Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 45 Mas Duda I Love you Full



Pov Riki


🌷 Mas Duda I Love you To 💖


setelah sampai ditempat tujuan Saya mengajak Ayumi turun dari mobil


"loh kok Kita kesini mas ?" tanya Ayumi kepadaku


"Disini kamu bisa berteriak sesuka hatimu, melepaskan semua yang membuatmu kesal "ujar ku beralasan


saya sengaja mengajak Ayumi kesini saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu lagi cukup beberapa bulan ini saya merasakan gelisah dan Rindu


Entah mengapa saat hari pertama sampai kekota ini saya langsung membeli sebuah cincin dan dalam doaku Ayumi lah yang memakainya


saya segera menggandeng tangannya dan mengajaknya kepinggir danau


"teriaklah yum, lepaskan semua beban dihatimu "ujarku


Ayumi tidak berteriak malah menatapku lekat saya merasa salah tingkah ditatap seperti itu namun saya berusaha agar rasa gugupku tidak terlihat oleh Ayumi


entah mengapa perasaanku seperti ini dulu waktu bersama almarhuma Karina istri ku saya tidak merasakan hal seperti ini


Apa karena dulu kami menikah karena dijodohkan ?tapi saya masih sangat mencintai ibu dari anak-anakku itu, cinta untuknya tersimpan disudut hatiku yang lain sedangkan Ayumi gadis yang baru beberapa bulan yang lalu saya kenal tanpa sengaja didanau ini mampu menggetarkan hatiku, menatapnya saja sudah membuat Jantungku bekerja lebih cepat


"kenapa kamu menatapku seperti itu ?"ujarku padanya


"nggak apa-apa ! "jawabnya namun pandangannya masih tetap menatapku saya seperti dikuliti oleh nya ditatap seperti itu saya berusaha keras untuk tetap biasa-biasa saja


"saya tau saya tampan, jangan terlalu dipandang nanti kamu jatuh cinta "ujarku mencoba untuk bercanda agar rasa gugupku hilang


"memang sudah jatuh cinta !" ucapnya pelan namun telingaku dapat mendengarnya dengan jelas,ingin rasanya saya memeluknya saking bahagianya namun ku urungkan niatku saya tidak ingin Ayumi menilaiku sebagai seorang pria mesum


"kamu bilang apa tadi ?"tanyaku padanya berharap dia ingin mengulang ucapannya


"bilang apa? perasaan nggak bilang apa-apa"jawabnya santai sedangkan debaran jantungku seolah ingin melompat dari tempatnya


tapi sudahlah saya tidak ingin merusak moodnya dan rencana ku untuk menyatakan perasaan ku padanya gagal


"yum" panggilku


"mmm" jawabnya


"saya ingin mengatakan sesuatu "ujarku


"apa mas?"tanyanya masih betah menatapku


apakah dia juga sedang rindu padaku? oh semoga


"yum"panggil ku lagi


"iya mas dari tadi yum yum terus sih namaku itu A... yu.... mi bukannya yumyum lama-lama namaku diganti jadi Yummy " ujarnya ngomel-ngomel dan kini membalikkan badannya menatap ke arah Danau


"iya iya maaf,saya salah "Ujarku


"ya emang salah "jawabnya


ya Allah kenapa ada gadis yang ajaib seperti ini dan ternyata saya jatuh cinta padanya


"Ayumi mungkin pertemuan pertama kita tidak begitu mengesankan bahkan kita sempat berselisih paham dan taukah kamu bahwa


Ditempat ini lah pertama kali saya melihatmu menjerit, berteriak dan menangis mungkin karena sedang patah hati namun bukan karena itu saya mengatakan ini semua


Bertemu denganmu bukan sebuah keberuntungan, namun sebuah keberkahan yang diberikan Tuhan untuk melengkapiku. Izinkan aku untuk membahagiakanmu hingga akhir waktumu,izinkan aku . Apakah kau bersedia? I love you Ayumi" ucapku setengah berjongkok dihadapannya dengan satu kaki bertumpunpada lutut suaraku sedikit gugup karena ini adalah hal pertama kali saya melamar gadis pujaanku sendiri dulu karina dilamar oleh mama


free


"I Love you to mas duda tampan ku"ujar Ayumi pekan


"mas maunya diterima atau ditolak"tanyanya membuatku prustasi suasana romantis yang susah payah kulakukan hancur dengan pertanyaannya yang abstruk


