
Ke esokan Harinya Ayumi dan Nana tidak berangkat keruko, karena Ayumi menunggu karyawannya untuk mengantarkan mobil kesayangan Aurel dan barang pesanannya berupa Daster-daster,baju tidur anak-anak, Baju-baju kaos,gamis, celana dan masih banyak lagi yang lainnya
Ayumi sangat senang ternyata yang datang mengantar barang pesanannya adalah Zahira dan suaminya dengan mengendarai mobil milik Aurel serta Agus yang mengendarai mobil box yang berisi pesanan Ayumi
sekitar jam sebelas siang mereka tiba dialamat rumah Ayumi
Ting Ting Ting Ting
suara bunyi klakson mobil dari depan rumah Ayumi, Ayumi bergegas keluar untuk melihat siapa yang datang
saat Ayumi melihat mobil Aurel Ayumi segera membuka pintu gerbang dan menyuruh dua mobil itu masuk ke pekarangan rumah
"assalamualaikum,dek" ucap Zahira saat turun dari mobil
"waalaikumsalam salam kak,wah kak Zahira yumi kangen" ujar Ayumi lalu memeluk tubuh gempal karyawan kepercayaannya itu
"kakak juga kangen dek, bagaimana kabarmu disini "ucap Zahira
"Alhamdulillah kak,yumi sehat
kakak sendiri dan anak-anak disana apa kabar ?" Ayumi balik beratanya
"Alhamdulillah kakak sehat seperti yang kamu lihat, anak-anak juga semua baik mereka titip salam buat kamu " ujar Zahira
"waalaikumsalam" jawab Ayumi
"hai kak Rama" ujar Ayumi saat Rama suami Zahira mendekati mereka lalu menyalaminya
"Hai juga dek,kamu apa kabar ?" ujar Rama membalas uluran tangan Ayumi
"Alhamdulillah sehat kak" ujar Ayumi
"Ayo masuk dulu kak, pasti capek banget " Ayumi mengajak mereka masuk kedalam rumah
"oh iya kak mobil box siapa yang bawa" tanya Ayumi baru ingat dengan sopir mobil boxnya
"Agus yang bawa" ujar Rama menjawab pertanyaan Ayumi
Ayumi segera keluar kembali untuk menemui Agus yang juga salah satu karyawannya yang sudah lama bekerja dengannya
"Mas Agus ayo masuk dulu " ujar Ayumi mendekati Agus yang berdiri disamping mobil box yang dibawanya
"eh mbak ayumi,apa kabar mbak" ujar Agus lalu mengulurkan tangannya untuk menyalami Bosnya itu
"Alhamdulillah sehat mas,mas Agus sendiri apa kabarnya " ujar Ayumi bertanya balik pada Agus
"Alhamdulillah sehat mbak,oh iya mbak istri saya nitip salam" ujar Agus
"oh waalaikumsalam,salam balik buat mbak Dewi " ujar Ayumi
"ayo mas masuk dulu istirahat pasti mas capek perjalanan jauh " ujar Ayumi lagi
"iya mbak" jawab Agus
Ayumi melangkah masuk kedalam rumah di ikuti oleh Agus
"Mbak,makan siangnya sudah siap" ujar nana yang sudah menyiapkan makan siang untuk tamunya
Ayumi memang sudah masak pagi tadi sengaja untuk menjamu tamunya yang datang dari jauh,Nana hanya memanaskannya saja serta menyajikannya dibantu oleh bik ijah
" Ayo kak,mas kita makan siang dulu, Ayumi sudah masak banyak khusus untuk kalian " ujar Ayumi lalu beranjak dari duduknya dan menggandeng tangan Zahira untuk masuk menuju ruang makan
Rama dan Agus mengikuti mereka dari belakang
"Ayo kak,mas silahkan " ujar Ayumi mempersilahkan tamunya untuk menyantap hidangan yang disajikan oleh Nana
"wah makanannya keliatan enak-enak nih" ujar Zahira lalu duduk disalah satu kursi dimeja makan itu diikuti oleh Agus dan Rama
"yum, katanya Aurel dan Fatiyah ikut kamu kesini ?"tanya Zahira
"iya kak zira mereka ikut,mana bisa dia jauh-jauh dari saya" ujar Ayumi tertawa pelan
"hahaha benar tuh, mereka itu kayak anak ayam yang nggak bisa jauh dari induknya " ujar Zahira tertawa
"hahahahaha,tapi jujur sih kak saya juga nggak bisa jauh dari mereka berdua, hidupku rasanya hampa kalau sehari nggak liat tingkah konyol mereka " ujar ayumi dan Zahira hanya mengangguk-angguk
