Mas Duda I Love You Full

Mas Duda I Love You Full
Bab 81



"Bagaimana nak azlan sudah siap ?tanya pak penghulu kepada Azlan


"iya pak saya sudah siap "ucap Azlan mantap


Pak penghulu pun membacakan doa-doa pernikahan dan nasehat-nasehat pernikahan setelah itu pak penghulu menyuruh pak Fatur untuk menikah kan putrinya dengan pria yang ada didepannya itu


Sedangkan didalam kamar Fatiyah juga Tampak gugup menunggu detik-detik dimana dia akan dihalalkan oleh sang pujaan hati


Fatiyah terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin hijab modern hasil rancangan Ayumi sahabatnya warna biru langit senada dengan baju yang dipakai oleh Azlan


Jantung Fatiyah berdegup sangat kencang saat terdengar suara orang-orang diluar mengucapkan kata sah


"selamat ya kak kamu sekarang sudah menjadi seorang istri "ucap adik Fatiyah


"iya dek makasih ya "ucap Fatiyah pada adiknya dengan senyuman manisnya


Ayumi, Arumi, Aurel ,Rana dan Nana mengikuti ibu Fatimah untuk masuk menjemput Fatiyah dikamarnya


tok tok tok


"Fatiyah buka pintunya nak Adik-adik iparmu datang menjemputmu "ucap bu Fatimah


Fadillah adik Fatiyah membuka pintu dan mengizinkan mereka semua masuk


"Bibu,selamat ya sayangchu sekarang sudah sah menjadi kakak ipar kami"ucap Ayumi memeluk Fatiyah begitupun yang lainnya bergantian memeluk Fatiyah


Bu Fatimah tersenyum melihat tingkah mereka karena dari dulu memang seperti itu mereka tidak pernah terpisahkan


"Ayo kak kita keluar suamimu sudah nggak sabar ingin bertemu denganmu "ucap Arumi menggoda Fatiyah dan itu membuat pipi Fatiyah bersemu merah


Mereka pun berjalan keluar menuju tempat akad dilakukan


Semua orang terkesiap melihat tujuh orang wanita cantik berjalan dari dalam terlebih Fatiyah yang tampak sangat cantik Azlan tak berkedip menatap sang istri yang begitu sangat cantik


"awas kak ngeces "ucap Azka jahil dan Azlan segera meraba bibirnya dan itu membuat azka dan satria makin tertawa


"kita seperti melihat para bidadari turun kebumi ya"ucap salah satu tamu pria yang melihat mereka


"kamu benar kita seperti sedang dalam negeri dongeng yang kedatangan para bidadari "ucap yang satunya lagi


"bisakah salah satu diantara mereka menjadi milikku?" ucap yang satunya


"hahaha kamu jangan terlalu berhayal ketinggian nanti kamu jatuh sakit tau "sahut teman didekatnya lalu menoyor kepala temannya mereka adalah teman adik Fatiyah Fadhlan


"kita tanyakan saja pada Fadlan sebentar siapa tau diantara mereka ada yang masih jomblo"ucap yang satunya lagi memberi ide


"kamu benar "ucap yang lain


Kini Fatiyah sudah duduk disamping azlan dengan pipi bersemu merah


Bu Ayudia maju mendekati mereka dan memberikan kotak merah berisi cincin kawin mereka


"silahkan nak Azlan Pasangkan cincin pernikahan kalian kejari tangan istrinya "ucap pak penghulu


azlan pun menyematkan cincin pernikahan Kejari manis Fatiyah


"sekarang giliran nak Fatiyah silahkan sematkan cincin dijari manis suamimu "ucap pak penghulu lagi, Fatiyah pun menyematkan cincin dijari manis Azlan


"sekarang nak Fatiyah cium punggung tangan suaminya "ucap pak penghulu pada Fatiyah


"nak Azlan silahkan cium kening istrinya "ucap pak penghulu lagi


Azlan pun mencium kening Fatiyah dengan merapalkan Do'a kebaikan untuk pernikahan mereka


Suara tepuk tangan dan sorakan terdengar begitu meriah


Kini Azlan dan Fatiyah prosesi sungkeman dan mereka mendapatkan banyak nasihat kebaikan dalam pernikahan mereka pun banyak mendapatkan doa


Kedua mempelai kini duduk diatas di pelaminan dan banyak yang naik mengucapkan selamat untuk mereka semyuman tak pernah lepas dari bibir mereka


Ayumi dan yang lainnya juga kini berada diatas pelaminan dan melakukan foto-foto mereka berdiri bersama pasangan mereka masing-masing


