kini telah datang warha sekitar rumah Bu Ayudia sangat antusias datang untuk membantu menyiapkan segalanya bahkan mereka tidak menyewa tukang masak karena para tetangga Bu Ayudia dengan suka rela memasak berbagai makanan untuk di hidangkan


"bu Dokter sangat beruntung ya,anak dan menantunya semua bersamaan hamil bahkan sekarang mereka pun melahirkan bayi kembar


Masya Allah mereka memang sangat kompak ya" ucap Bu Sulastri tetangga sebelah rumah Bu Ayudia


"iya kamu benar tri mereka itu benar-benar kompak sekarang saja Haqikah nya bareng-bareng senang banget saya liatnya "jawab Bu Firda


" iya bayi-bayinya juga sangat cantik dan tampan seperti ayah dan ibunya "jawab bu Dasuki


"bagaimana nggak cantik dan tampan ayah ibunya saja cantik dan tampan mereka itu bibit unggul "jawab bu Sulastri


"kita itu nggak rugi bantu-bantu keluarga mereka Bu dokter dan para menantunya juga sering bantu kita kalau sedang sakit trus kalau lagi paceklik nggak punya ongkos berobat mereka ngasih gratisan


semoga rezeki mereka berlimpah,dan kita pun bisa kepercik rezeki mereka "ucap bu dian


"iya benar pernah sekali anakku yang paling kecil sakit trus bang Tigor nggak dapat pemasukan dari ngojek tapi saya nekat bawa periksa diklinik Bu dokter karena takut terjadi sesuatu pada anakku


tapi kebetulan Bu dokternya waktu itu lagi keluar kota tapi anaknya si mbak Ayumi yang sambut saya dan bang Tigor waktu itu Mbak Ayumi baru datang dari kota


awalnya saya dan bang Tigor ragu kalau-kalau aifat mbak ayumi kurang ramah tapi Masya Allah buah tidak akan pernah jauh jatuh dari pohonnya sifatnya sama dengan ibunya ramah dan baik hati


saya fikir mbak Ayumi ini bukan seorang dokter ternyata dia juga dokter spesialis anak dan saya waktu itu berterus terang kepada mbak Ayumi bahwa kami tidak memiliki Ongkos berobat tapi mbak Ayumi dengan tersenyum mengatakan pada kami "tidak apa-apa bu itung-itung sebagai perkenalan dengan ibu dan bapak karena saya beru hari ini datang kekampung ini" begitu ucapannya sampai kapan pun saya akan selalu mengingat kebaikan mereka sekeluarga "ucap Bu Firda menceritakan pengalamannya


" mereka benar-benar keluarga yang sangat baik,ramah dan gemar bersedekah "jawab bu mila yang sedari hanya diam mendengarkan


"sudah-sudah sekarang kita selesaikan pekerjaan kita jangan bicara terus"ucap bu Dasuki mengingatkan mereka semua


mereka pun kembali menyelesaikan pekerjaan mereka memasak berbagai macam jenis hidangan dan kue-kue walaupun sederhana namun rasanya tidak kalah dengan masakan orang-orang catering yang biasa disewa oleh orang-orang berada seperti Bu Ayudia namun bu Ayudia lebih senang jika para tetangganya ingin membantu membuat makanan karena Bu Ayudia akan membagikan makanan yang dimasak oleh para tetangganya untuk dibawa pulang


itulah mengapa mereka senang membantu bu Ayudia jika malakukan acara tanpa harus meminta bantuan para tetangga akan datang dengan suka rela untuk membantu


Acara Aqikah pun kini dilaksanakan dan semua berjalan lancar banyak tetangga keluarga dan kerabat datang untuk mengucapkan selamat kepada keluarga mereka


termasuk orang tua Bayu namun hubungan mereka tidak seharmonis awal-awal Arumi dan Bayu menikah itu semua akibat mulut lancang bu Raidah yang meragukan cucu kandungnya


dan juga karena hinaan yang dilakukan oleh saudara kandung pak Wijaya pada Arumi walaupun Bu Maya sudah tidak ada lagi namun keharmonisan keluarga mereka tidak bisa di kembalikan lagi


Arumi sudah sangat jarang berkunjung kerumah mertuanya karena takut Arumi mendengar kata-kata pedas dari sang mertua kecuali jika Bayu sangat memaksanya untuk kerumah ibunya