Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 141 Kembaliannya papa Marvel



Ditempat lain Azlan dan satria yang sedang menonton video yang dikirimkan oleh anak buahnya sebenarnya merasa bersalah kepada kakek Kusuma namun demi keamanan dan kenyamanan rumah tangga adik kesayangannya


mereka tidak ingin ada yang mengganggu ketenangan keluarganya


walaupun mereka bukan sedarah tapi kerena merekalah hidup mereka menjadi seperti saat ini tidak menjadi gelandangan dijalan tanpa masa Depan yang jelas namun karena pertolongan kedua adiknya hidup mereka sekarang bisa bahagia


Azlan, satria dan Azka sudah nerjanji akan melindungi Ayumi,arumi dan Bu Ayudia walaupun nyawa mereka taruhannya


Ayumi dan Arumi adalah malaikat kecil tanpa sayap yang sudah menarik mereka bertiga keluar dari lubang penderitaan


"sat kamu sudah siapkan semua kan!?"tanya azlan pada satria


"sudah kak,jika suatu hari nanti kakek Kusuma, pak Wijaya ataupun bayu tetap mengusut apa penyebab kecelakaan itu saya sudah menyiapkan semuanya "jawab satria


"bagus pantau terus pergerakan mereka trus bagaimana keadaan bu maya dan keluarganya disana !?" ucap azlan dan bertanya bagaimana kondisi bu maya dei desa pembuangan


"mereka sudah mulai menerima keadaan mereka, mereka juga terlihat bahagia disana mungkin karena disana tidak banyak godaan untuk melakukan hal-hal yang buruk jadi mereka juga menjadi hidup lebih damai bahkan fikri sudah menikah dengan putri pak Rajendra "jawab satria


"bagus jadi mereka akan aemakin terikat jika seperti itu dan mereka tidak akan ada lagi ke inginan untuk pergi dari sana "ucap Azlan


"iya kak, pantau terus kehidupan mereka dan perluas lahan untuk mereka kelola"ucap Azlan


"baik kak, nanti saya akan mengirimkan email pada kohar"jawab satria


"oh iya kak, papa Marvel ingin bertemu dengan kiita, sepertinya ada hal serius sehingga papa memanggil kita "ucap satria


"baiklah kita akan menemui papa Marvel, apakah kamu sudah menghubungi Azka dan memberi tahunya!?"tanya Azlan


"sudah kak,barusan saya mengirimkan pesan dari papa Marvel pada Azka trus katanya terserah kakak saja "jawab satria


"ya sudah ayo kita berangkat sekarang,ini juga sudah mau sore "ucap Azlan


"iya kak ayo tapi papa juga ingin bertemu dengan Ayumi dan Arumi "ucap satria


" nanti kita tanya papa kalau mereka tidak bisa ikut karena hamil"jawab azlan


"oke kak"jawab satria


mereka pun meninggalkan kantor mereka menuju hotel dimana papa Marvel berada


"kak bagaimana kalau kita jodohkan umah dan papa!? biar mereka ada temannya dihari tua "ucap satria


"kamu jangan sembarangan sat, jangan buat papa tersinggung kamu kan tau papa itu sensitif kalau kita bahas masalah wanita


papa itu cinta matinya sama ibu kamu " jawab azlan


"iya sih kak,mantan terindah hehehehe "ucap satria


"nah itu tau"jawab Azlan lalu menyandarkan punggungnya kesandaran kursi mobil


"tapi kan tidak ada salahnya kak, siapa tau aja mereka setuju "ucap satria lagi azlan hanya Diam dan memejamkan matanya


tring tring tring


beberapa pesan masuk keponsel azlan dan itu pesan dari sang istri


[ mas kamu dimana !?] Fatiyah


[lagi dijalan sayang mau ketemu papa Marvel dulu] azlan


[ pasti lama kan pulangnya!?] Fatiyah


[belum tau Sayang, memangnya kenapa !?] Azlan


[ mas pengen] Fatiyah


[pengen apa sayang !? ] Azlan


[ pengen itu sama Abah] Fatiyah


[ astaghfirullah, sebentar ya mas usahakan cepat pulang] Azlan


Azlan mengusap wajahnya prustasi karena istrinya kambuh lagi tingkah ajaibnya


"kenapa kak!?kok prustasi gitu!?"tanya satria


"kakak iparmu lagi kambuh ngidamnya "jawab azlan


"hahahaha pasti pengen itu ya kak!?" tanya satria mengejek


"ya ngidamnya apa lagi"jawab azlan


"pasti besok pagi kakak tidak bisa bangun lagi ini roman-romannya"ucap satria


"haah ,bukan hanya tidak bisa bangun bahkan nggak bisa jalan lutut gempor"jawab azlan menghela nafas panjang


"hahahaha, benar-benar ajaib ya istri kakak!! biasanya itu istri yang nggak bisa bangun karena digempur terus tapi ini kakak yang nggak bisa bangun"jawab satria


"sudah jangan dibahas lagi"ucap Azlan


tring tring tring


"halo Assalamualaikum "jawab azlan


"waalaikumsalam kak,kakak sekarang dimana !?"tanya Ayumi


"lagi dijalan mau ketemu papa"jawab Azlan


"maksudnya papa Marvel ?!"Tanya Ayumi


"iya, memangnya ada apa!?" azlan balik bertanya


"kok bisa!? emangnya suaminya mana!?"tanya Azlan


"ada,tuh lagi di tenangin"jawab Ayumi


"ya Allah,kenapa lagi sih"ucap azlan


"nggak tau kak,kakak bawa papa aja kerumah pasti arumi Senang ketemu sama papa"jawab Ayumi


