LUCA

LUCA
EPISODE 87



Perasaan yang datang dalam pelukannya.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


"Lo sengaja mancing gue?" Galang Mengunci tubuh Luca dengan tangannya.


"Nggak." Jawab Luca tanpa merasa takut.


Galang mendorong tubuh Luca hingga terjatuh di kasur kemudian menindihnya." Gue udah bilang jangan deket sama cowok lain." Ucapnya dengan jarak yang sangat dekat.


"Lo sendiri bisa deket sama cewek lain."


"Gue udah bilang gue gak sengaja." Galang mel,,,umat bibir Luca dengan kasar.


"Sial, dia beneran marah." Gerutu Luca dalam hatinya.


"Iya gue gak gitu lagi." Luca mendorong Galang agar melepas ciumannya, tapi Galang tetap tidak berhenti dan malam menjelajahi leher Luca.


"Kalo lo masih ngelawan, gue bisa hukum yang lebih berat." Ucapnya melepas tubuh Luca dan berbaring di sampingnya.


Luca hanya mendengus kesal, baru kali ini dirinya bisa di tindas oleh seseorang.


"Galang." Seseorang datng membuka pintu tanpa mengetuknya.


"Apa?" Galang melihat Helen yang masuk kamar.


"Gue ada perlu, bisa ngomong sebentar?" Tanya Helen.


"Ngomong di sini aja." Galang melirik Luca.


"Gimana soal Bram?" Tanya Helen ragi-ragu.


"Gue udah ngomong sama dia, lo bisa jelasin setelah dia pulang."


"Ohh, itu artinya gue udah gak perlu tinggal di sini?"


"Itu terserah Luca." Galang menatap Luca meminta jawaban.


"Gue sih gak perduli, terserah lo mau tinggal di mana." Jawab Luca acuh, dia ingin tau sebenarnya Helen akan tetap di sini atau pergi.


"Oh ya sudah, makasih Galang." Ucapnya kembali menutup pintu.


"lo masih curiga sama Helen?" Galang membelai rambut Luca.


"Semua panggilan telfonnya gak ada yang mencurigakan, mungkin dia gak suka sama gue. Tapi dia gak akan punya keberanian tanpa seseorang di belakangnya, itu kalau emang dia pelakunya." Jelas Luca.


"Lo bisa retas panggilan Shina, gue curiga mamanya Helen ada sangkut pautnya. Atau mungkin bisa saja mereka bekerja sama."


"Kenapa lo bisa curiga sama si nenek tua?" Luca memang tidak pernah terfikirkan ke arah sana.


"Dia yang ngotot menikahkan putrinya dengan Bram, dan dia gak pernah suka sama lo."


Sebenarnya Galang juga memiliki foto dan vidio, di mana waktu kecelakaan itu, Shina berada di dekat lokasi itu dan dia tampak berjalan menjauh padahal ia tau bahwa Katrina yang sedang terluka.


Bukankah itu sangat aneh?


"Gue udah bilang, gue tau semua tentang lo tanpa lo kasih tau." Galang mengecup pipi Luca.


Ia benar-benar tidak menyangka bahwa Galang sangat memperhatikannya, bahkan Galang tidak pernah mempertanyakan alasannya.


Apa Luca bisa menemukan seseorang yang lebih dari dia?


"Terimakasih." Ucapnya memeluk Galang, ia sangat beruntung memiliki pria itu. Meskipun sikapnya yang kadang seperti bocah, dia selalu menjadi tempat ternyaman bagi Luca.


"Asal lo gak ngebantah gue, gue bisa kasih apapun." Galang mencium puncak kepala Luca, ia sangat menyangi gadis itu. hanya saja, terkadang ia tidak bisa mengontrol emosi saat cemburu.


"Luca." Suara itu melangkah mendekat, Luca langsung melepas pelukan Galang dan turun dari tempat tidur.


"Apa?" Tanya Luca pada Edward yang sudah berdiri di pintu.


"Gue mau pulang, lo gak mau nganterin gue ke depan?" Tanya Edward dengan bodohnya tanpa melihat Galang.


"Nggak." Tolak Luca.


"Luca gue suka banget sama lo, tangan lo lembut banget." Ucapanya menarik tangan Luca dan mengelusnya.


"Ehhh, ayo pulang. Biar gue anter lo ke depan." Gior menarik Edward sebelum ia benar-benar membuat Galang semakin marah.


"Tapi Luca."


Gior tetap menyeret temannya itu tanpa mendengar teriaknnya yang memanngil Luca.


"Daaa, hati-hati di jalan." Gior langsung menutup pintu setelah berhjasil mengusir Edward." Huuffftt hampir aja."


"Gior." Panggil Galang yang sudah berada di belakangnya.


"Eh kakak, kenapa?" Gior sudah ketar ketir karena takut.


"Siapa yang suruh bawa dia ke sini?" Tanya Galang mode serius.


"Tadi dia nganterin gue kak, ehh dia nyelonong masuk." Jawab Gior tak berdaya.


"Lain kali jangan bawa dia ke sini." Ucapnya lalu pergi.


"Emang enak di marahin." Ejek Galaxi.


"Diem lo." Gior menekuk wajahnya.`


.


.


.


.


.


.Silahkan komen dan like sabanyak yang kalian bisa๐Ÿ™