"disini enak ya yum nggak usah repot-repot pakai AC ataupun kipas angin disini dinginnya alami" ujar suami Zahira
"iya kak Rama disini tuh sejuk banget,tapi kalau kita keluar rumah ya terasa panas juga tapi nggak begitu menyengat"ujar Ayumi
"iya benar,tadi waktu kita masih diluar saya nggak merasa kepanasan padahal mataharinya terik " ujar Rama lagi
"mungkin disini masih banyak pepohonan jadi rasanya sejuk" ujar Agus menimpali percakapan mereka bertiga
Ayumi,Rama dan Zahira hanya mengangguk-angguk membenarkan ucapan Agus
"oh iya kalian istirahat aja dulu, kalian pasti masih sangat lelah" ujar Ayumi
"iya yum,sedari tadi kakak menahan kantuk tapi nggak anak bilang soalnya masih asyik ngobrol " ujar Zahira tersenyum kikuk
"oh maaf kak,ayo saya antar kekamar tamu,kalau mas Agus nggak apa-apa kan tidur di kliniknya Umah soalnya kamar Tamu hanya tersisa satu"ujar Ayumi merasa tidak enak hati pada Agus
"iya nggak apa-apa mbak Ayumi " ujar Agus maklum
Ayumi memang sudah menyiapkan klinik ibunya dijadikan kamar untuk tamunya tidur bila itu adalah karyawan laki-laki yang datang mengantarkan pesanannya karena tidak mungkin mereka bisa langsung pulang karena perjalanan yang cukup jauh Ayumi takut terjadi sesuatu kepada karyawannya itu karena kelelahan dan mengantuk
ayumi juga tidak mungkin memasukkan mereka kedalam rumah dan tidur di dalam rumah karena mereka semua yang ada di dalam rumah adalah perempuan, Ayumi tidak ingin ada Fitnah dan itu akan merusak reputasi ibunya sebagai seorang Dokter
setelah mengantar Zahira dan suaminya kekamar tamu Ayumi kembali keruang tamu untuk menemui Agus
"maaf mas Agus,lama menunggu
mari saya antar kedepan "ujar Ayumi kepada Agus lalu berjalan terlebih dahulu keluar dari rumah dan hendak menuju ke klinik ibunya
"wah buah rambutan nya lebat sekali ya mbak Ayumi " ucap Agus mendongakkan kepalanya melihat buah rambutan yang ada diatas kepalanya
"iya mas,kalau mas pengen makan rambutan ambil sendiri ya mas, soalnya nggak ada yang bisa manjat sedang mang kadir hanya Datang pagi hari aja untuk beres-beres kebunnya Umah" ujar Ayumi menanggapi ucapan Agus
"iya mbak nanti aja saya ambilnya untuk oleh-oleh anak dan istri dirumah " ujar Agus
"oke " jawab Ayumi singkat
"ayo masuk mas"ujar ayumi mempersilahkan Agus masuk kedalam klinik ibunya
"iya mbak" jawab Agus mengikuti Ayumi masuk kedalam klinik itu
"nah mas Agus bisa tidur dikamar itu karena kamar yang satunya lagi kamar pemeriksaan umah" ujar Ayumi menunjukkan kamar yang akan ditempati oleh Agus tidur malam ini
"wah disini lengkap ya mbak" ujar agus mengedarkan pandangannya
"iya mas karena biasannya ada pasien yang terpaksa harus dirawat inap oleh Umah makanya umah melengkapi Fasilitasnya biar Pasien dan penjaganya tidak jemuh dan tambah stres " ujar Ayumi dan Agus hanya mengangguk-angguk
"silahkan istirahat dulu mas,saya tinggal kedalam rumah dulu ya" ujar Ayumi lagi lalu meninggalkan Agus didalam klinik
setelah Ayumi berlalu keluar dari dalam klinik Agus masuk kedalam kamar yang ditunjukkan oleh Bosnya itu
Agus melihat ada dua ranjang didalam kamar itu ranjang kecil yang hanya cocok ditempati untuk satu orang saja
Agus duduk ditepi ranjang dan Langsung merebahkan tubuhnya yang lelah sebenarnya wahyu sudah sangat mengantuk karena berangkat dari kota setelah sholat subuh dan tiba dirumah Ayumi jam dua siang
Baru sebentar Agus merebahkan tubuhnya dia pun sudah terlelap
mungkin karena kelelahan mengendarai mobil selama berjam-jam lamanya