Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 80



Hari berganti kini mereka disibukkan dengan Persiapan Acara pernikahan Azlan dan Fatiyah


Pernikahan mereka akan di laksanakan di kampung halaman Fatiyah


Fatiyah sudah sejak seminggu yang lalu kembali kerumah orang tuanya


Dan hari ini mereka akan berangkat ke kampung halaman Fatiyah


Semua sudah disiapkan semua


"dunda memanna tita mau temana cih?"tanya Arisha saat melihat Ayumi mengemas pakaian mereka


"kita mau kekampungnya Bibu sayang"jawab Ayumi


"oh beditu ya"ucap Arisha lagi dan membuat Ayumi gemas sendiri


"Bunda Abang sudah siap"ucap Abian yang memanggil dirinya Abang


"wah Abang memang memang the best "ucap Ayumi memuji putranya itu


"atu juda tehbes dunda"ucap Arisha tidak mau kalah


"iya dong, anak-anak bunda emang the best "ucap Ayumi dan membuat Arisha dan abian menjadi bangga karena ibunya memuji mereka


"Ayo sayang kita sudah ditunggu "ucap Ayumi


Kini mereka berjalan turun dimana semua orang berkumpul


"wah anak Ayah sudah cantik dan tampan begini "ucap Riki pada anak-anaknya


"iya don yayah titah tan tehbes iya tan dunda"ucap Arisha bangga


Semua menahan tawa mendengar ucapan Arisha


"iya dong Sayang, Anak-anak bunda The best "ujar Ayumi


Setelah mereka rasa sudah lengkap semua kini mereka barangkat menggunakan Bis yang sengaja mereka sewa agar mereka bisa berangkat bersama-sama


Setelah menempuh beberapa jam perjalanan mereka sampai dikediaman orang tua Fatiyah


Mereka tiba setelah sholat isya


Dan mereka melaksanakan sholat isya berjamaah di masjid dekat rumah Fatiyah


sebelum mereka kerumah Fatiyah


Mereka disambut dengan gembira dan hangat


"assalamualaikum "ucap mereka saat berada didepan pintu rumah orang tua Fatiyah


"waalaikumsalam "jawab semua orang yang ada disana


"ayo semua silahkan masuk "ucap ibu Fatimah ibu Fatiyah


"iya bu terima kasih "ucap Bu Ayudia


"ayo silahkan duduk "ucap bu Fatimah lagi mempersilahkan semua duduk di karpet yang sudah digelar diruang tamu


Kini mereka duduk dan bercengkrama sebentar meminu teh dan memakan berbagai kue khas daerah itu


"baiklah mari saya antarkan ke rumah sebelah Untuk kalian beristirahat kalian pasti sudah sangat lelah "ucap pak Faturahman ayah Fatiyah


"iya pak Mari"jawab Bu Ayudia


rumah yang di maksud oleh ayah Fatiyah berada di depan rumah mereka


rumah yang disewa oleh azlan itu adalah milik ponakan pak RT yang dipindah tugaskan keluar kota


Rumah itu sangat mewah perabotannya masih utuh dan bagus


pak Fatur menunjukkan beberapa kamar yang ada dirumah itu


Setelah mendapatkan kamar mereka masing-masing mereka langsung membersihkan diri dan beristirahat karena tubuh mereka sangat lelah setelah menempuh perjalanan jauh


Pagi menjelang mereka mulai disibukkan dengan berbagai ritual sebelum pernikahan


Ayumi, Bu Ayudia dan Aurel sejak tadi sibuk mengurus ini dan itu begitu pun dengan Satria,azka,Riki,Bayu dan Rafa


Setelah sarapan tadi mereka kerumah Fatiyah untuk membantu orang-orang untuk mempersiapkan semuanya


"terimakasih banyak nak, kalian seharusnya tidak usah ikut repot-repot seperti ini "ucap pak Fathurrahman ayah Fatiyah


"tidak apa-apa pak kami membantu yang kami bisa saja "jawab Riki mewakili saudara-saudaranya


Setelah mereka rasa semua telah selesai mereka kembali kerumah sewa mereka untuk membersihkan diri dan bersiap-siap


"ayah dari mana ?"tanya Abian saat melihat Riki masuk ke dalam rumah yang penuh keringat begitu pun dengan yang lainnya


"ayah dari rumah Bibu Fatiyah sayang"jawab Riki


"kok Abang nggak diajak yah "ucap Abian lagi


"kan Abang masih tidur tadi "jawab Riki


"oh"ucap Abian


"ayo Abang siap-siap,bunda mana ?"tanya Riki pada putranya itu


"bunda dikamar lagi dandanin icha"jawab Abian


"oh,ayo kita temuin Bunda "ucap Riki dan mereka pun berjalan menuju kamar dimana Ayumi berada


"sudah yah, Ayah sama Abang siap-siap gih kita berdua sudah siap nih tuh bunda sudah siapkan pakaian untuk kalian"jawab Ayumi


