
Aslan, satria dan Azka kini sudah sampai didepan pintu kamar hotel dimana papa Marvel nginap
"assalamualaikum pa"ucap Azlan dan Satria serta Azka setelah seorang pria paruh baya membuka pintu kamarnya
"waalaikumsalam "jawab Papa Marvel
papa marvel celingak-celinguk mencari seseorang
"Ayumi dan Arumi nggak ikut pa , mereka menunggu papa dirumah kami"jawab Satria karena tau siapa yang dicarinya
"oh begitu ya !! ayo masuk dulu"jawab papa marvel,pria paruh baya ini walaupun usianya sudah tua tapi wajahnya masih terlihat sangat tampan dengan manik mata hijaunya
"pa kita nggak bisa lama ya disini soalnya istriku lagi ngidam "ujar azlan menggaruk kepalanya yang tiba-tiba gatal
"emangnya istri kamu ngidam apa sih lan"tanya papa Marvel
"nanti aja papa liat sendiri betapa ajaibnya anak dan menantu papa yang sedang ngidam "jawab Azka cekikikan
"kamu ini memang suka Ngadi-ngadi "ujar Papa Marvel
"ish si papa tidak percaya,kalau begitu ayo kita kerumah kami pasti papa bakalan takjub melihat semuanya "sahut Azka gemes pada pria paruh baya yang di panggilnya papa itu
"papa tinggal dirumah kami saja ya,biar kami bisa lama melepas rindu pada papa"ucap Azlan
"tapi papa pasti akan merepotkan kalian "jawab papa Marvel
"pa tidak ada anak yang bakal merasa direpotkan oleh papanya "jawab azlan
"baiklah kalau begitu saya juga sudah rindu pada Ayumi dan Arumi "ucap papa Marvel
"ayo pa kita berangkat sekarang ya"jawab Azlan
"iya Ayo"jawab papa marvel
"sini pa kopernya biar Azka aja yang bawa"Ucap azka lalu mengambil koper yang disimpan Marvel dekat lemari dalam kamar hotel itu
mereka pun keluar dari kamar hotel dan berjalan beriringan menuju parkiran tapi sebelumnya papa marvel Check-out terlebih dahulu
"ka, mobil kamu mana?"tanya satria pada Azka
"sudah dibawa andre kak"jawab azka santai
"trus kamu naik apa pulangnya !?"tanya satria lagi
"ya ikut sama kakak lah "jawab azka cengengesan
satria memutar bola matanya malas melihat kelakuan adiknya itu
akhirnya mereka pun pulang ke desa makmur jaya memakai mobil Satria
"kenapa kalian tinggal di desa yang tempatnya jauh dari tempat kalian bekerja!?" tanya papa Marvel
"kami mengikuti Ayumi dan Arumi pa karena pernah ada kejadian ayah kandung Ayumi dan Arumi menculik Ayumi dia bekerja sama dengan rekan bisnisnya yang terobsesi pada Ayumi "jawab Azlan
"papa sih lama aekali keluar dari pertapaan, hingga ditelpon-telpon tidak pernah aktif "ucap Azka
" maaf,papa sengaja tidak pernah membiarkan kalian menelpon papa karena musuh-musuh papa sudah menyadap sertiap telpon papa
papa tidak mau mereka tau keberadaan kalian disini dan mereka ikut mengincar kalian"ucap papa Marvel dengan wajah sedihnya
"trus sekarang bagaimana pa!?"tanya satria penasaran dan melirik papa marvel dari kaca spion mobilnya
"Alhamdulillah semua sudah papa tangani, Semoga mereka tidak ada lagi yang berani melakukan hal bodoh "jawab papa marvel
"trus keluarga kandung papa Giman !?"tanya Azlan
"mereka terus mencoba untuk mendekati papa tapi papa tidak pernah memberikan mereka celah untuk bisa masuk dikehidupan papa lagi cukup dulu mereka membuatku menderita
mereka membuangku seperti sampah yang sangat menjijikkan !"jawab papa marvel dengan mata berkaca-kaca
mereka tidak pernah menganggap ku ada,hanya opa,oma dan mama yang selalu membela dan menyayangiku tapi mereka begitu cepat pergi meninggalkan ku
bahkan papaku sendiri rela mengusir ku dari rumah saat usiaku lima belas tahun atas permintaan orang tua dan kekasihnya
dan itu terjadi setelah seminggu meninggalnya mama "ucap papa Marvel tertunduk
Azlan,azka dan satria dapat merasakan apa yang dirasakan oleh papa marvel karena kehidupan mereka tidak jauh berbeda dengannya dan seandainya saja waktu itu Ayumi dan Arumi kecil tidak menemukan mereka mungkin hidup mereka tidak akan seperti sekarang ini
"kami tau apa yang papa rasakan, karena kami juga mengalami hal yang sama terusir dari rumah kami sendiri karena keserakahan keluarga almarhum ayah kami"jawab Azlan dengan airmata menetes dimatanya
"iya pa saya juga dibuang oleh keluarga karena dianggap pembawa sial"sahut satria yang juga mengusap sudut matanya yang berair sedangkan azka sudah tersedu-sedu ketika membayangkan bagaimana perjuangannya dan Azlan kakaknya melarikan diri dari orang-orang suruhan saudara kandung ayahnya yang ingin membunuh mereka
sampai akhirnya mereka tanpa sengaja bertemu dengan dua orang gadis kecil yang baik hati mau menolong mereka mengelabui orang-orang yang mengejar mereka