"iya deh nanti kakak ajak papa semoga saja mau"ucap Azlan


"ya sudah kak, jangan lama ya kasihan Arumi nangis terus "jawab Ayumi


"iya "jawab azlan lalu sambungan telponnya terputus


"kenapa kak!?"tanya satria


"Arumi katanya nangis-nangis nyariin kakak "jawab azlan


"akh...ibu hamil ada-ada saja, sebentar siapa lagi yang buat ulah hahahahaha "ucap satria terkikik geli jika mengingat tingkah aneh wanita-wanita hamil dirumahnya baik istri ,kakak iparnya, Adik-adiknya juga adik iparnya pasti ada-ada saja tingkah ajaib mereka


azlan tidak menyahuti Ucapan adiknya itu dia hanya mengusap kasar wajahnya


satria hanya tersenyum geli karena memang semua ibu-ibu hamil manja pada kakaknya itu


kini mereka sudah berada di parkiran hotel tempat papa Marvel berada


setelah memarkirkan mobilnya mereka berdua masuk kedalam hotel untuk menemui papa angkatnya itu


flashback


papa Marvel adalah ayah angkat mereka, Waktu itu Ayumi dan Arumi baru pulang dari mall jalan-jalan berdua karena kedua kakak dan adiknya sedang sibuk bekerja


Ayumi mengajak adiknya jalan-jalan karena baru datang dari kampung makmur jaya saat libur sekolah dan Ayumi mengambil citi dari rumah sakit khusus untuk menemani adiknya liburan


saat baru saja keluar dari mall, ayumi menjalankan mobilnya keluar kejalan raya yang tidak begitu ramai karena masih jam kerja tiba-tiba saja mobilnya menabrak seseorang


Ayumi dan Arumi panik mereka pun keluar dari dalam mobilnya dan melihat seorang pria yang seusia dengan abah mereka pria itu sedang terluka parah


jiwa penolong Ayumi meronta-ronta hingga tanpa menunggu waktu Ayumi meminta adiknya untuk membantunya untuk memapah pria itu masuk kedalam mobilnya


setelah meletakkan pria asing itu dijok belakang mobilnya Ayumi dan Arumi juga masuk kembali kedalam mobilnya dan melakukannya kerumah sakit


"kak, Rumi takut "ucap Arumi


"jangan takut dek,dia tidak akan berbuat macam-macam dia sedang terluka parah "jawab Ayumi menggenggam tangan adiknya yang memang penakut tapi jika sudah marah dia akan berubah menjadi macan betina yang sedang terusik ketenangannya


setelah sampai dirumah sakit Ayumi segera memanggil beberapa perawat untuk membantunya


"ada apa dokter ayumi !?" tanya salah satu perawat


"tolong angkat orang yang ada didalam mobilku dia sedang terluka parah"jawab Ayumi


"baik dok" ucap perawat pria itu lalu berlari menuju mobil Ayumi sambil mendorong brangkar


"siapa orang itu dok!?"tanya perawat itu lagi


"saya tidak tau, kami menemukannya tergeletak di jalan


sudah Jangan banyak tanya lagi ayo angkat dan bawa kedalam biar bisa cepat ditangani"ucap Ayumi


"baik dok"jawab mereka dan mulai memindahkan tubuh pria itu yang wajahnya sudah penuh dengan luka lebam dan terdapat luka tembakan dilengannya


mereka mendorong brangkar pria itu dan membawanya ke UGD untuk segera ditangani


Ayumi dan Arumi mengikuti mereka dari belakang


"Ayumi "panggil Fatiyah yang kebetulan sedang tuga di gawat darurat menggantikan Ayumi


"Fatiyah tolong, cepat tangani pria itu "jawab Ayumi


"dia siapa yum!?"tanya Fatiyah


"saya nggak tau tiyah saya hanya menemukannya tergeletak dijalan lalu menolongnya "jawab Ayumi


"sepertinya harus segera dioperasi karena di punggung dan lengannya terdapat luka tembakan "ucap Fatiyah


"lakukan yang terbaik Fatiyah "jawab Ayumi


"baiklah tapi kamu harus membantuku "ucap Fatiyah


"tapi sedang lepas tugas Fatiyah,saya masih cuti"jawab Ayumi


"baiklah saya akan menemui kepala rumah sakit dan mencabut masa cutimu dan kamu membantuku "ucap Fatiyah lalu berlari kearah lift menuju ruangan kepala rumah sakit


sedangkan Ayumi mengurus administrasi agar bisa langsung di operasi


Ayumi tidak menemukan kartu identitas Pria iti jadi asal menyebutkan nama saja


dan pria itu diberinya nama Marvel


"kak Rumi takut "ucap Arumi memeluk lengan kakaknya


"jangan takut dek"jawab Ayumi


"kak, telpon kak azlan ya"ucap Arumi lagi


"oke kita telpon kak Azlan "jawab Ayumi lalu mengambil ponselnya dari dalam tasnya dan menelepon kakaknya