Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 52 kau masih gadis atau sudah janda



bukan itu, waktu didanau buatan kamu bilang kamu punya anak dan akan pulang bersama mereka tapi saat kita pulang dan sampai sekarang saya tidak melihat satu anak pun?"tanya Riki benar-benar penasaran


Ayumi bukannya menjawab akan tetapi tertawa terbahak bahak mendengar pertanyaan pria tampan dihadapannya itu yang kini telah menjadi kekasihnya itu


"apakah pria yang mengejarmu dicafe itu mantan suamimu? apakah kamu seorang janda ?"tanya Riki bertubi-tubi


"iya mas dia mantanku, mantan yang sangat menyebalkan karena dia itu selingkuh dengan temanku sendiri "ujar Ayumi masih dengan kekehannya


"jadi beneran kamu itu janda?"tanya Riki masih kekeh dengan asumsinya


"emangnya kenapa mas?"jawab Ayumi bertele-tele


"jawab dulu yum,kamu itu masih gadis atau janda ?" tanya Riki lagi


"Kau masih gadis atau sudah janda


Baik katakan saja jangan malu


Memangnya mengapa aku harus malu?


Abang tentu dapat 'tuk membedakannya


Kau katakan saja yang sesungguhnya


Sesungguhnya diriku


Oh, memang sudah janda


Walaupun kau janda tetap kucinta


Marilah segera kita kawin saja" ujar Ayumi menyanyikan lagu dangdut ayah Mansur dan umi Elvi itu sambil tertawa tawa


"saya lagi serius yumi"ujar Riki sedikit kesal karena ayumi malah menanggapi pertanyaannya dengan candaan


Rafa yang berada diatas mobilnya sudah cekikikan


begitupun dengan yang lainnya yang sedari tadi berdiri tidak terlalu jauh dari mereka dan masih dapat mendengar percakapan mereka berdua


mereka tertawa cekikikan tanpa suara takut Ayumi mendengarnya dan akan mencak-mencak tidak jelas


"memangnya kenapa sih mas kalau saya ini seorang janda,mas bisa kok mundur sedari sekarang dari pada menyesal dikemudian hari,jadi sebelum hubungan kita terlalu jauh mas fikir-fikirkanlah dulu saya tidak masalah "ujar Ayumi yang sedikit kecewa namun sebisa mungkin bersikap biasa saja agar bisa menutupi kekecewaannya


"mas kapan kita pulang perasaan sudah sedari tadi kita pamitan "ujar Rafa dari dalam mobilnya mencoba mengalihkan perhatian kedua orang yang ada di luar mobilnya


"eh iya Raf,maaf"ujar Riki pada Adiknya


"yum,mas pulang ya "ujar Riki pada Ayumi dan membuka pintu mobilnya dan duduk disamping Rafa yang duduk dibelakang kemudi


"iya mas, hati-hati sampai jumpa nanti, ingat pesanku fikirkan baik-baik keputusanmu jangan sampai kamu menyesal "ujar Ayumi tersenyum manis pada Riki


"iya yum, sampai jumpa nanti "jawab Riki membalas senyuman Ayumi juga dengan senyuman manisnya namun dalam hatinya sedang meragu


"Ayo Raf kita pulang, pasti orang dirumah sudah sangat khawatir pada kita "ujar Riki pada Adiknya


"iya mas"jawab Rafa lalu menyalakan mesin mobilnya dan membunyikan klakson sebagai tanda berpamitan kepada tuan rumah


Ayumi tersenyum miris menatap kepergian mobil yang ditumpangi oleh pria yang sudah sempat mencuri hatinya


Ayumi mencoba untuk menepis semua kegalauannya, Ayumi berjalan masuk kedalam rumah namun saat ia membalikkan badannya semua orang menatapnya sendu namun ayumi memasang wajah biasa-biasa saja pada mereka


Aurel dan Fatiyah sudah tau semua dari azka yang menceritakan semua kejadian yang mereka alami kemarin sampai hubungan antara Ayumi dan Riki


Aurel dan Fatiyah merasa sedih melihat nasib percintaan sahabat kesayangannya itu tidak pernah berjalan mulus pasti ada saja kendalanya


Ayumi berjalan kedalam rumah melewati semuanya sambil bersenandung lagu gadis atau janda dan itu mampu membuat Aurel, Fatiyah, Nana dan Azka tergelak


"Assalamualaikum,seru amat nih


kak Azlan,kak satria"ujar Arumi kegirangan melihat orang-orang yang disayanginya ada disana


Arumi semalam memang tidak dirumah dia sedang ada kegiatan di kampusnya dan mengharuskannya nginap disana


begitu pun dengan Bu Ayudia yang sedang bertugas


"hai dek apa kabar"ujar Azlan merentangkan tangannya


Arumi menghambur kedalam pelukan kakak angkatnya itu


Arumi juga memeluk tubuh kekar satria, sedangkan Azka manyun karena belum disapa sama sekali oleh Adiknya itu


