
okey Bos kita let's go "ujar satria dan menyalakan mesin mobilnya
Azlan dan Bejo pun melakukan hal yang sama mereka segera pergi dari tempat itu menuju ke desa makmur jaya
setelah beberapa jam menempuh perjalanan mereka kini tiba dirumah Ibu Ayumi
mereka langsung saja masuk kedalam rumah dan mengistirahatkan tubuh mereka yang terasa sangat lelah termasuk Riki dan Rafa
ini pertama kali mereka masuk kedalam rumah Ayumi
sedangkan Denis dan Pak Karim lebih memilih beristirahat didalam klinik BU Ayudia
pukul satu siang mereka semua baru terbangun dari tidurnya
namun berbeda dengan Ayumi sejak jam sebelas siang dia sudah terbangun dan memasak untuk semua dibantu oleh Aurel dan Fatiyah hari ini memilih untuk izin tidak masuk bekerja dan meminta temannya untuk menggantikannya
Aurel dan Fatiyah sangat jarang meminta libur jadi saat mereka menginginkan libur kepala puskesmas tidak memberatkan mereka
Aurel dan Fatiyah sangat bersemangat karena pujaan hati mereka datang mengunjungi
mereka selama ini hanya berkomunikasi lewat telepon namun itu tidak mengurangi kesetiaan mereka
setelah semua makan yang dimasak oleh trio kwek-kwek siap dan mereka makan siang bersama
tak ada suara Ataupun percakapan mereka menikmati hidangan yang disajikan oleh Trio kwek-kwek
mereka makan sangat lahap sampai ada yang nambah
Nana dan Riki sudah diperiksa secara intensif oleh Bu Ayudia dan memberikan mereka pereda nyeri dan vitamin
Ayumi senang melihat semua berkumpul dan tidak kurang satu apapun setelah kejadian yang menimpa mereka semalam
setelah selesai makan siang plus makan pagi itu mereka duduk diruang tamu
"bagaimana keadaanmu Bro?"tanya Satria pada Riki
"Alhamdulillah sudah baikan mas Satria "jawab Riki
"Gimana nggak cepat sembuh yang rawat ayank emmbek "ujar Azka menimpali
"cih ... ngeledek ayank emmbek
ayank emmbek dia sendiri bucin parah sampai-sampai rela tidur disofa biar tuh ayank ember nggak ada yang colong"ujar Ayumi balas mencibir Azka
"mulai deh Drama ikan terbang "ujar satria
mereka semua tertawa mendengar ucapan satria
"yhank hari ini kamu libur kan?"tanya Satria pada Aurel
"Chie cieee udah panggil ayank-ayangan"ujar Ayumi meledek Aurel
"iri bilang bos "ujar Aurel
"ngapain iri, nggak sudi gelay"ujar Ayumi lebay
"cih jomblo tapi belagu"ujar Fatiyah
"biarin aja wlekkkk, dari pada pacaran bertahun tahun tapi ketemunya susah banget
ngedate sekali 5 tahun"ujar Ayumi
"biarin aja daripada Jomblo nggak ada sayang-sayangan,biarpun jauh tapi tetap ada yang sayang-sayang wlekkkk "timpal Aurel
"biarin besok juga sudah ada yang sayang-sayang"ujar Ayumi tersenyum dan melirik Riki namun Aurel dan Fatiyah tidak memperhatikan itu sedangkan Azlan, satria,Azka,Denis Nana Rafa dan pak Karim tersenyum simpul karena mereka tau Ayumi dan Riki sudah jadian kemarin
"yhank kenapa sih senyum-senyum " ujar Fatiyah pada Azlan
"tidak apa-apa "jawab Azlan
"kalau begitu kami pamit pulang dulu, soalnya ini sudah sangat siang takut orang dirumah khawatir "ujar Riki berpamitan
"oh iya Bro,lain kita jalan bareng ya "ujar Satria menanggapi ucapan Riki
"iya insya Allah "ujar Riki
"yum mas pamit dulu ya "ucap Riki berpamitan pada Ayumi
"iya mas,salam buat ibu dan yang lainnya terutama icha dan Abi
kangen nggak pernah ketemu lagi"ujar Ayumi
"cie cie balik kampung udah titip salam ma calmer"ujar Azka menggoda Ayumi dan Riki dan itu membuat wajah mereka memerah karena malu
"widih muka mereka jadi kayak kepiting baru selesai dimasak"ujar Azka lagi jahil
"Chie cieee cie yang udah dicuciin pakaiannya sama calmer "timpal ayumi menggoda Azka
Azka jadi malu sendiri karena kejahilannya dibalas oleh Ayumi
