When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Ke Luar Negeri



"Oh my, ruangan ini tidak berubah." jawab Sara.


"Karena aku tidak merubahnya. Ngomong ngomong, thanks dad, sofanya sangat empuk. Aku menyukainya." jawab Flint.


"Ya ya ya. Oh iya Flint, Papa berencana memberikan adik untuk Audy. Apa kamu setuju?"


"Seriously??? Beneran, Ma??" jawab Flint.


"Tidak, itu hanya nafsu belaka papamu saja." jawab Sara.


"Bukannya kalian sering melakukannya?" tanya Flint.


"Flint bagaimana hubunganmu dengan Julie?" tanya Sara mengalihkan.


"Baik baik saja. Oh ya, Pa. Tentang Young Culinary, siapa yang akan memegangnya? Aku sudah memegang Young Building, Audy memegang Young Airlines." kata Flint.


"Kamu saja." jawab Key.


"Maksudku siapa yang akan menduduki tempat di gedungnya nanti."


"Hmm, kalau begitu tidak usah ada gedung. Kan kita akan membuat restoran restoran saja."


"Baiklah."


"Pemimpinnya tetap kamu."


"Ok, pa."


Tinggg. "Bunyi hp siapa itu?" tanya Key.


"Hp aku, pa." jawab Flint.


Julie.


Sedang apa? Orang tuamu datang mengunjungimu ya?


Flint.


Iya. Sudah mau pulang?


Julie.


Iya sebentar lagi.


Flint.


Kabari aku kalau sudah siap.


"Oh ya, pa, ma. Kemarin aku sudah mengembalikan Gold Company ke papanya Julie. Mungkin besok perusahaan itu sudah bisa beroperasi kembali." ucap Flint.


"Kok bisa kamu kepikiran untuk mengembalikannya?" tanya Sara.


"Karena pada awalnya aku membeli perusahaan itu, aku ingin memberikan ke Julie tapi ternyata dia menolak."


"Ohhh baguslah, pekerjaanmu jadi tidak numpuk." kata Key.


Tiba tiba Calvin masuk, "Maaf aku menganggu waktu kalian, tapi, Flint, Key, presiden utama PT. Ted The Tech masuk rumah sakit!" ucap Calvin.


"Di Singapir?" jawab Flint.


"Iya. Aku sudah mengatur jadwalmu untuk ke sana malam ini jam 8. Kamu hari ini pulang lebih awal kan?"


"Atur jadwal untukku juga." sahut Key.


"Berapa hari?" cetus Sara.


"Flint? Kamu mau berapa hari?" tanya Calvin.


"3 hari saja." jawab Flint.


"Baiklah."


PT. Ted The Tech menjadi partner kerjasama Young Building hampir 20 tahun lamanya. Tidak heran kalau Flint bersedia hadir disaat pemimpin perusahaan itu jatuh sakit. Terlebih lagi, pemimpin itu sudah berusia senja, rambutnya tak lagi berwarna hitam.


"Ma, Pa aku pulang ya. Atau kalian akan pulang juga?" tanya Flint.


"Kita masih ingin main dulu di sini." jawab Key.


"Baiklah. Aku pulang duluan. Bye mom, bye dad." Flint pamit dan segera meninggalkan ruangan. Karena jam sudah menunjukkan pukul 5 petang, dia harus cepat mengantarkan Julie dan packing untuk kepergiannya ke negara Singapir.


"Sudah selesai?" tanya Flint.


"Sudah. Kenapa buru buru sekali?" ucap Julie saat baru masuk ke dalam mobil Flint.


Flint memakaikan seat belt Julie, "aku akan ke Singapir malam ini." ucap Flint.


"Ada apa? Kok mendadak sekali?" tanya Julie.


"Iya presiden Teddy Flaust dari PT. Ted The Tech masuk rumah sakit. Aku harus mengunjunginya karena Young Building mempunyai hubungan erat dengan PT. Ted The Tech."


"Ohh.."


"Kamu kenal kan? Aku akan ke sana 3 hari. Baik baik di sini ya. Kamu di antar jemput sama Calvin."


"Kalau Calvin tetap di sini, lantas siapa yang menemanimu ke sana?"


"Papa. Aku akan pergi bersama Papa. Young Building dengan PT. Ted The Tech sudah bekerja sama sejak masa kepemimpinan papa."


"Ohhh.. baiklah. Jaga dirimu baik baik di sana."


"Pasti."


Flint sudah sampai mengantar Julie ke rumahnya sebelum langit berubah menjadi gelap. "Sudah sampai."


"Sampai jumpa. Sampai bertemu 3 hari lagi. Selalu kabari aku ya." kata Julie.


"Pasti sayang, kamu jangan lupa makan, jangan pulang telat, kabari aku juga." tanya Flint.


"Iyaaa. Sampai jumpa, aku masuk ke dalam dulu."


Julie pun masuk ke dalam sementara itu Flint menancapkan gas untuk ke rumahnya. "Untung rumah Julie tidak jauh dariku." ucap Flint.


"Ada apa pa? Kenapa menyuruhku pulang lebih awal?" tanya Julie ketika sudah di dalam rumah.


"Kenapa kamu tidak mau menikah dengan Flint? Bukannya seharusnya kamu bersyukur dia ingin ke jenjang yang lebih serius lagi denganmu?"


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.