When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Gugurkan!



"Surat ini seperti asli. Berani-beraninya dia memakai nama Young Hospital." ucap Flint.


"Suruh Calvin cek saja. Tidak mudah mengeceknya jika itu Young Hospital." kata Julie.


"Oh iya benar." Flint kemudian memberikan surat itu kepada Calvin dan membiarkan Calvin mengecek data di Young Hospital.


Dan hasilnya adalah surat itu asli dari Young Hospital. Hasil pemeriksaan Kesha juga benar, Calvin sudah mengeceknya berkali-kali dan itu benar. Dokter yang memeriksa Kesha juga sudah dikonfirmasi dan itu benar. Semuanya benar.


"Semuanya benar." ucap Flint kepada Julie.


Brak.. Julie yang sedang memegang pulpen pun spontan menjatuhkan pulpennya. "Tidak mungkin. Bagaimana bisa?" kata Julie.


"Come on, honey. Ini pasti akal-akalan Julie saja. Kamu kan tahu Kesha orangnya seperti apa." ucap Flint.


"Jadi kamu secara tidak langsung bilang kalau rumah sakitmu itu mudah untuk menjadi sarana akal-akalannya Kesha?" balas Julie.


"Bukan begitu. Sudah tenang saja. Kalau itu benar anakku dia akan melakukan 1001 cara untuk membuktikannya bukan meminta pertanggung-jawaban." jawab Flint.


"Baiklah. Berhati-hatilah, hanya itu yang bisa aku ucapkan." kata Julie.


Keesokan harinya, Flint memutuskan kembali bekerja di Young Building karena segala pekerjaannya masih di sana. "Kamu butuh Calvin tidak? Kalau tidak aku bawa Calvin ke Young Building." kata Flint.


"Tidak. Kamu bawa saja dia ke Young Building." jawab Julie.


Flint tetap mengantar Julie ke Young Scarlette baru dia ke Young Building. "Ingat sebelum jam 4 harus pulang." ucap Flint.


"Iya." jawab Julie.


Cup. "Nanti aku jemput." ucap Flint.


"Baiklah." Julie keluar dari mobil dan masuk ke kantornya. Lalu Flint melajukan mobilnya ke Young Building. Begitulah ribetnya memiliki banyak perusahaan.


"Panggil Kesha ke sini." perintah Flint kepada Calvin saat sampai di Young Building.


"OK." jawab Calvin.


"Tapi jangan sampai Julie tahu kalau Kesha ke sini." kata Flint.


"Bagaimana caranya? Kesha kan ada di Young Scarlette. Keluar saat jam kerja kan membutuhkan persetujuan Julie." jawab Calvin.


"Tempelkan saja tanda tanganku. Aku kan juga pemimpin di sana." kata Flint.


"Baiklah." jawab Calvin.


Setelah 1 jam lamanya, barulah Kesha tiba di Youmg Building. Calvin mengantar Kesha ke ruangan Flint. "Stop. Berdiri saja di sana." kata Flint.


Pasalnya, Kesha baru saja masuk beberapa langkah ke ruangannya sedangkan Flint meminta Kesha untuk berdiri saja di sana. Flint pun enggan menghampiri Kesha, dia hanya duduk manis di kursinya.


"Apa yang kamu inginkan? Utangmu lunas? Hidup bahagia di Paris? Katakan." kata Flint.


"Sudah kubilang aku ingin seperti Julie." ucap Kesha.


"Berkacalah! Kamu dan dia bagaikan langit dan bumi." kata Flint.


"Untuk apa utangku lunas dan aku kembali ke Paris kalau itu hanya kebahagiaan sesaat?" ucap Kesha.


"Kamu pikir kalau kamu tetap di sini, kamu akan bahagia?" kata Flint.


"Aku akan berada di sini sampai aku mendapatkanmu. Kalau aku sudah mendapatkanmu, aku tidak perlu lagi memikirkan soal utang, soal masa depanku. Hidupku sudah terjamin." ucap Kesha.


"Kamu tahu betapa jijiknya aku mendengar ucapanmu barusan?" kata Flint.


"Bukannya kamu yang membuat aku menjadi murah? Kamu yang sudah menghamiliku!!" ucap Kesha.


"Apa buktinya? Kamu mau bilang di hotel itu? Kita terbangun bersama dengan posisi tubuhmu yang tidak memakai pakaian satupun tidak membuktikan aku menghamilimu." kata Flint.