"Oke,ayo bang sekarang giliran kita yang siap-siap "ucap Riki


"iya yah ayo"jawab Abian


"kami tunggu dibawah ya "ucap Ayumi


"Oke "jawab Riki memajukan jempolnya


"ayo sayang kita turun "ajak Ayumi pada putrinya


"ayo dunda"jawab Arisha


Mereka pun keluar dari kamar dan menuruni anak tangga sambil bergandengan tangan senyum tak pernah lepas dari bibir mereka


"wih anak Gadisnya mami cantik bener "ucap Aurel saat Ayumi dan Arisha sampai di lantai bawah dan ternyata semua sudah siap


"iya tom mami icha tan anak Dunda pama mami tehbes"ucap Arisha bangga


Semua mengulum senyum mendengar ucapan Arisha


"aunty lana pama aunty lumi tantip cepelti putli laja"ucap Arisha memuji kedua auntynya


"Makasih sayang ucap pujiannya "ucap Rana mencium pipi Arisha


"icha juga sangat cantik seperti putri shopia "ucap Arumi juga ikut memuji Arisha


Ayumi memang sengaja membuatkan gaun untuk putrinya dengan model ala-ala princess


"butam putli copiah onty pati putli ecla"sahut Arisha


"bukan ecla dek tapi elsa"ucap Abian membetulkan ucapan adiknya saat dia baru turun dan bergabung dengan mereka semua


"ya ipu massudna bang"jawab Arisha


"wih ponakan aunty cakep bener "ucap Rana memuji anak kakaknya itu yang memakai jas dan dasi kupu-kupu


"duplikat mas Riki benar "ujar Arumi


"berarti mas ganteng dong"ucap Riki


"ya pastilah mas Ganteng masa cantik hahaha "ucap Rana tertawa terbahak bahak dan yang lain pun ikut tertawa


"kalau mas cantik mas jadi ngonde dong"sahut Riki


Mereka pasti pun semakin Tertawa mendengar ucapan Riki


Bu Hanim dan pak Aditya merasa bahagia karena kini anaknya sudah kembali seperti dulu senang bercanda bersama adik-adiknya


"pa lihatlah Riki sekarang banyak perubahan ya"ucap Bu Hanim pada suaminya


"iya ma,papa bersyukur Riki menikah dengan Ayumi,dia tidak memandang status Riki dan begitu menyayangi kedua cucu kita semoga dia tidak akan pernah berubah "jawab pak Aditya


"iya pa Aamiin "sahut Bu Hanim


dengan senyuman bahagia diwajah tuanya


"Apa semua sudah siap ?"tanya Satria


"iya kami sudah siap, semua hantaran juga sudah siap kak"jawab Azka


"kamu jangan terlalu tegang kak"ucap Satria pada azlan


"iya sat,kakak sudah berusaha Tenang tapi jantungku seperti habis lomba lari"ucap Azlan


"zikir mas biar tenang dan tidak gugup "ucap Riki


"iya Rik,ini juga sudah nggak berhenti zikir "jawab azlan


Ayumi dan Arumi mendekati kakak angkatnya itu lalu mereka memeluk lengan kekar pria itu


"semangat ya kak,kakak pasti bisa sebentar lagi kakak seutuhnya mendapatkan cinta kakak"ucap Ayumi masih memeluk lengan Azlan


"iya dek, terimakasih "ucap Azlan entah mengapa setelah mendapatkan pelukan dari kedua adik kesayangannya itu azlan merasa tenang


"Ayo kita kerumah sebelah kita sudah ditunggu "ucap Satria


Arumi mengapit lengan kakak panutannya itu keluar dari rumah menuju rumah Fatiyah yang sudah indah setelah di hias sedemikian rupa


Disana juga sudah banyak orang yang duduk menunggu kedatangan mereka


Kedatangan Mereka menjadi pusat perhatian para tamu yang menghadiri pernikahan mereka wajah mereka yang cantik-cantik dan tampan-tampan membuat semua menarik perhatian


"wah mereka cantik dan tampan ya apalagi pengantin prianya terlihat sangat tampan "ucap salah satu tamu


"iya kamu benar mereka sekeluarga tampan-tampan apa lagi gadis yang berjalan disamping pengantin pria dia sangat cantik "ucap yang satunya lagi menunjuk Arumi


"iya coba kamu lihat yang dibelakang mereka juga tak kalah cantik "ucap yang satunya lagi


begitulah mereka berbisik-bisik memuji kecantikan dan ketampanan keluarga Azlan


Kini Azlan duduk ditempat yang telah disediakan Satria dan Azka menjadi saksi dia duduk dibelakang Azlan pak penghulu dan pak Fatur duduk dihadapan Azlan


Sesekali satria menepuk pelan lengan sang kakak memberikan ketenangan


Azlan menoleh kebelakang dan mengangguk senyumannya tak pernah lepas dari bibirnya itu yang membuat gadis-gadis yang ada disana merasa meleleh


"Bagaimana nak Azlan sudah siap ?"tanya pak penghulu