Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 6



masa kontak Ayumi kini benar-benar berakhir dan dengan segala persyaratan yang ayumi dan kedua sahabatnya penuhi untuk mengundurkan diri dan mereka pun sudah lama memasukkan lamaran kerja di rumah sakit dimana sang Umah bekerja, hingga Akhirnya hari ini surat sah pengunduran dirinya keluar.


kini mereka bersiap untuk berangkat menjemput impian mereka


Aurel dan Fatiyah yang memang anak perantauan tidak merasa kesulitan untuk berpindah tempat tinggal dan bekerja


mobil kesayangan Aurel titipkan dirumah Oma Shintya karena mereka berfikir suatu hari nanti mereka kembali kekota itu mereka tidak repot lagi dengan kendaraan


Bella dan calvin kini mereka telah menikah setelah Bella nekat datang kerumah orang tua Calvin untuk meminta sebuah pertanggungjawaban


awalnya keluarga Calvin menolak namun Bella mengancam akan melakukan bunuh diri dirumah Calvin,Bella juga mendatangkan keluarganya untuk meminta pertanggungjawaban dari Calvin


Akhirnya orang tua calvin setuju untuk menikahkan mereka berdua, sebenarnya orang tua Calvin ingin Calvin menikah dengan Ayumi yang mereka tahu bahwa Ayumi adalah pewaris tunggal dari seorang desainer terkenal,dan Ayumi pun seorang Dokter bukan karyawan biasa perusahaan.namun mereka harus menelan kekecewaan karena kebodohan putranya menghamili gadis miskin seperti Bella.


Calvin Setiap hari kerjaannya hanya mabuk-mabukan berbeda saat calvin berpacaran dengan Ayumi ,calvin banyak berubah sudah rajin datang kekantor paparnya untuk bekarja namun Setelah Ayumi memutuskannya Calvin kembali ke kebiasaan buruknya yaitu bermain perempuan dan mabuk-mabukan.


Setiap malam Bella akan dihadiahi dengan tamparan karena Calvin pulang dalam keadaan mabuk berat


ya calvin dan Bella tinggal berdua dirumah yang diberikan oleh kedua orang tua calvin karena mama Calvin tidak ingin serumah dengan Bella karena dia tau pasti tidak akan ada ketenangan karena calvin dipaksa untuk menikahi bella


"kenapa semua seperti ini?! akh....ini semua gara-gara Ayumi si*l*n itu calvin tidak bisa move on dari Ayumi " ucap Bella kesal


Bella tidak pernah berfikir karena semua yang didapat kan dengan cara licik pasti akan berakhir menyakitkan


Bella kini merasa sendirian karena Gayatri tidak lagi peduli dengannya karena gara-gara Bella Gayatri diputuskan oleh kekasihnya


Bella juga tidak tau apa penyebabnya hingga dia menjadi alasan Gayatri dan kekasihnya putus


Bella juga malu ingin meminta tolong kepada ketiga sahabatnya yang selalu menolongnya namun karena nafsunya dia rela kehilangan ketiga sahabat baiknya malah kini Bella menyalahkan Ayumi penyebab suaminya berbuat kasar seperti itu


Ayumi kini berada di bandara dan akan menuju kota dimana sang ibu bekerja , Mereka berangkat setelah sholat subuh diantar oleh pak Adam menggunakan mobil Aurel


tak butuh waktu lama sudah sampai dibandara karena jalanan masih sangat sepi


mereka sebenarnya bisa mengendarai mobil pribadi ataupun kereta


hingga kedesa tempat ibu Ayumi tinggal namun mereka takut karena mereka bertiga perempuan walaupun mereka mampu menghajar sepuluh pria sekaligus tapi mereka lebih memilih mencari Aman dan nyaman


beberapa waktu kemudian mereka telah sampai dikota dimana mereka akan memulai hidup yang baru dan semoga mendapatkan jodoh yang baru


itulah do'a Fatiyah


kini menggunakan jasa angkutan umum untuk bisa sampai disebuah perkampungan dimana ibu Ayumi tinggal dan mengabdikan diri


mereka butuh 4 jam perjalanan hingga mereka sampai dirumah sang ibu, mereka sampai disebuah rumah bertingkat dua dan sebuah ruko kecil didepannya mereka yakin itu adalah klinik milik ibu Ayumi


mereka masuk ke pekarangan rumah yang terlihat sangat asri karena penuh dengan bunga-bunga yang bermekaran juga disamping toko ada pohon Rambutan yang berbuah lebat dan sudah berwarna merah menggoda


kedua sahabat Ayumi sudah tidak sabar untuk memanjatnya


Ayumi bisa membaca apa yang ada didalam kedua kepala anak Ajaibnya


"hei.... jangan lama-lama menatap rambutan itu nanti penghuninya naksir sama kalian " ucap Ayumi asal


"ish....kamu apaan sih yum,pakai acara nakut-nakutin segala, amit-amit atu Nauzubillahminzolik ditaksir penghuni pohon rambutan lah iya kalau cogan aku mau tapi kalau cuma semut rangrang ih...ogah" ucap Fatiyah mencebikkan bibirnya


