
setelah makan sate sekeluarga semua pulang kemansion oma Shintya karena sore hari nanti semua akan pulang kekampung masing-masing termasuk trio kwek-kwek yang pulang kampung dengan membawa oleh-oleh bernyawa
sore hari menjelang semua sudah bersiap untuk pulang kampung orang tua bayu akan pulang dulu kerumah Bima untuk bermalam disana untuk beberapa hari kedepan sebelum pulang kekampung halamannya
Desta akan mengantar keluarga Fatiyah pulang kekampung mereka,Desta berencana akan melamar Fadhillah
sedangkan andi salah satu anak buah Azlan akan mengantar keluarga Aurel
Dimobil Riki ada Ayumi,bu Ayudia, Bu Hadijah (ibunda Nana) dan kedua anaknya
dimobil Azlan Ada azka nana, Fatiyah aurel dan satria
orang tua Riki berada Dimobil Rafa adik Riki
kini mereka sudah bersiap-siap untuk pulang kekampung mereka di desa makmur jaya
mansion kini Terasa sepi karena tinggal Arumi dan Bayu yang tidak ikut bersama mereka karena Ayumi sudah mulai aktif kuliah jadi mau tidak mau Bayu menyerahkan usahanya di desa untuk di kelola oleh orang kepercayaannya
mereka menjalankan mobilnya beriringan agar dapat saling memantau jika ada yang terjadi salah satu diantara mereka
anak buah Satria dan azlan juga ikut dalam rombongan itu dengan menggunakan dua mobil sebagai pengawal yang mengikuti mobil mereka dari belakang
sepanjang perjalanan Arisha terus bernyanyi dengan lidah cadelnya sehingga membuat galak tawa
Ayumi hanya duduk diam karena kepalanya Terasa pusing
"sayang kamu kenapa ?!"tanya Riki pada istrinya karena tidak seperti biasanya istrinya hanya diam
"kepalaku pusing yah"jawab Ayumi
Riki menjadi khawatir pada Istrinya itu karena wajah ayumi sudah pucat
"kamu sudah minum obat anti mual dari dokter semalam yum!?" tanya Bu Ayudia yang juga khawatir dengan kondisi putrinya
"belum umah,yumi hanya minum vitaminnya saja karena Ayumi fikir tidak pusing seperti ini"jawab Ayumi
"ya sudah Rik,kalau sampai rest area kita istirahat dulu kasian istrimu yang hamil muda gini menempuh perjalanan jauh kayak gini!"Ucap Bu Ayudia
"iya mah "jawab Riki
sedangkan di mobil azlan Fatiyah dan Aurel membuat panik satu mobil karena mual menyerang mereka namun tidak sampai muntah
saat sampai di rest area pertama Riki membelokkan mobilnya masuk rest area karena ingin beristirahat sejenak karena ayumi mengalami mabuk perjalanan
Azlan dan Rafa juga mengikuti Riki masuk ke rest area untuk beristirahat karena mereka membawa ibu hamil
setelah turun dari mobil aurel dan Fatiyah berlomba masuk kedalam toilet untuk menumpahkan semua isi perutnya yang ditahannya sedari tadi
azlan dan Satria mengikuti istri mereka
setelah kedua bumil itu merasa lega mereka menyusul keluarganya yang kini sudah duduk di salah satu rumah makan lesehan sambil menunggu waktu magrib tiba
semua memesan makanan untuk makan malam mereka begitu pun dengan Aurel dan Fatiyah memesan beberapa makanan untuk mereka sendiri
sedangkan ayumi memesan tiga Potong ayam goreng dengan memakai sambel dan lalapannya
tanpa nasi karena saat melihat nasi Ayumi merasa mual
setelah sholat Maghrib di musholla yang ada disana Secara bergantian mereka mulai makan malam
ke tiga bumil itu makan pesanan mereka dengan lahap
"sayang kamu nggak makan nasi sih"tanya Riki pada istrinya
"enggak ah mas, mual rasanya kalau makan nasi"ucap Ayumi
"trus kamu cuma makan ayam goreng itu!?" tanya Riki lagi
"iya ini enak "jawab Ayumi dan masih memakan Ayam gorengnya yang tersisa satu potong dengan lahap
"yah, sebelum pulang beli cemilan dan beberapa minuman untuk bunda makan di perjalanan biar nggak mual di mini market itu ya "ucap Ayumi
"siap Bun "ucap Riki
"icha duda ya yayah,icha mau matan estim bial ndak nantut "sahut Icha tak mau kalah dari bundanya
"iya sayang tapi kan ini sudah malam masa mau makan eskrim !?"jawab riki menanggapi ucapan putrinya
"wah makasih ya sayang "Jawab Riki mengelus rambut putrinya