Para tamu berdecak kagum dengan kecantikan dan ketampanan mereka


"sepertinya sih seperti itu "sahut yang lainnya


"Masya Allah mereka cantik-cantik dan tampan-tampan


Mereka sangat serasi kita seperti sedang menghadiri pesta para artis "ucap yang satunya lagi dan mereka terkekeh bersama


Sedangkan Rana dan Rafa yang tidak memiliki pasangan hanya menatap mereka dari bawah saja sampai akhirnya Fadhiln Adik Lelaki Fatiyah mendekati mereka


"mbak Rana tidak foto Bareng mereka ?"tanya Fadhil


"kan ngak punya pasangan Dhil"jawab Rana


"Gimana mbak Rana Foto bareng aku saja dan mas Rafa foto sma Adikku Dhilla"ucap Fadil memberi saran


"mmm, memangnya nggak ada yang marah Dhil takut ada yang marah "ucap Rana terkikik geli


"ya nggak Adalah Mbak "ucap Fadhil


"ya sudah Ayo Kalau begitu kita juga iku foto-foto "ucap Rana kemudian lalu mendekati sang kakak yang sedang asik menikmati hidangan khas daerah itu


"kak ayo kita ikut foto"ucap Rana pada kakaknya Rafa


"kan kita nggak punya pasangan dek"ucap Rafa


"Tuh Fadhillah juga nggak punya pasangan jadi kakak bisa foto bareng dia"ucap Rana menunjuk Fadillah yang sedang duduk menatap kearah panggung


"jangan dek nanti ada yang marah "ucap Rafa menolak


"nggak ada kak"bujuk Rana lagi banyak cara dan alasan yang rana lakukan hingga sang kakak mau berfoto bersama


semua menatap Rana, Rafa,Fadil dan Fadillah yang ikut berfoto bersama mereka semua tersenyum penuh arti


Rafa terlihat sangat serasi dengan Rafa walaupun terlihat kaku,Rana dan Fadil pun terlihat sangat serasi mereka sedikit bisa berbaur karena Fadil pandai menyesuaikan diri


Arisha dan Abian tak mau ketinggalan mereka juga naik kepelaminan dan membuat pelaminan semakin heboh


setelah sesi foto-foto selesai mereka semua turun dari pelaminan dan menikmati hidangan yang disajikan


Mereka menerima tamu hingga sore hari Namun Ayumi dan Nana terlebih dulu pulang kerumah sebelah karena Arisha dan Abian terlihat lelah dan mengantuk


Ayumi tidak tega melihat anak-anaknya kelelahan sehingga Ayumi mengajak Nana untuk membawa mereka pulang dan beristirahat


Setelah sesi Foto-foto tadi Terlihat Rafa semakin Akrab dengan Fadillah walaupun masih sedikit canggung


Begitupun dengan Fadhil dan Rana namun mereka akrab selayaknya saudara mereka bercanda bersama Riki dan yang lainnya pun sering bercanda bersama Fadhil yang memang mudah bergaul orangnya sifatnya sama dengan Fatiyah berbeda dengan adik kembarnya Fadillah yang pendiam dan pemalu


Setelah semua tamu undangan pulang mereka pun pulang kerumah seberang untuk beristirahat karena seharian mereka menerima tamu yang datang kepesta pernikahan Fatiyah dan Azlan


Fatiyah dan Azlan pun sudah masuk kedalam kamar pengantin mereka untuk membersihkan diri dan beristirahat


Semua nampak bahagia dengan pesta pernikahan mereka walaupun sederhana namun banyak yang datang untuk turut berbahagia bersama mereka semua


"mas kamu ganti baju dulu "ucap Fatiyah pada suaminya


"iya Sayang kamu juga kamu pasti capek banget apalagi kamu pakai sepatu high heels yang tinggi"ucap Azlan pada istrinya penuh perhatian


"iya sih mas nih Sampai tumitku terluka "ucap Fatiyah duduk dikursi depan meja riasnya dan memperlihatkan tumitnya yang terluka


Azlan segera berjongkok dan mengangkat kaki istrinya dan menaruhnya di pahanya dan melihat tumit sang istri yang ternyata memang terluka


"kotak P3K mu mana sayang biar saya obati tumitmu biar nggak infeksi Nanti


"itu mas dekat lemari pakaian "tunjuk Fatiyah dimana kotak P3K nya berada


Azlan pun melangkah kesana dan mengambilnya setelah itu dengan telaten dia mengobati kaki istrinya


"makasih mas"ucap Fatiyah


"sama-sama sayang "ucap Azlan