Aurel hanya diam namun bibirnya sudah mengerucut seperti piramida


"Assalamualaikum,Umah, Arumi " ucap Ayumi sedikit berteriak


"widih....tambah besar aja nih tubuh adik kakak" ucap Ayumi lalu mencium pucuk Kepala adiknya dengan sayang


"iya dong kak,kan setiap hari rajin olahraga " ucap Arumi bangga


"Bagus itu sayang,kalau perlu kamu belajar beladiri biar nanti nggak ada yang bakal macam-macam sama kamu" ucap Fatiyah


"iya kak, pastinya dong" ucap Arumi lagi


"Umah mana dek?" tanya Arumi


"tadi Umah ke puskesmas soalnya Ada pasien yang gawat " ucap Arumi


"oh"Ucap Arumi, Aurel dan Fatiyah manggut-manggut karena mereka tahu situasi seperti itu


"ayo kak masuk dulu" ucap Arumi


"Kamu dirumah sendirian dek?" tanya Aurel yang sedari tadi hanya diam


"Nggak kak,Ada bik ijah sama Nana anak bik ijah"ucap Arumi


"oh" ucap mereka bertiga


"kakak bisa langsung keatas aku sama nana sudah bereskan semua kamar atas" ucap Arumi


"oh iya kamar kak ayumi yang sebelah kiri ya kalau yang dua kamar lagi terserah kakak pilih yang mana"ucap Arumi lagi setelah itu ia berlalu menuruni anak tangga


" aku kamar yang paling ujung ya "ucap Fatiyah


"okey,kalau gitu aku yang tengah" jawab Aurel


" ya sudah kalau begitu kita istirahat dulu sambil menunggu Umah pulang dari tugasnya " ujar Ayumi menanggapi kedua sahabatnya


"okey bestie " ucap keduanya terkekeh


lalu mereka masuk kekamar mereka masing-masing dan membersihkan diri lalu beristirahat


sore menjelang Bu Ayudia pulang dengan wajah lelahnya, diparkiran nya mobilnya di bagasi


Bu Ayudia melangkah cepat masuk kedalam rumah, ingin segera bertemu dengan putri sulungnya walaupun Lelah di seluruh tubuhnya namun itu tidak menjadi halangan untuknya


"Assalamualaikum " ucap Bu Ayudia


Ayumi yang sedang duduk didepan TV memakan cemilannya bersama adik dan kedua sahabatnya bergegas berdiri dan berlari kecil menyongsong sang ibu yang telah lama dirindukannya


"Waalaikumsalam,Umah... Ayu kangen" ucap Ayumi memeluk ibunya dengan erat


"Umah juga kangen sama kamu sayang,maafkan Umah saat kalian datang tadi Umah tidak menyambut kalian " ucap Bu Ayudia merasa bersalah pada putrinya


"Ayu ngerti Umah, jadi umah tidak usah khawatir ya" ucap Ayumi lalu mengambil tangan ibunya lalu menciumnya


"iya sayang, makasih ya.oh iya mana dua anak ajaibmu itu?" ucap Bu Ayudia celingak-celinguk mencari dua gadis perusuh yang sejak dulu senang sekali mengekor kemana putri sulungnya pergi seperti saat ini mereka memilih untuk mengundurkan diri dari tempat kerjanya demi untuk ikut bersama putrinya,dulu juga saat mereka tamat SMA mereka lebih memilih Universitas yang sama dengan Ayumi dan lebih ingin tinggal dikos- kosan ketimbang ikut keluarganya yang pindah keluar kota, Bu Ayudia memang tidak pernah melarang anak-anaknya dalam pertemanan siapa pun itu yang pastinya membawa dampak positif bagi anak-anaknya


Bu Ayudia juga sejak dulu tidak terlalu senang dengan dua sahabat putrinya yang lain yaitu Bella dan Gayatri karena dimata Bu Ayudia mereka berdua itu kesannya berteman Hanya untuk memanfaatkan karena berulang kali Bu Ayudia memperhatikan bila mereka ada tugas maka yang bekerja itu hanya Ayumi, Aurel dan Fatiyah sedangkan yang dua orang itu hanya lebih banyak bersantai tidak ingin berfikir mereka akan segera menyalin tugas mereka bertiga bila telah selesai. Bu Ayudia juga pernah menegur Ayumi agar jangan terlalu sering ingin dimanfaatkan oleh orang dia yang bekerja keras dan orang lain akan menikmatinya namun Ayumi selalu mengatakan" tidak Apa-apa Umah selagi Ayu bisa membantu mereka kenapa tidak, kecuali mereka mengkhianati Ayu maka tidak akan ada kata kesempatan kedua " ucap Ayumi kala itu, Ayudia hanya bisa menarik napas panjang dan membiarkan putrinya


Bu Ayudia juga tau jiga kedua orang itu sering meminta uang kepada Ayumi dengan alasan tidak mendapatkan kiriman uang dari orang tuanya