"jika waktu itu kak Ayumi dan Arumi tidak membantu kami mungkin kami sudah menjadi tanah hiks hiks hiks "ucap Azka di sela tangisnya
"iya kamu benar seandainya bukan Ayumi yang menemukan kita entah apa yang telah terjadi pada hidup kita ini"sahut papa Marvel
dia Sudah atau cerita hidup ketiga pria tampan yang sudah dianggapnya seperti anaknya sendiri
mereka bertiga pun kompak mengangguk mendengar ucapan papa Marvel
"sudah lah pa, Jangan mengingat itu lagi sekarang ada kami untuk papa"jawab azka
"kamu benar ka ,papa sangat beruntung bertemu dengan kalian jika tidak entah bagaimana papa sekarang
mungkin papa akan terus tenggelam dalam dunia Hitam "jawab papa Marvel
"bagiku Romario de Fablo sudah mati dan sekarang yang ada adalah Mohammed Marvel al gifari" ucap papa Marvel lagi
"wah nama papa bagus sekali,apakah papa sudah Aqikah?!"tanya Azka
"Aqikah !?"Tanya papa Marvel
"tapi apakah iti penting!?" tanya papa marvel lagi
"penting pa karena ini adalah wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak. Kedua, aqiqah juga merupakan wujud kita meneladani Rasulullah SAW ,
kita sebagai ummat muslim kan harus meneladani Rasulullah Saw , apalagi papa kan mampu untuk membeli dua Ekor kambing untuk di kurabankan"jawab azka lagi
"baiklah nanti papa akan mengaqikah diri papa untuk mengesahkan nama Papa "ucap papa Marvel
"Alhamdulillah "ucap mereka bersamaan
tring tring tring
ponsel azlan berbunyi
"halo Assalamualaikum " ucap Ayumi
"waalaikumsalam "jawab azlan
"kakak dimana sekarang !?"sudah di perbatasan "jawab Azlan sambil melihat keluar jendela
"oh ya sudah, kalian hati-hati ya"jawab Ayumi
"oh iya kak,papa ikut kan!?"Tanya Ayumi
"nggak "jawab azlan ingin menjahili adiknya itu
"kenapa kak!?"tanya Ayumi
"ya nggak tau,kakak juga sudah ajak tapi papa nggak mau ikut"jawab azlan
"apa papa tidak kangen sama yumi!? papa kan sudah lama pergi tapi setelah kembali kok nggak mau ketemu sama yumi!? apa yumi punya salah ya kak!?" tanya Ayumi dengan suara bergetar
azka dan satria sudah ingin tertawa besar tapi azlan menatap tajam mereka
papa marvel hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah ketiga anak angkatnya itu
"mungkin saja dek,kakak juga nggak tau" jawab azlan pura-pura lemas
"ya sudah kalian hati-hati ya dijalan, assalamualaikum "ucap Ayumi
"waalaikumsalam "jawab azlan lalu mematikan sambungan telponnya
"kamu ini suka sekali ngerjain adik kamu"papa marvel memukul pelan pundak azlan
"biar pa, sekali-kali biar suaminya pekerjaannya nambah "jawab azka
"memangnya apa yang akan dilakukannya pada suaminya !?"tanya papa marvel Penasaran
"entah lah,otak ajaibnya terlalu cerdas mencari ide yang aneh-aneh "jawab satria
dan akhirnya mereka bertiga bergantian menceritakan bagaimana ajaibnya istri mereka dan juga Ayumi saat mereka ngidam
papa marvel tak henti-hentinya tertawa mendengar cerita mereka
tak terasa kini mereka telah sampai didepan rumah ayumi
saat mereka baru saja keluar dari dalam mobil ,mereka lihat Riki berjalan terburu-buru keluar dari dalam rumah
"pa itu suami Ayumi " tunjuk satria pada Riki
"dia mau kemana terburu buru sekali"jawab papa marvel
"entah lah pa,apa yang di inginkan Ayumi "jawab azlan
"tapi ini kan baru selesai magrib "ucap papa Marvel
"hehehe ya mau bagaimana lagi,dari pada tidak di izinkan masuk kamar mending nurutin maunya "jawab satria
papa marvel yang mendengar itu hanya geleng-geleng kepala
"ayo masuk pa kita berikan kejutan untuk mereka semua "ucap Azlan
"satria azlan kalian menikah dengan dokter cantik yang sering jagain papa juga kan!?"tanya papa marvel saat berjalan masuk kedalam rumah Ayumi
Azlan dan satria hanya mengangguk
"assalamualaikum "mereka mengucapkan salam bersama
"waalaikumsalam "sahut bik mimin dari dalam rumah
"eh mas Azlan, Satria dan Azka "ucap bik mimin menatap papa marvel
"bik kami disini bukan disitu"Ucap azka jahil saat melihat pandangan bik Mimin
"hehehe maaf mas Azka soalnya baru liat mister itu "jawab bik Mimin malu-malu
"ini papa kami bik baru pulang dari luar negeri "jawab Azka
"oh, Mari silahkan masuk mister "ucap bik mimin dengan sopan
"siap bik!?"Tanya Ayumi dari dalam rumah
"mas Azlan,mbak Ayumi "jawab bibi
"oh"jawab Ayumi singkat
mereka pun berjalan kedalam rumah terdengar suara Arisha dan Abian tertawa
"kak su......papa"pekik Ayumi melihat siapa yang berdiri belakang nya