Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 74



"Azlan memberikan mereka beberapa senjata api maupun senjata tajam untuk Mereka pakai nanti saat melindungi diri


sesampainya di lokasi mereka mempersiapkan beberapa perlengkapan yang akan mereka bawa


Kini mereka menelusuri jalan yang begitu ekstrim


"apa benar tempatnya disini lan?"tanya bu Ayudia


"iya mah,tapi kita lewat jalur lain agar tidak terlihat oleh anak buah Haris"jawab Azlan


"oh begitu ya, ya sudah ayo lanjutkan perjalanannya "ujar Bu Ayudia lagi


"umah tidak apa-apa kan?"tanya Azka khawatir pada ibu angkatnya itu


"tidak nak, tidak usah khawatirkan umah"jawab Bu Ayudia


"Nah itu tempat mereka Umah "ujar azlan dan menunjukkan sebuah rumah yang berada ditengah hutan tempat dimana Arumi disekap


"ayo kita kesana segera "Jawab Bu Ayudia sudah tidak sabar ingin membebaskan putri bungsunya


"sabar Umah, lihatlah disana banyak sekali anak buah haris yang berjaga karena dia tau pasti kita datang "ujar Azlan


"Mas apakah Ayumi juga ada didalam sana?"tanya Riki yang mengkhawatirkan istrinya


Azlan tidak langsung menjawab pertanyaan adik iparnya itu namun azlan merogoh saku jasnya dan melihat ponsel pintarnya dan membuka sebuah aplikasi yang menampilkan keberadaan Ayumi dan kedua sahabatnya


"mereka sudah ada didalam rumah itu "ujar Azlan dan itu membuat mereka semakin khawatir


"semoga mereka baik-baik saja, mengapa mereka nekat sekali "ujar Bu Ayudia


"umah kan tau mereka itu anak-anak ajaib, insya Allah mereka akan baik-baik saja "ujar Satrio


"iya kamu benar sat,adik dan istrimu adalah anak-anak ajaib "sahut Bu Ayudia menepis kekhawatirannya


mereka mengendap-endap mendekati lokasi penyekapan Arumi sambil mengawasi situasi dan mencari celah untuk mereka bisa masuk kedalam rumah itu


"kita harus bisa masuk kedalam tanpa membuat keributan karena jika haris tau Arumi dalam bahaya"ujar Azlan


"biar saya saja mas yang menyusup kedalam "sahut Bayu


"Baiklah kalau begitu kita bagi tugas saja"ujar Azlan


"saya dan Bayu akan masuk kedalam, kalian menunggu disini dan tunggu aba-aba dariku,saya akan melihat situasi didalam rumah "ujar Azlan lagi dan disetujui oleh mereka


"Ayo Bay kita masuk kedalam "ujar azlan


"iya mas Ayo,tapi kita jangan masuk melalui jalan ini kita berputar dan masuk dibagian lainnya agar umah dan yang lain aman menunggu kita disini "ujar bayu pada Azlan


"baiklah, ayo kita jalan "jawab azlan


"umah kami pergi dulu ya"ujar Azlan pada Bu Ayudia


"iya nak kalian hati-hati ya "jawab bu Ayudia


Bayu dan azlan pun memulai aksinya mereka berjalan memutar sesuai arahan Bayu


Benar perkiraan Bayu ada beberapa bagian tempat yang tidak dijaga dan mereka berhasil menyusup kedalam


Awalaupun dengan susah payah


namun bagi bayu yang sudah sering melakukan itu waktu masih menjadi Tentara jadi itu bukanlah hal yang sangat menyulitkan baginya walaupun gerakannya tidak selincah dulu karena kakinya yang sudah tidak sempurna


Sedangkan didalam rumah Arumi disekap disebuah kamar dengan kaki dan tangan yang terikat begitupun dengan pak Umar yang ternyata hanya dimanfaatkan oleh Haris


Pak Umar pun di Ikat kesebuah kursi


"Lepaskan saya Haris,kamu memang biadab "teriak pak Umar pada Haris


"hahahaha,jangan berharap saya akan melepaskan kalian sebelum Ayumi datang sendiri untuk memohon kepada saya"jawab Haris


"Dasar memang kau iblis "ujar pak Umar lagi


"hahahaha,kau katakan saya ini iblis? sedangkan kau sendiri apa? seorang bapak macam apa yang rela menumbalkan putrinya untuk kesenangannya sendiri "ujar Haris pada pak Umar


"itu semua karena kamu brengsek "teriak pak Umar


"hahahaha,itu juga karena kamu seorang ayah yang tidak mempunyai akhlak yang ada dikepalamu hanya harta dan tahta jadi jangan pernah menyalahkan orang lain karena itu kesalahanmu sendiri "ujar Haris


"hahahaha melepaskanmu, jangan pernah berharap pak Umar sebelum anakmu datang menyerahkan dirinya kepada ku


"kalau dipikir-pikir kedua anakmu sama b*d*hnya denganmu kerena mereka memilih lelaki bukan sepertiku yang sempurna


yang satu memilih lelaki bekas orang lain dan hanya akan menjadikannya pengasuh untuk anak-anaknya


