
Lama berbicara tentang harga dan saling tawar menawar
pak ceking juga sempat menelpon sang pemilik ruko tersebut hingga terjadi kesepakatan dan Ayumi pun membeli ruko itu semua surat-surat tanah dan bagunan itu diserahkan langsung kepada Ayumi karena koh liong mempercayakan sepenuhnya kepada pak ceking disaksikan oleh pak Rt dan BU Rt,pak Rt pun ikut menandatangani surat pernyataan pembayaran tunai melalui transfer langsung ke rekening koh liong
Ayumi juga memberikan sedikit tip kepada pak ceking dan pak RT sebagai tanda terima kasih atas bantuan mereka Ayumi dengan mudah mendapatkan ruko itu
"nggak usah mbak Ayumi saya sudah mendapatkan dari koh liong " ucap pak ceking menolak pemberian Ayumi
"tidak apa-apa pak anggap saja ini ucapan terima kasih saya karena bapak tadi membantu saya bicara hingga koh liong menurunkan sedikit harganya jadi saya mohon terima ya pak!" ucap Ayumi
"Alhamdulillah, terimakasih banyak ya mbak Ayumi semoga usaha mbak Ayumi lancar dan rezeki mbak Ayumi makin bertambah " ucap pak ceking memberikan doa baik
" Aamiin ya Allah, sekali lagi terimakasih banyak ya pak" ucap Ayumi
"dan ini ada sedikit untuk pak Rt dan BU Rt,jangan ditolak ya pak bu ini sebagai ucapan terima kasih saya karena sudah dibantu dan khusus untuk bu Rt saat pembukaan nanti saya akan kasi diskon deh" ucap ayumi tersenyum dan yang lain pun ikut tersenyum
"wah terima kasih banyak ya mbak Ayumi,dan kalau toko bajunya sudah buka saya akan mengajak ibu-ibu disini untuk belanja " ucap Bu Rt antusias
"wah ditunggu yah bu" ucap Ayumi sumringah
" jadi kapan kira-kira tokonya buka mbak Ayumi " tanya bu Rt lagi
"insya Allah bulan ini juga bu,doakan ya bu dilancarkan " jawab Ayumi kepada Bu Rt
" iya mbak Ayumi, Aamiin " jawab Bu Rt
"oh iya pak ceking,saya boleh minta tolong nggak pak?" tanya Ayumi pada pak ceking
"minta tolong apa mbak? insya Allah kalau saya bisa pasti saya tolong " ucap pak ceking
"begini pak saya mau minta tolong dicarikan orang yang bisa bantu bersihkan ruko ini dan juga tukang yang bisa merubah tampilan ruko ini pak" ucap Ayumi
"oh itu gampang mbak Ayumi kebetulan adik istri saya memang tukang yang insya Allah bisa diandalkan " ujar pak ceking menyanggupi permintaan Ayumi
"Alhamdulillah kalau begitu pak,kalau bisa disuruh datang saja besok pak saya ingin bertemu dan memberi tahukan bagaimana bentuk ruko ini setelah dirombak " ucap Ayumi lagi
"oh tentu saja mbak,tapi kita ketemu dimana mbak?" tanya pak ceking
ketemu disini aja pak biar gampang " ujar Ayumi menjawab pertanyaan pak ceking
"baiklah mbak kalau begitu " ucap pak ceking
"iya pak, kita ketemu disini jam 10 pagi ya" ucap Ayumi dan diangguki oleh pak ceking
"kalau begitu saya pamit dulu ya mbak,saya mau langsung kerumah adik ipar saya memberi tahukan pekerjaan ini pasti dia sangat senang dapat pekerjaan soalnya sudah sebulan ini dia nganggur " ucap pak ceking berdiri dari duduknya diatas tikar yang tadi digelarnya
"iya pak,kami juga sudah mau pulang" Jawab Ayumi dan diangguki oleh pak Rt dan BU Rt
setelah pak ceking pergi pak Rt pun berpamitan
"kalau begitu kami mau pamit pulang juga ya mbak Ayumi" ucap Pak Rt sembari berdiri dari duduknya di ikuti oleh Bu Rt