"cama-cama yayah"jawab icha
setelah makan malam mereka selesai mereka kini melanjutkan perjalanan mereka namun sebelumnya ayumi meminta suaminya untuk singgah di mini market untuk membeli cemilan
bukan hanya Ayumi yang membeli cemilan dan minuman namun semuanya ikut turun untuk membeli cemilan kesukaan mereka
entah mengapa ayumi sangat menginginkan keripik kentang padahal selama ini dia tidak terlalu suka dengan keripik kentang namun Ayumi sangat suka keripik singkong
tak lupa pula Riki membelikan anak-anaknya eskrim seperti yang di inginkan Arisha
setelah membeli banyak cemilan kini mereka kembali kemobil dan melanjutkan perjalanan
malam sudah semakin larut semua sudah tertidur
hanya ayumi dan Riki tidak tertidur karena harus menyetir mobilnya sedangkan Ayumi tidak mengantuk
setelah menempuh perjalanan jauh kini mereka telah sampai dikediaman lama bu Ayudia karena Fatiyah dan Aurel harus di infus karena kekurangan cairan
kecuali keluarga Riki mereka langsung pulang kerumah mereka
Mereka sampai Jam tiga pagi karena mobil yang mereka banyak singgah karena Fatiyah dan Aurel selalu muntah
azlan menggendong istrinya masuk kedalam kamarnya yang ada di rumah bu Ayudia begiti pun dengan Aurel
walaupun Bu Ayudia merasa lelah namun tetap merawat kedua menantunya
Ayumi dan anak-anaknya kini sudah didalam kamar mereka masing-masing untuk beristirahat
begitupun dengan Azka dan Nana serta Bu Ijah sudah terlelap
setelah memastikan kedua menantunya baik-baik saja Bu Ayudia masuk kekamarnya untuk beristirahat
pagi menjelang semua masih terlelap dan terbuai dalam mimpi indahnya kecuali Bu Ayudia, Bu Ijah dan nana setelah sholat subuh mereka tidak bisa tidur lagi karena di mobil mereka banyak tidur selama dalam perjalan
sedangkan yang lainnya setelah sholat subuh langsung tidur lagi karena mereka sangat mengantuk
Bu ijah dan nana mengantarkan sarapan dan obat dari Bu Ayudia untuk Fatiyah dan Aurel
Bu Ayudia kini sudah berangkat bekerja karena masa cutinya sudah selesai dan akan meminta izin buat Fatiyah dan Aurel
bu Ayudia berpesan pada nana jika infus keduanya sudah habis serta obat yang diberikannya sudah diminum namun mereka masih belum membaik seharusnya dibawa ke puskesmas agar dapat diperiksa dan dirawat secara intensif
sesuai amanah yang diberikan oleh ibu mertuanya nana segera meminta ayumi untuk menambahkan cairan pada Aurel dan Fatiyah setelah itu mereka harus dibawa ke puskesmas untuk dirawat
"kak bangun,kita harus bawa Fatiyah kepuskesmas takut anaknya kenapa-kenapa " Ayumi membangunkan Kakaknya dan meminta meminta membawa Fatiyah ke puskesmas begitu pun dengan Satria
"bu tolong antar Anak-anak kerumahnya mama ya,bilang kami bawa Fatiyah dan Aurel kepuskesmas" ujar Ayumi pada mertua adik laki-lakinya itu
"iya nak Ayumi "jawab bu ijah
"makasih ya bu maaf merepotkan "ucap Ayumi lagi karena merasa tidak enak hati
"iya nak, tidak merepotkan kok"jawab bu ijah lagi
"sayang kalian ikun nenek ijah kerumah oma ya salonnya bunda sama ayah mau antar mami dan Bibu berobat kasian juga dedek bayinya mami dan bibu kalau mereka sakit "ucap Ayumi pada kedua anaknya karena Ayumi tau putrinya itu pasti ingin ikut dengannya
"iya bunda, semoga mami Bibu swrta dedek bayi baik-baik saja aamiin" ucap Abian
sedangkan mata Arisha sudah berkaca-kaca
tanpa menunggu lama kini mereka berada di puskesmas
keduanya segera dibawa keruangan UGD untuk diperiksa
tidak lupa mereka juga memeriksa kandungan mereka termasuk Ayumi memeriksakan kandungannya karena telah menempuh perjalanan jauh
"wah dokter Fatiyah dan Aurel hebat ya setelah merayakan pesta resepsi pernikahan mereka dikota kini mereka pulang kampung dengan membawa oleh-oleh bernyawa "ucap salah seorang suster
"iya semoga mereka dan bayinya selalu sehat sampai mereka launching "ucap suster yang satunya lagi
"aamiin " ucap semua perawat yang ada disana