Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 30



Pov Author


setelah beberapa Minggu toko baju Ayumi diresmikan setiap harinya banyak yang datang terutama keluarga pasien yang dirawat dan tidak ingin repot pulang mengambil baju ganti mereka lebih memilih datang ketoko pakaian Ayumi begitupu keluarga pasien bisa datang menjenguk keluarga mereka yang sedang melahirkan mereka akan membeli pakaian bayi sebagai buah tangan


penjualan online Ayumi pun semakin banyak yang memesan


jaka dan pak Paiman sekarang sudah bekerja sebagai kurir mereka sangat senang karena Ayumi mengajak mereka bekerja pendapatan mereka juga lumayan


Pak Paiman sangat bersyukur karena mendapatkan pendapatan setiap harinya dan dapat memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari


Denis juga merasa senang karena setiap hari berangkat kerja dan pulang selalu berbarengan dengan bapaknya


Beberapa bulan berlalu kios pakaian Ayumi semakin ramai begitu pun dengan penjualan on-linenya semakin meningkat


bahkan Ayumi sudah mengembangkan usahanya dengan membuat Butik, Ayumi membeli toko yang ada disebelah rukonya dan dijadikannya Butik


Ayumi semakin sibuk dibuatnya tak jarang Ayumi bermalam di ruko bersama tiga sahabatnya untuk menyelesaikan pesanan pelanggan baik itu pakaian pesta, pengantin maupun gamis modern


Ayumi mempercayakan pakaian rancangannya dijahit dan dibuat oleh karyawannya yang memang pandai menjahit


"yum pulang yuk sudah sore nih"ujar Aurel


"nanggung nih tinggal dikit lagi sih"ujar Ayumi pada sahabatnya itu


"Tiya,kesebelah yuk liatin anak-anak siapa tau aja ada yang bening-bening yang bisa diganggu soalnya kalau disini cuma ada gambar yang bening sama kain dan benang-benang "ujar Aurel


"ayo, disebelah ada si imut denis sama Yhuda "jawab Fatiyah lalu Mereka tertawa


"yum,kami kesebelah ya siapa tau aja ada yang mau digombalin hahahaha "ujar Aurel pada Ayumi


"Hadeh ngeggombal terus kapan kita ada yang gombalin hahahaha " ujar Fatiyah tertawa


"benar kamu fat, kalian kerjanya ngeggombal terus tapi nggak ada yang mau gombal balik hahaha "ujar Ayumi dan mereka bertiga tertawa


"kami kesebelah dulu ya seyengchu, ingat jangan lama-lama "ujar Aurel


"okey "sahut Ayumi menyatukan jari telunjuk dan jempolnya


Fatiyah dan Aurel pun meninggalkan Ayumi sendirian di ruang kerjanya Mereka keluar dari butik dan berjalan kearah ruko pakaian Ayumi


saat didepan ruko Ayumi melihat jaka sedang memarkirkan motornya, setelah motornya terparkir dengan benar Jaka pun berjalan kearah ruko


"eh bang Jaka, baru pulang bang? tanya Fatiyah


"iya nih mbak "ujar jaka pada Fatiyah


"Abang kok makin cakep sih, rahasianya apa bang?" tanya Aurel menggoda Jaka


Jaka hanya tersenyum menimpali ucapan Aurel dan tetap berjalan masuk ke ruko untuk memberikan laporan pengantarannya hari ini pada Nana


Jaka sudah kebal dengan gombal an-gombalan dua dokter cantik itu


Aurel dan Fatiyah yang dicuekin oleh Jaka bukannya marah tapi malah tertawa


mereka berdua pun masuk kedalam ruko


"hai semua,apa kabar ?"ucap Aurel dengan gaya lebaynya menirukan gaya bicara salah satu artis yang lagi viral


"hai juga mbak cantik,kami semua baik" ujar salah satu karyawan Ayumi menimpali candaan Aurel


karyawan Ayumi sudah paham dengan kedua sahabat Bosnya itu, mereka tidak akan pernah marah atau mengambil hati setiap perkataan keduanya jika diganggu kedua perusuh itu mereka malah senang karena ada sedikit hiburan setelah lelah melayani pembeli yang seakan tiada habisnya


"Alhamdulillah ya"ujar Aurel lagi


"hai Denis,kamu kok cakep bener sih apalagi pakai baju merah kamu makin cakep "ujar Fatiyah mulai menggombal Denis


"kan saya pakai baju seragam warna oranye mbak "ujar Denis


"bebarti benar dong kata orang-orang kalau cinta itu buta " ujar Fatiyah lagi dan itu mampu membuat semua tertawa


Denis ikut tertawa dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal


Jaka dan pak paiman yang juga ada disana ikut tertawa dan geleng-geleng kepala


"eh si Yudha senyum-senyum mulu dari tadi awas loh banyak kena penyakit baru yang menular " ujar Fatiyah yang kini menggombal Yudha


"penyakit baru yang menular ? penyakit apa mbak ?"tanya Yudha bingung


"penyakit menular itu jika kamu tersenyum akan banyak hati gadis yang klepek-klepek kayak ikan dalam kolam yang kehabisan air "ujar Fatiyah


tawa semua orang yang ada disana, pembeli pun ikut tertawa mendengar gombalan Fatiyah