"oh iya pak, sekali lagi terimakasih banyak atas bantuan dan waktu nya karena rela meluangkan waktu untuk menemani saya seharian ini" ucap Ayumi menjabat tangan pak Rt dan BU Rt
"iya mbak sama-sama, kalau mbak butuh bantuan Mbak nggak usah sungkan-sungkan untuk meminta bantuan kepada kami" ucap Bu Rt
"kalau begitu kami pamit ya mbak! tapi bagaimana dengan mbak Ayumi apakah ingin bapak dan ibu antar pulang ?" tanya pak Rt
"nggak usah pak bu! saya mau ke puskesmas saja menunggu ibu saya selesai bekerja "ucap Ayumi cepat karena tidak ingin merepotkan mereka lagi
"oh begitu ya,ya sudah kami pamit ya Mbak Ayumi, mbak Nana " ucap Pak Rt lagi lalu berjalan keluar dari ruko menuju mobilnya yang terparkir didepan ruko baru Ayumi
setelah pak Rt dan BU Rt pergi Ayumi pun mengajak Nana untuk kembali ke puskesmas tempat kerja ibunya
"na kita ke puskesmas ya, tapi sebelum itu kita cari penjual bakso disekitar sini aada nggak na?" ucap Ayumi bertanya pada nana
"Ada mbak,pas samping puskesmas bakso mas joko" jawab Nana
"ya sudah ayo kita kesana, nanti disana baru kita telpon Aul dan Tiya " ucap ayumi lalu berjalan keluar dari ruko beriringan dengan Nana
setelah Merasa pintu ruko tertutup dengan baik Ayumi meninggalkan ruko itu
kini mereka duduk di kedai balso mas joko, Aurel dan Fatiyah pun sudah ada disana Bu Ayudia pun te orrnyata menyusul mereka ,kini mereka duduk menunggu pesanan, mereka sudah merasa sangat lapar karena sekarang memang sekarang sudah jam makan siang jadi mereka bebas keluar untuk makansiang
setelah mereka merasa kenyang, mereka pun kembali bekerja sedangkan Ayumi dan Nana lebih memilih untuk pulang kerumah
...****************...
ke esokan Harinya Ayumi bersiap -siap untuk keruko barunya karena sudah janjian dengan pak ceking dan adik iparnya untuk merenovasi rukonya
" Rum, hari ini kakak pinjam motor kamu ya soalnya kalau naik taksi online kakak masih takut di daerah sini lagian juga mobil kakak nanti lusa baru bisa sampai sini bersamaan dengan baju-baju jualan yang kakak suruh kirim sama kak Gisel" ucap Ayumi
"trus arum naik apa kak ke sekolah?" ucap Arumi
"ya sudah nggak usah biar kakak sama Nana naik angkot aja mungkin lebih baik walaupun berdesakan " ucap Ayumi lalu berdiri dan meninggalkan meja makan terlebih dahulu lalu melangkah masuk kelantai atas dimana kamarnya berada
Arumi merasa bersalah namun mau bagaimana lagi karena kalau tidak naik motor sendiri maka dia akan terlambat sampai ke sekolah
tak berselang lama Ayumi sudah terlihat turun kembali dan langsung mengajak nana berangkat tanpa menyapa Arumi yang sedang memakai sepatu diteras
Bu Ayudia,Aurel dan Fatiyah sudah berangkat pagi-pagi sekali karena ada pasien gawat
Aurel dan Fatiyah sudah resmi diterima bekerja di puskesmas sebagai dokter umum sesuai profesi mereka
Arumi yang baru melihat kakaknya seperti itu karena semenjak abah dan umah nya berpisah Arumi tak lagi bersama Ayumi
Arumi hanya menghela nafas panjang
Ayumi bersikap seperti itu karena Ayumi merasa sedikit kesal kepada adiknya karena tidak ingin mengerti kesulitannya dan Ayumi tidak sadar kalau sikapnya itu melukai hati adik semata wayangnya dan ayumi juga tidak mengerti kesulitan adiknya
...****************...
"Selamat menjalankan ibadah puasa semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT, Aamiin 🤲🤲"
Marhaban ya Ramadhan
.