Sedangkan yang satunya lagi memilih lelaki cacat yang tidak berguna dan nantinya akan menjadikannya sebagai pengasuhnya


Dasar keluarga B*d*h"ujar Haris menghina pak Umar


"kalau memang kami keluarga b*d*h kenapa kamu inginkan putriku hah"ujar pak Umar


"hahahaha, saya hanya ingin menikmatinya saja pak Umar, setelah saya bosan saya akan menjualnya dan saya bisa mendapatkan uang "ujar Haris


"Brengsek kamu Haris, Saya menyesal bekerja sama denganmu "teriak pak Umar lagi


Arumi sudah menangis dalam diam karena takut jika haris melihatnya menangis maka dia akan menyiksanya


Sedangkan Ayumi dan kedua sahabatnya sudah mengepalkan tangannya dipersembunyiannya mendengar ucapan Haris


Ayumi sudah hampir melompat keluar dan menyerang haris namun dengan cepat ditahan oleh Fatiyah


"jangan ceroboh yum, Arumi bisa salam bahaya


"iya Bibu bener kita tidak boleh ceroboh "sahut Aurel


"begini saja yum,kamu pura-pura datang untuk menyerahkan dirimu pada Haris jika dia lengah kamu totok dia hingga tak sadarkan diri lalu suntikkan obat ini "ujar Fatiyah pada Ayumi


"apakah itu tidak terlalu berbahaya Fat?"tanya Aurel


"yang penting kita berhati-hati melakukannya dan jangan sampai haris curiga berusaha lah senatural mungkin "ujar Fatiyah lagi


Mereka memang sedang bersembunyi disebuah kamar yang berada di samping kamar tempat pak Umar dan Arumi disekap oleh Haris yang hanya berdinding tripleka tebal namun masih bisa mendengar suara dari kamar sebelah.


Setelah mereka bertiga melumpuhkan beberapa pengawal yang berjaga mereka menyeretnya masuk kekamar itu dan mengikat kaki dan tangan mereka dan menyumbal mulut mereka menggunakan kaos kaki milik teman mereka sesama pengawal


Arumi pun menyetujui usulan dari Fatiyah


"Yum, jangan lupa bawa ini "ujar Fatiyah menyodorkan alat suntik yang sudah terisi cairan entah cairan apa yang Fatiyah masukkan


"ini apa tiyah "tanya Ayumi


"bawa aja ini akan sangat bermanfaat nantinya, ingat ya jika dia sudah mulai aksinya ngerepe-***** kamu Totok dan buat dia tidak sadarkan diri lalu suntikkan obat itu "ujar Fatiyah lagi


"emangnya ini obat apa sih?"tanya Ayumi


"itu sepertinya obat terlarang,tadi saya temukan disaku salah satu anak buah Haris,saya juga mendapatkan sabu-sabu ini"ujar Fatiyah menjelaskan


"tapi fat jika ini tidak berpengaruh bagaimana ?"tanya Ayumi


"saya yakin itu akan berpengaruh biar dia juga merasakan bagaimana rasanya kecanduan "ujar Fatiyah menyakinkan Ayumi


"oke kalau begitu,aul tolong liat situasi diluar apakah aman untuk kita bergerak ?"ujar Ayumi pada Aurel


Oke,kamu tunggu ya"ujar Aurel lalu berjalan pelan keluar dari kamar yang ditempatinya bersembunyi untuk melihat situasi diluar sana


"Aman"ujar Aurel saat kembali kedalam kamar itu Lagi


"okey kalau begitu saya akan keluar, ingat kalian harus mencari cara agar bisa menyusup masuk menyelamatkan Arumi "ujar Ayumi sebelum keluar dari kamar tempatnya bersembunyi


"Bismillahirrahmanirrahim,ya Allah lindungilah hamba "ujar Ayumi dan mulai berjalan kekamar dimana Arumi berada


Saat Ayumi berjalan menuju kamar Arumi tiba-tiba anak buah Haris datang dan melihatnya


Akhirnya terjadi perkelahian yang tidak seimbang karena Ayumi harus melawan tiga orang pria dengan tubuh besar namun dengan mudah Ayumi mengalahkannya


Karena Ayumi menotok mereka sehingga mereka tidak bisa menggerakkan sebelah tubuh mereka


"maaf saya terdesak jadi ini jalan satu-satunya karena kalian bertiga dan saya hanya sendirian, semua akan kembali normal setelah tiga hari kedepan "ujar Ayumi pada ketiga anak buah Haris yang hanya bisa melotot


"tamu tulang telalusna tita beltelahi benan poltip"ucap salah satu dari mereka namun cara bicaranya gagu karena lidahnya sebelah tidak berfungsi


"kamu baru belajar bicara ya,kamu itu seperti anakku saja"ujar Ayumi tertawa


Lalu meninggalkan ketiga orang itu yang masih berdiri kaku ditempatnya