Arumi sengaja melakukannya, hanya untuk menggoda Azka


"rum kamu tidak kangen sama kakak ?"tanya azka karena tidak tahan dicuekin


"Duh tuh bibir bisa dibuat gantungin hanger"ujar Arumi masih menggoda Azka


"kak jalan-jalan bareng yuk, mumpung kakak ada disini,trus besok Rumi banyak kegiatan jadi mumpung Rumi lagi nggak ada kerjaan kita jalan yuk, disini juga banyak tempat wisata yang keren -keren"ujar Arumi


"saya nggak ikut ya,saya dirumah aja soalnya nggak enak ikut kalau nggak diajak "ujar Azka masih merajuk


Arumi tertawa terbahak bahak mendengar azka


"jangan suka ngambek-ngambek nanti bisa-bisa jadi emmbek"ujar Arumi


"apalagi sudah tumbuh jenggot,fix ini tinggal nunggu Lebaran Idhul Adha tiba"lanjutnya lagi menarik jenggot Azka yang hanya tumbuh sedikit


"jadi kamu ngatain kakak emmbek ?"ujar Azka memiting leher Arumi


Arumi tertawa terbahak-bahak diperlakukan seperti itu oleh Azka


"Ampun kak, ampun kakakku yang ganteng "ujar Arumi dan Azka pun menghentikan aksinya


yang lain hanya tertawa melihatnya


saat mereka semua asyik bercengkerama diteras depan rumah Ayumi keluar dari dalam rumah sudah dengan pakaian Rapi


"mau kemana kak?"tanya Arumi pada kakaknya itu


"mau keruko katanya barang pesana sudah hampir sampai "ujar Ayumi menjawab pertanyaan adiknya


"mbak saya ikut ya"ujar Nana


"nggak usah Na,kamu masih butuh istirahat yang cukup jangan lupa minum obat nyerinya "jawab Ayumi,mata Nana berkaca-kaca mendapatkan perhatian begitu besar oleh anak majikannya tanpa memandang siapa dirinya ayumi begitu baik padanya bahkan saat Denis memperlihatkan video Ayumi saat murka karena Nana terkena pukulan penjahat-penjahat yang mereka lawan semalam Nana menangis haru karena Ayumi mengatakan dirinya adalah adiknya dan mematahkan semua tangan yang telah menyentuhnya


"terimakasih ya mbak sudah melindungi Nana"ujar Nana berderai Airmata


"eh kok malah nangis,nanti kalau kamu sembuh tidak ada alasan untukmu untuk libur,jadi gunakan kesempatanmu untuk memulihkan kondisi tubuhmu


okey sayang ku ummach"ujar Ayumi mengecup kening nana dan itu semakin membuat nana menangis


"nah loh anak orang makin mewek, kecupan kakak itu beracun kayaknya "ujar Arumi pada kakaknya dan Ayumi juga mencium kening Arumi dan itu membuat Arumi tergelak


"nih dicoba beracun nggak "ujar Ayumi


"Hahahaha, racunnya mah mental kalau sama saya kak"ujar Arumi masih dengan tawanya


"Sudah ah,Rum kunci motor kamu mana?"tanya Ayumi pada Arumi


"ini kak"jawab Arumi lalu melemparkannya kepada kakaknya


dengan cepat Ayumi menangkap kunci motor itu, Ayumi menyalakan mesin motor kesayangan Arumi


"Saya berangkat dulu ya Assalamualaikum"pamit Ayumi pada semua


"iya hati-hati dijalan!" ujar azlan


"jangan ngebut-ngebut "ujar satria


"kak hati-hati ya jangan sampai motorku lecet "ujar Arumi


Ayumi memutar bola matanya jengah


Ayumi menjalankan motor milik Arumi dengan kecepatan sedang


saat ayumi melewati depan rumah Riki, Ayumi memelankan laju motornya dan menoleh sekilas kedalam rumah Riki namun didalam sana tanpak sepi


Ayumi segera menambah kecepatan motornya dan meninggalkan Area lingkungan rumahnya dan menjalankan motor kesayangan adiknya dijalan raya yang ramai


tak berselang beberapa menit Ayumi sampai didepan rukonya bersamaan dengan sampainya mobik box yang mengantarkan pesanannya


bersambung


...****************...


terimakasih banyak karena masih terus setia mendukung ku dalam berkarya


jangan lupa berikan like nya serta vote Nya ya bestie


mampir juga ya di karyaku yang lainnya


"Suamiku Pelit Bin Medit (SPBM)


🙏🏻🙏🏻🙏🏻😘😘😍😍