Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 5



seminggu berlalu setelah Kejadian itu,tiap hari calvin datang mengganggu Ayumi dirumah sakit maupun di butik Calvin selalu datang namun Ayumi selalu menghindarinya karena tidak ingin ada keributan


Bella yang tau Calvin selalu datang ketempat kerja Ayumi merasa geram dan Akhirnya Bella mendatangi Apartemen Calvin


sesampainya disana Calvin sedang mabuk-mabukan bersama beberapa temannya


Bella masuk ke apartemen Calvin untuk menegurnya namun Bella tidak tau jika Calvin sedang pesta miras bersama teman-temannya


Baru saja Calvin membuka botol Anggurnya Bella masuk dan memaksa Calvin berdiri dari duduknya,Calvin merasa dipermalukan didepan teman-temannya langsung saja menghempaskan tangannya dari tangan Bella lalu mengusir Bella dari sana dengan kasar


Bella yang awalnya ingin marah pada Calvin namun balik dia yang dimarahi oleh calvin


Bella berlari meninggalkan Apartemen calvin dengan tangisnya banyak yang melihatnya dan orang-orang mulai berbisik-bisik


" mungkin dia sudah hamil tapi pacarnya tidak mau tanggung jawab " ucap salah seorang ibu yang ada didalam lift bersama Bella


" iya kali ya soalnya aku sering melihat dia dibawa oleh pacarnya masuk ke kamar Apartemennya,mau apa lagi mereka kalau bukan mau itu-itu,anak muda zaman sekarang semakin edan nggak kasihan mereka dengan orang tuanya " ucap ibu yang satunya lagi


mereka terus saja bergosip hingga lift terhenti dilantai dasar Bella segera berlari keluar dari dalam lift itu saat pintunya sudah terbuka


kedua ibu itu hanya menggeleng melihat Bella


sebulan lebih telah berlalu namun Calvin tidak pernah lelah datang dan datang lagi mengganggu Ayumi,Ayumi sudah muak dengan kelakuan calvin namun Ayumi sudah tidak tau lagi harus bagaimana caranya untuk mengusir Calvin ditambah lagi ayah Ayumi sering datang menanyakan dimana Umanya kini ,karena Ayahnya itu tidak terima ibunya Ayumi telah menggugat cerai


" ayu,Babah mohon nak ,Dimana Umah sekarang ?" ucap pria berusia 43 tahun itu


"Ayu tidak tau Bah,biarpun Ayu tau Umah ada dimana! Ayu tidak akan memberi tahu Babah cukup sudah Babah menyakiti Umah, gara-gara Babah Umah meninggalkan Ayu disini sendiri,Babah tau Ayu layaknya anak yatim-piatu dikota ini tak ada keluarga yang menyamai Ayu" ucap Ayumi menangis mengingat bagaimana Babahnya bermesraan dengan suster asistennya didalam ruang kerjanya dan saat itu Ayumi dan Umahnya ingin mengajaknya makan siang Jauh-jauh mereka datang kerumah sakit tempat kerja Babahnya ternyata mereka diberikan kejutan yang sangat luar biasa


"Maafkan Babah nak,Babah khilaf" ucap pak umar memohon kepada putrinya itu


"Sudahlah Bah,Umah sudah terlanjur sakit hati begitu pun denganku, Bahagiakanlah Istri dan Anak-anak Babah yang sekarang biarlah kami seperti ini,mungkin sudah takdir kami jadi seperti ini " ucap Ayumi masih dengan air matanya


tanpa berkata apa-apa lagi pak umar meninggalkan putrinya duduk ditaman rumah sakit menangis karena perbuatannya


sepeninggal ayahnya Ayumi segera menyeka Air matanya dan kembali masuk kedalam rumah sakit dan menuju toilet untuk menyeka wajahnya


"mungkin aku harus pergi dari kota ini dan menyusul Umah dan Arumi, mungkin dengan cara ini mereka tidak akan pernah menggangguku lagi,aku sudah muak dengan mereka berdua " ucap Ayumi pada dirinya sendiri didepan cermin toilet


Ayumi segera keluar dari toilet dan menuju ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya yang memang masih ada beberapa pasien yang harus diperiksanya


Sore menjelang sudah waktunya pulang, Ayumi sudah hafal betul diluar sana sudah ada Calvin sedang menunggunya dan orang suruhan Ayahnya untuk mengikuti nya kemana pun dia pergi