"ya diterima lah Ayumi "ujarku sedikit kesal namun saya mencoba untuk bersabar


tak ada kata-kata romantis, tidak ada tangisan haru atau semacamnya


Ya Allah, benar-benar gadis Ajaib


"untung cinta kalau nggak "


ujarku dalam hati


ku sematkan cincin emas berpermata berlian Kejari manisnya yang lentik


"yumi kamu serius kan menerima lamaranku ?"ujarku meragu saat melihat tingkah Ayumi yang Santai-santai saja


"serius lah mas, nih Udah dipakein cincin "jawab Ayumi


"yumi,kamu maukan menerima kedua anakku


kalau memang setelah menikah kamu tidak ingin diganggu oleh anak-anak biar mereka tinggal bersama mama "ujarku


"nggak boleh begitu mas,masa anak-anak harus tinggal terpisah kalau mas nggak mau kalau kita tinggal sama anak-anak ya sudah kita nggak jadian aja


lagian kalian itu kan sepaket saya nanti dapat suami langsung dapat anak juga tanpa repot-repot ngidam, hamil trus melahirkan diusiaku yang masih muda ini


trus kalau badan saya berubah gemuk karena hamil kamu bisa-bisa nyari mama muda untuk dikasi uang sejuta


nggak nggak boleh kayak gitu dong mas anak-anak harus sama kita apa kamu bisa jauh dari mereka? tidak bisa kan begitu pun dengan mereka pasti mereka tidak akan bisa jauh dari kamu mereka itu sudah terbiasa dengan kamu,jadi kalau kamu nggak mau rawat mereka ya udah kita batal aja jadiannya"ujar Ayumi panjang lebar


ya Allah, Astaghfirullah benar-benar gadis ini gadis Ajaib tadi saya lamar dengan susah payahnya untuk bisa seromantis mungkin tapi reaksinya biasa saja dan sekarang giliran membahas tentang anak-anak ku reaksinya sungguh luar biasa seolah-olah dia itu ibu kandung anak-anakku yang ingin dinikahi oleh pria lain


"ya nggak seperti itu dong yum, nanti kita akan tinggal sama anak-anak


kamu senang kan sayang ?" ujarku mencoba untuk merayunya


"antar saya pulang yuk mas, soalnya sore nanti Saya mau balik ke kampung makmur jaya bareng anak-anak ku "ujar Ayumi


dan itu membuatku melongo mendengar ucapannya ternyata dia pun sudah punya anak


"berapa orang sebenarnya anaknya karena tadi dia bilang anak-anak berarti anaknya juga lebih dari satu


dan mungkin saja pria yang di restoran tadi adalah mantan suaminya


sudah lah lebih baik saya mengantarkannya pulang kerumahnya mungkin dia bekerja kembali dikota ini tapi akan pulang ke kampung Makmur jaya ?


itu kan kampung saya juga "batinku berperang sendiri mencari jawaban pertanyaanku sendiri, selama ini saya mencari informasi tentang dirinya namun saya tidak menemukan apa-apa


kami berdua berjalan dengan bergandengan tangan tapi lebih tepatnya saya yang menggandeng tangannya menuju dimana mobilku terparkir


saya mengendarai mobilku sesuai tujuan Ayumi


beberapa menit perjalanan kini kami telah sampai didepan sebuah rumah mewah yang sangat indah dan sejuk


"ini rumah siapa Yum ? apakah selama ini kamu tinggal disini ?"tanya ku padanya karena penasaran


"iya mas saya tinggal disini bersama oma dan opa juga Adik-adik dan kakak-kakakku sejak kami kecil "ujar Ayumi padaku


satu lagi kenyataan yang baru saya tau sekarang tentang Ayumi


"pak Adam ini ayu"ujar Ayumi pada security rumah itu setelah membuka kaca jendela mobilku


"oh non ayu, tunggu ya non


maaf saya tadi lagi asyik mengaji "ujar bapak paruh baya itu


"widih salut saya sama bapak pantes aja tuh kumis tambah lebat dan bikin mbak sumi makain bucin"ujar Ayumi menggoda pak Adam security dirumah itu


"apa hubungannya ngaji dengan kumis Yum?"tanyaku heran dengan perkataan Ayumi barusan


"nggak ada mas !"jawabnya santai


saya hanya menepuk jidat melihat tingkahnya itu