"B*rengsek!" ucap Kesha.


"Makanya jangan membuat dirimu hamil ketika aku sedang mabuk." kata Flint.


"Sekarang begini saja, aku akan melunasi utangmu yang jumlahnya besar itu. Tapi kamu harus menggugurkan kandunganmu jika itu benar anakku." sambung Flint.


"B*rengsek! Kenapa kamu begitu teganya dengan anakmu!" ucap Kesha.


"Kalau kamu tidak menggugurkannya, akan kuanggap itu bukan anakku dan aku tidak perlu melunasi utangmu." kata Flint.


"B*rengsek!!!! Kamu memanggilku ke sini hanya untuk menyuruhku menggugurkan kandungan? Lalu kenapa kamu tidak bicara denganku di Young Scarlette saja? Kenapa kamu tidak bicara di depan istrimu? Kenapa?


Apa karena kamu takut istrimu tahu tentang kelakuanmu yang tidak punya hati ini? Aku tahu sebenarnya istrimu tidak mungkin sejahat itu. Istrimu juga wanita, dia pasti mengerti keadaanku, mengerti perasaanku ketika aku menggugurkan anak ini!" ucap Kesha.


"Kamu salah besar." kata Julie saat pintu ruangan Flint terbuka.


Tentu Flint dan Kesha kaget ketika melihat kedatangan Julie. "Ju.. julie???"


"Kamu salah besar, Kesha. Aku tidak peduli kalau Flint menyuruhmu untuk menggugurkan kandunganmu. Memang benar kalau aku akan menceraikan Flint ketika terbukti anak yang di dalam kandunganmu itu anak Flint. Tapi sayangnya itu tidak mungkin. Karena anak yang di dalam kandunganmu itu bukan anak Flint." kata Julie.


"Bersyukur saja Flint masih mau melunasi utangmu kalau kamu menggugurkan kandunganmu. Anak itu sudah tidak diinginkan, ayahnya saja entah ada di mana. Seandainya anak itu lahir dan mengetahui kelakukan murahan ibunya, dia pasti akan memilih untuk mati saja." sambung Julie.


Mendengar perkataan Julie, Kesha menjadi geram dan ingin menampar Julie. Tangannya sudah melayang di udara namun Julie berhasil menahan tangan itu.


"Tampar aku kalau kamu sudah sama hebatnya denganku." kata Julie lalu menurunkan tangan Kesha.


"Kalau kamu manusia, kamu pasti mengerti apa yang aku katakan tadi. Sekarang keluarlah dari sini." sambung Julie.


Julie berjalan mendekati Flint. Namun Kesha masih belum keluar. "Keluarlah! Untuk apa masih di sini." kata Julie.


Kesha menghentakkan kakinya lalu keluar ketika pintu terbuka. Sudah berkali-kali dirinya dijatuhkan hanya dengan mulut Julie. Walau sudah kalah telak, Kesha rupanya belum mau berhenti.


"Ju.. julie.." ucap Flint.


"Rupanya kamu benar ingin mengikis peranku sebagai istri." kata Julie.


Mulut dan tatapan Julie tidak setegas tadi saat dia berbicara pada Kesha. Kini, mulut dan tatapannya berubah menjadi lemah. Mulutnya seakan ingin mengeluarkan suara tangisan, dan matanya seakan ingin mengeluarkan air.


"Maafkan aku.." ucap Flint.


"Apa susahnya untuk memberitahuku? Aku sebagai istrimu tidak akan melarang apa yang ingin kamu lakukan. Hanya saja aku tidak ingin melihatmu bertindak gegabah." kata Julie.


"Maafkan aku Julie.. aku tidak ingin kamu terlibat kalau aku memberitahumu." ucap Flint.


"Kamu sungguh menyakiti hatiku, Flint. Aku tidak marah kalau kamu ingin menemui Kesha, yang membuatku marah adalah kamu yang tidak memberitahuku.." kata Julie terpotong. Dia tidak mampu untuk meneruskan ucapannya.


Flint memeluk Julie. "Maafkan aku sudah menyakitimu.."


Julie melepas pelukan Flint. "Lakukan semaumu. Aku tidak akan mengacaukan lagi rencanamu." kata Julie lalu melangkah pergi.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.