" kena juga kamu dha, hahahaha "ujar Denis menertawakan Yudha


Yudha hanya senyum-senyum kikuk dibuatnya


"ah sudah ah, ngeggombal kalian itu nggak mempan"ujar Fatiyah dan melangkah mendekati pak Paiman yang sedang serius mencatat pengantarannya hari ini bersama Jaka


"serius amat sih pak?"ujar Fatiyah setelah berada didekat pak paiman


"iya neng, takut nanti salah hitung dan uangnya kurang "jawab pak Paiman Fatiyah hanya mengangguk-angguk memperhatikan pak Paiman menyelesaikan pekerjaannya


"pak aiman kok makin cakep kalau lagi serius deh " ujar Fatiyah memulai aksinya


"hadeh giliran bapak gue tuh yang di gombalin " ucap Denis dan menepuk jidatnya


"hahahaha, biarkan saja hitung-hitung hiburan disaat lelah "jawab Yudha pada Denis


"jangan gombal- gombalin bapak neng nanti uban di kepala bapak bisa rontok "ujar pak Paiman


"Kok rontok sih Pak, botak dong pak"ujar Fatiyah


"iya neng karena rambut hitam pada berebut ingin tumbuh kembali pengen jadi muda lagi"ujar pak Paiman


"hahahaha bapak bisa aja deh"ujar Fatiyah tertawa di ikuti yang lainnya


"pakde saya kebelakang dulu ya mau sholat ashar mumpung masih ada waktu soalnya tadi belum sempat " ujar bang jaka


"iya ka,pakde juga tadi nggak sempet singgah sholat " ujar pak Paiman lalu berdiri dan mengikuti jaka kebelakang untuk sholat


Ayumi masuk kedalam toko setelah tadi menelpo pak ceking dan pak Zainal sopir mobil pick up di toko Ayumi menanyakan apakah mereka sudah sampai ditoko langganan Ayumia untuk menjemput barang pesanan dikota karena sopir yang biasa mengatarkan barang sedang izin karena salah satu ponakannya menikah


belum sempat Ayumi menyapa karyawannya yang sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing tiba-tiba masuk empat orang anak remaja laki-laki


Ayumi memperhatikan mereka, Ayumi curiga dengan gerak gerik "Fatiyah, Aul kalian di mana?" Ayumi mengirim pesan pada kedua sahabatnya lewat grup mereka


"dihatimu sayang "jawab Aurel


"serius bege ini lagi situasi urgent "balas Ayumi


"urgent kenapa?balas Fatiyah


"nih ada bocah gelagatnya mencurigakan, kalau bisa kalian pura-pura belanja juga trus dekat-dekat sama mereka, pura-pura nggak saling kenal ya" ujar Ayumi pada dua sahabatnya


"ochey seyengchu, let's go " balas Fatiyah semangat


Fatiyah berjalan kebelakang rak pakaian agar mereka tidak melihatnya begitu pun dengan Aurel, Fatiyah maju duluan sambil pura-pura memilih milih baju tidur dirak pakaian sedangkan Aurel memilih ****** *****


Ayumi hanya memantau mereka lewat CCTV di ponselnya


Ayumi melihat salah satu diantara mereka mengambil baju kaos dan memasukkannya kedalam baju yang dipakainya hal yang sama dilakukan juga oleh tiga temannya


dan salah satu diantara mereka berpura-pura membayar satu lembar kaos yang harga Murah sedangkan yang diambilnya harga-harganya lumayan


Ayumi bergegas keluar dari ruko dan menghubungi kedua sahabatnya untuk Segera menyusulnya keluar,ayumi akan menghadang mereka diluar karena Ayumi tidak ingin rukonya jadi berantakan, situasi diparkiran sedang sepi dan biasanya akan ramai kembali setelah magrib sampai selesai sholat isya jadi Ayumi tidak perlu khawatir akan ada kerusakan pada kendaraan pengunjung


saat ke empat pemuda itu keluar dari ruko Fatiyah mendekati mereka dan mulai aksinya dengan gayanya yang genit


"hai Tampan boleh kenalan nggak ?"ujar Fatiyah mengulurkan tangannya, mereka berempat saling tatap dan melemparkan senyum satu sama lain


Fatiyah yang berwajah cantik dan bertubuh seksi dan senyuman yang begitu manis membuat mereka berempat mau berkenalan dengannya


saat Fatiyah bersalaman dengan semuanya salah satu diantara mereka mencolek dagu Fatiyah


emosi Fatiyah mulai tersulut namun harus ditahannya demi kelancaran sandiwaranya


"jangan dicolek mas nanti lecet loh" ujar Fatiyah dengan gaya genitnya


"kamu cantik banget,ikut kita yu?!" ajak pria yang mencolek dagu Fatiyah


"emangnya mau kemana mas ?" ujar Fatiyah pura-pura bertanya


"kita kesuatu tempat kita bersenang-senang,kami akan membuatmu melayang sampai ke surga " ujar pria itu lagi mencilati bibirnya


sebenarnya Fatiyah jijik melihat itu namun Fatiyah menahan jiwa bar-bar nya


tak berselang beberapa saat Aurel datang menyapa mereka