Ayumi sebenarnya tidak menyangka bahwa Ayahnya akan memata-matainya akhir-akhir ini karena Ayahnya yakin bahwa Umahnya ada dimana


bahkan untuk menelpon Umahnya saja Ayumi tidak bebas,jadi Ayumi jarang mendapatkan kabar dari Umahnya


Ayumi menyampaikan kepada kedua sahabatnya itu untuk pergi dari kota ini dan akan mengundurkan diri menjadi seorang dokter dan fokus menekuni hobinya menjadi seorang desainer seperti Oma Shintya


"kenapa harus berhenti sih yum? trus kalau kamu pergi bagaimana dengan kami" ucap Fatiyah merasa sangat sedih begitu pun dengan Aurel


"Kalian bisa kapan saja datang menemuiku tapi jangan sampai Babah tau kami dimana sebelum Umah dan Babah Resmi bercerai " ucap Ayumi enteng


"trus Yum, Gimana dengan Butik Oma disini bila kamu pergi ? "tanya Aurel


"Kan Ada kak Zahira dan kak Gisella mereka kan kepercayaan Oma sejak dulu dan aku yakin mereka akan setia" ucap Ayumi


"Semoga Yum, mereka semua tidak pernah berubah " ucap Aurel


"Aamiin ya Allah " ucap Ayumi


"jadi rencana kamu sekarang apa yum?" tanya Fatiyah


"Ya menyiapkan semua segala persyaratan apa saja yang harus dipenuhi untuk bisa mengundurkan diri siapa tau aja ada rekomendasi dari rumah sakit sekarang kerumah sakit tempat Umah ditugaskan kalau ada yah syukur karier ku sebagai dokter tetap jalan dan juga hobiku sebagai desainer juga bisa jalan juga" ucap Ayumi panjang lebar


Ayumi menyiapkan semua keperluan untuk mendapatkan izin pengunduran dirinya


ternyata Ayumi harus menunggu beberapa bulan lagi sampai masa kontrak kerjanya di rumah sakit itu selesai


Ayumi tetap saja bekerja seperti biasanya dan tetap menjalankan butik Omanya


Ayumi juga telah menyampaikan Niatnya kepada Umahnya dan betapa bahagianya karena akan segera berkumpul dengan kedua putrinya namun harus bersabar lagi karena harus menunggu masa kontrak putrinya selesai sekitar beberapa bulan kedepan


Ayumi juga sudah menceritakan bagaimana Mantan suaminya selalu saja datang mengganggu putrinya


♦️♦️♦️♦️♦️


hari berganti hari, bulan berganti bulan kini Masa kontrak Ayumi dan kedua sahabatnya telah hampir selesai


Calvin masih saja terus datang mengganggu Ayumi


Namun Ayumi telah tahu semua Bella pernah datang menemui Ayumi untuk menjauhi Calvin karena dirinya kini tengah Hamil Anak dari calvin namun Calvin tidak ingin bertanggung jawab karena masih mengharapkan Ayumi


Sedangkan Ayah Ayumi tidak pernah lagi datang menemuinya setelah resmi bercerai dengan sang ibu


Ayumi juga mendapat kabar bahwa sekarang Istri kedua Ayahnya tengah hamil, mungkin itulah penyebab Ayahnya tidak lagi memohon-mohon pada Ayumi untuk tidak mengundurkan diri dari rumah sakit sahabat Ayahnya itu karena sebentar lagi ayahnya akan mendapatkan sang Ahli waris dan Ayumi ikhlas bila sang Ayah tidak memberikan apapun untuknya dan juga sang Adik karena sekarang Ayahnya mendapatkan seorang putra dari istri keduanya yaitu putra yang dibawa sang Istri dari suami pertamanya namun Ayah Ayumi sangat menyayangi mereka dan mengabaikan kedua anak dari istri pertamanya


walaupun Ayumi merasa Ayahnya tidak Adil pada mereka namun Ayumi akan mencoba untuk ikhlas tak ingin memperpanjang permasalahan, Apalagi Ayumi dan adiknya seorang anak perempuan dan tentunya mereka suatu saat nanti ketika akan menikah maka Ayah merekalah yang akan menikahkan putrinya jadi Ayumi terus mencoba legowo seperti yang sering dinasehatkan Omanya.