Aurel dan Fatiyah saling tatap karena tidak paham dengan pembahasan mereka
"jangan suka bengong nanti kesambet jin iprit "ujar satria pada Aurel dan Fatiyah
"maksud mereka apa sih yhank"tanya Aurel pada satria
Azlan dan Satria hanya mengangkat bahunya tanda dia tidak mau ambil pusing
Fatiyah dan Aurel mengerucutkan bibirnya hingga membuat Azlan dan Satria tersenyum
"kami juga ingin pamit mbak mas, soalnya sudah siang takut keluarga dirumah khawatir "ujar pak Karim dan diangguki oleh Denis
"oh iya pak karim,Denis makasih banyak ya udah mau menemani kami kekota dan jangan lupa bawa semua oleh-oleh kalian
salam buat semua keluarga kalian "ujar Ayumi pada keduanya
"iya mbak Ayumi,saya juga ucapkan banyak terima kasih
juga buat mas Azka terima kasih banyak atas semua oleh-olehnya "Ujar pak Karim dan melangkah menyalami tangan mereka semua
sampai diteras depan rumah disana dudui tiga orang pria tampan menikmati kopi dan cemilan yang disiapkan bik mimin
pak Karim dan Denis pun menyalami mereka bertiga
"kami pulang dulu ya mas"ujar pak karim
"iya pak hati-hati ya "ujar Desta pada pak Karim
Riki pun kini berada diluar rumah bersama Rafa dan diantar oleh Ayumi sampai dimobil Rafa
"kami pamit dulu ya "ujar Riki pada Ayumi dan meraih tangan lentik nan putih milik Ayumi lalu mengecupnya sekilas
"iya mas, hati-hati ya "ujar Ayumi
"oh iya kamu sudah tidak bekerja dipuskesmas lagi?"tanya Riki tiba-tiba mengingat apa yang ditanyakan selama ini pada Ayumi
"tidak mas,saya tidak pernah bekerja di sana"Jawab Ayumi
Riki mengerutkan keningnya tanda tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh kekasihnya itu
"trus kenapa waktu icha sakit saya bertanya pada salah satu Suster disana katanya kamu dipindahkan kekota "ujar Riki
"oh.... hahahaha itu Dr.Ayumi teman Umah bukannya saya"ujar Ayumi tertawa
"trus selama ini kamu kemana?"ranya Riki lagi
"saya disini saja mas tidak kemana-mana, saya jika pagi Hingga sore hari akan jadi dokter sedangkan jika malam hari saya akan bantu umah jadi Dokter "ujar Ayumi
"maksudnya ?"tanya Riki
"maksudnya itu saya punya toko baju dan butik didekat puskesmas dan setiap pagi sampai sore hari saya akan ada disana Nana, Denis dan pak Karim itu adalah karyawan dibutik dan toko bajuku"ujar Ayumi menjelaskan kapada Riki
"mas masih ingat nggak? waktu icha sakit dulu dan dirawat disini nah hari itu pertama kali toko pakaianku dibuka secara online dan Rana Adalah pelanggan tetap kami baik pakaian anak sampai pakaian dewasa sering dipesannya "ujar Ayumi lagi
Riki dan Rafa manggut-manggut mendengarkan penjelasan Ayumi
"jadi sebenarnya kamu ini seorang Dokter atau Desainer ?"tanya Riki lagi
"Dokter iya,Disainer juga iya "Jawab Ayumi tersenyum manis dan itu membuat Riki tidak bisa memalingkan pandangannya
"saya itu sebenarnya dulu Dokter dirumah sakit umum dikota tapi ada suatu dan lain hal saya mengundurkan diri dan datang kedesa ini karena Umah mengabdikan diri didesa ini setelah resmi berpisah dengan Abah dan Saya juga dulu Bekerja paruh waktu dibutik dikota sebagai seorang Desainer "ujar Ayumi kembali menjelaskan
Rafa yang lelah berdiri menunggu kakaknya memilih menunggu diatas mobilnya
"dan satu lagi "ujar Riki
"apa lagi mas?apa masih kurang jelas ?"tanya Ayumi yang kakinya juga sudah pegal sedari tadi berdiri meladeni pertanyaan-pertanyaan Riki
"bukan itu, waktu didanau buatan kamu bilang kamu punya anak dan akan pulang bersama mereka tapi saat kita pulang dan sampai sekarang saya tidak melihat satu anak pun?"tanya Riki benar-benar penasaran
Ayumi bukannya menjawab akan tetapi tertawa terbahak bahak mendengar pertanyaan pria tampan dihadapannya itu yang kini telah menjadi kekasihnya